Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Peningkatan Literasi Biodiversitas Menggunakan Model Kebun Botani di Madiun Darmoatmodjo, Laurensia Maria Yulian Dwiputranti; Epriliati, Indah; Widyawati, Paini Sri; Purwanto, Agus; Ganjari, Leo Eladisa
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4134

Abstract

The improvement of literacy on biodiversity growing in the residential areas can support the attitude of society to sustain the ecology, even improving the life quality based on local potentials. However, there are limited live-learning facilities available for biodiversity education. Hence, a community service was carried out by the Study Program of Biology and Study Program of Food Technology, Faculty of Agricultural Technology, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia. Its objective was to improve literacy on biodiversity of the societal partners through knowledge enrichment and awareness of biodiversification potentials which grow in their residential areas. The societal partners are alumni, high school students (St. Bonaventura and the 6th State High School, Madiun), and Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) group “Asman Toga” from Rejomulyo village, Madiun; totally 45 participants. The activities included (a) building a botanical garden named Arbor Vitae”, (b)focused group discussion (FGD), and (c) workshop.  Currently, it finished a clearing land and planting more than 50 species for foods and nutraceutical/medicinal sources as well as ecological services. The “Arbor Vitae” had been embedded into university institution by appointing a management in charged. Meanwhile, the improvement of literacy was measured from pre- and post-test during FGD which indicated a significant increase in partners’ literacy by 45.44%; after screening 18 respondents completely filled the tests. The test statements grouped into four indicators of literacy on biodiversity. Moreover, the workshop was complementarily improving the partners’ skill with technology of telang flower jelly drink, purslane medical simplisia, and water clarification using moringa seeds.
Abundance of Collembola in Biopore Infiltration Holes Filled with Organic Waste and Animal Waste Ganjari, Leo Eladisa; Nugroho, Christianto Adhy
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v12i1.21383

Abstract

Garbage and flooding are environmental problems that need attention. One solution to dealing with organic waste and flooding is the creation of biopore absorption holes (LRB). Organic waste can be processed into compost with the help of soil animals such as Collembola. The number of soil animals (Collembola) in the biopore hole is influenced by the type of waste used to fill the hole. The aim of this research was to determine the abundance of Collembola in LRBs containing organic waste and animal waste. Used 9 LRBs made from perforated pralon material.  LRB group A which contains organic waste only (3 LRB), LRB B which contains organic waste and cow dung (3 LRB) and LRB C which contains organic waste and goat dung (3 LRB). The results of this research show that the LRB composting process has occurred with the help of Collembola. Four types of Collembola were found that were active in biopore infiltration holes (LRB), namely Pseudosinella sp, Ceocobrya sp, Cyphoderus sp and Isotoma sp. There were differences in the abundance of Collembola in LRB sets containing organic waste and animal waste. The Diversity Index value H' < 1, indicates that species diversity is low.
Pelatihan Penggunaan Obat Yang Tepat (Tetes Mata, Tetes Telinga, dan Suppositoria) Di Kelurahan Alastuwo Poncol Magetan Nurcahyani, Diah; Wijayanti, Andita Nur; Kartikaningrum, Vidya; Ganjari, Leo Eladisa
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1212

