Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Dan Pendampingan UMKM Dompet Kulit Melalui Digitalisasi Marketing Berbasis Marketplace Untuk Menunjang Pemasaran dan Peningkatan Penjualan Agus Supriyatno; Qadar Ranggala; Hanifatul Riskiya; Ahmad Supratman; Dwi Pratiwi; Erna Warahmi; Keisha Zahwa R; Meysi Prameswari; Mochamad Fiqi Haikal; Rico Febrian; Syafiqa Chairunnisa; Tasya Fitriyaningsih; Wiwin Supriatna; Yovika Permatasari
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i1.47056

Abstract

UMKM dompet kulit yang berada di Desa Peusar merupakan salah satu pengrajin kulit yang memiliki potensi di Kabupaten Tangerang. UMKM ini belum menggunakan marketplace sebagai media pemasarannya karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dan menggunakan marketplace. Upaya pemasarannya tidak mampu meningingkatkan penjualan yang siginifikan dikarenakan Media Promosi Kurang Efektif. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan marketplace UMKM tersebut serta memberikan pendampingan dalam pengelolaannya secara berkelanjutan. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Beberapa kegiatan pengembangan dan pendampingan mencakup komunikasi dan koordinasi hingga proses pemecahan masalah, dengan fokus utama pada optimalisasi penggunaan marketplace Tokopedia, Instagram dan TikTok untuk UMKM dompet kulit. Diharapkan melalui pendampingan ini, UMKM dapat meningkatkan wawasan dalam pengelolaan marketplace secara efektif. Dengan adanya program pengembangan dan pendampingan ini, UMKM dapat memperluas pemasaran, menambah jumlah pelanggan, dan meningkatkan penjualan.
Characteristics of Risk Factors and Clinical Manifestations of Non-Hemorrhagic Stroke In Patients At Ibnu Sina Hospital, Makassar, 2023–2024 Muh. Althaf Firjatullah; Erlin Syahril; Suci Noviyanah Ansary; Moch. Erwin Rachman; Dwi Pratiwi
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Volume 11 No.2 November 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-hemorrhagic stroke is the most common type of stroke and a leading cause of morbidity and disability. This condition is generally triggered by blood flow disorders due to atherosclerosis, thrombosis, or embolism, with clinical manifestations such as sudden weakness, speech disorders, and decreased consciousness. In Indonesia, including South Sulawesi, the prevalence of stroke remains high, making the identification of risk factors and clinical symptoms crucial for optimal management. This study aims to describe in detail the risk factors for non-hemorrhagic stroke in patients recorded in the medical records of Ibnu Sina YW UMI Hospital in Makassar from 2023 to 2024, as well as to describe in detail the clinical manifestations of non-hemorrhagic stroke in patients recorded in the medical records of Ibnu Sina YW UMI Hospital in Makassar from 2023 to 2024. This study was conducted using a descriptive design through a cross-sectional approach. This type of research is quantitative. The results showed that the most dominant risk factor in non-hemorrhagic stroke patients at Ibnu Sina YW UMI Hospital in Makassar in 2023–2024 was hypertension (92.3%). Other risk factors found were family history (57.7%), genetic factors (53.8%), diabetes mellitus (23.1%), history of heart disease (13.5%), and dyslipidemia (11.5%). These findings indicate that the majority of patients had more than one risk factor, with hypertension being the main factor contributing to cerebral ischemia. The most common clinical manifestations were hemiparesis (90.4%), followed by vertigo (44.2%), ataxia (36.5%), aphasia (34.6%), nausea and vomiting (19.2%), and hemianesthesia (11.5%). This pattern shows that neurological deficits in the form of motor disorders are the most prominent symptoms in non-hemorrhagic stroke patients. This study shows that hypertension is the most dominant risk factor in non-hemorrhagic stroke patients, accompanied by family history and genetic factors. The most common clinical manifestations were hemiparesis, followed by vertigo, ataxia, and aphasia. These findings emphasize the importance of early detection of risk factors and recognition of characteristic neurological symptoms for the optimization of non-hemorrhagic stroke management.