Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Menara Pengabdian

Sosialisasi Kepada Masyarakat tentang Bahaya Perilaku LGBT di Kenagarian Lakitan Pesisir Selatan Thaheransyah Thaheransyah; Erna Dewita; Rosdialena Rosdialena; Azi Malaksar; Nurul Amami
Menara Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2021): Vol. 1 No. 2 Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.283 KB) | DOI: 10.31869/jmp.v1i2.3023

Abstract

Perilaku LGBT merupakan salah satu perilaku berbahaya yang menggerogoti pergaulan generasi muda di Indonesia akhir-akhir ini, hal ini dibuktikan dengan adanya penyimpangan hubungan asmara antar individu. Misalnya mereka yang memiliki orientasi pada hubungan sejenis (homoseksual) seperti lesbian dan gay, hubungan ganda (dual sexual) atau biseksual serta mereka yang pindah status gender atau transgender yang lebih dikenal dengan nama LGBT. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan serta pemahaman bahaya munculnya LGBT dan seks bebas. Metode pengadian yang dilakukan dengan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil pengabdian yaitu kegiatan sosialisasi tahap pertama dengan materi sosialisasi memberikan informasi umum mengenai fenomena LGBT, tahap kedua dengan materi warga memperoleh pemahaman lanjutan tentang awal kemunculan, hingga terkait dampak negatif dan tahap ketiga atau terakhir, warga menerima informasi tentang langkah preventif terhadap bahaya kelompok LGBT dilingkungan sekitar terkhusus terkait perilaku menyimpang seperti seks bebas sejenis. Kesimpulan pengabdian ini yaitu warga kenagarian Lakitan Pesisis Selatan telah dapat mengetahui, memahami terhadap keberadaan kelompok homoseksual dan trangender pada lingkungan sekitarnya.
BIMBINGAN KONSELING PRA NIKAH BAGI REMAJA DI KOTO TANGAH KOTA PADANG Jasman Jasman; Rosdialena Rosdialena; Thaheransyah Thaheransyah; M. Hafiz
Menara Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.113 KB) | DOI: 10.31869/jmp.v1i1.3450

Abstract

Konseling pra-nikah adalah pelatihan berbasis pengetahuan dan keterampilan yang menyediakan informasi mengenai pernikahan yang dapat bermanfaat untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan pasangan yang akan menikah. Salah satu kegiatan yang penting diangkatkan dalam pengabdian ini adalah perlunya diadakan bimbingan konseling pra-nikah bagi remaja yang ada di Kelurahan Pasie Jambak Kecamatan Koto Tangah Kota Padang ketika akan melangsungkan pernikan. Selain itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman remaja tentang masalah yang sering terjadi dalam pernikahan dan solusi yang tepat untuk mnyelesaikan permasalahan yang timbul dalam keluarga setelah menikah. Metode pengabdian yang dilakukan dengan mengadakan kegiatan bimbingan konseling pra-nikah kepada remaja. Hasil pengabdian dengan memetakan usia minimal remaja untuk melakukan pernikahan, persiapan remaja dalam melakukan pernikahan, dan menentukan calon suami dan isteri yang ideal. Untuk itu tim peneliti memberikan pelatihan untuk membekali sekaligus memberikan pengetahuan kepada remaja tentang persiapan menuju pernikahan, sehingga memiliki wawasan yang cukup dan penguatan emosional untuk memulai kehidupan berumah tangga. Selain itu juga dibutuhkan pendidikan yang berkelanjutan karena dalam keluarga pendidikan merupakan proses transformasi kebudayaan yang dapat mempengaruhi anggota keluarga dalam berfikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Usaha penyadaran terhadap usia pasangan yang akan menikah perlu disosialisasikan agar tidak terjadi permasalahan dalam perkawinan di kemudian hari. Jika terjadi permasalah dalam pernikahan maka diperlukan mediasi agar perselisihan antara suami isteri dapat didamaikan. Kesimpulan pengabdian ini yaitu remaja sudah mengetahui dan memahami persiapan baik secara fisik dan juga psikis jika sudah terjadi pernikahan, oleh karena itu penting diangkatkan bimbingan konseling pra-nikah bagi remaja sebelum menikah. Kata Kunci: Konseling, Pra-nikah, Remaja
BIMBINGAN KONSELING PRA-NIKAH BAGI REMAJA DI KOTO TANGAH KOTA PADANG Jasman Jasman; Rosdialena Rosdialena; Thaheransyah Thaheransyah; Muhammad Hafiz
Menara Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v2i2.3170