Abstract

Situasi di Kelurahan Alastuwo, Poncol, Magetan menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, terutama terkait obat tetes mata, telinga, dan suppositoria. Mayoritas penduduk cenderung melakukan swamedikasi, yang didorong oleh faktor biaya, ketersediaan obat, dan pengaruh sosial, namun seringkali dilakukan tanpa panduan yang benar. Rendahnya pemahaman mengenai penggunaan obat ini meningkatkan risiko komplikasi kesehatan yang serius, termasuk resistensi antibiotik, efek samping obat, serta potensi overdosis. Sebagai solusi terhadap permasalahan ini, tim pengusul merancang program pelatihan dan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat setempat. Program ini mencakup pelatihan tentang penggunaan obat yang benar, penyediaan materi edukasi yang terstruktur, serta sosialisasi informasi melalui pertemuan langsung dan media digital. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi demonstrasi, praktik langsung, dan pemanfaatan media edukasi seperti brosur, poster, dan video interaktif yang mudah diakses oleh masyarakat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, dari 49,5% sebelum program pelatihan menjadi 90% setelah pelatihan. Tingkat partisipasi dalam pelatihan mencapai 90%, yang mencerminkan antusiasme dan komitmen masyarakat. Edukasi yang disampaikan melalui brosur dan video juga terbukti efektif, dengan laporan penurunan kesalahan penggunaan obat yang signifikan.
Variasi Morfologi Sukun Artocarpus altilis (Park.) Forsberg Di Kota Bekasi Sumadji, Angga Rahabistara; Ganjari, Leo Eladisa; Adhy Nugroho, Christianto; Purwaningsih , Endang
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 9 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v9i2.18875

Abstract

Breadfruit is one type of versatile plant that is of economic value because itproduces fruit with a fairly high nutritional content. Breadfruit plants havediverse morphological variations, so their morphological variations can be usedas a way to determine a type of breadfruit, especially whether the quality issuperior or not. This study aims to determine the morphological variations ofbreadfruit plants (Artocarpus altilis (Parkinson) Forsberg) originating fromvillages in Bekasi City. The stages of this study include observation andobservation of morphological characters ranging from trees, leaves, flowers andfruits. Breadfruit plants in Bekasi city have an average height of ±11.5 m, withthe highest breadfruit plants reaching 12.90 m and the lowest 7.9 m, the largestbreadfruit stem circumference is 125 cm and the smallest is 98.5 cm, thelargest breadfruit canopy diameter is 4.67 m and the smallest is 6.14 m, theshape of the canopy of the Breadfruit plant in Bekasi city is irregular, pyramidsand pyramids are broad, the leaves of the Breadfruit plant in Bekasi city, ingeneral, have the same shape, namely dark green, rhombus-shaped withpinnate leaf bones, tapered leaf tips and leaf edges are enamelled, the maleflowers of Breadfruit are in the form of a whole with a diameter of up to 5 cmand a length of 45 cm consisting of many individual flowers, tubular flowerscontaining a single stamen with two anthers on thick filaments, male and femaleflowers on breadfruit plants are separated in the same plant, the morphology ofbreadfruit in the city of Bekasi has the characteristics of a rounded shape, thesurface of the skin of the fruit is prickly, if palpable it feels rough, as well aswhite fruit flesh.
Perhitungan Ketinggian Tambahan Optimal Pada Sistem Filtrasi Pasir Dua Tabung Terbuka Seri Murdapa, Petrus Setya; Ganjari, Leo Eladisa; Indrawati, Chatarina Dian; Windyaningrum, Theresia Liris
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i2.1448

Abstract

Kajian ini mengusulkan metode perhitungan untuk menentukan ketinggian tambahan minimal pada sistem filtrasi pasir dua tabung terbuka yang disusun seri. Model dikembangkan dengan mengintegrasikan persamaan Ergun dan pendekatan Darcy–Weisbach untuk menghitung penurunan tekanan saat aliran air melewati media pasir. Tekanan hidrostatis pada masing-masing tabung kemudian dikaitkan dengan hasil perhitungan tersebut guna menetapkan kenaikan ketinggian yang diperlukan agar aliran tetap lancar tanpa menimbulkan luapan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tambahan ketinggian minimal yang dibutuhkan adalah sekitar 12,1 cm untuk tabung pertama dan 11,2 cm untuk tabung kedua, yang kemudian dibulatkan menjadi 13 cm untuk implementasi di lapangan. Pengujian fisik menunjukkan bahwa aliran berlangsung lancar tanpa luapan, menegaskan keandalan metode ini dalam perancangan sistem filtrasi pasir dua tabung terbuka. Temuan ini memberikan dasar numerik penting dalam desain sistem filtrasi pasif berbasis gravitasi.
Edukasi Budidaya dan Pengolahan Jahe Kelompok Proklim Jati Asri Kota Madiun Widyawati, Paini Sri; Epriliati, Indah; Ristiarini, Susana; Purwanto, Agus; Ganjari, Leo Eladisa; Nugroho, Christianto Adhy
Jurnal Abdimas: Sosial, Bisnis, dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2025): April - September 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46806/abdimas.v2i2.1482

