Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

BEBAN KERJA DAN BURNOUT PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT Pameria, Anita; Pradika, Jaka; Erwhani, Indri; Amelyadi, Amelyadi; Dwi Ariani, Desti; Amrullah, Syahid; Pratama, Kharisma
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v2i2.29

Abstract

Latar Belakang: Burnout merupakan kelelahan yang dialami oleh perawat akibat memiliki potensi beban pekerjaan yang tinggi sehingga berdampak pada kelelahan mental, fisik dan emosional selama berinteraksi dengan pasien terutama yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kondisi ini akan berdampak buruk dan dapat memengaruhi kualitas pelayanan serta keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan burnout pekerjaan pada perawat di ruang IGD RSUD Ade M. Djoen Sintang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 responden yang diambil menggunakan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner beban kerja dan burnout pekerjaan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Pengolahan data menggunakan program SPSS for windows versi 25 dan Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar beban kerja perawat adalah sedang sebanyak 25 responden (71,4%), sedangkan sebagian besar burnout pekerjaan perawat dengan kategori sedang sebanyak 29 responden (82,9%). Hasil Analisis bivariat uji chi square didapatkan p value = 0,049 < α=0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan burnout pekerjaan pada perawat di ruang IGD RSUD Ade M. Djoen Sintang. Diharapkan perawat IGD dapat menerapkan strategi pencegahan untuk meminimalkan risiko burnout dalam menjalankan tugasnya.
The Implementation of K3 Culture Towards Employee Productivity Umar, Risa Bernadip; Tahir G, Muhammad; Nuryani, Siti; Betan, Abu Bakar; Erwhani, Indri; Hartono, Hartono
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 4 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v1i4.166

Abstract

The implementation of an K3 culture really depends on the employee's level of knowledge, workload and work environment. Workers know about the risks that may occur, but because there is no sanction from the company, workers do not comply with the use of Personal Protective Equipment (PPE) in implementing K3. The aim of this research is to determine the implementation of K3 in the form of employee personal protective equipment in terms of the knowledge, workload and work environment factors of employees at PT. Bahana Prima Nusantara. This research uses a qualitative method that digs deeper into the extent of the implementation of personal protective equipment in the K3 culture on employee productivity, where the number of informants is 5 people. As for the data collection method, it consists of primary data obtained from interviews, while secondary data is obtained from other supporting data. The conclusion from the research results is that workers' lack of knowledge has an impact on employee work productivity, excessive workload can affect employee productivity, and a comfortable and enjoyable work environment will form a productive work culture.
Isolation and Identification of Bacteria Producing Antibiotic Compounds from The Rhizosphere of Avicennia Marina Against Pathogenic Bacteria in The Mangrove Ecosystem Area of West Kalimantan Khairillah, Yuyun Nisaul; Alang, Hasria; Haryanto, Haryanto; Fitriagustiani, Fitriagustiani; Erwhani, Indri; Purnamawati, Ditha Astuti; Rahmawati, Annisa; Surtikanti, Surtikanti; Triwahyuni, Adelia
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.12527

Abstract

Antibiotic resistance is a global problem in the health sector. The level of antibiotic resistance that occurs can be caused by several influencing factors, including 6 isolates of rhizosphere bacteria that were successfully isolated from the rhizosphere of the Avicenia marina plant. The purpose of this study was to isolate and determine the best minimum inhibitory concentration of rhizosphere bacteria of the A. marina plant and its effectiveness in inhibiting pathogenic bacteria S. aureus. This study is a quantitative research method using the isolation and characterization of rhizosphere bacteria, antagonistic test of rhizosphere bacteria and test of the results of the extraction of filtrate of rhizosphere bacteria culture of A. marina plants. The results of this study were (1) five of the isolates of bacteria that were successfully isolated were included in the Bacilus type and 1 isolate of bacteria included in the Cocobasil type; (2) there were 3 of the 6 isolates that could inhibit the growth of pathogenic bacteria S. aureus with an inhibition range of 10.04-4.42 mm; (3) Rhizosphere bacterial isolate (TN 1) is an isolate with the best inhibition diameter and is categorized as strong, namely 10.04 mm; (4) ethyl acetate extract of Rhizosphere bacterial isolate culture filtrate (TN 1), has a minimum inhibitory concentration of 0.50% against pathogenic bacteria S.aureus with an inhibition diameter of 7.18 mm which is better when compared to the positive control using chloramphenicol.
PENINGKATAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI KADER INTERAKTIF CEPAT ATASI STUNTING (KOKI CANTING) Maliya, Arina; Alfajri, Asri; Erwhani, Indri; Rosita, Riska; Pangarsi, Siti; Wuriani, Wuriani; Mulyani, Sri; Poncorini, Eti; Sumiyarsi, Ika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.790-795

