Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Kelengkapan Pengisian Formulir Laporan Operasi di RSUD Koja Jakarta Utara Athiyyah, Hanifatul; Fannya, Puteri; Indawati, Laela; Dewi, Deasy Rosmala
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5129

Abstract

Pendahuluan: Laporan operasi merupakan catatan medis mengenai prosedur pembedahan terhadap pasien yang mendapat tindakan pembedahan. Laporan operasi harus segera dibuat oleh dokter ahli bedah dengan lengkap dan jelas setelah dilakukannya pembedahan dan dimasukkan ke rekam medis pasien. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran hasil kelengkapan pengisian formulir laporan operasi di RSUD Koja. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 1197 formulir laporan operasi dngan besar sampel yang didapat adalah 101 formulir laporan operasi menggunakan teknik simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di RSUD Koja belum memiliki SPO khusus untuk pengisian laporan operasi serta belum dilakukannya kegiatan analisis kuantitatif pada laporan operasi. Angka kelengkapan yang didapat dari 94 laporan operasi sebesar  90,20% dan tidak lengkap sebesar 11,19%. Komponen yang dianalisis meliputi identifikasi pasien 98,67%, catatan yang penting 90,66%, autentikasi penulis 96,63%, dan catatan yang baik 74,82%. Kesimpulan: Belum adanya SPO khusus untuk pengisian laporan operasi serta belum dilakukannya kegiatan analisis kuantitatif pada laporan operasi dapat mempengaruhi kelengkapan pengisian laporan operasi sehingga hasil angka kelengkapan yang didapat masih dibawah 100%.
Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis di RSAU Dr. M. Hassan Toto Bogor untuk 5 tahun kedepan Angelina, Noviana Dian; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5170

Abstract

Pendahuluan: Manajemen pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan adalah kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan rak penyimpanan rekam medis menggunakan. Metode: Metode deskriptif kuantitatif dengan menghitung rak penyimpanan dengan rekam medis yang ada, menghitung luas ruangan untuk memperkirakan kebutuhan 5 tahun kedepan. Yang bertujuan untuk mengidentifikasi Standar Prosedur Operasional (SPO) penyimpanan berkas rekam medis di rumah sakit, menghitung kebutuhan rak penyimpanan rekam medis 5 tahun yang akan datang, menghitung kebutuhan luas ruang penyimpanan rekam medis 5 tahun kedepan, dan mengidentifikasi faktor – faktor masalah yang ada pada ruang penyimpanan rekam medis. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada tahun 2025 perlu ditambahkan rak penyimpanan rekam medis sebanyak 17 rak statis dengan ukuran 300 cm. Kesimpulan: Faktor masalah yang ada di ruang penyimpanan yaitu kurangnya rak penyimpanan rekam medis, tinggi rak yang tidak terjangkau oleh petugas rekam medis, tidak adanya tracer, retensi yang tidak rutin dilakukan, perlu penambahan petugas rekam medis dengan lulusan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan rak penyimpanan dapat diganti dengan rak roll o’ pack
Tinjauan Penulisan Nama Pasien pada Map Rekam Medis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Dianty, Gebbrien Anggia; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i2.5181

Abstract

Pendahuluan: Sistem penamaan pasien adalah suatu tata cara penulisan nama pasien yang bertujuan untuk membedakan pasien yang satu dengan yang lainnya agar pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien dapat berjalan dengan mudah dan lancar. Ada dua cara penulisan nama pasien: penulisan dengan sistem penamaan langsung dan sistem penamaan dengan nama keluarga (Family Name). Dalam praktiknya, nama pasien ditulis secara lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penamaan pasien di rekam medis oleh petugas rekam medis di RS Mekar Sari Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 berkas rekam medis pasien rawat jalan baru pada bulan April – Juni 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 berkas rekam medis yang diteliti, 100% rekam medis menggunakan sistem penamaan langsung. Jumlah nama pasien terdiri dari 1 kata adalah 27 0,08%, terdiri dari 2 kata 50%, dan lebih dari 2 kata 22,92%. Terdapat 26 rekam medis (27,08%) yang nama pasien disingkat, 25 rekam medis (22,04%) yang namanya tidak ditulis sesuai kartu identitas, 8 rekam medis (8,33%) yang tidak ditulis nama pasiennya dalam huruf kapital, 100% penulisan nama pada rekam medis tidak menambah status dan gelar, dan 100% penulisan nama pada rekam medis dapat terbaca. Kesimpulan: Pasien yang memiliki nama 1 kata ada 27,08%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 50%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 22,92%. Map rekam medis dengan penulisan nama pasien yang disingkat adalah sebesar 27,08%.Penulisan nama pada map rekam medis yang sesuai dengan kartu identitas pasien adalah sebesar 73,96%.
Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Petugas Unit Rekam Medis di RSUP Dr. Sitanala Nabila Zahara Ramadan; Puteri Fannya; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6865