Abstract

Ginger is spice plant that potential to develop to be phytopharmacon because it contains bioactive compounds, such as alkaloid, flavonoid, phenolic, triterpenoid, saponin, and essential oil, i.e., gingerol, shogaol, zingiberene, (+)-curcumene, (-)-β-sesquiphelandrene paradol, and bisabolene. These compounds can used to maintain body health. Proklim Jati Asri oversees the PKK Asman Toga, a community group enthusiastic about growing ginger to preserve the environment and reduce the greenhouse effect. The Proklim program, in partnership with the Faculty of Agricultural Technology, Widya Mandala Catholic University, Surabaya, aims to provide ginger cultivation and processing training to community groups with limited knowledge and skills. This training allows them to cultivate and process ginger into semi-finished and finished products that can generate income, contribute to environmental conservation, and create herbal medicine at home. This activity was held on Tuesday, June 17, 2025, and was attended by 22 participants (women from the PKK Asman Toga). The knowledge evaluation showed a 68,18% of participant increased in theirs’s knowledge. Throughout the activity, participants were highly enthusiastic, collaborated with each other to complete tasks, and actively participated in the training. The community service activity succeeded in improving the participants' abilities in cultivating and processing ginger.
Pendampingan Pemanfaatan Sisa Bambu Menjadi Arang dengan Reaktor Pirolisis Ke Masyarakat Desa Mojopurno untuk Meningkatkan Kemandirian Energi Bersih Ganjari, Leo Eladisa; Windyaningrum, Theresia Liris; Indrawati, Chatarina Dian; Murdapa, Petrus Setya
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i1.17733

Abstract

Masyarakat pedesaan memilih kayu dan ranting sebagai bahan bakar kegiatan masak-memasak di dapur daripada menggunakan minyak atau bahan bakar lain. Namun karena asap yang ditimbulkan maka pemerintah menyediakan gas elpiji tabung sebagai pengganti bahan bakar kayu dan ranting tersebut. Biaya yang dikeluarkan menjadi bertambah karena gas tersebut harus dibeli, meskipun dengan harga subsidi. Sementara itu ketersediaan kayu, bambu dan ranting banyak tersedia di pedesaan. Cara yang dapat ditempuh ialah mengubah sampah kayu dan ranting menjadi arang. Acara ini diadakan untuk memperkenalkan teknologi reaktor pembuat arang dari bahan sisa-sisa kayu, bambu atau ranting-ranting dengan metode pirolisis. Reaktor dibuat dari drum bekas. Sudah banyak tercipta teknologi tepat guna yang terpublikasi di berbagai media sosial. Teknologi itu perlu diimplementasikan ke pihak yang membutuhkan. Di daerah Mojopurno banyak terdapat sisa-sisa kayu yang tidak terpakai yang umumnya dimanfaatkan secara sederhana sebagai kayu bakar di dapur. Panas yang diperoleh tidak maksimal. Banyak asap yang timbul berdampak tidak bagus bagi penghuni rumah, juga bagi bumi secara keseluruhan karena menambah emisi carbon. Dengan menjadikannya arang, maka pemanfaatan energi dapat maksimum, dan yang juga penting: nyaris tidak menimbulkan asap. Arang yang diperoleh dapat menjadi bahan bakar bersih di dapur, terutama bagi masyarakat di desa Mojopurno.
Community Development di Kawasan Wisata Budaya Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun Meilasari, Priska; Yustisiana, Rr. Arielia; Ganjari, Leo Eladisa
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9237

