Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Penyelesaian Kepailitan Perbankan Syariah Di Pengadilan Niaga Dalam Putusan No.01/Pdt-Suspkpu/2015/Pn Niaga Medan Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam Kadariah, Siti; Harahap, Pangeran; Sugiono, Sukiati
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang landasan hukum dalam penyelesaian kepailitan pada pembiayaan musyarakah dan murabahah di Pengadilan Niaga dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn, Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Apakah dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn sudah sesuai dengan prinsip syariah yang berlandaskan pada teori ekonomi Islam. Metode penelitian yang akan digunakan dalam riset ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian secara rinci tehadap satu subyek tertentu, dan satu kumpulan dokumen.penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang diperoleh penyusun berdasarkan data di lapangan, yaitu di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan penyusun adalah pendekatan normatif, pendekatan normatif adalah pendekatkan masalah dengan melihat dan melihat suatu pembahasan suatu permasalahan dengan menitikberatkan pada aspek hukum Islam pada penelitian ini berlandaskan pada hukum Islam yang sudah di fatwakan melalui fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN),KHES,KHAES, dan kitab-kitab Fiqih.Teknik Pengumpulan yang digunakan oleh penulis untuk mengumpulkan data-data penelitian adalah dengan menggunakan metode wawancaradengan Bapak Jamaluddin, S.H, M.H (Humas &Hakim Pengadilan Negeri Medan) dan menggunakan metode dokumentasi penyusun mengumpulkan dokumen-dokumen mengenai surat putusan perbankan syariah yang diputuskan di Pengadilan Negeri Medan dan dokumen lain sebagai pendukung.
Analisis Penyelesaian Kepailitan Perbankan Syariah Di Pengadilan Niaga Dalam Putusan No. 01/Pdt-Suspkpu/2015/Pn Niaga Medan Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam Kadariah, Siti; Harahap, Pangeran; Sugiono, Sukiati
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, Vol. 9, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang landasan hukum dalam penyelesaian kepailitan pada pembiayaan musyarakah dan murabahah di Pengadilan Niaga dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn, Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Apakah dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn sudah sesuai dengan prinsip syariah yang berlandaskan pada teori ekonomi Islam. Metode penelitian yang akan digunakan dalam riset ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian secara rinci tehadap satu subyek tertentu, dan satu kumpulan dokumen.penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang diperoleh penyusun berdasarkan data di lapangan, yaitu di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan penyusun adalah pendekatan normatif, pendekatan normatif adalah pendekatkan masalah dengan melihat dan melihat suatu pembahasan suatu permasalahan dengan menitikberatkan pada aspek hukum Islam pada penelitian ini berlandaskan pada hukum Islam yang sudah di fatwakan melalui fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN),KHES,KHAES, dan kitab-kitab Fiqih.Teknik Pengumpulan yang digunakan oleh penulis untuk mengumpulkan data-data penelitian adalah dengan menggunakan metode wawancaradengan Bapak Jamaluddin, S.H, M.H (Humas &Hakim Pengadilan Negeri Medan) dan menggunakan metode dokumentasi penyusun mengumpulkan dokumen-dokumen mengenai surat putusan perbankan syariah yang diputuskan di Pengadilan Negeri Medan dan dokumen lain sebagai pendukung
HUKUM MELAKUKAN PENIMBUNAN HARTA/MONOPOLI (IHTIKÂR) DALAM PERSPEKTIF HADIS Sukiati Sukiati
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 33, No 2 (2009)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v33i2.183

Abstract

Abstract: The Legal Position of Monopoly (ihtikâr ) in Hadîts Perspectives. One of the functions of prophetic traditions (hadîts) is to provide explanation for the Qur’anic injunctions. In line with this function, no single verse did the Qur’an deal with the issue of monopoly. Monopoly is a kind of social dealing or trading that causes the society suffer at the most. The merchant hoards certain goods and monopolizes the market when the supply decreases while the demand raises, and when social demand reaches its peak, the merchat releases the goods and sells them in very high prices. Through close reading of the prophetic tradition, the author argues that there can be found some tenets which expressedly prohibit such practice. This essay attempts to examine the validity of monopoly related prophetic traditions and concludes that their validity can be achieved.Kata Kunci: ihtikâr, takhrîj, ekonomi Islam
THE PRACTICE OF HIBAH AS A SUBSTITUTE HEIR AMONG THE JAVANESE FAMILY Sukiati Sukiati
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 42, No 1 (2018)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v42i1.552

