Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Semantik

SISTEM INFORMASI PENATAAN RUANG PROVINSI JAWA TENGAH Budi Harjo; Amiq Fahmi, M. Kom
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.14 KB)

Abstract

Provinsi Jawa Tengah terbagi atas 26 kabupaten dan 9 kota. Wilayah Provinsi Jawa Tengah yang luas butuh penataan ruang yang baik untuk membangun dearahnya berdasarkan kondisi geografis yang ada. Namun sampai saat ini belum ada suatu sistem yang bisa memberikan informasi geografi yang up todate bagi para pemimpin daerah kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk perencanaan Pembagunan. Penelitian dilakukan di Dinas Cipta karya dan Tata Ruang Jawa Tengah, metode pengembangan sistem menggunkan model waterfall terdiri atas Analisis, Design, Coding, Testing, dan maintenance. Hasil penelitian berupa Sistem Informasi Penataan Ruang Pronvinsi Jawa Tengah yang bisa menginformasikan kondisi geografis up todate yang dikirimkan(upload) oleh masing-masing kabupaten/kota, dan juga memberikan kesempatan warga untuk memberikan masukan dalam rangka proses Penataan Ruang Jawa Tengah.Kata kunci : Sistem Informasi, Penataan Ruang, Provinsi Jawa Tengah
PEMODELAN PROFIL DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Pujiono Pujiono Pujiono; Fahmi Amiq
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.098 KB)

Abstract

The development of education sector at this time to get serious attention because of the development of education, have a very positive impact in improving morale and intelligence of this nation. One of the districts in Semarang that has the potential of good education is Bringin. Although the district is located on the side of Semarang district, but the district has good potential prospects. Presentation of information in Beringin at the moment still require development, this is because information about the location of education is still lacking. The information displayed only the name and type of school, while other information such as distance, transport and other infrastructure that support is not yet available. With a Geographic Information System (GIS), the presentation of information education in Beringin can be done through exposure in the form of digital data or information related to the geographical conditions of a region. It aims to further develop a more reliable information so as to provide ease of both service-related education. The accuracy of information in Beringin that is related to the existence of an educational destination in a region will be very necessary to be a guideline of the agency concerned.Keyword : education information, digital information, GIS
DESAIN MODEL SISTEM UJIAN ONLINE Amiq Fahmi
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.72 KB)

Abstract

Tingkat kelulusan merupakan salah satu indikator keberhasilan yang dicapai oleh sekolah melalui tahap Ujian Akhir Nasional (UAN). Data kelulusan tahun 2009 di Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri maupun Swasta yang mengikuti UAN tercatat sebanyak 11.488 siswa, 10.941 siswa (95,24%) dinyatakan lulus dan 547 siswa (4,76%) tidak lulus.Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Semarang. Dalam merancang bangun sistem ujian online ini peneliti menggunakan metode penelitian model incremental dengan filosofi prototipe iteratif dengan menggabungkan elemen-elemen model sekuensial linear (system development life cycle) yang terdiri atas kegiatan analisis, desain dan implementasi sistem.Hasil dari penelitian ini adalah perangkat lunak sistem ujian online yang mampu menyediakan database soal, baik soal UAN maupun soal-soal khusus yang diberikan oleh guru mata pelajaran UN berdasarkan SKL (standar kompetensi lulusan). Soal-soal tersebut dapat diakses oleh siswa menggunakan jaringan internet pada jam sekolah maupun diluar jam sekolah. Soal dilengkapi dengan kunci jawaban dan cara penyelesaian soal. Dengan model pengacakan soal pada database secara random diharapkan soal-soal ujian yang keluar dapat bervariasi, dinamis, tidak mudah dihapal dan dapat menjangkau semua SKL.Kata Kunci : Perangkat lunak sistem ujian online, soal, guru, siwa.
INTEGRASI PERINGKAS DOKUMEN OTOMATIS SEBAGAI FEATURE REDUCTION PADA CLUSTERING DOKUMEN Abu Salam; Catur Supriyanto; Amiq Fahmi
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.638 KB)