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) merupakan kelompok masyarakat yang peduli pada keberlangsungan pariwisata di suatu daerah. Saat ini, pokdarwis Desa Gunungsari sedang mengembangkan pariwisata di pasar Pundensari. Community Development yang dilaksanakan dalam Program Kemandirian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan masyarakat melalui pengolahan maggot BSF sebagai kuliner ekstrem dan inovasi penutup kepala tradisonal yng disebut “udeng” sebagai souvenir dengan motif batik “eco-print” serta penambahan sarana edukasi di lokasi wisata berupa English Kids Corner. Hasil PKM secara kesuluruhan dapat terlaksana dengan baik.Pelatihan memaksimalkan pengolahan maggot menjadi kuliner ekstrem “maggot goreng garing”, telah terlasana dengan lancar, selanjutnya diharapkan kuliner ekstrem baru khas Gunungsari ini mampu menarik animo pengunjung. Pelatihan batik eco-print telah dilaksanakan, dan mendapat apresiasi perserta. Selanjutnya warga desa mampu mengembangkan batik eco-print sebagai usaha buah tangan khas desa Gunungsari yang layak untuk dijual dan bisa menarik khalayak. Pembuatan fasilitas dan pendampingan English Kids Corner sebagai tambahan fasilitas bagi pengunjung dari kalangan anak-anak telah terwujud dengan baik. Fasilitas edukasi ini diberi nama “Pondok Sinau lan Dolanan Basa Inggris” dalam satu kawasan wisata.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Ganjari, Leo Eladisa; Nugroho, Christianto Adhy; Purwanto, Agus; Budiawan, Antonius; Puradewa, Levi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1359

Abstract

Masyarakat Kelurahan Rejomulyo Kota Madiun saat ini sedang melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yaitu kegiatan penanaman tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya lingkungan sekitar untuk menyediakan pupuk yang murah dan alami. Dalam proses komunikasi dengan mitra, diketahui bahwa ketersediaan pupuk organik yang terjangkau menjadi kendala penting dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman pangan. Sebagai solusi, diusulkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di Kelurahan Rejomulyo. Harapannya, wilayah ini dapat berkembang menjadi desa mandiri pupuk organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan meliputi pembuatan pupuk organik cair dan padat dengan menggunakan bahan tunggal berupa kotoran hewan (kohe) kambing. Hasil kuesioner mengenai pemahaman pembuatan pupuk organik cair berbahan kohe kambing menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dengan rata-rata skor sebesar 9,34%, yaitu dari skor 81,07 sebelum pelatihan menjadi 90,41 setelah pelatihan. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengetahuan baru yang diperoleh mitra, sehingga menambah wawasan sekaligus keterampilan mereka dalam mengolah pupuk organik cair.
PENGARUH TEMPAT PENYIMPANAN DI APOTEK TERHADAP KADAR VITAMIN C DALAM SEDIAAN TABLET Yohana Mitta Puspitasari; Erlien Dwi Cahyani; Leo Eladisa Ganjari
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v9i1.673

Abstract

Vitamin C is an unstable in storage. The stability of vitamin C is influenced by many factors such as temperature, pH, sunlight and the presence of heavy metals such as iron and copper. The purpose of this study was to determine differences in vitamin C levels in tablets based on storage areas with different lighting conditions at a pharmacy in Madiun. In this study, samples of vitamin C tablets were stored on the front shelf facing the entrance of the pharmacy which was exposed to indirect sunlight, the upper shelf which was exposed to the light, and the lower shelf which was protected from the light and sunlight, and. Storage was carried out for one month. Determination of vitamin C levels in tablet was determined using Spectrophotometry UV-Vis method, then the results were statistically analyzed using One Way Anova. The results showed that the levels of vitamin C in the tablets on the front shelf, upper shelf, and lower shelf were 95,56%, 97,67%, and 98,95% respectively. The results exhibit the lowest level of vitamin C was found on front storage, nonetheless there was no significantly difference levels from all storage location.