Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Jamur AS-3 yang Diisolasi dari Akar Sambiloto: Phytochemical Screening and Antioxidant Activity of Fungus AS-3 Isolated from The Root of Sambiloto Riga, Riga; Dewita, Febby Octavia; Yuranda, Fitri; Agustini, Dewi Meliati; Sagia, Randi
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 11 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.11.2.49-54

Abstract

Sambiloto, often referred to as the “Raja Pahit”, is a plant belonging to the Acanthaceae family. This plant is known to produce secondary metabolite compounds with various biological benefits, including antioxidant properties. Antioxidant compounds have been shown to counteract the formation of free radicals that are harmful to the body. The antioxidant activity of the Sambiloto plant can be evaluated using endophytic fungi associated with it. This study aimed to identify secondary metabolite compounds and evaluate the antioxidant activity of AS-3 Fungus isolated from the Sambiloto roots. Phytochemical analysis revealed that the ethyl acetate extract of AS-3 contained terpenoids, flavonoids, and alkaloids. In addition, the antioxidant activity test showed promising results, with an IC50 value of 10.225 ppm, indicating high antioxidant potential. This is the first report on the phytochemical screening and antioxidant activity test of the ethyl acetate extract of AS-3 fungus isolated from Sambiloto roots.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI JAMUR ENDOFITIK RS-2 YANG DIISOLASI DARI TUMBUHAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata) Riga Riga; Suryelita Suryelita; Sri Etika; Rani Aulia Suhanah; Varel Anshar Al Khairi
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i1.4229

Abstract

Andrographis paniculata yang dikenal dengan tumbuhan sambiloto dilaporkan menghasilkan berbagai metabolit sekunder dengan aktivitas antibakteri. Potensi senyawa antibakteri dari tumbuhan ini dapat dikaji lebih lanjut dari jamur yang berasosiasi dengan tumbuhan sambiloto. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis potensi jamur endofitik yang berasosiasi dengan ranting tumbuhan sambiloto. Hasil inokulasi terhadap tumbuhan sambiloto menghasilkan jamur endofitik dengan kode RS-2. Uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak jamur RS-2 mengindikasikan bahwa jamur RS-2 mampu menghambat pertumbuhan dua bakteri uji dengan konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Studi lebih lanjut terkait senyawa bioaktif yang berkontribusi dalam aktivitas antibakteri jamur RS-2 perlu dilanjutkan.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR ENDOFITIK RS-1 DARI TUMBUHAN ANDROGRAPHIS PANICULATA MENGGUNAKAN MEDIA BERAS HITAM Salsabila Safitri; Sri Benti Etika; Riga Riga
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 2 (2022): October, 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i2.4591

Abstract

Tumbuhan Andrographis paniculata menghasilkan beragam metabolit sekunder yang memiliki berbagai aktivitas biologis termasuk antibakteri. Senyawa antibakteri pada tumbuhan ini juga dapat diekplorasi dari jamur endofitik yang berasosiasi dengan tumbuhan A. paniculata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri jamur endofitik RS-1 dari ranting tumbuhan A. paniculata menggunakan media beras hitam. Tahapan penelitian terdiri dari isolasi, kultivasi, ekstraksi, uji antibakteri dan uji kandungan metabolit sekunder dari jamur endofitik pada ranting tumbuhan A. paniculata. Uji efektivitas aktivitas antibakteri terhadap ekstrak EtOAc jamur endofitik RS-1 menunjukkan bahwa ekstrak jamur RS-1 pada media beras hitam mampu menghambat pertumbuhan tiga bakteri uji pada konsentrasi 1%, 3% dan 5%. Ekstrak EtOAc jamur endofitik RS-1 dari tumbuhan A. paniculata menggunakan media beras hitam mempunyai potensi sebagai sumber senyawa antibakteri.
UJI ANTIOKSIDAN FUNGI ENDOFITIK BS-1 YANG BERASOSIASI PADA BUNGA SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) DENGAN BERAS MERAH SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Wandi Oktria; Riga Riga; Muhammad Habibul Ikhsan; Dewi Meliati Agustini
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): April, 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v11i1.5545

Abstract

Andrographis paniculata (Sambiloto) adalah anggota famili Acanthaceae yang memproduksi beragam metabolit sekunder dan berpotensi sebagai senyawa antioksidan.  Disamping dari tumbuhan alaminya, senyawa antioksidan dari A. paniculata juga dapat diperoleh melalui jamur yang berkolonisasi di dalam jaringannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat antioksidan dan komponen fitokimia pada jamur endofitik BS-1 yang berkolonisasi dalam jaringan bunga A. paniculata menggunakan beras merah sebagai media pertumbuhan. Metode penelitian terdiri dari beberapa tahapan yang dimulai dari inokulasi, optimasi, kultivasi, maserasi, analisis antioksidan dan analisis metabolit sekunder dari jamur endofitik BS-1 pada bunga A. paniculata. Analisis antioksidan pada ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 dilakukan mengikuti metode DPPH. Nilai IC50 yang didapatkan adalah 91,56 ppm menunjukkan ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 mempunyai aktivitas antioksidan dengan kateorgi kuat.
UJI ANTIOKSIDAN JAMUR ENDOFITIK BJS-3 YANG BERASOSIASI DENGAN BIJI SAMBILOTO (Andrographis paniculata) MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhirazil) PADA MEDIA PERTUMBUHAN KACANG HIJAU Rani Yusnita; Wandi Oktria; Mauline Adia Silvani; Riga Riga
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v7i2.55890

Abstract

Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah salah satu tanaman yang tergolong dalam famili Acanthaceae. A. paniculata dilaporkan mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan dan efektif dalam menetralisir radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis uji skrining fitokimia dan menguji aktivitas antioksidan (IC50) jamur endofitik BJS-3 yang berkolonisasi dalam biji sambiloto. Uji analisis fitokimia mengindikasikan ekstrak etil asetat (EtOAc) jamur endofitik BJS-3 positif mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, dan fenolik. Hasil uji antioksidan yang diperoleh menunjukkan adanya kemampuan aktivitas antioksidan tinggi dengan nilai IC50 = 70,82 ppm. Menariknya, aktivitas antioksidan jamur BJS-3 pada media pertumbuhan kacang hijau pertama kali dilakukan pada penelitian ini.