Abstract

Hospitals, as healthcare service providers, are required to improve the quality and efficiency of their services, one of which is through the implementation of Electronic Medical Records (EMR). This transformation impacts the workload of staff, particularly in the Medical Records Unit. This study aims to analyze the workload and staffing needs of the Medical Records Unit at Dr. Sitanala Central General Hospital using a descriptive quantitative approach with the Health Workload Analysis (ABK-Kes) method. Data were collected through observation and interviews with six staff members using observation sheets, interview guidelines, and informed consent forms. The results show that the Available Working Time (AWT) is 72,000 minutes per year, exceeding the national standard. There are 11 core tasks and 3 supporting tasks, with the highest Standard Workload (SWL) found in the recording and filing activity (72,000), and the Standard Supporting Task (SST) value is 1.2. Based on achievements, SWL, and SST, a total of four staff members are needed to balance the workload. Currently, only one staff member remains due to staff rotation, resulting in a shortage of three personnel. Therefore, Dr. Sitanala Hospital needs to recruit three additional medical record officers with a minimum qualification of a D3 in Medical Records to maintain optimal service and manageable workloads.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR PERSETUJUAN TINDAKAN SECTIO CAESAREA DI RS BHAKTI MULIA Adham, Yunan; Dewi, Deasy Rosmala; Fannya, Puteri; Putra, Daniel Happy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24385

Abstract

Persetujuan tindakan kedokteran merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau kerabat dekatnya setelah mendapat penjelasan lengkap tentang tindakan medis dan gigi yang akan dilakukan kepada pasien. Ketidaklengkapan lembar Informed Consent akan berdampak pada menurunnya kualitas mutu rekam medis sehingga bisa berpengaruh pada proses penilaian akreditasi rumah sakit, selain itu juga berdampak pada jaminan kepastian hukum bagi pasien, tenaga rekam medis, tenaga medis, maupun pihak rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan formulir persetujuan tindakan sectio caesarea di RS Bhakti Mulia. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, populasi penelitian ini adalah berkas rekam medis pada formulir perstujuan Tindakan SC. Perhitungan besar ampel menggunakan rumus estimasi proporsi didapatkan 90 sampel dengan metode pengambilan sampel yaitu Systematic Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara kepada kepala unit rekam medis. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan analisis kuantitatifkemudian. Hasil penelitian ini menunjukkan Kelengkapan Pengisian Formulir masih belum 100% lengkap sesuai Standar Pelayanan Minimal Kemenkes No. 129 tahun 2008, hasil yang diperoleh rata-rata persentase kelengkapan pengisian sebesar 85,75% (77,32 RM) dan persentase ketidaklengkapan sebesar 14,25% (12,68 RM). Hasil kelengkapan tertinggi didapat dari komponen I terkait Identifikasi Pasien dengan persentase sebesar 97% (87 RM), dan hasil ketidaklengkapan tertinggi didapat dari Komponen IV terkait Pencatatan yang Baik dengan persentase sebesar 74% (67RM). Penyebab ketidaklengkapan dikarenakan kelalaian DPJP karena lupa tidak melengkapi kembali isi informasi yang kurang kedalam tulisan untuk dokumentasi setelah pasien selesai menerima pelayanan kesehatan.
Analisis Spasial Faktor Resiko Sebaran Penyakit Tuberkulosis Di UPTD Puskesmas Medan Satria Al Faqih, M. Rolan Tiro; Dewi, Deasy Rosmala; Widjaja, Liliy; Yulia, Noor
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21211

