Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Pada Keluarga Single Parent Rahayu Dwi Utami; Rita Nofianti; Dora Febriana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1024

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini akhir-akhir ini mendapat perhatian yang besar dari berbagai kalangan masyarakat. Bahkan pemerintah melalui UU RI No. 20/2003 membuktikan keseriusannya untuk memberikan layanan pendidikan untuk anak usia dini Perhatian besar pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini juga lebih terfokus lagi setelah Tahun 2011 dijadikan sebagai Gerakan Paudnisasi, sehingga dapat mendongkrak perhatian berbagai pihak baik secara formal, informal dan non formal. Anak usia dini dipandang sebagai individu yang baru mengenal dunia. Untuk itu ia belum mengetahui tata krama, sopan santun, aturan, norma, etika dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan kehidupan duniawi. Oleh karena itu seorang anak perlu dibimbing agar mampu memahami berbagai hal tentang kehidupan dunia dan segala isinya. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam pendidikan karakter anak usia dini pada keluarga single parent di Desa Klambir V, yakni nilai pendidikan agama dan moral, menanamkan nilai disiplin kepada anak usia dini yang orang tuanya adalah keluarga tidak utuh biasa disebut dengan single parent, serta menerapkan program hukuman dan pemberian hadiah atau reward kepada anak yang dikatakan berprestasi atau anak yang dapat menerapkan pendidikan karakter dalam kegiatan atau aktifitas sehari-hari. Pendidikan Karakter anak usia dini pada keluarga single parent di Desa Klambir V. Para orangtua atau keluarga yang single parent sudah menerapkan pendidikan karakter pada anak usia dini dengan baik, melalui metode pembiasaan, memberikan contoh (keteladanan). Meskipun keluarga tidak utuh ayah atau ibu tetap menanamkan pendidikan karakter sejak dini, melalui contoh-contoh yang sangat sederhana.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kerukunan Umat Antar Beragama Di Kel Kwala Begumit, Kec Stabat Kab Langkat Abdi Syahrial Harahap; Rita Nofianti; Nanda Rahayu Agustia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1025

Abstract

Tulisan ini bertujuan Kerukunan antar umat beragama merupakan aspek yang penting dalam mempertahankan keharmonisan masyarakat yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kerukunan umat antar beragama di Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, pemimpin masyarakat, dan anggota komunitas beragama di Kelurahan Kwala Begumit. Selain itu, observasi partisipatif juga dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang situasi sosial dan dinamika antar umat beragama di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kerukunan umat antar beragama di Kelurahan Kwala Begumit. Pertama, adanya komitmen tokoh agama dan pemimpin masyarakat dalam mendorong dialog antaragama dan kerjasama lintas agama. Kedua, keberadaan kegiatan-kegiatan lintas agama yang bersifat inklusif dan partisipatif, seperti dialog antaragama, kegiatan sosial bersama, dan kegiatan keagamaan yang melibatkan semua umat beragama.
Menggali Kearifan Lokal Etnis Banjar: Peran Orangtua dalam Membentuk Karakter Anak di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Abdi Syahrial Harahap*; Rita Nofianti; Nanda Rahayu; Dea Nitami Br. Ginting
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.24930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Etnis Banjar berasal dari Kalimantan Selatan. populasi etnis Banjar juga dapat ditemukan di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Utara. Seperti halnya etnis Banjar yang berada di Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal etnis Banjar di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, penelitian ini akan menganalisis peran Orang Tua Etnis Banjar dalam Membentuk Karakter pada Anak Melalui Kearifan Lokal di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan objek penelitian yang akan kami teliti adalah masyarakat etnis Banjar terhadap peran orang tua dalam membentuk karakter anak yang berada di Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kearifan lokal seperti baayun mulud, tula bala asba' mustakmir dalam membentuk pendidikan karakter anak di Desa Kota Rantang untuk membentuk karakter religius, jujur, toleran, disiplin dan bertanggung jawab pada anak melalui tradisi baayun mulud, 2) peran orang tua sangat menentukan dalam keberhasilan anak dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang ada di dalam kearifan lokal etnis Banjar yang ada di Desa Kota Rantang.
Analisis Deviant Behavior Dalam Keluarga {Parenting} Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di Desa Jati Sari Langkat. Rita Nofianti*; Sumarno Sumarno; Husna Farisah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penelitian ini mengeksplorasi Deviant Behavior atau perilaku menyimpang pada anak usia dini dan dampaknya terhadap perkembangan sosial dan emosional mereka. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mencermati bentuk-bentuk perilaku menyimpang seperti kekerasan fisik (mencubit, memukul), dan faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti lingkungan sosial desa, latar belakang pendidikan, dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan dampak negatif perilaku menyimpang terhadap perkembangan sosial dan emosional anak, termanifestasi dalam ketidakpercayaan diri, sifat pemalu, kecenderungan untuk diam, dan perkembangan kognitif yang tidak optimal. Penelitian ini menekankan bahwa perilaku menyimpang adalah hasil dari diferensiasi hubungan dalam keluarga dan berdampak signifikan terhadap perkembangan anak usia dini. Hal ini menunjukkan pentingnya intervensi dini dan pendukung dalam mencegah dan menangani perilaku menyimpang ini.
Peran Komunikasi Orang Tua Dalam Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak Di TK Negeri Pembina I Medan Asmidar Parapat; Munisa Munisa; Rita Nofianti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3327

