Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DI TINJAU DARI SELF EFFICACY DAN GENDER Chairul Bariyah; Rora Rizky Wandini
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8591

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-efficacy dan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian dekskriptif yang dilakukan di SD IT Al-Fatih. Sumber data penelitian ini terdiri dari 34 siswa kelas V, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling melalui purposive sampling. Yang dimana terdapat 5 butir soal, angket observasi indikator, serta kusioner self-efficacy. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis dengan indikator komunikasi matematis yang digunakan, yaitu; (1) mengungkapkan ide matematika secara tertulis maupun lisan; (2) Merumuskan definisi dan membuat generalisasi; (3) Menyajikan matematika dengan pengertian; (4) Menjelaskan pertanyaan matematika; (5) Menghargai daya dan keindahan matematis. Selain menggunakan lembar soal juga menggunakan lembar kusioner self-efficacy. Selanjutnya data dalam penelitian ini di analisis dengan cara menguji hipotesis menggunakan uji regresi berganda. Dan hasil penelitian menggunakan uji hipotesis tersebut diperoleh f hitung = 2,250 dengan nilai sig. 0,122 > 0,05 sehingga Ho ditolak dan diterima H3, artinya ada hubungan signifikan antara pengaruh komunikasi matematis siswa dan self-efficacy secara simultan dilihat dari gender, sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa laki-laki dan perempuan tidak berbeda secara signifikan, dan keduanya dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan hasil mereka dalam menjawab soal soal yang ada.Kata Kunci: Komunikasi matematika, Madrasah Ibtidaiyah, Gender
Miskonsepsi Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dalam Memahami Materi Aljabar Ditinjau dari Teori Polya Adinda Putri Usmanda; Rora Rizky Wandini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2023): DIDAKTIKA Agustus 2023
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.237

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kesalahan-kesalahan apa saja yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal Aljabar dalam bentuk cerita berdasarkan Teori Polya dan penyebab dari kesalahan-kesalahan tersebut. Teori Polya terdiri dari 4 tahap, yaitu (1) Memahami masalah, (2) Merencanakan penyelesaian masalah, (3) Melaksanakan rencana, dan (4) Melihat kembali. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan terhadap 30 mahasiswa PGMI/II dengan mengambil 3 mahasiswa sebagai subjek penelitian yaitu subjek S-I, S-II, S-III. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes dan wawancara. keabsahan data menggunakan metode teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan siswa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu: faktor internal berupa 1) kesalahan dalam memahami notasi dan simbol, 2) kesalahan dalam memahami operasi aritmatika, 3) kesalahan dalam menempatkan (mengelompokkan) pembilang dan penyebut, 4) Kurangnya pemahaman dalam penyederhanaan variabel, 5) Terlalu banyak bentuk penjabaran penyederhanaan. Dan faktor eksternal yang mempengaruhi adalah 1) Banyaknya kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran, 2) Rendahnya motivasi belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika, yang merupakan keterampilan penting dalam pendidikan guru. Dalam hal ini Teori Polya menekankan pada kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini juga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran yang ada. Dengan mengetahui di mana mahasiswa seringkali salah memahami konsep aljabar, lembaga pendidikan dapat melakukan perubahan dalam pendekatan pembelajaran mereka. Penelitian ini juga dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang ini. Misalnya, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana cara efektif mengatasi miskonsepsi tersebut.
MODEL MASTER DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA PGMI Tantri Yundira; Rora Rizky Wandini
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2023.11.1.50-64

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan apakah kemampuan matematis siswa yang mengikuti pembelajaran MASTER (Motivating, Acquiring, Searching, Triggering, Exhibiting, and Reflecting) berbeda dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Yang mana dilakukan dengan penelitian pendekatan kuantitatif dan menggunakan model Desain Eksperimen Quasi. Rancangan penelitian digunakan dengan menggunakan Desain Grup Kontrol yang tidak sebanding. Studi ini melibatkan mahasiswa PGMI UINSU semester IV, dan menggunakan teknik pengambilan sampel probabilitas. Selain lembar observasi, wawancara terstruktur, tindakan pre-test, post-test, dan uji hipotesis; penelitian ini menggunakan uji T. Hasil menunjukkan bahwa siswa pgmi yang menggunakan model MASTER belajar berbeda dari siswa lainnya yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Uji sampel ganda T menunjukkan perbedaan sebesar -0.143 antara pre-test dan post-test kontrol, dan nilai sig. 2 tailed 0,000 < 0,05.
PELATIHAN PERANCANGAN KUIS BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DI KALANGAN GURU MADRASAH Sholihatul Hamidah Daulay; Rora Rizky Wandini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19833

Abstract

Pelatihan Perancangan Kuis Berbasis ICT merupakan sebuah pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan dukungan dan peningkatan kompetensi pedagogik kepada guru-guru Madrasah di lingkungan masyarakat sekitar. Pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam pembelajaran, dengan fokus pada perancangan kuis berbasis ICT. Selama pelatihan, dilakukan serangkaian kegiatan, dengan metode PAR termasuk pemaparan konsep perancangan kuis berbasis ICT, praktik langsung dalam pembuatan kuis, dan penerapan kuis dalam pengajaran. Guru-guru Madrasah dari berbagai tingkatan pendidikan dilibatkan dalam pelatihan ini. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kompetensi pedagogik guru-guru Madrasah dalam merancang dan mengintegrasikan kuis berbasis ICT dalam pembelajaran mereka. Para guru mengalami peningkatan pemahaman tentang bagaimana menggunakannya sebagai alat pembelajaran yang efektif dan merespon positif terhadap perubahan ini dalam pendekatan mereka. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif pada siswa yang belajar di Madrasah tersebut. Mereka lebih terlibat dalam proses pembelajaran dan mendapatkan manfaat dari penggunaan kuis berbasis ICT dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Hasil survei kepuasan menunjukkan bahwa guru-guru puas dengan pelatihan ini dan merasa lebih percaya diri dalam menggunakan ICT dalam pembelajaran. Pelatihan ini juga telah membuka peluang kolaborasi yang lebih baik antara Madrasah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan. Pelatihan ini menggambarkan bahwa pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan perancangan kuis berbasis ICT memiliki dampak positif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru-guru Madrasah dan kualitas pembelajaran di lingkungan Madrasah. Ini adalah langkah positif menuju peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat sekitar melalui pemanfaatan teknologi.
Pengaruh Penggunaan Media Counting Box Dalam Mengatasi Kesulitan Memahami Konsep Operasi Hitung Perkalian Matematika Kelas Rendah Vira Dwi Nanda; Rora Rizky Wandini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.972

Abstract

Tingkat pemahaman matematika siswa di SD IT Al-Hijrah 2 menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini. Hal itu disebabkan ketidakmampuan siswa dalam menguasai setiap indikator yang terdapat pada pemahaman konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman operasi hitung matematika dari indikator-indikator pemahaman konsep matematika dengan menggunakan media counting box pada siswa kelas III sekolah dasar. Peneliian ini menggunakan peneltian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 60 siswa kelas III SD IT Al-hijrah 2. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling untuk menenmukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan datan yang digunakan berupa lembar tes yang diberikan kepada siswa dan disertai dokumentasi. Berdasarkan hasil pergitungan uji statistik antara variabel penggunaan media counting box terhadap pemahaman operasi hitung perkalian siswa diperoleh nilai thitung didapat sebesar 11.771 sedangkn nilai ttabel dengan df 44 pada taraf signifikan 1,68023 dan nilai signifikan 0.000 lebih kecil dari nilai alpa 0,05 maka H0 ditolak H1 diterima. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa terdapat adanya pengaruh yang sangat signifikan terhadap pengaruh penggunaan media counting box dalam mengatasi kesulitan memahami operasi hitung perkalian matematikan kelas rendah siswa kelas III SD IT Al-Hijrah Kecamatan Percut Sei Tuan tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan yang tinggi dikarenakan siswa sudah memahami materi operasi hitung perkalian melalui treatment berupa alat peraga berhitung counting box.
Persepsi Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Aplikasi Al-Qur'an Berbasis Android dalam Pembelajaran Matematika Pangulu Abdul Karim; Rora Rizky Wandini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1114

Abstract

Penelitian ini berupaya menggali pandangan mahasiswa PGMI mengenai pemanfaatan aplikasi Al-Quran berbasis Android dalam lingkup pendidikan Matematika. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain Quasi Experimental One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan dua kelompok pembelajaran: kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Penelitian ini melibatkan mahasiswa kelas PGMI 4 dan PGMI 5 UIN Sumatera Utara. Temuan analisis data menunjukkan bahwa penggunaan Aplikasi Al-Quran berbasis Android dalam pendidikan Matematika menghasilkan keuntungan besar sepanjang perjalanan pembelajaran. Khususnya, ada peningkatan yang signifikan dalam kinerja akademik, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata posttest dari 63,57 pada kelompok kontrol menjadi 81,57 pada kelompok eksperimen.
Pengaruh Pembelajaran Matematika Interaktif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Rohanis Lutfiyyah Rahma; Rora Rizky Wandini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran matematika interaktif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan dua kelompok siswa, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran interaktif dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor pemecahan masalah sebesar 41,67% pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 9,8%. Data observasi mengungkap bahwa siswa di kelompok eksperimen lebih aktif, termotivasi, dan sering berdiskusi dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, hasil wawancara dengan guru mendukung temuan ini, di mana guru mengamati peningkatan antusiasme, partisipasi, serta keterampilan sosial siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika, partisipasi aktif siswa, dengan kata lain pembelajaran matematika interaktif berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran interaktif sebagai alternatif yang efektif dalam mengajarkan matematika untuk memperkuat kemampuan kognitif dan pemecahan masalah.