Abstract

Clustering dokumen merupakan proses pengelompokan dokumen yang memiliki kesamaan topik, clustering dokumen memudahkan pengguna menemukan dokumen yang diinginkan. Dalam proses clustering dokumen, dokumen direpresentasikan menggunakan Vector Space Model (VSM). Masalah dalam VSM adalah matrik term-dokumen biasanya sangat jarang (banyak mengandung angka 0 dalam term-dokumen matrik) dan juga mempunyai dimensi tinggi, sehingga masalah-masalah ini dapat mengurangi kinerja clustering dokumen. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk bisa mengurangi dimensi term-dokumen dan menghilangkan term yang bernilai 0 tersebut sehingga dapat meningkatkan kinerja proses clustering. Dalam penelitian ini diusulkan model peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction pada proses clustering dokumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan akurasi dari clustering dokumen dengan mengintegrasikan peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction. Ada beberapa tahapan clustering dalam penelitian ini, yaitu preprocessing, peringkas dokumen otomatis, pembobotan kata, feature selection, feature transformation dan algoritma clustering. Tahap Preprocessing yang digunakan dalam penelitian ini adalah tokenization, stopword, stemming dan pemenggalan kalimat. Proses peringkas dokumen otomatis ditujukan untuk penyeleksian kalimat agar didapatkan ringkasan teks yang diperoleh dengan menyajikan kembali bagian tulisan yang dianggap topik utama tulisan dengan bentuk yang lebih disederhanakan baru kemudian selanjutnya dilakukan proses pembobotan kata, feature selection, feature transformation dan clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction dapat meningkatkan kinerja clustering dokumen sampai dengan 91,7 %, mengalami peningkatan dari tingkat akurasi 89,6 % untuk proses feature reduction tanpa menggunakan peringkas dokumen otomatis. Kemudian pengaruh Integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction untuk waktu komputasi yang dibutuhkan adalah pada % feature selection yang semakin kecil integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction membutuhkan tambahan waktu komputasi tersendiri, akan tetapi pada proporsi feature selection yang semakin besar, % peringkas dokumen otomatis dapat menurunkan waktu komputasi yang digunakan.Kata kunci: Text mining; Clustering Dokumen; Peringkas Dokumen Otomatis.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN SEBAGAI PEMROSESAN TRANSAKSI PADA MUSRENBANG TINGKAT KELURAHAN KOTA SEMARANG Fahmi Amiq
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.327 KB)

Abstract

Development planning system is a unified regional planning procedure to produce development plans for the long term, medium term, and annual. Development Planning Consultation (Musrenbang) Village is a district annual planning forum to discuss and agree on the proposed development activities Musrenbang results at RT and RW are the real problem identification for the preparation of the proposed activity of the needs of village level development using the principles of participatory, sustainable and comprehensive. Development Planning Information System Development as transaction processing at village level Musrenbang using the linear sequential model (SDLC method). The result of the development is an information system development planning as transaction processing that can be used to collect, store, process data acquisition, control decisions and is able to produce information such as reports, documents and other relevant outputs, so that planning and implementation of development may be optimized and meet development targets according to the scale of priority the achievement and fulfilling aspect of accountability in realizing good governance.Keywords :Information system, Musrenbang, RT, RW, Kelurahan
Co-Authors -, Suhariyanto Abdul Rohim, Abdul Abu Salam Agus Winarno Agus Winarno Agus Winarno, Agus Al zami, Farrikh Alif , Moh. Fachri Alif, Moh. Fachri Alzami, Farrikh Apriyanti Apriyanti Ardianda Aryo Prakoso Ariel Bagus Nugroho Asih Rohmani, Asih Astuti, Yani Parti Budi Harjo Budiono Budiono Candra Irawan Catur Supriyanto Ciputra, Indramawan Diana Purwitasari Edi Faisal Edi Sugiarto Edi Sugiarto Edi Sugiarto Edi Sugiarto Edi Sugiarto Edi Sugiarto Egia Rosi Subhiyakto, Egia Rosi Erlin Dolphina Etika Kartikadarma Fhaldian, Wahyu Fikri Budiman Hadi, Heru Pramono Harun Al Azies Hindarto, Aris Nur Husna, Farida Amila Indra Gamayanto ISWAHYUDI ISWAHYUDI Izzatil Ismah, Nabila Karis Widyatmoko Kurnia Desita, Raafi Lalang Erawan Laurensius Tokan, Geraldinho Lintang Mekar Tanjung Maurensa, Giacinta Mauridhi Hery Purnomo Megantara, Rama Aria Moch. Eko Rustiyono Muhammad Fais Ramadhani Muhammad Hilmy Munsarif Muhammad Naufal, Muhammad Mulyanto, Edy Muslih Muslih MY. Teguh Sulistyono Nova Rijati Novi Hendriyanto, Novi Prasetya, Rakan Shafy Pujiono Pujiono Pujiono Pujiono Pujiono Putra, Wahyu Bagus Wicaksono Ramadhan Rakhmat Sani Respati Wulandari Ridha Rahmawati Ridho Pambudi Rizky Adrianto Salsabila, Rizka Mars Sasono Wibowo Sidharta, Bayu Adjie Sihombing, Drigo Alexander Sri Winarno Sudibyo, Usman Suharnawi Suharnawi Suryo Adi Nugroho Tacharri, Chusnuut Tsani, Maulida Aristia Utomo, Danang Wahyu Wibowo, Syifa Sofia Yumna Huwaida, Imtiyaz Yuventius Tyas Catur Pramudi Zaenal Arifin Zahro, Azzula Cerliana