Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EDUKASI PEMANFAATAN TERONG UNGU TERHADAP PROFIL LIPID DAN KUALITAS SPERMA Samsudin, Rinza Rahmawati; Purwaningsih, Nur Vita; -, Rahma Widyastuti
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14356

Abstract

 Pola hidup yang tidak sehat membuat sesorang ingin melakukan pola makan yang teratur sehingga memicu Diet tinggi lemak dan obesitas, didorong oleh gaya hidup yang tidak sehat, mempengaruhi struktur spermatozoa dan perkembangannya dan kesehatan keturunan. Diet tinggi lemak berhasil meningkatkan berat badan. Ekstrak kulit terong ungu mampu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan jumlah sperma. Beberapa penyakit telah diobati dengan terong, termasuk asma, bronkitis, diabetes, rheumatoid arthritis, dan hiperkolesterolemia. Pengabdian masyarakat edukasi terong ungu terhadap kualitas profil lipid dan sperma untuk mengedukasi dan menginformasi keanekaragaman yang belum optimal terhadap kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi kreatif melalui pemaparan power point, leafet dan presentasi dilaksanakan secara langsung dibalai RT 2 RW 2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang beruapa edukasi kreatif terkait Edukatif pemanfaatan terong ungu terhadap profil lipid dan sperma di wilayah kelurahan kalijudan terlaksana dengan baik, dan mendapatkan respon antusias positif dari warga kelurahan kalijudan
Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Covid-19 Lanjut Usia Widyastuti, Rahma; Tunjung, Ellies Tunjung; Purwaningsih, Nur vita; Samsudin, Rinza Rahmawati
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 (Coronaviruses Disease 2019) is a disease caused by a new type of corona virus, namely Sars-CoV-2, was first reported in Wuhan, China on December 31 2019. The death rate in elderly patients continues to increase, accounting for 21.9% . COVID-19 risk assessments show that assessing blood glucose levels has the potential to better identify people at risk of adverse outcomes. Blood sugar levels are affected by a number of factors, including gender and age. At this point, elderly patients experience many physical and mental changes, especially the decline in individual functions and abilities in general. This study aims to describe the results of examining blood glucose levels in elderly COVID-19 patients at Brawijaya Hospital, Surabaya. This type of research is descriptive research with secondary data from the laboratory using total sampling technique. The sample in this study were 65 elderly patients who tested positive for COVID-19 who had blood glucose checked at the clinical pathology laboratory in the September- December 2020 period at Brawijaya Hospital, Surabaya. Variables are then grouped and then tabulated and displayed descriptively in percentage form. The results of this study were obtained from 65 elderly COVID-19 patients who had normal fasting blood glucose levels (<100 mg/dl) which was 6.15%, while those who had abnormal glucose levels (>100 mg/dl) were 93.85%. . These results indicate that the majority of elderly COVID-19 patients have abnormal blood glucose levels
Analisis Siklamat Berbagai Merk Kopi Sachet Yang Di Jual Di Pasar Keputih Surabaya Kartikorini, Nastiti; Ariana, Diah; Samsudin, Rinza Rahmawati; Mardiyah, Siti; Kunsah, Baterun
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee is a type of plant that contains caffeine and can be processed into a delicious drink. In the process of making coffee usually used artificial sweeteners and natural sweeteners. People prefer artificial (synthetic) sweeteners because they are relatively cheap and easy to obtain. The artificial sweetener that is often used by traders is cyclamate. Cyclamate is highly soluble in water and has a sweetness level of 30 times that of sugar. According to research conducted by Indoforum, 2008 in Sebayang, et.al. 2015, Artificial sweeteners (cyclamate) can have negative effects on human health. This study aims at Cyclamate Analysis of Various Brands of Coffee Sachets Sold at Pasar Keputih Surabaya. This type of research is descriptive with a total sample of 30 samples, with qualitative analysis. Using the deposition reaction test method, namely if there is a white precipitate of BaSO4, it means that the sample contains cyclamate / the sample is positive. The results of the cyclamate analysis study on 30 samples of sachet packaged coffee drinks taken from the Surabaya keputih market were not detected or did not contain cyclamate, this was because no white precipitate of BaSO4 was formed when analyzed with the BaCl2 reaction. It can be concluded that the 30 samples of coffee drinks that were The cyclamate has been examined and does not contain artificial sweeteners (cyclamate).
Hubungan Konsumsi Ikan Laut Terhadap Kadar Kolestrol Total Pada Nelayan Di Desa Tamberu Timur Waras Budiman; Ellies Tunjung S. Maulidiyanti; Rahma Widyastuti; Rinza Rahmawati Samsudin
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 7 No 1 (2024): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v7i1.23602

