Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Bahan Ajar Tanaman Obat Masyarakat Adat Ternate terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA di Kota Ternate Ermin, Ermin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.4071

Abstract

Keterampilan berpikir kritis memiliki peran yang sangat penting di dalam proses pembelajaran,namun selama ini guru belum memberdayakan keterampilan ini dalam setiap pembelajaran oleh karena itu keterampilan ini perlu dikembangan melalui penggunaan bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar tanaman obat masyarakat adat Ternate terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA di Kota Ternate. Penelitian in menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 52 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal tes. Data diperoleh dari skor pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan analisis kovariat (ANKOVA) dengan taraf signifikansi 5%. Jika hasil anakova menunjukkan signifikan maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT)Berdasarkan hasil dan pembahasam dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis tanaman lokal Ternate memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Setelah kemampuan awal siswa dikontrol, rata-rata postes terkoreksi keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas yang menggunakan bahan ajar tanaman lokal Ternate terbukti lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Perbedaan notasi pada rata-rata postes terkoreksi antara kedua kelas tersebut menunjukkan bahwa perbedaan keterampilan berpikir kritis bersifat signifikan pada taraf signifikansi 5%.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP di Kota Ternate Ermin, Ermin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.4075

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa SMP di Kota Ternate masih tergolong rendah, terutama dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari informasi. Pembelajaran konvensional yang dominan ceramah dan hafalan kurang memberikan kesempatan siswa berpikir secara kreatif dan reflektif. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif, seperti Project Based Learning (PjBL), yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui proyek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP di Kota Ternate. Penelitian in menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan Penelitian in menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 siswa. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL berpengaruh signifikan terhadap skor posttest keterampilan berpikir kritis, dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05). Rata-rata terkoreksi keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas model pembelajaran PjBL terbukti lebih tinggi dengan nilai 88,33 dibandingkan dengan kelas konvensional dengan nilai 77,51. Perbedaan notasi pada rata-rata posttest terkoreksi antara model pembelajaran PjBL berbeda signifikan pada taraf signifikansi 5% dengan kelas konvensional.