Abstract

Abstract: This paper is an attempt to discuss the tradition of bequest or hibah as an inheritance, in which the wealth is distributed before the parents passed away among Javanese Family in Selesai Langkat. Data collection used qualitative method and phenomenology approach. Data analysis used descriptive analysis. The data from the field was collected, processed, reduced and then concluded. It is concluded that there are three patterns of giving hibah: the first, the treasure is granted entirely to the heirs before the heirs passed away. The surviving heir is usually set aside for living expenses and needs. The heir is usually living with the youngest child called, the ‘ragil.’ When he dies, the child who tookcare will inherit the wealth. Second, inheritance is distributed after the heir dies. Third, families who are prosperous in terms of economics usually give grants to all children in the form of fields and houses.Abstrak: Praktik Hibah sebagai Ahli Waris Pengganti di Kalangan Masyarakat Jawa. Tulisan ini bertujuan mendiskusikan tradisi memberikan hibah sebagai harta warisan, di mana pewaris sendiri belum meninggal dunia, di kalangan Masyarakat Jawa Selesai Langkat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dianalisis secara deskriptif. Data dari lapangan dikumpulkan, diolah, direduksi dan ditarik kesimpulan. Tulisan ini menyimpulkan terdapat tiga pola pemberian hibah sebagai pengganti harta warisan. Pertama, harta dihibahkan seluruhnya kepada ahli waris sebelum pewaris meninggal dunia. Bagian pewaris yang masih hidup biasanya disisihkan untuk biaya hidup dan kebutuhannya. Pewaris biasanya tinggal bersama anak ragil (bungsu). Bila ia meninggal dunia, maka anak yang merawatnya inilah yang mewarisi bagiannya. Kedua, harta warisan dibagikan setelah pewaris meninggal dunia. Ketiga, keluarga yang cukup sejahtera dari segi ekonomi biasanya memberi hibah kepada semua anaknya berupa ladang dan rumah.Keywords: Islamic jurisprudence, hibah, substitute heirs, inheritance, Java family
PENENTUAN LOKASI BASIS DAN NON BASIS PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) MENGGUNAKAN METODE LOCATION QUOTIENT (LQ) Toto Iswanto; Maya Widyastiti
EKOLOGIA Vol 22, No 1 (2022): EKOLOGIA : JURNAL ILMIAH ILMU DASAR DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/ekologia.v22i1.4892

Abstract

The corona virus pandemic that has hit the entire world is a threat to the order of people’s lives in all field so it must be solved quickly. This study aims to determine the location of the Basic and non-Basic of the spread of corona virus in Lubuk Besar district, Province of Bangka Belitung Island. Data used is this study are the number of population and the number of COVID-19 cases in Lubuk Besar district, Bangka Belitung Province. This research is a descriptive type of research with a quantitative approach using the Location Quotient Method. The results showed that in January 2021 there are 4 villages that became the basis location for the spread of the corona virus, i.e. Kulur Village with LQ value is 1.634581, Kulur Ilir Village with LQ value  is 1.618289, Lubuk Besar Village with LQ value is 1.914148, and Perlang Village with LQ value is 1.412130, and the other villages are non-basic. In February 2021 the villages that became the basis are Kulur Ilir Village with LQ value is 1.182939, Perlang Village with LQ value is 1.376094, and Trubus Village with LQ value is 2.996931, and the other villages are non-basic location. In March 2021, Perlang Village with LQ value is 1.184505 and Trubus Village with LQ value is 5.600585 became the basis for the spread of the corona virus, and the other villages are non-basic location.
Analisis Penyelesaian Kepailitan Perbankan Syariah Di Pengadilan Niaga Dalam Putusan No.01/Pdt-Suspkpu/2015/Pn Niaga Medan Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam Siti Kadariah; Pangeran Harahap; S Sukiati
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, VOL. 9, NO. 1, 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.044 KB) | DOI: 10.58836/jpma.v0i0.3965

