Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EGALITA

ALIENASI DAN PEMBAKUAN PERAN GENDER M.Hum, Istiadah
EGALITA EGALITA (Vol 1, No 1
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.863 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v0i0.1918

Abstract

The formal gender role in Indonesia is legitimized by laws, culture and religion. In family context, women’s role is contructed as a secondary and a complementary role altough women, basically, play an important role for the family continuity. Furthermore, cultural legitimacy which is regulated in the marital laws puts the role of women as alienated role, from the equal position with men to inequal one, in daily practices. As a result, married women’s position may be alienated in the family. This phenomena needs attention and deep disscussion from social scientists particularly those who are concerned with women issues (and moslems women) for the sake of gender equity as well as gender equility realization in Indonesia.
PENGUATAN KAPASITAS PSIKOLOGIS PENDAMPING PASANGAN MUDA DALAM MEMBENTUK KAMPUNG SAKINAH DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR, LOWOKWARU, KOTA MALANG Istiadah Istiadah; Muallifah Muallifah; Fina Hidayati
EGALITA Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.37 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v14i2.9101

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas psikologis pendamping/konselor pasangan muda dalam membentuk keluarga Sakinah di Kelurahan Tunjungsekar. Melalui pengabdian ini pelatihan peningkatan kapasitas psikologis juga mampu menurunkan angka perceraian di kelurahan Tunjungsekar. Subjek pendampingan dalam pengabdian ini para konselor/pendamping pasangan muda, stakeholder kelurahan yang mampu medampingi dan mebimbing masyarakat secara langsung. Kegiatan pengabdian dilaksankan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi serta follow up lanjutan.  Persiapan dilakukan dengan need assessment melalui IGD (Intensive Group Discussion) dan observasi untuk mengetahui kondisi keluarga di Kelurahan Tunjungsekar. Pelaksanaan dilakukan dengan pelatihan kepada para pendamping/konselor tentang kapasitas psikologis yang harus dimiliki dilanjutkan dengan diskusi, praktek teori, pembentukan struktur pengurus pendamping/konselor. Sementara kegiatan evaluasi dan rencana tindak lanjut kegiatan dilakukan untuk melihat tingkat pemahaman peserta pada materi dan melihat keberhasilan program pendampingan yang dilakukan oleh para pendamping/konselor. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kapasitas psikologis yang dimiliki oleh para pendamping dan terlaksananya proses pendampingan kepada keluarga pasangan muda di kelurahan Tunjungsekar dengan optimal.Kata Kunci: Kapasitas Psikologis, Keluarga Sakinah, Konselor