Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu: Penelitian Nia Sulistari Palugu; Arniawan; Matius Paundanan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5341

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius, sehingga memerlukan penanganan dan pengelolaan secara berkelanjutan. Upaya manajemen perawatan diri menjadi aspek penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah serta menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Keberhasilan perawatan diri tidak terlepas dari peran dukungan keluarga, baik dalam bentuk dukungan emosional, pemberian motivasi, maupun bantuan nyata dalam kepatuhan pengobatan dan penerapan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta menggunakan desain potong lintang (cross sectional). Jumlah populasi penelitian terdiri dari 783 pasien hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Dari populasi tersebut, ditetapkan sebanyak 89 responden sebagai sampel penelitian melalui teknik proportionate stratified random sampling agar setiap strata populasi terwakili secara proporsional. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau nilai signifikansi α = 0,05. Hasil analisis penelitian memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna dengan tingkat kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan kemampuan pasien hipertensi dalam melakukan manajemen perawatan diri. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,423 dengan signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) mengindikasikan bahwa peran keluarga memiliki kontribusi penting dalam mendukung perilaku perawatan diri pasien. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu.
Health Risk Assessment of Lead (Pb) and Copper (Cu) Contamination in Sediments of Palu Bay, Indonesia Paundanan, Matius; Hikmah, Sitti Ainun; Zulfa, Nely
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026): Gema Lingkungan Kesehatan (on progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v24i1.446

Abstract

Heavy metals are persistent environmental pollutants that tend to accumulate in coastal sediments and may pose long-term ecological and human health risks. This study evaluated the concentrations of lead (Pb) and copper (Cu) in surface sediments of Palu Bay, Central Sulawesi, Indonesia, and assessed potential non-carcinogenic and carcinogenic health risks through dermal exposure. Sediment samples were collected from ten stations representing residential areas, ports, river estuaries, and relatively open zones. Concentrations of Pb and Cu were analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) after acid digestion. Sediment contamination was evaluated using the contamination factor (CF) and geoaccumulation index (Igeo), while human health risk assessment (HRA) followed U.S. EPA guidelines. Mean concentrations of Pb and Cu were 6.61 ± 3.64 mg/kg and 20.70 ± 8.83 mg/kg, respectively, and were below international sediment quality guidelines (CCME and ANZECC). CF values (<1) and negative Igeo values indicated low contamination levels. The hazard quotient (HQ) and hazard index (HI) for dermal exposure were below the threshold of concern (HI < 1), suggesting no significant non-carcinogenic risk. Carcinogenic risk (CR) for Pb was within the acceptable range (10⁻⁶–10⁻⁴). Overall, surface sediments in Palu Bay show low levels of Pb and Cu contamination and currently pose minimal health risk through dermal contact. The results provide baseline data to support future monitoring and coastal management strategies.