Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Estimasi Konduktivitas Termal Lapisan Batuan Menggunakan Metode Seismik Refraksi di Area Panasbumi Bora Kabupaten Sigi Mardia, Aina; Efendi, Rustan; Abdullah, Abdullah
Gravitasi Vol. 18 No. 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.274 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i1.13315

Abstract

Telah dilakukan Estimasi Konduktivitas Termal Batuan dengan menggunakan metode seismik pada area panasbumi Bora, di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran konduktivitas termal batuan. Pengukuran kecepatan gelombang menggunakan 12 geophone dengan melakukakan pengukuran pada 5 lintasan. Hasil yang diperoleh memberikan nilai kecepatan rambat gelombang dan sebaran konduktivitas termal batuan bawah permukaan di lokasi penelitian. Kecepatan rambat gelombang pada masing-masing lintasan 1, 2, 3, 4, dan 5 berturut-turut adalah 389-858 m/s, 178-530 m/s, 221-660 m/s, 340-688 m/s, dan 314-815 m/s. Nilai sebaran konduktivitas termal batuan berkisar antara 0,075 W/mâ—¦K sampai 0,113 W/mâ—¦K. Tinggi rendahnya nilai konduktivitas termal batuan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keberadan alterasi, serta manifestasi air panas atau tempat keluarnya uap panas. Kata Kunci: Metode Seismik Refraksi, Konduktivitas Termal Batuan, Panasbumi.
Estimasi Kecepatan Gelombang Geser Bawah Permukaan Pada Lapisan Dangkal Menggunakan Data Mikrotremor di Daerah Mamboro Indra Indra; Rustan Efendi; Abdullah Abdullah
Gravitasi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.454 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v17i2.12418

Abstract

Penelitian Estimasi Kecepatan Gelombang Geser Bawah Permukaan Pada Lapisan Dangkal telah dilakukan menggunakan data mikrotremor di Daerah Mamboro Kecamatan Palu Utara Kota Palu. Tujuan penelitian untuk menganalisis kecepatan penjalaran gelombang geser lapisan batuan hingga kedalaman 30 m dan mengetahui tipe dan profil jenis lapisan batuan Daerah Mamboro. Pengambilan data dilakukan pada lintasan yang berbeda yaitu lintasan-1 yang berada disekitar terminal Mamboro, lintasan-2 berada disekitar tempat penampungan ikan dan lintasan-3 berada di lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamboro. Metode pengambilan data menggunakan Microtremor Array Measurements (MAM) dan metode pengolahan data menggunakan Multi Analysis of Surface Wave (MASW) dengan menggunakan software Surface Wave Analysis Wizard dan software WaveEq dari Geometris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lintasan tersebut tergolong dalam tipe batuan yang sama yaitu tipe D yang berjenis tanah sedang dengan nilai Vs30 berturut-turut sebesar 243,1 m/s, 243,7 m/s dan 231,1 m/s. Hasil dari hubungan kecepatan gelombang geser terhadap lintasan bawah permukaan pada daerah penelitian tersusun atas pasir tidak tersaturasi, alluvium dan lempung, sehingga daerah penelitian rentan terhadap kerusakan akibat gempa. Kata Kunci: Gelombang geser, mikrotremor, jenis batuan.
DETERMINATION OF SEISMIC VULNERABILITY INDEX AND SEDIMENT THICKNESS USING THE HVSR METHOD IN PALU CITY AREA Marwah S; Rusydi M; Kurniawan M; Rustan Efendi; Rusli M; Sesa E
Tadulako Science and Technology Journal Vol. 4 No. 1 (2023): TADULAKO SCIENCE AND TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sciencetech.v4i1.16394

Abstract

The Palu City area is one of the areas that are vulnerable to the impact of the earthquake, seen from the seismicity and the Palu-Koro fault. Therefore, it is necessary to analyze the seismic vulnerability index and the thickness of the sediment layer in the Palu city area. This study uses the microtremor method with HVSR (Horizontal to Vertical Spectrum Ratio) analysis. The HVSR method produces natural frequency parameters (fo) and amplification (Ao) which are presented in the form of an H/V curve so that this method can estimate the seismic vulnerability index (Kg). The H/V then becomes the input for the ellipticity curve analysis to get the thickness of the sediment layer (h). The results of the study show that the Kg value ranges from 0.16 to 37.09. The lowest Kg value is located at the point MP2234-14 (Kawatuna Village). ) and the highest Kg value is located at MP2234-06 (Petobo Village), the high Kg value tends to be in the valley area and areas close to the coast, while the hillside tends to be low. The results of the analysis of the thickness of the sediment layer (h) ranged from 7 m to 128 m, the thick sediment layer is in the valley and coastal areas, while the thin sediment layer tends to be in the area oh the hills
Interpretasi Data Magnetik Menggunakan Dekonvolusi Euler Studi Kasus: Lembah Bada Poso Sulawesi Tengah Efendi, Rustan; Fazri, M; Rusydi H, M; Kasim, Sandra
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.169