Abstract

Konsumsi ikan laut yang mempunyai kandungan yang kaya akan protein dan omega-3 serta berkualitas tinggi dan bagus bagi kesehatan, akan tetapi jika mengkonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan lemak jenuh serta dapat meningkatkan kadar kolesterol yang tinggi. Tiap harinya nelayan menghasilkan ikan, hasil tangkapan itu sebagian dijual dan sebagian dikonsumsi sehari-hari. Berdasarkan hasil wawancara dengan nelayan, mereka bekerja sebagai nelayan dalam waktu lebih dari 5 tahun. Kebiasaan nelayan tersebut yaitu tiap hari mengkonsumsi ikan hasil tangkapan, sebanyak lebih dari 3 kali dalam sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi ikan laut dengan kadar kolesterol total pada nelayan di desa tamberu timur. Metodeyang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi yang dalam penelitian ini adalah nelayan di Desa Tamberu Timur. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan probability sampling didapatkan 33 responden yang memenuhi syarat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang didapat kadar kolesterol yang tinggi yaitu terdapat 20 responden (60.7%), sedangkan kadar kolesterol yang normal sebanyak 13 orang (39.3%). Setelah dilakukan analisis data dengan SPSS didapatkan hasil kadar kolesterol sebesar 0,005< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan antara mengkonsumsi ikan laut dengan kadar kolesterol pada nelayan di Desa Tamberu Timur. Kata kunci : Kolestrol total, Konsumsi Ikan laut
Aktivitas Antioksidan Kulit Jeruk Pacitan (Citrus sinensis L.) Terhadap Kadar SGOT dan SGPT Rattus norvegicus Dengan Paparan Logam Berat Timbal (Pb) kunsah, Baterun; Samsudin, Rinza Rahmawati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.60184

Abstract

Timbal merupakan logam yang bersifat toksik apabila terakumulasi di dalam tubuh dalam jumlah tertentu. Timbal masuk ke dalam sirkulasi darah dan beresiko menyebabkan kerusakan hati dimana dapat dilihat dengan pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pada kondisi stres oksidatif dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan sel hati sehingga tubuh memerlukan antioksidan eksogen, yang bisa didapatkan dari ekstrak kulit jeruk pacitan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak kulit jeruk pacitan pada kadar SGOT dan SGPT Rattus norvegicus wistar yang diinduksi dengan menggunakan timbal asetat. Metode penelitian ini adalah quasi experimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel dibagi menjadi 5 kelompok yaitu Kelompok (G1) Rattus norvegicus diberi ransum pakan standar dan aquadest; (G2) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari, (G3) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 100 mg/kgBB/hari; (G4) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 200 mg/kgBB/hari; (G5) diberikan 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 300 mg/kgBB/hari. Penelitian telah mendapatkan surat keterangan layak etik No.EA/KEPK-Poltekkes_Sby/V/2022. Hasil penelitian berupa besar prosentase penurunan kadar SGOT dari kelompok G2 dengan kelompok perlakuan G3, G4 dan G5 yaitu 16%, 33%, dan 57%. Sedangkan untuk hasil penurunan kadar SGPT dari kelompok G2 dengan kelompok perlakuan G3, G4 dan G5 yaitu 25%, 34%, 46%. Kesimpulan ekstrak kulit jeruk pacitan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar SGOT dan SGPT pada Rattus norvegicus yang diinduksi PbCH3COO dengan nilai signifikasi < 0,005.
PELAKSANAAN SKRINING KESEHATAN DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA BONEK PESERTA NONTON BARENG DI LAPANGAN BRANJANGAN SURABAYA Fitrotin Azizah; Siti Mardiyah; Diah Ariana; Nastiti Kartikorini; Rinza Rahmawati Samsudin; Waras Budiman
Jurnal Abdi Masyarakat Kita Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Kita
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/ed2f9n94

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Sebagian besar penderita tidak menyadari kondisi kesehatannya karena penyakit berkembang tanpa gejala. Oleh karena itu, skrining kesehatan dan edukasi merupakan upaya penting dalam deteksi dini PTM. Meningkatkan kesadaran masyarakat melalui skrining tekanan darah dan glukosa darah acak disertai edukasi kesehatan pada komunitas Bonek. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 29 April 2025 di Lapangan Branjangan Surabaya dengan sasaran peserta nonton bareng (nobar) Bonek. Kegiatan meliputi registrasi, pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital, pemeriksaan glukosa darah acak menggunakan glukometer, dilanjutkan edukasi mengenai pencegahan hipertensi dan diabetes melitus. Data dianalisis secara deskriptif. Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan, terdiri atas 14 laki-laki (56%) dan 11 perempuan (44%) dengan rata-rata usia 34,44±11,70 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan 68% peserta mengalami prahipertensi, 16% hipertensi, dan hanya 16% dengan tekanan darah normal. Pemeriksaan glukosa darah acak menunjukkan 72% peserta berada pada kategori normal dan 28% memiliki kadar glukosa ≥140 mg/dL yang memerlukan pemeriksaan lanjutan. Edukasi kesehatan mendapat respons positif dari peserta dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Comparison of Albumin Level Test Results with Serum and EDTA Plasma Samples : Comparison of Albumin Level Test Results with Serum and EDTA Plasma Samples Rinza Rahmawati Samsudin; lihabi lihabi; Fitrotin Azizah; Haris Rizki Maulana
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v12i2.22995

Abstract

Blood albumin level testing is an important parameter in assessing nutritional status and liver function. In clinical laboratory practice, the use of serum or EDTA plasma as biological samples remains a subject of debate, particularly regarding the efficiency and accuracy of results. This study aims to compare albumin level test results using serum and EDTA plasma samples. Blood samples were collected from 20 participants and analyzed using spectrophotometry. The average albumin level in serum samples was 4.285 g/dL, while in EDTA plasma it was 4.280 g/dL. The Shapiro-Wilk normality test indicated a normal data distribution (p>0.05), and the paired t-test yielded a p-value of 0.804 (>0.05), indicating no significant difference between the two sample types. These findings suggest that EDTA plasma can serve as an alternative to serum in albumin testing, with the advantage of improved processing efficiency.