Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II SDN SAMPANGAN 02 Tutut Hardiana; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1097

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas II di SDN Sampangan 02 dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas II yang berjumlah 28 orang. Teknik penelitian meliputi dokumentasi dan observasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Peningkatan hasil belajar siklus 1 sebesar 54,57%  dan 62,73% siklus II.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KPK DAN FPB MELALUI MEDIA MULTIPLE BOARD DI KELAS IV SDN SAMPANGAN 02 Triyani Handayani; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2130

Abstract

Proses pembelajaran tanpa media akan mengakibatkan peserta didik kesulitan untuk memahami suatu konsep sehingga media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran agar peserta didik lebih mudah memahami konsep. Selain itu, pemilihan media juga perlu dipertimbangkan. Pemilihan media yang tepat akan meningkat hasil belajar peserta didik dan membuat peserta didik lebih fokus selama proses pembelajaran. Penelitian ini membahas penggunaan media Multiple board sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang KPK dan FPB. Penelitian ini menunjukkan penerapan media Multiple board dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA SDN Sampangan 02 yang pada tahap pra siklus 28%, meningkat menjadi 59% pada siklus I dan meningkat menjadi 93% pada siklus II.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 5 SD NEGERI SAMPANGAN 02 Triyara Aprilliana Dewi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2131

Abstract

Faktor yang mempengaruhi pembelajaran peserta didik adalah kualitas sumber daya manusia dalam menguasai pengetahuan dan teknologi. Dunia pendidikan dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang berkembang sangat cepat. Media pembelajaran juga merupakan dasar yang sangat diperlukan demi berhasilnya proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan belajar peserta didik. Dengan menggunakan media interaktif yang tepat akan meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dan akan membuat peserta didik lebih mudah dalam memahami proses pembelajaran. Media pembelajaran interaktif, seperti vidio pembelajaran, game digital dan juga power point  menawarkan pendekatan yang lebih menarik dan partisipatif dibandingkan metode pembelajaran tradisional. Media interaktif ini dapat meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menujukkan peningkatan kemampuan belajar peserta didika didik kelas V A SD Negeri Sampangan 02 dengan tahap pra siklus hanya 34% dari 28 peserta didik yang mendapatkan  nilai ≥ 65 , meningkat menjadi 78% parda siklus 1 dan meningkat 98% pada siklus II.  
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MEMPELAJARI KEBERAGAMAN BUDAYA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD Tri Ajeng Pratiwi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2132

Abstract

Masalah dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar siswa pada mempelajari keberagaman budaya Indonesia. Jenis penelitian yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian di SDN Sampangan 02 Semarang. Subjek penelitian berjumlah 29 orang yang berasal dari siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan soal essay. Berdasarkan data hasil tes awal IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku di atas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku masih rendah. Dari 29 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 20 orang siswa (31,03%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 9 orang siswa (68,96%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 64,72. Berdasarkan tabel hasil Siklus I di atas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku ternyata telah mulai meningkat. Dari 29 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata telah ada 18 orang siswa (62,06%) yang memiliki ketuntasan belajar, sedangkan 11 orang siswa (37,94%) masih belum memiliki  ketuntasan belajar. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 70,83. Dari hasil data siklus II yang dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat dengan baik. Dari 29 siswa terdapat 26 siswa (89,65%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 3 orang siswa (10,34%) belum mencapai ketuntasan klasikal hasil belajar siswa telah meningkat dari hasil pada siklus I. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,03.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN MELALUI PUZZLE PECAHAN SISWA KELAS II SDN SAMPANGAN 02 Titik Kurnia Sari; Nursiwi Nugraheni; Tin Siana Dayu Murti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2133

Abstract

Model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik akan menimbulkan hasil belajar peserta didik yang lebih baik. Pembelajaran menjadi lebih bermakna ketika pembelajaran lebih berpusat kepada peserta didik. Sebagai fasilitator, guru harus kreatif dan mempunyai strategi yang dapat digunakan selama proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika khususnya materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri Sampangan 02 tahun pelajaran 2024, dengan menggunakan media pembelajaran puzzle pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan pelaksanaan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas IIB SD Negeri Sampangan 02 sebanyak 28 siswa. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan media pembelajaran puzzle pecahan , menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR Tutut Hardiana; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2134

Abstract

Penelitian ini bermaksud agar meningkatnya minat belajar peserta didik Kelas II SDN Sampangan 02 pada mata pelajaran matematika melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pelaku dalam riset ini merupakan peserta didik kelas II SDN Sampangan 02 yang berjumlah 28 peserta didik. Riset dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada tiap siklus ada 4 tahap meliputi perencanaan, aksi, pengamatan, serta refleksi. Informasi dalam riset ini digabungkan lewat uji tercatat melalui metode pengumpulan informasi. Metode analisa informasi yang dipakai dalam riset ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil riset membuktikan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Sampangan 02. Perihal ini bisa ditunjukkan dari rata-rata hasil belajar pada siklus I (71) meningkat pada siklus II yaitu sebesar 83,12 dengan persentase ketuntasan mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I sebesar 32% di siklus II naik hingga mencapai 93%.
Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Android Materi Geometri Fase A Kurkulum Merdeka Henry Zazin Afidin; Nursiwi Nugraheni
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 1: April 2024
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v4i1.168

Abstract

This research aims to develop learning media based on android applications, which can be used as a support for learning geometry material phase A Kurikulum Merdeka. The learning media created combines the concept of learning and practicing directly. Where through this media students can interact directly with the material. The achievements of this research: (1) Developing android-based learning media products that can be used as a means of supporting learning. (2) Knowing the process of developing android applications that are in accordance with the geometry material phase a independent curriculum. (3) Knowing the impact of the implementation of android-based geometry learning media on student learning outcomes. The test subjects in this study were second grade students of SD Negeri 2 Sokaraja. The model used in this research is the Plomp & Nieveen (2010) development model. The result of this research is an android-based learning media named as "shape safari". This media gets validation results from material experts with a percentage of 81%. Then get validation results from media experts of 73%. Then from the results of the trial on the research subjects, this media can improve the understanding of students as evidenced by the increase in the final results of students in the questionnaire. Where the use of this media is able to increase the value of the questionnaire from an average of 12 points to an average of 17 points.