Abstract

Salah satu teknik interpretasi pada data magnetik adalah dekonvolusi Euler. Teknik ini relatif efektif mendeteksi struktur-struktur geologi yang tertanam. Pada studi ini telah dilakukan interpretasi data geomagnet menggunakan teknik tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengeksitimasi letak dan kedalaman sumber anomaly magnetic serta mengidentifikasi struktur-struktur geologi yang tertanam di daerah penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa lokasi studi teridentifikasi struktur geologi berupa sesar, kontak dan silk. Kedalaman sumber anomaly dengan geometri berupa sesar antara 23 – 102 meter yang memanjang utara selatan dan bersesuain. Struktur geologi berupa sill menyebar di daerah penelitian dengan kedalaman antara 45 sampai 78 meter
HUBUNGAN ANTARA ZINC SERUM DENGAN STATUS GIZI LANSIA Fitrah Emawati; Sri Martuti; Joko Pambudi; Rustan Efendi
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Vol. 25 No. 1 (2002)
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v25i1.1418.

Abstract

RELATIONSHIP BETWEEN ZINC SERUM AND NUTRITIONAL STATUS OF ELDERLY PEOPLE.Background: The findings of study that 30% in Bogor and 27% in Jakarta of elderly people were undernourished. Malnutrition may occur due to infection and low food intake. Among elderly people, one of the factors that causes low food intake is affected by impairment of taste sensory and teeth function. The impairment of taste sensory is influenced by zinc status in the body.Objective: To collect food consumption pattem data of zinc rich foods, zinc concentration in serum and to analyze association of zinc concentration and nutritional status.Methods: Research design was cross sectional, and conducted in two sub districts in Bogor city. The respondents were women in 60-75 years of age, no suffering from illnesses and chronically disease. The total respondent was 90 people, and divided into three groups of 30 peoples. Data gathered included respondent identity, physical examination, anthropometry, blood biochemical and zinc dietary consumption.Results: Zinc dietary consumption adequacy of underweight group was only 30% of recommended dietary allowance, while for normal and overweight groups were 40% of dietary allowance. Zinc serum concentration of underweight group (82 ug/dl) was not significantly different with normal group (85 ug/dl), however differed significantly (p<0.05) with overweight group (95 ug/dl). Underweight group suffered 40% zinc deficiency, 27% for normal and only 7% for overweight group.Conclusions: Zinc deficiency was more prevalent in underweight group than that of normal and overweight group. [Panel Gizi Makan 2002,25: 26-33).Keywords: zinc serum concentration, zinc dietary consumption, underweight
Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Peserta Didik Majid, Jursan; Efendi, Rustan; Buhaerah, Buhaerah
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2023): Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v1i2.4435

Abstract

Pendidikan akhlak pada saat sekarang ini memiliki kontribusi yang sangat penting, karena untuk membentuk karakter bangsa yang berbudi pekerti diperlukan adanya peningkatan perilaku yang baik yaitu akhlakul karimah, terkhusus untuk meningkatkan akhlakul karimah peserta didik , dalam hal ini guru pendidikan agama islam memiliki andil yang sangat penting. Guru pendidikan agama islam adalah seorang pendidik yang mengarahkan/mengajarkan ajaran islam guna untuk mencapai keselarasan jasmani ataupun rohani dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku individu agar sesuai dengan ajaran islam serta membimbingnya menuju arah yang dapat membentuk karakter dan kepribadian muslim yang berakhlak, Adapun urgensinya dalam ini adalah bagaimana kontribusi seorang guru agar memupuk kembali dan meningkatkan akhlakul karimah peserta didik tidak hanya diaplikasikan disekolah akan tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun kontribusi guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan akhlakul kharimah peserta didik yakni, Guru pendidikan agama islam sebagai seorang demonstrator, Guru pendidikan agama islam dengan kemampuan mengelola kelas, guru pendidikan agama islam sebagai seorang fasilitator, Serta guru pendidikan agama islam sebagai seorang evaluator.
Determination Of Liquefaction Sediment Volume In Balaroa VillageUsing The Geoelectric Resistance Type Method Asgar; M. Rusydi; Rustan Efendi; Moh. Dahlan Th Musa; Badaruddin
Tadulako Science and Technology Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Tadulako Science and Technology Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sciencetech.v2i2.17299

