Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : chemical engineering journal storage cejs

Kajian Formulasi Pembuatan Creambath Berbasis Minyak Kemiri Cut Rika Saffira; Sulhatun Sulhatun; Eddy Kurniawan; Syamsul Bahri; Rizka Mulyawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i2.7299

Abstract

Biji kemiri dapat diformulasikan sebagai creambath untuk melembabkan kulit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pengembangan formulasi dan pemanfaatan tanaman biji kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) sebagai bahan kosmetik yang memiliki banyak manfaat dan sangat diminati banyak negara luar, salah satunya yaitu sebagai pembuatan creambath. Berdasarkan hasil yang didapat sediaan creambath terbanyak di dapat pada sampel 16 dengan waktu pengadukan selama 8 menit dengan volume minyak 12,5 yaitu seberat 168,72 gram. Dan hasil produk creambath yang terkecil terdapat pada waktu pengadukan selama 2 menit dengan volume minyak 5% yaitu 98,43.5. Berdasarkan uji pH yang terdapat pada sediaan creambath di peroleh yaitu 6,3-7,5, nilai pH pada masing-masing creambath tersebut berada pada kisaran nilai pH yang terdapat pada SNI 16-4399-1996. Hasil uji organoleptik diperoleh standarisasi organoleptik creambath pada konsentrasi volume minyak 12,5% dengan waktu pengadukan selama 8 menit. Berdasarkan uji homogenitas waktu pengadukan 6-8 menit pada volume 5%-12% sediaan creambath yang   dihasilkan terbentuk sempurna (homogen). Dan pada hasil pengamatan stabilitas terhadap creambath pada suhu kamar 25oC dan suhu 35 oC creambath tidak mengalami perubahan tekstur warna dan bau. 
OPTIMASI ENERGI PADA PRODUKSI ETILEN GLIKOL DENGAN PROSES STERILISASI: STUDI SIMULASI MENGGUNAKAN ASPEN HYSYS DENGAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) Yus Mita; Nasrul ZA; Rizka Mulyawan; Leni Maulinda; Azhari Azhari; Ferri Safriwardy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.20353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi etilen glikol dari limbah etilen oksida hasil proses sterilisasi menggunakan simulasi Aspen Hysys dan metode Response Surface Methodology (RSM). Etilen glikol merupakan produk kimia penting yang banyak digunakan di berbagai industri, seperti otomotif, tekstil, dan plastik. Namun, proses produksi tradisional sering kali memiliki tantangan terkait konsumsi energi yang tinggi dan pembentukan produk sampingan yang tidak diinginkan. Dalam penelitian ini, limbah etilen oksida dari proses sterilisasi diolah kembali untuk menghasilkan etilen glikol dengan pendekatan yang lebih efisien secara energi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Aspen Hysys untuk memodelkan berbagai skenario operasional, termasuk variasi suhu, tekanan, dan fraksi uap. Optimasi dilakukan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dengan desain eksperimen Central Composite Design (CCD) untuk mengevaluasi interaksi antar variabel. Berdasarkan hasil prediksi RSM, kondisi optimal tercapai pada suhu 196°C, tekanan 14 atm, dan fraksi uap 0,6, yang menghasilkan kemurnian produk sebesar 99,85%, penghematan energi mencapai 55,869%, dan kapasitas produksi sebesar 15.176,596 kg/jam. Hasil simulasi aktual menunjukkan sedikit perbedaan dengan hasil prediksi, di mana penghematan energi tercatat sebesar 62,09%, kapasitas produksi 14.318,3067 kg/jam, dan kemurnian produk tetap berada pada angka 99,85%. Analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa suhu dan fraksi uap memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi energi dan kapasitas produksi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan kombinasi simulasi Aspen Hysys dan optimasi RSM efektif dalam meningkatkan efisiensi energi dan memaksimalkan hasil produksi etilen glikol.