Abstract

This study aims to explain the legal basis for bankruptcy settlement on musyarakah and murabahah financing in the Commercial Court in the decision No.01 / Pdt-Sus-PKPU / 2015 / PN Niaga Mdn, this study aims to explain whether in the decision No.01 / Pdt-Sus-PKPU / 2015 / PN Niaga Mdn is in accordance with sharia principles based on Islamic economic theory. The research method that will be used in this research is qualitative research methods that arefield research, namely detailed research on one particular subject, and one document. This research is a qualitative research obtained by compilers based on data in the field, namely in the Medan District Court, North Sumatra. The research approach used by the compiler is a normative approach, the normative approach is to approach the problem by seeing and seeing a discussion of a problem with emphasis on legal aspects Islam in this study is based on Islamic law which has been interpreted through the fatwa of the National Sharia Council (DSN), KHES, KHAES, andbooks Fiqh. The collection technique used by the author to collect research data is by using the interview method with Mr. Jamaluddin , SH, MH (Public Relations & Judges of the Medan District Court) and using the compiling documentation method to collect documents regarding sharia banking decision letters which were decided at the Medan District Court and other supporting documents.
PENGALIHAN ZAKAT FISABILILLAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM MENURUT YUSUF AL-QAR¬aW (Sebuah Penelitian Hukum Islam Filosofis)´ SUKIATI SUKIATI
FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol 1, No 2 (2015): 11 Articles, Pages 189-351
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.3 KB) | DOI: 10.24952/fitrah.v1i2.322

Abstract

Abstrak: The majority of ulama maintain that fi sabilillah who is doing war in the name of Allah. However, the rest says that fi sabilillah has boarder meaning that is who good deeds in the name Allah for human being. Interestingly, Yusuf Qardhawi maintains the meaning of fisabilillah of the majority and adds that this meaning includes other activities that bring us closed to Allah and human falah. By this, it is also said that zakah for fisabilillah could be put into public needs and social interest in the name of Allah Keywords: Zakat, Zakat fi Sabilillah, Yusuf Qaradawi, public interest Abstract: Banyak ulama mengatakan bahwa fisabililillah adalah orang yang berperang untuk mempertahankan agama Allah. Namun, sebagian lagi mengatakan bahwa fisabilillah memiliki makna yang lebih umum yang mencakup makna siapa saja yang berjuang dijalan Allah. Oleh karena itu, mayoritas mengatakan bahwa zakat fisabilillah hanya diberikan kepada mereka yang berjuang dan berperang di jalan Allah. Menariknya, Yusuf Qardhawi mempertahankan pandangan mayoritas ulama ini dan menambahkan makna fisabilillah memiliki makna yang lebih umum dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dan kemasalahan umat. Dikatakan juga bahwa zakat fi sabilillah boleh dialihkan untuk kepentingan umum selama itu masih memperjuangkan agama Allah..Kata Kunci: Zakat, Zakat fi Sabilillah, Yusuf Qardhawi, kepentingan umum
KEKERASAN ANAK DALAM KELUARGA MUSLIM BATAK TOBA SELAMA MASA PANDEMI DI KABUPATEN DAIRI Zainul Fuad; Sukiati Sukiati; Jamadun Silalahi
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 9, No 02 (2021): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v9i02.2180