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengkaji Peran Komunikasi Orang Tua Dalam Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak Di TK Negeri Pembina I Medan. Latar belakang penelitian adalah keterbelakangan kecerdasan anak pada awal semester, yang dikaitkan dengan kurangnya peran orang tua dalam memotivasi komunikasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran komunikasi orang tua dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa peran orang tua dalam keterampilan berkomunikasi memiliki tiga aspek: keterbukaan, empati, dan menjaga hubungan keluarga. Selain itu, peran orang tua dalam keterampilan berkomunikasi anak usia dini dapat meningkatkan kecerdasan bahasa, termasuk mendengarkan, menulis, membaca, dan berbicara. Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan bahasa anak pada tahap awal pendidikan.
Menggali Kearifan Lokal Etnis Banjar: Peran Orangtua dalam Membentuk Karakter Anak di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Harahap*, Abdi Syahrial; Nofianti, Rita; Rahayu, Nanda; Br. Ginting, Dea Nitami
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.24930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Etnis Banjar berasal dari Kalimantan Selatan. populasi etnis Banjar juga dapat ditemukan di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Utara. Seperti halnya etnis Banjar yang berada di Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal etnis Banjar di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, penelitian ini akan menganalisis peran Orang Tua Etnis Banjar dalam Membentuk Karakter pada Anak Melalui Kearifan Lokal di Desa Kota Rantang Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan objek penelitian yang akan kami teliti adalah masyarakat etnis Banjar terhadap peran orang tua dalam membentuk karakter anak yang berada di Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kearifan lokal seperti baayun mulud, tula bala asba' mustakmir dalam membentuk pendidikan karakter anak di Desa Kota Rantang untuk membentuk karakter religius, jujur, toleran, disiplin dan bertanggung jawab pada anak melalui tradisi baayun mulud, 2) peran orang tua sangat menentukan dalam keberhasilan anak dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang ada di dalam kearifan lokal etnis Banjar yang ada di Desa Kota Rantang.
Efektivitas Play Therapy dalam Pengendalian Emosi Anak Usia 3 sampai 5 Tahun Ristra Sandra Ritonga; Rita Nofianti; Daud Arifin; Sabrina Patuzahra
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol. 11, No. 1: Mei 2024
Publisher : diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Sriwijaya Jl. Palembang Prabumulih KM 3.2 Palembang-Indonesia Email: jkk@fkip.unsri.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jkk.v11i1.14