Abstract

Pemerintah Kabupaten Boyolali meluncurkan Gerakan Cegah Stunting, Sayang Ibu, Sayang Anak Dengan Kader Remaja (GERCEP SIAR)  sebagai salah satu upaya  inovasi dalam aksi konvergensi penangan intervensi spesifik untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan yang terstruktur dan terintegrasi. Dalam pelaksanaannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama pengetahuan kader dalam berkomunikasi interaktif. Melihat hal tersebut maka tujuan PKM ini untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan kader kesehatan dalam komunikasi interaktif yang efektif untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Boyolali. Metode wawancara digunakan dalam survey yang melibatkan  44 Kader dari berbagai Puskesmas di kabupaten Boyolali. Hasil PKM didapatkan  enam domain yang salah satunya adalah Sumber daya dan edukasi untuk kader, terutama masalah komunikasi. Maka dibuatlah implementasi berbentuk seminra dan pelatihan tentang Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING). Tingkat pendidikan kader 2,27% SD, 13,64% SMP,59,09% SMA, 4,55% Diploma dan 20,45% Sarjana. Rata-rata nilai pretest adalah 89,52, sementara rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 93,39. Ini menunjukkan adanya kenaikan rata-rata sebesar 5,31% dari nilai awal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kegiatan Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING) sangat efektif dalam menambah wawasan dan pengetahuan kader dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat.
LITERASI KESEHATAN MENTAL ORANGTUA DALAM MENANGGULANGI MASALAH PERILAKU DAN EMOSI PADA ANAK USIA DINI Ariyanti, Sri; Erwhani, Indri; Kawuryan, Uji; Pramudia, Farhan; Fahreza, Hafidz Irman; Putri, Kalista Islami
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27877

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat khususnya orangtua murid dan guru akan pentingnya kesehatan mental pada anak usia dini melalui diskusi kesehatan mental serta pengalaman dalam mengatasi masalah perilaku dan emosi anak/ Menguatkan peran orangtua untuk menanggulangi terkait masalah perilaku dan emosi dengan membangun komunikasi efektif, mempelajari teknik release emosi negatif. Mempraktikkan cara mengelola emosi orangtua pada pengasuhan Anak Usia Dini. Peserta pada kegiatan ini adalah Guru TK Aisyiyah Bustanul Atfal dan orangtua murid yang berjumlah 34 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Seluruh peserta dapat mendemostrasikan cara mengelola emosi orangtua pada pengasuhan Anak Usia Dini sehingga akan membangun jiwa yang kuat dan mental yang sehat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI GENETALIA EKSTERNA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 GALING KABUPATEN SAMBAS Erwhani, Indri; Nurwati, Ida; Ratnasari, Ratnasari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32028

Abstract

Pelatihan Penanganan Choking Pada Anak Asuh di Panti Asuhan Tunas Melati Pontianak Hartono, Hartono; Erwhani, Indri; Jiu, Cau Kim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tersedak adalah kejadian dimana terdapat sumbatan pada jalan nafas oleh benda asing baik berupa makanan ataupun mainan yang menghalaingi aliran udara. Tersedak merupakan salah satu  kegawat daruratan yang bisa dicegah, tetapi pada kenyataannya sering kali terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Kemampuan mengenali tanda gejala serta kecepatan penanganan dapat menurun angka kematian akibat  choking / tersedak.The Office for National Statistic tahun 2017, menyatakan sepanjang tahun 2016 di Inggris terdapat 289 kasus kematian larena tersedak, dan angka tersebut naik  sebesar 17 % dari tahun sebelumnya, dan yang lebih mengejutkan lagi bahwa 91 % dari kasus terjadi pada kelompok umur 45 tahun, biasanya  banyak terjadi  kelompok usia anak-anak. Temuan lain yang terungkap adalah bahwa 85 persen dari kematian tersebut disebabkan oleh makanan. (detikhealth. 2017). Menurut Pusponegoro A.D, dkk., (2012).Penanaganan Choking atau tersedak terbagi atas 3 macam, yaitu meliputi back blow (tepukan punggung), abdominal thrust, (hentakan pada perut), disebut juga dengan manauver heimlich  dan chest thrust (hentakan pada dada)Sasaran Kegiatan : Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak asuh di panti asuhan tunas melati PontianakWaktu Kegiatan : Kegiatan dilakukan pada  bulan September 2020 – Maret  2021 dimulai dengan melakukan izin kegiatan, survey lokasi dan persiapan perlengkapan. Selanjutnya kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan penilaian kognitf setiap anak asuh peserta kegiatan , setelah itu melakukan pemberian materi dan demonstrasi penanganan choking  selanjutnya diakhir kegiatan kembali dilakukan pengukuran kognitif dan psikomotor pesertaEvaluasi : Kegiatan diikuti sebanyak 37 anak asuh. Peserta  antusias mengikuti pelatihan penanganan choking. Dari hasil yang dapat diukur pada saat kegiatan didapat peningkatan penegetahuan  dan psikomotor pada peserta tentang penanganan choking .