Abstract

This study aims to analyze the spatial distribution patterns of Tuberculosis (TB) cases and identify the contributing risk factors in the working area of UPTD Medan Satria Health Center. TB remains a serious public health problem in Indonesia due to its high transmission rate and increasing number of cases. The study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional approach, involving 55 TB patients recorded throughout 2024. Data were collected through field observation, documentation from the SIMPUS information system, and analyzed using QGIS software to produce spatial maps. The findings revealed that RW 009 had the highest number of TB cases. This area also had very high population density and limited access to healthcare facilities. Population density and limited access to health services were found to influence TB distribution, while smoking behavior did not show a significant relationship. Therefore, spatial analysis proves useful in identifying priority intervention areas and designing more effective and targeted TB prevention and control strategies in the community.
Tinjauan Ketepatan Penjajaran Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Kembangan Fauziah Irfany; Lily Widjaja; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 1 (2024): January : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i1.188

Abstract

Alignment is the process of aligning medical records in the storage room according to the system used. The medical record storage system at Kembangan Hospital uses centralization, the medical record numbering system uses the Unit Numbering System (UNS) and the alignment system uses Terminal Digit Filing (TDF). The aim of this research is to determine the accuracy of medical record alignment. This research used a descriptive method with a quantitative approach, the population was 293 medical records using a saturated sample. From the results of research on the primary digit 07 storage shelf, it was found that there were inaccuracies in the alignment of 162 medical records (55%). This alignment inaccuracy was divided into three digits, namely 34 medical records (21%) had the 1st digit incorrect, 85 medical records (52%) had the 2nd digit incorrect and 43 medical records (27%) had the 3rd digit incorrect. . It was found that the cause of the alignment error was due to human error, the unavailability of a tracer and the map not using color coding. Medical records that cannot be found can be traced by looking at the patient's history of treatment at Simrs Khanza, then looking for the first digit number that is being searched for. When a medical record is not found, a search for the accuracy of the alignment of the medical record is carried out using the medical record tracking method. If a medical record cannot be found, a new medical record will be used temporarily.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Typhoid Fever Pada Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Karawang Tahun 2020 Nurfena, Deta Nurfena; Indawati, Laela; Dewi, Deasy Rosmala; Fannya, Puteri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.363

Abstract

Medical record is a file containing records and documents regarding patient identity, examination, treatment, actions and other services that have been provided to patients. where one of the services provided is the management of patient medical record documents that contain coding of diagnoses and actions given to patients. The implementation of coding disease diagnoses in hospitals is a very important activity, namely by classifying disease diagnoses into several groups for the benefit of reports that the hospital does every month, both for internal reports and external reports and plays an important role in the financing system at the hospital itself. The purpose of this study was to determine the accuracy of the diagnosis code for typhoid fever in inpatients at the Karawang Islamic Hospital. The research methodology was carried out using quantitative descriptive methods, the population was 200 medical records of typhoid fever patients in 2020, with a total sample of 67 samples. The sampling technique used is simple random sampling. How to collect data is done by direct observation. The accuracy of the code obtained is 31 (46%) correct codes and 36 (54%) incorrect codes, the inaccuracy of the code is caused by the medical record professional staff in charge of the coding section who are still not focused and not careful with laboratory results to determine the results of the coding. It is correct and only codes for the H titer, while in determining the diagnosis of typhoid fever, it is seen from the O titer. Suggestions for coding the diagnosis carried out at the Karawang Islamic Hospital are expected that the coding is carried out correctly according to the diagnosis, history, and laboratory results.
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Aldio, Ahmad Hikmi; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.364

Abstract

In evaluating the implementation of the Puskesmas Management Information System (SIMPUS) at the puskesmas, it is expected to be able to minimize the accumulation of patients the health service procedures at the puskesmas and also to foster more enthusiasm for the officers at the puskesmas so that services become more effective. So it is necessary to evaluate the implementation of the health center management information system (SIMPUS). Objective: evaluate the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS) to find out what methods are used in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). This study uses the google scholar database in computing a literature review search by using the keyword search for this research journal, namely ” Evaluation of applications (SIMPUS) at the puskesmas. Research results in it can be seen that the most dominant SIMPUS evaluation used is Hot-fit while the least is the cloud-based methods in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). The puskesmas management evaluation information system (SIMPUS) has several methods in implementing the SIMPUS evaluation, namely, web-based, hot-fit, and cloud-based.
Tinjauan Kelengkapan Pengisian Formulir Assesment Awal Poli Klinik Pasien Rawat Jalan Menggunakan Metode IAR Safitri, Dinda Melani; Fannya, Puteri; Indawati, Laela; Rosmala Dewi, Deasy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.371