Abstract

Introduction: Research has been carried out titled "Determining the Volume of Liquefaction Sediment Using the Geoelectric Resistivity Type Method in Balaroa Village". Methods: This research aims to identify subsurface lithology and determine the volume of liquefaction sediment in Balaroa Village. This research uses the resistivity method Wenner configuration. Result and Discussion: Measurements were carried out in 4 passes with the distance between electrodes on Tracks 1 - 3 being 7 m and on Track 4 a distance of 10 m. From the results of measurements and data interpretation, it was obtained that the type resistance value was 2.98 - 436.14 Ωm with lithology in the form of clay, sand, and gravel. The calculated volume of liquefaction sediment in Balaroa Village is 370,883 m³. Conclusion: Clay and sand rocks are liquefaction sediments with resistance values of less than 67.86 Ωm. Meanwhile, gravel and building debris are non-liquefaction rocks with resistance values of more than 67.86 Ωm. The calculated liquefaction sediment in Balaroa Village is around 370,883 m³. The volume of liquefaction sediment increases in thickness in the eastern part, which is caused by morphological conditions that tend to be more gentle in that part.
Identification Of Liquefaction Slide Planes Using The Geoelectric Resistance Type Method In Balaroa Village Muh Ikhsan Nurfaizi Saida; M Rusdy.H; Muin, M.R; Rustan Efendi; S. Sandra; Mauludin Kurniawan
Tadulako Science and Technology Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Tadulako Science and Technology Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sciencetech.v2i2.17303

Abstract

Introduction: Research has been conducted with the title "Identification of Liquefaction Sliding Fields Using the Type Resistance Geoelectric Method in Balaroa Village". This study aims to determine the subsurface constituent rock layers and the position of the sliding plane based on the type resistance data. Method: This study consists of 6 measurement tracks with a track length of 150 meters using the Vertical Electrical Sounding (VES) method with the Schlumberger configuration. Data processing uses the software program Progress version 3.0 and ipi2win. Results and Discussion: The results obtained indicate the presence of subsurface constituent layers, namely: Passive clay, clay sand, and gravel, and the presence of an inclined plane of 25° to 55.5% with a steep slope. Conclusion: Based on data analysis and interpretation, it can be concluded that the rock lithology at the study site consists of passive clay, clay sand, and gravel, based on the value of specific resistance. The slope of the sliding plane layers that have the potential to trigger landslides and liquefaction at the site tends to be west-east with a slope angle of 25°, or 55.6%, which is included in the steep slope category
Analisis Kekasaran Saluran Terhadap Penggunaan Ijuk pada Saluran Terbuka Sulastri, Nur Arsy Risna; Efendi, Rustan; Musa, Ratna; Wellang, Musyafir; Haris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/dq50yv78

Abstract

Pengamatan debit pada saluran terbuka lebih mudah daripada saluran tertutup namun analisis akan hasil pengamatan tersbut lebih sulit dilakukan untuk saluran terbuka. Lain halnya untuk pengamatan debit pada aliran sungai yang lebih sulit diamati dibanding aliran pipa mengingat besarnya kecepatan aliran dan besarnya pula debit yang dihasilkan yang menyebabkan gerusan pada dasar saluran. Perilaku terhadap besarnya kecepatan aliran dapat berpengaruh pada dasar saluran oleh karena itu penulis mencoba menambahkan ijuk pada dasar saluran untuk menguji kecepatan aliran. Dalam penelitian ini dicoba untuk menambahkan ijuk sebagai material dasar saluran yang dapat mempengaruhi aliran. Pengujian eksperimental di laboratorium dilakukan dengan simulasi format yang lebih sederhana dengan penyesuaian peralatan yang tersedia di laboratorium dan dengan penggunaan ijuk yang sudah diskalatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan ijuk yang bervariasi menyebabkan ketinggian muka air berubah dan mempengaruhi kecepatan aliran. Kecepatan rata-rata aliran tanpa ijuk sebesar 0,736 m/dtk dimana seiring dengan penambahan ijuk dengan ketebalan yang bertambah semakin menurunkan kecepatan aliran hingga 0,359 m/dtk untuk penambahan ijuk dengan ketebalan 0,045m. Selain itu, nilai koefisien kekasaran Manning dipengaruhi oleh jenis aliran dimana semakin halus dasar saluran, semakin renidah nilai koefisien Manning yang diperoleh.