Abstract

Early childhood is only able to express emotions by crying which in the end will become a tantrum in early childhood. One therapy that can be implemented is play therapy where children can easily express their emotions by playing, such as coloring and so on. This research was carried out using the meta analysis method so that the research results were obtained based on previous research. Meta analysis was carried out on eleven journals taken from Google Scholar and Eric Journal. The results of his research explained that almost all the journals that were used as informants for the results of his research explained that play therapy was very suitable for controlling the emotions of early childhood.
Improving Children's Language Skills Learning through Storytelling Method Using the Story Tree Media in Group B at Al Atfal Qusqazah Inclusive Kindergarten Medan Rita Nofianti; Nanda Rahayu Agustia; Putri Aulia
International Journal of Society and Law Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/ijsl.v2i3.337

Abstract

The background of this study is the children's limited vocabulary, their inability to construct sentences from existing pictures, and their struggle to express opinions and thoughts on various topics. The objective of this research is to describe how children's language skills can be improved through the storytelling method using the story tree media for Group B at Al Atfal Qusqazah Inclusive Kindergarten in Medan. This study employs a classroom action research method. The findings indicate that the improvements made to language skills using the storytelling method through the story tree in Group B at Al Atfal Qusqazah Inclusive Kindergarten resulted in enhanced language abilities among the children. This is evident from the changes observed in Cycle 1, where 2 children were still "Not Yet Developing" (BB) and 2 children were "Developing as Expected" (BSH). After Cycle 2, only 1 child remained at the BB level, while 2 children had achieved the "Very Well Developed" (BSB) rating.
Method Of Writing Arabic Letters Follow The Line To Improve The Closeness Between Mothers And Early Children Asmidar Parapat; Rita Nofianti; Silvia Tri Swara
International Journal of Society and Law Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mothers have the responsibility to educate and guide their children in the learning process. Writing the Qur'an is a very important skill for children to have. One of the learning processes that combines learning the Qur'an and children's psychomotor activities in the follow the line method. This study aims to determine how the process of applying the Qur'an writing method in fostering closeness between mothers and children. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were obtained through periodic observation, interviews, and documentation from three pairs of mother and child participants. The research was selected through a purposive sampling method. The criteria for research subjects were six-year-old children who had difficulty writing the Qur'an and lacked closeness with their mothers. The results of this study are: The application of the Qur'an writing method follow the line to increase closeness between mothers and children was successful, closeness with mothers was well established through the learning process of writing the Qur'an follow the line together, children's ability to write the Qur'an has increased and developed. The conclusion is that the Qur'an writing method follow the line can be used to improve the psychological development of mothers and children.
PENDIDIKAN RESPONSIVE GENDER MELALUI PENGASUHAN ORANGTUA UNTUK ANAK USIA DINI DI RA AL-IKHLAS KONGGO KECAMATAN SUNGGAL KAB DELI SERDANG. Nofianti, Rita; Munisa, Munisa; Dewi, Sri Kesuma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26543

Abstract

Pendidikan Responsif Gender merupakan pendekatan yang penting dalam pengasuhan anak usia dini, terutama di Raudhatul Athfal (RA), untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung perkembangan anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pengasuhan orangtua dalam menerapkan pendidikan responsif gender di RA Al-Ikhlas Konggo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua di RA Al-Ikhlas Konggo memiliki kesadaran yang tinggi terkait pentingnya pendidikan responsif gender dalam pengasuhan anak. Mereka menggunakan pendekatan yang inklusif dan memberikan perhatian khusus terhadap perbedaan gender dalam memperlakukan anak-anak. Selain itu, orangtua juga aktif dalam memberikan pemahaman pada anak-anak tentang kesetaraan gender dan mengajarkan nilai-nilai kesetaraan melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran orangtua dalam mendorong pendidikan responsif gender di lingkungan pendidikan anak usia dini, serta perlunya dukungan dari lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menyediakan pelatihan dan sumber daya yang mendukung implementasi pendidikan responsif gender.