Abstract

The hospital is one of the health care facilities with various services helping people who have health probems. Medical record is a file that contains records and data related to patient identity, examination results, treatment history that has been given, other actions and services that have been carried out to patients. This study aimed to describe the completeness of filling the initial polyclinic assessment form. The methode of this study was descriptive analysis. The population of this study were the initial assessment of the physiotherapy clinic 312 medical records, surgery poly 177 medical records, and internal medicine clinic 457 medical records. And the sample of this research is 91 medical records. The results showed that from 91 medical records, 70 (77%) of forms is complete and 21 (23%) of forms is incomplete, which consisted of complete patient identification 80 (88%) and incomplete 11 (12%), completeness of important reports/notes 54 (59%) and incomplete 37 (41%), completeness of author authentication 73 (80%) and incomplete 18 (20%), and completeness of good records 72 (79%) and incomplete 19 ( 21%).
Co-Authors -, Muniroh Adelia Anggraini Adham, Yunan Adijaya, Nuryansyah Adil Hidayat Ahmad Hikmi Aldio Ahmad Ripki Al Faqih, M. Rolan Tiro Aldio, Ahmad Hikmi Almahshunatul Hanifah Alumni STIKES Husada Borneo Anastasyannisa Ramadhanty Angela Marsiana Siki Angelina, Noviana Dian Anggraini, Adelia Ani Kipatul Hidayah Anisa Batunnajariah Anisa Nur Safitri Anjar Retno Astrini Ardianti, Tita Arip Budiana Athirah Iwani Rahman Athiyyah, Hanifatul Bahlani Bayu Fajar Ilhami Budiana Gustiara Carono Cindi Trisa Olivia Daniel Happy Putra Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Deta Nurfena Nurfena Diah putri Ayu Islammia Dian Nur Muslimah Dianty, Gebbrien Anggia Dinda Melani Safitri Dion Angger Priyatama Diva Angelita Dwijayanti, Risma Mei Edi Kurnianto Elina Intan Apzari Endang Palupi Ningsih Fannya, Puteri Fatkhurohman, Mohammad Fajri Fatkur Ridho Fauzan Habibilah Fauziah Irfany Febri Irawan Febriyan Awi Pasa Feni Fajriani Fingky Rizki Wulandari Fitria Atmojowati Gina Sonia Gussa Azizah Hardi Arissaputra Hari Rinaldi Ilham Abdurohman Ilhami, Bayu Fajar Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Intan Novarinda Iqbal, Muhammad Fuad Kirani, Niken Leni Karunia Septiani Mekhtildis Suryati Muammar Dzachwani Muhamad Al Imran Rangga Putra Munazhifah Munazhifah Muniroh Muniroh - Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Nabila Raihani Nabila Zahara Ramadan Nanda Aula Romana Nanda Aula Rumana Nanda Rumana Navry Nanda Aprilian Noviana Dian Angelina Nur Fadilah Nurasiyah Nurfena, Deta Nurfena Nurhaliza Putrikama Nurmalasari, Dinda Nurmalasari, Mieke Paryati Paryati Purwoko, Agus Putri, Alifatul Aulia Sagita Putri, Dwi Tania Putri, Sisilia Raru, Amida Morina Ratna Auliyana Retno Juwita Rianta Sari Gultom Rosa Patricia Safitri, Dinda Melani Salsabella, Pradita Sansy Dua Lestari Selvi Damayanti Silfa Haniasti Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siva Maulia Fauziah Sri Kholifatun STIKES Husada Borneo Suprobowati Suprobowati Suryati, Mekhtildis Sutarto, Mutia Syafitri, Umi Syifa Erintan Temesvari, Nauri Anggita Umi Syafitri Vania Rachma Putri Viatiningsih, Wiwik Wahyudi Prasetyo Widjaja, Liliy Widjaja, Lily Willy Haposan Winda Indri Anggraeni Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Yeni Safitri Yulia, Noor