Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Eksplorasi Motivasi Pelayanan Publik pada Petugas Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan X Irvan Sebastian Iskandar; Naniek Pangestuti; Kusmiyanti Kusmiyanti
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v19i1.85189

Abstract

Bagi pekerja di sektor publik faktor internal seperti motivasi juga menentukan keberhasilan dan menjadi langkah pertama yang menentukan kinerja optimal mereka dalam melaksanakan tugas pelayanan publik, termasuk para petugas pemasyarakatan sebagai aparatur negara penegak hukum yang bekerja di Lembaga Pemasyarakatan yang menjadi tanggung jawabnya. Motivasi tersebut dikenal sebagai motivasi pelayanan publik sebagai bentuk ekspresi dari motif, perilaku, dan nilai pro-sosial sebagai kecenderungan individu melakukan perilaku altruistik serta keinginan bekerja untuk melayani kepentingan publik. Motivasi pelayanan publik di kalangan petugas pemasyarakatan menjadi sesuatu yang menarik untuk di eksplorasi lebih mendalam karena kondisi dan lingkup tugasnya yang tidak biasa karena berurusan dengan para pelanggar hukum. Dengan menggunakan penelitian kualitatif secara analisis deskriptif, penelitian ini mencoba mengeksplorasi hal-hal apa saja yang menjadi motivasi pelayanan publik para petugas pemasyarakatan yang bekerja di Lembaga Pemasyarakatan X. Hasil penelitian menemukan bahwa ketertarikan terhadap organisasi dan lingkup profesi pekerjaan sebagai aparatur sipil negara, gaji atau kompensasi, rasa empati dalam pekerjaan, komitmen dan pengorbanan diri, dan harapan terhadap karir menjadi poin-poin penting yang membentuk motivasi pelayanan publik para petugas pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan X.
Pengaruh Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Organisasi Berdasarkan Balance Scorecard pada Lembaga Pemasyarakatan Wilayah Banten Asriza Purba; Kusmiyanti Kusmiyanti
Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 6 No 1 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jakman.v6i1.3672

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to examine the relationship between knowledge management and organizational performance based on balance scorecard method in Banten Correctional Facility Methodology/approach: This study employs a quantitative methodology with focus on data analysis through various statistical tests. Data collected from 188 officials in nine units of Banten Correctional Facility. Results/findings: Knowledge management has a positive and significant effect on organizational performance based on balance scorecard method. Within this context, there are several key factors which enable an organization to stay competitive and innovative such as the application of knowledge creation, knowledge adoption, knowledge adaptation, and knowledge embodiment. Limitations: This research is limited to Banten Correctional Facility, therefore the findings cannot be assumed universally applied to other similar institutions. What’s more, data limitations could affect the analysis subjectively in an effort to provide a better understanding. Contribution: This research has the potential to enrich public understanding by providing valuable insights for all stakeholders involved by highlighting the positive effect of knowledge management and organizational performance being combined through balance scorecard method.
Pengaruh Organizational Justice Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli A.A. Istri Agung Mianggi Vanyantari; Kusmiyanti Kusmiyanti
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 13 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v13i2.7939

Abstract

Pegawai merupakan representatif langsung dari lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. Maka, penting bagi organisasi untuk memperhatikan kepuasan kerja pegawai dalam menentukan keberhasilan organisasi. Secara teoritis, organizational justice berkontribusi untuk mencapai tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi melalui tiga faktor penting, yaitu distributive justice, procedural justice, dan interactional justice. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh organizational justice terhadap kepuasan kerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik sampel non-probability sebanyak 83 pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form. Terdapat 40 pernyataan yang dijadikan indikator dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu melalui uji normalitas, uji regresi linier sederhana, uji signifikansi dan uji determinasi yang diolah menggunakan software IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu organizational justice memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu kepuasan kerja dengan hasil uji signifikansi. Peneliti mendapatkan nilai thitung > ttabel (11,110 > 1,990) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh organizational justice terhadap kepuasan kerja pegawai. Hasil uji determinasi diperoleh dengan nilai R square sebesar 0,604 yang menunjukkan bahwa variabel organizational justice memberikan pengaruh sebesar 60,4% terhadap variabel kepuasan kerja, sedangkan sisanya sebesar 39,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara organizational justice dan kepuasan kerja di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli.