Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMANFAATAN LARVA BLACKxSOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) SEBAGAI PEREDUKSI SAMPAH ORGANIK DENGAN VARIASI JENIS SAMPAH DAN FREKUENSI FEEDING Muhammad Abrar Firdausy; Andy Mizwar; Muhammad Firmansyah; Muhammad Fazriansyah
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 7, No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v7i2.11948

Abstract

Sampah sudah menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Produksi sampah di dunia semakin meningkat, sedangkan laju pengurangan sampah lebih kecil dari pada laju produksinya, hal ini menyebabkan sampah semakin menumpuk. Berbagai upaya pemanfaatan sampah organik dengan teknologi baru telah dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis besar persentase kemampuan larva BSF dalam mereduksi sampah organik sayuran/buah-buahan dan lauk. Penelitian ini dilakukan dengan metode percobaan skala laboratorium. Sampah organik yang digunakan sebagai sampel adalah sampah yang berasal dari sampah makanan khususnya sampah  sayuran/buah-buahan  dan  lauk  dengan  frekuensi  feeding  sekali  dalam  3   hari.   Analisis   data   yang   digunakan   pada  penelitian   ini   yaitu  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 kali replikasi (pengulangan) dan metode analisis yang digunakan adalah Analysis of Variance (ANOVA). Berdasarkan penelitian ini, persentase terbesar reduksi sampah oleh larva BSF sebesar 74% dan berdasarkan persentase yang diperoleh ditentukan bahwa variasi jenis sampah sayuran/buah-buahan dengan frekuensi feeding sekali dalam 3 hari lebih efektif untuk menghasilkan persentase reduksi sampah yang optimal. Kata kunci: frekuensi feeding, jenis sampah, larva BSF, reduksi sampah organik.  Waste has become a serious problem for the community. Waste production in the world is increasing, while the rate of waste reduction is smaller than the rate of production, this causes waste to accumulate more. Various efforts to use organic waste with new technology have been carried out, one of which is by utilizing the larvae ofxBlack Soldier Fly (Hermetia illucens). The purpose of this study was to analyze the large percentage of BSF larvae' ability in reducing organic waste of vegetables/fruits and side dishes. This research was conducted by laboratory-scale experimental method. Organic waste used as a sample is garbage derived from food waste, especially vegetable / fruit waste and side dishes with feeding frequency once every 3 days. Data analysis used in this study is Complete RandomIzedxDesign (RAL) with 2 times replication (repetition) and the analysis method used is Analysis of Variance (ANOVA). Based on this study, the largest percentage of waste reduction by BSF larvae is 74% and based on the percentage obtained it is determined that variations in the type of vegetable/fruit waste with feeding frequency once in 3 days are more effective to produce an optimal percentage of waste reduction. Keyword: BSF larvae, feeding frequency, reduction of organic waste, types of waste.
PENYULUHAN TENTANG MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN ISLAMI BAGI PEMUDA DI KELURAHAN MONJOK BARAT KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM Muhammad Firmansyah; Abdul Manan; Iwan Harsono; Muhammad Irwan
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2021
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v1i2.37

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang (a) Arti dan prinsip-prinsip kewirausahaan syariah; (b) Merintis Kewirusahaan Islami; (c) Etika Bisnis Islami; (d) Karakteristik Wirausahawan Islami dan (e) Unsur-Unsur Wirausaha Islami.Untuk mencapai tujuan tersebut, solusi yang dilakukan adalah : memberikan pemahaman tentang (a) Arti dan prinsip-prinsip kewirausahaan syariah; (b) Merintis Kewirusahaan Islami; (c) Etika Bisnis Islami; (d) Karakteristik Wirausahawan Islami dan (e) Unsur-Unsur Wirausaha Islami. Kegiatan ini dapat dikatakan berjalan baik dan berhasil dilihat dari beberapa indikator yaitu: (a) Kehadiran peserta yang hadir melebihi setengah yang telah ditetapkan yang dihadiri oleh peserta baik laki – laki dan perempuan, (b) Diskusi dan tanya jawab yang memberikan gambaran tentang permasalahan yang dihadapi peserta terutama berkenaan langkah-langkah memulai atau merintis usaha, (c) Peserta bersedia untuk menjalankan usaha dengan memperhatikan ketersedian modal usaha dalam arti luas. Saran yang berkenaan dengan kegiatan ini adalah (a) Tim harus menindaklanjuti keinginan peserta untuk memberikan penyuluhan berkenaan dengan pemantapan pemahaman mengenai berwirausaha secara Islami maupun pemanfaatan modal usaha dengan prinsp-prinsip syariah; (b) Penyajian tim masih dalam bentuk ceramah, dikembangkan dalam bentuk pendidikan seperti mempraktekkan langkah-langkah memulai usaha dengan prinsip-prinsip Islami.
Penerapan Teknologi Reduksi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly Di TPA Telang Muhammad Abrar Firdausy; Muhammad Firmansyah; Andy Mizwar; Rizqi Puteri Mahyudin; Puteri Dinda Nur Aurora
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.645 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4455

Abstract

Kemampuan Larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai pereduksi sampah organik dapat meningkatkan jika sampel sampah mengalami penguraian. Proses penguraian sampah dapat dibantu oleh Effective Microorganism 4 (EM4). Pengabdiann ini bertujuan menerapkan teknologi reduksi sampah organik dengan menggunakan larva BSF. Kegiatan ini dilakukan selama 15 hari di TPA Talang Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari penyuluhan dan demonstrasi pengaplikasian teknologi untuk mereduksi sampah oragnik. Kegiatan penyuluhan berupa transfer pengetahuna terhadap mitra. Demonstrasi penerapan teknolgi reduksii menggunakan 8 bak plastic sebagai reactor dan 350 larva BSF. Persentase reduksi sampah terbesar diperoleh pada sampel sampah konsentrasi EM4 12 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 73%, sedangkan persentase reduksi sampah terkecil pada sampel sampah konsentrasi EM4 24 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 65%.
PERENCANAAN BANK SAMPAH DI DESA SUNGAI SIPAI KABUPATEN BANJAR Nadiar Iswanto; Muhammad Firmansyah
Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Vol 5 No 1 (2022): JERNIH
Publisher : Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jernih.v5i1.1422

Abstract

Bank Sampah merupakan satu upaya dalam memanfaatkan potensi timbulan sampah yang bernilai ekonomi di Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar. Bank sampah dinilai merupakan fasilitas pengelolaan sampah dengan konsep 3R yang efektif menyelesaikan masalah persampahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi potensi timbulan sampah yang bernilai ekonomi dan merencanakan bank sampah di Desa Sungai Sipai. Diketahuinya potensi timbulan sampah yang ada di Desa Sungai Sipai, khususnya sampah yang memiliki nilai ekonomi. Desa Sungai Sipai memiliki potensi timbulan sampah yang bernilai ekonomi sebesar 1.704,7 kg/hari dengan nilai ekonomi mencapai Rp 1.474.774/hari. Hal tersebut menunjukan perlu adanya pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi di Desa Sungai Sipai melalui perencanaan bank sampah. Perencanaan Bank Sampah yang dilakukan di Desa Sungai Sipai meliputi pengelolaan sampah, fasilitas bank sampah dan tata kelola bank sampah. Selain itu disertakan pula rancangan bangunan bank sampah dan rencana anggaran biaya perencanaan bank sampah sebagai upaya realisasi perencanaan ini.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM PEMINDAHAN SAMPAH “SURUNG SINTAK” DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Firmansyah; Bella Nadya Safitri
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v9i1.16110

Abstract

Sempitnya wilayah dan padatnya penduduk di Banjarmasin menyebabkan sulitnya mencari lahan untuk membangun TPS di setiap kelurahan sehingga satu TPS dapat melayani beberapa kelurahan. Tidak meratanya TPS di setiap kelurahan mengakibatkan beberapa wilayah pemukiman relatif jauh untuk menjangkau TPS tersedia. Permasalahan tersebut membuat Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin menciptakan sebuah inovasi baru yaitu “Surung Sintak”. “Surung Sintak” merupakan tradisi Kalimantan Selatan, yang berarti diserahkan dan diambil. Penerapan “Surung Sintak” pada inovasi pemindahan sampah yang diciptakan oleh DLH Kota Banjarmasin adalah sampah diserahkan oleh petugas pengumpul, yang kemudian akan atau diterima oleh petugas “Surung Sintak” untuk dimasukkan ke dalam truk pengangkut sampah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknis operasional pemindahan sampah “Surung Sintak” dan menganalisis efektivitas pemindahan sampah “Surung Sintak” dengan TPS Konvensional. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara dan observasi kepada pihak-pihak terkait. Penetapan daerah layanan Surung Sintak dilakukan dengan pihak kelurahan mengusulkan ke DLH Banjarmasin. Pengumpulan sampah dilakukan oleh petugas pengumpul. Pemindahan sampah dilakukan pada waktu dan lokasi yang telah disepakati bersama dengan estimasi waktu 2 jam pada satu titik layanan. Pengangkutan sampah dilakukan oleh satu orang supir (driver) dan tiga orang yang membantu, dengan alat pengangkut yaitu compactor truck. Dilihat dari jaraknya, pemindahan “Surung Sintak” lebih efektif dibandingkan membuang sampah ke TPS konvensional. Biaya operasional Surung Sintak lebih kecil Rp 87.300.000 dibandingkan TPS konvensional karena upah pekerja, pemeliharaan, dan kelengkapan untuk Surung Sintak lebih sedikit dibandingkan TPS konvensional. Kata Kunci: Efektivitas, Pemindahan Sampah, Surung Sintak.
Penerapan Design Thinking Pada Perancangan User Interface Aplikasi Supplier Sayur Steven Yesua Sutanto; Felix Kurniawan; Rheza Rijaya; Muhammad Firmansyah
MDP Student Conference Vol 1 No 1 (2022): The 1st MDP Student Conference 2022
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.491 KB)

Abstract

Abstract: Information Technology advancement enables everything to be done online. But basic needs, such as food cannot be replaced by technology advancement. With VeGo app, vegetable ordering on large amount by food company become more easy and more efficient, and also reduces shipping cost. This research aims for design thinking implementation on VeGo app user interface design. The result of this research is VeGo app prototype based on user experience analysis with design thinking to determine application effectivity and efficiency. This research consists of UI/UX designing based on design thinking method which consists of some steps which involves emphatize, define, ideate, prototype, and testing. After research to understand the problems, the solution is UI/UX design of VeGo app that able to solve the problems with design attractiveness score of 60.9% and usability score of 69.6%. Abstrak: Saat ini kemajuan teknologi membuat semua hal dapat dilakukan secara daring. Namun kebutuhan pokok khususnya pangan tetap tidak dapat digantikan dengan semua kemajuan teknologi. Adanya Aplikasi VeGo dapat mempermudah pemesanan sayur oleh usaha makanan dalam jumlah banyak dengan efisien serta mengurangi biaya operasional untuk logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan design thinking pada perancangan user interface Aplikasi Supplier Sayur VeGo. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rancangan prototype aplikasi VeGo dengan analisis user experience menggunakan design thinking untuk menentukan tingkat efektifitas dan efisiensi aplikasi dalam penggunaan-nya. Proses penelitian ini terdiri dari pembuatan rancangan UI/UX dengan metode design thinking yang memiliki beberapa tahap meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Setelah proses penelitian untuk memahami permasalahan, didapatlah solusi berupa design UI/UX dari aplikasi VeGo yang telah memenuhi kebutuhan dengan nilai ketertarikan tampilan 60.9% dan nilai kemudahan aplikasi 69.6%.
ANALISIS PROBLEMATIK INDUSTRI DARI JASA WARNET DENGAN METODE KONSTRUK SERVQUAL PARASURAMAN Muhammad Firmansyah
Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Riset Ilmu Akuntansi,
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurnalrisetilmuakuntansi.v1i1.21

Abstract

Internet cafes is a place which provides internet access infrastructure with a variety of connections and using computer as access device so that users can access the Internet and acquire services in the field of information technology. The purpose of this study is to find factors that exist in the service quality cafe business and know the dimensions of service quality are the most influential in the Internet service industry. The method used in the analysis is descriptive analysis Statistik, T test and regression analysis. With the object of a study internet cafes in Malang. From the results of research to know If construct originally by parasuraman etall initially 22 items consisting of 5 dimensions constituent, on a case study in the cafe reduced to 9 items, Gaps on Internet services as measured by the concept servqual. Produce a measure of quality service at the internet cafe. In this study the gaps in the service quality dimensions sequentially from the largest value to the smallest value is Assurance (-1.1115), Empathy (-1.0732), Responsiveness (-0.7834), Tangible (-0.1847) and Reliability (0.0191). Value of r = 1 = 100% means that the quality of service on Internet service can be described by the five constituent dimensionsthat is, empathy, reliability, assurance, responsiveness, and tangible. Standard error of estimate are at zero (0) proves that the regression model appropriate was used to predict the dependent variable or the quality of service.
BUDIDAYA IKAN LELE DAN TANAMAN KANGKUNG MELALUI SISTEM BUDIDAYA AQUAPONIK DI DESA SIDORAHARJO KECAMATAN KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK Miftakhul Jannah; Ahmad Lucky; Rama Ria Lesmana; Muhammad Firmansyah; Nia Suci Indaryani; Hanny Cherylla Jean Ananta; Julita Mega Purwanti; Reza Ayu Wulandari; Maria Evanirmala Subayang; Yana Jihan Almira; Wahyu Susiloningsih
Kanigara Vol 3 No 1 (2023): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v3i1.6865

Abstract

Aquaponic cultivation is a technique that is very easy to implement in Sidoraharjo Village because it has narrow land. Aquaponics is an aquaculture activity that is integrated with hydroponic activities. developing two different commodities, fish and vegetables in a   Maintenance system on narrow landAquaponic technology is a combination of aquaculture technology and hydroponic technology in  one system to optimize the function of water and space as a rearing medium. The plants will receive organic Aquaponic technology is a combination of aquaculture technology and hydroponic technology in  one system to optimize the function of water and space as a rearing medium. The plants will receive organic fertilizer automatically from the remaining feed and fish waste. The advantage of using aquaponic cultivation is that plant nutrients can be obtained from feces and leftover fish food that settles at the bottom of the pond, so that quality water is produced that meets standards for fish farming. The stability of dissolved oxygen in water will be obtained from a water recirculation system in the form of a shower that results in collisions with pool water. In addition, the production of plants cultivated with the aquaponic system will be better than conventional because of the availability of sufficient water and additional nutrients from fish feces and food scraps.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL’ALAMIN DI SMA NEGERI 2 MUARA BADAK Muhammad Firmansyah; Muhammad Nasir; Abu Bakar Idham Madani
Inspiratif Pendidikan Vol 12 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v12i2.45237

Abstract

This study aims to analyze and implement projects that support the strengthening of student profiles in aspects of Pancasila and Rahmatan Lil'alamin at SMA Negeri 2 Muara Badak. The projects involve Suara Demokrasi through the Election of Student Council Chair, Entrepreneurship with a focus on exploring the potential of the region through entrepreneurship, and Sustainable Lifestyle to realize plastic-free through the use of eco-bricks.
BEL SEKOLAH OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM UPAYA PENDISIPLINAN SISWA SD NEGERI REJOSO PINGGIR JOMBANG Prihatiningtyas, Suci; Ino Angga Putra; Onie Meiyanto; Muhammad Firmansyah; Febby Indah Oktavia; Serly Amelia
Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jai.v2i1.456

Abstract

AbstractAn essential component in the education work that all school members must consider is discipline in teaching and learning activities. A timeline always marks one example of a field according to a predetermined schedule, including entry schedules, changing subjects, and going home. Change of time is observed by ringing the school bell. The problems faced by the partners are the regulation of changing the allocation of time for each subject contained in the learning system, which still uses a manual bell so that the process of changing learning hours is not maximized, and the timeliness of the officers in ringing the bell to change class hours. Bell ringing is still done manually, so there are still obstacles in its application, including delays in ringing the bell. This activity aims to apply appropriate technology for automatic school bells using Arduino to discipline students. The problem-solving method in Community Partnership Program activities is through observation to analyze the situation and design a mechanical school bell based on the Arduino Uno microcontroller. The results obtained from this activity can reduce the obstacles encountered while using the manual bell so that the bell function can be increased effectively with this new system. The automatic bell system developed at SDN Rejosopinggir is a system-based Arduino Uno microcontroller where the system is equipped with various kinds of sounds that have been determined so that it is easy to operate the bell. The work program research conducted at SDN Rejosopinggir positively impacts the discipline of students when changing study bells or activities.Keywords: Arduino, Automatic School Bell, Discipline, Appropriate Technology AbstrakKomponen penting dalam dunia pendidikan yang harus diperhatikan oleh seluruh warga sekolah adalah kedisiplinan waktu kegiatan belajar mengajar. Salah satu contoh kedisiplinan selalu ditandai dengan ketepatan waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan meliputi jadwal masuk, pergantian mata pelajaran, dan pulang. Pergantian waktu ditandai dengan pembunyian bel sekolah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pengaturan pergantian alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada sistem pembelajaran masih menggunakan bel manual, sehingga dalam melakukan proses pergantian jam pembelajaran yang dilakukan belum maksimal, dan ketidaktepatan waktu oleh petugas dalam membunyikan bel tanda pergantian jam pelajaran. Pembunyian bel masih dilakukan secara manual sehingga masih ada kendala dalam penerapannya, diantaranya adalah keterlambatan dalam membunyikan bel. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna bel sekolah otomatis menggunakan Arduino sebagai upaya untuk mendisiplinkan siswa. Metode pendekatan penyelesaian masalah dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dilakukan melalui observasi untuk menganalisis situasi, lalu merancang bel sekolah otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Hasil dari kegiatan ini dapat mengurangi kendala yang dihadapi selama menggunakan bel manual, sehingga penerapan sistem yang baru ini dapat meningkatkan fungsi bel secara efektif. Sistem bel otomatis yang dikembangkan di SDN Rejosopinggir ini adalah sistem berbasis mikrokontroler Ardiano Uno. Sistem tersebut dilengkapi dengan berbagai macam suara yang telah ditentukan sehingga sangat memudahkan dalam mengoperasikan bel tersebut. Pelaksanaan program kerja yang dilakukan di SDN Rejosopinggir ini memberikan dampak positif bagi kedisiplinan para siswa di saat pergantian bel belajar atau kegiatan.Kata Kunci: Arduino, Bel Sekolah Otomatis, Disiplin, Teknologi Tepat Guna