Abstract

ABSTRACTPremarital counseling is a knowledge and skills-based training that provides information about marriage that can be useful for maintaining and improving the relationship of a couple who is about to marry. One of the important activities raised in this service is the need for pre-marital counseling guidance for teenagers in the Pasie Jambak Village, Koto Tangah District, Padang City when they are going to hold a wedding. In addition, this service aims to increase the knowledge, insight and understanding of teenagers about problems that often occur in marriage and the right solutions to solve problems that arise in the family after marriage. The service method is carried out by holding pre-marital counseling guidance activities for adolescents. The results of the service by mapping the minimum age of teenagers to get married, preparing teenagers for marriage, and determining the ideal husband and wife. For this reason, the research team provides training to equip and provide knowledge to teenagers about preparation for marriage, so that they have sufficient insight and emotional strengthening to start married life. In addition, continuous education is also needed because in the family education is a process of cultural transformation that can influence family members in thinking and acting in everyday life. Efforts to raise awareness of the age of couples who are getting married need to be socialized so that there will be no problems in marriage in the future. If there are problems in marriage, mediation is needed so that disputes between husband and wife can be reconciled. The conclusion of this service is that teenagers already know and understand preparations both physically and psychologically if there has been a marriage, therefore it is important to appoint pre-marital counseling guidance for adolescents before marriage.Keywords : counseling, pre wedding, teenager
Sosialisasi Pemahaman Masyarakat Terhadap Kewajiban Sebagai Penerima Bantuan PKH dalam Prespektif Hukum Islam di Nagari Cubadak Tengah Kabupaten Pasaman Halim, Syaflin; Desminar, Desminar; Mursal, Mursal; Rosdialena, Rosdialena
Menara Pengabdian Vol 4, No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v4i1.5599

Abstract

Sosialisasi pemahaman yang baik tentang kewajiban penerima PKH dapat membantu masyarakat dalam memahami bantuan yang diterima mesti digunakan dengan  tujuan program. Hal ini perlu dilakukan karena masih banyak penerima bantuan PKH yang tidak memahami tentang kewajibannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa masyarakat memahami pentingnya pengelolaan yang baik akan cenderung menggunakannya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, seperti mendapatkan pendidikan yang layak, atau mengembangkan keterampilan ekonomi sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Dalam mencapai tujuan ini, melibatkan peran aktif dosen dan mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Agama Islam, bersama dengan partisipasi masyarakat khususnya bagi penerima bantuan PKH dengan menggunakan metode  ceramah. Evaluasi keberhasilan kegiatan ini dilakukan berdasarkan peningkatan pemahaman masyarakat tekait kewajiban yang harus dipenuhi sebagai penerima bantuan PKH dalam konteks hukum Islam. Kesimpulan ini didasarkan pada kemampuan dalam mengungkapkan kewajiban masyarakat penerima PKH telah memahami kewajiban mereka sebagai penerima bantuan PKH dan berusaha memanfaatkannya sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Harmoni Spiritual dalam Kehidupan Sehari-hari: Mengajarkan Keutamaan dan Hikmah Shalat Fardu bagi Remaja di Pasir Kandang Khoiriah, Khoiriah; Firdaus, Firdaus; Rosdialena, Rosdialena; Saiman, Saiman
Menara Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v3i1.4598

Abstract

Program ini bertujuan untuk memperkuat kesejahteraan spiritual anak remaja melalui pengajaran mengenai keutamaan dan hikmah shalat fardu dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman anak remaja di pasir kandang tentang keutamaan dan hikmah shalat fardu masih kurang sehingga perlu diadakan peningkatan pemahaman. Metode pelaksanaan digunakan dengan metode ceramah, diskusi dan partisipasi aktif. Hasil dari pengabdian yang dilakukan adalah pemahaman anak remaja tentang hikmah dan keutamaan shalat fardu meningkat. Pada awalnya mereka hanya memahami hikmah dan keutamaan shalat fardu hanya sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai pondasi agama. Setelah pemberian tindakan atau pemahaman bahwa shalat bukan hanya sebagai mengingat Allah SWT, akan tetapi shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar, penghapus dosa, menjadi pribadi yang disiplin dan tangguh serta meninggikan derajat serta shalat merupakan amalan utama bagi umat muslim. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual anak remaja, memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari mereka, dan menciptakan harmoni di lingkungan sosial.