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak selama masa pandemi yang dilakukan oleh orang tua yang ada di Kabupaten Dairi, Untuk mengetahui cara  merumuskan  bentuk perlindungan hukum terhadap kasus-kasus  kekerasan terhadap anak berdasarkan Undang-undang Nomor. 35 tahun 2014 dan Hukum Islam, dan Untuk menganalisis tindakan hukum dan upaya yang dilakukan oleh masyarakat setempat baik itu tokoh masyarakat tokoh adat dan pemuka Agama sebagai pemecahan masalah dalam tindakan kekerasan anak. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif, sifat penelitian dalam penulisan ini adalah deskriftif analitis. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, dengan pendekatan studi kasus (case approach), pendekatan perundang-undangan (Statute Approach). Sumber datanya yaitu data primer dan sekunder, teknik pengumpulan datanya yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah mengabaikan atau tidak memperdulikan seorang anak termasuk kekerasan kepada anak disebut juga Emotional abuse, Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman orangtua atau seorang ibu tentang bentuk-bentuk kekerasan pada anak masih sangat minim. kekerasan, yang berarti suatu tindakan yang melukai fisik seperti menghina, mempelototi, membandingkan, menyalahkan, mengancam dan mengabaikan tidak dianggap sebagai suatu bentuk kekerasan terhadap anak. faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekerasan anak selama masa pandemi yaitu seperti:Faktor ekonomi, Faktor keagamaan, Faktor pendidikan, Faktor lingkungan. 
Fulfillment of Nafkah For The Family Of The Tablighi Jamaat During Khuruj Fisabilillah (A Case Study of The Tablighi Jamaat In Medan) Sukiati Sukiati; Pagar Pagar; Muhammad Edwan Roni; M. Fajri Syahroni Siregar
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 9, No 02 (2021): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v9i02.1778

Abstract

This activity Tablighi Jamaat often raises people's questions about how to fulfill their family's nafkah during khuruj fisabilillah, especially those in the city of Medan, and how does it conform to the Positive Law and the Compilation of Islamic Law applicable in Indonesia. Through observation and interviews as primary data linked to the relevant literature, it was found that there were several cases whose livelihoods were not met. however a way of fulfilling a living has actually moved to the aspect of ukhuwah where members of the Tablighi Jamaat who are not khuruj actively provide material support to families who are left behind by khuruj fisabilillah, which is then called nusroh ahliyah so that in general efforts Fulfillment of family livelihoods when khuruj fisabilillah the ideal concept as it’s stated in Article 34 of Law no. 1 of 1974 concerning Marriage and Article 80 of the Compilation of Islamic Law, as well as the opinion of the scholars of the Shafi'i mazhab. However, it is suggested to the members of the Tablighi Jama'at that they should further improve their religious education for their family members so that they are mentally and spiritually living independently during the khuruj fisabilillah activities, and to the leaders of the Tablighi Jamaat to provide full and complete assistance at the stage before departure, so that there is no longer a family of Tablighi Jama'ah whose livelihood is neglected when they leave khuruj fisabilillah, so that they are able to give a very positive impression on the general public, especially the city of Medan
Implementasi Peraturan Zakat Terhadap Konsep Amil di Masjid Medan Utara Ingah Maulana; Sukiati Sukiati; Syafruddin Syam
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 9, No 02 (2021): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v9i02.1781

Abstract

This study aims to understand and analyze: 1. The understanding of the administrators of the Mosque Prosperity Agency in North Medan regarding the concept of amil zakat, 2. The extent to which zakat regulations regarding amil zakat are implemented in North Medan mosques, and 3. What factors influence the implementation of zakat regulations. on the concept of amil in the North Medan mosque. The type of research that the researcher conducts is empirical research with a sociological legal approach, and the nature of this research is qualitative-descriptive-inductive. The subject of this research is the mosque community or BKM in North Medan. Primary data were obtained by researchers through interviews, as well as questionnaires (questionnaires) that researchers gave to 46 (forty six) BKMs in all urban villages in North Medan. The results of the study show that: 1. The majority of BKM in Majid Medan Utara in the period before 2020 understood that KUA was the institution authorized to raise zakat amil at the North Medan mosque (81% of all respondents). The factors that influence the implementation of zakat regulations on the concept of amil are: first, the lack of education to the mosque community about zakat regulations; second, the lack of socialization of zakat regulations; and third, the narration of the Islamic State has not yet been completed.Keywords: Implementation, Zakat Regulation, Amil, North Medan Mosque.