Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERANAN MUSYAWARAH GURU PEMBIMBING (MGP) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PEMBIMBING SMP KABUPATEN BOYOLALI Winarno, Agus; Prihartanti, Nanik
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 14, No 1: Februari, 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this study are to (1) identify the contribution of teacher advisory association in developing teachers’ competence and (2) identify the management implemented for teacher development. This is a qualitative descriptive study. The setting of the study is Junior High School of Boyolali district central Java. The subjects of this study are 80 teacher advisors, 11 Managers, and 8 headmasters. The data are collected through questionnaire, observation, and documentation. The results indicates that the existence of teacher association is needed for teacher advisors as a forum to develop teacher professionalism. Teacher Association has a great contribution to enhance the teachers’ competences, including professional, pedagogic, social, and rersonality competence. Various types of counseling skills practiced in this forum. Good management helps improve the professionalism of teachers. In conclusion, teacher association has great contribution to develop the professionalism of teacher advisor. The teachers who are active in this association can develop their competencies and good management of this association gives good results in the teacher development.
REKAYASA MODEL SISTEM INFORMASI WEB SERTIFIKASI KOMPETENSI DI LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MENGGUNAKAN METODOLOGI MODELDRIVEN UWE (UML-BASED WEB ENGINEERING) Erawan, Lalang; Susanto, Ajib; Winarno, Agus
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTenaga kerja Indonesia yang kompeten semakin penting menjelang pelaksanaan Asean Economic Community (AEC) pada tahun 2015. Pemerintah memastikan kompetensi tenaga kerja melalui program sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang ditunjuk oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). LSP bertanggung jawab terhadap pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sistem manajemen berteknologi informasi diperlukan untuk mendukung operasional LSP agar efisien, cepat, dan produktif. Sistem web telah menjadi salah satu platform yang paling sering digunakan sebagai basis suatu sistem. Pendekatan pengembangan model-driven diyakini paling tepat untuk rekayasa web. Metode pendekatan sistem yang digunakan yaitu UWE (UML-Based Web Engineering) karena kompatibilitasnya dengan alat UML yang sudah akrab di kalangan pengembang sistem dan mencakup seluruh siklus pengembangan. Penelitian ini menghasilkan suatu alternatif model sistem manajemen sertifikasi kompetensi dan lisensi LSP yang dengan pendekatan model-driven rancangan sistem bersifat flesibel sehingga relatif mudah penerapannya diberbagai LSP yang meskipun sebagian besar struktur dan prosedur sertifikasinya sama tetapi tetap ada keunikan di masing-masing LSP. Data penelitian diperoleh dari sejumlah LSP, asesor, asesi, dan TUK.Kata kunci: Model Sistem, LSP, sertifikasi kompetensi, UML-Bases Web Engneering
PERANAN MUSYAWARAH GURU PEMBIMBING (MGP) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PEMBIMBING SMP KABUPATEN BOYOLALI Winarno, Agus; Prihartanti, Nanik
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 14, No 1: Februari, 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v14i1.887

Abstract

The purposes of this study are to (1) identify the contribution of teacher advisory association in developing teachers? competence and (2) identify the management implemented for teacher development. This is a qualitative descriptive study. The setting of the study is Junior High School of Boyolali district central Java. The subjects of this study are 80 teacher advisors, 11 Managers, and 8 headmasters. The data are collected through questionnaire, observation, and documentation. The results indicates that the existence of teacher association is needed for teacher advisors as a forum to develop teacher professionalism. Teacher Association has a great contribution to enhance the teachers? competences, including professional, pedagogic, social, and rersonality competence. Various types of counseling skills practiced in this forum. Good management helps improve the professionalism of teachers. In conclusion, teacher association has great contribution to develop the professionalism of teacher advisor. The teachers who are active in this association can develop their competencies and good management of this association gives good results in the teacher development.
KOMBINASI ALGORITMA KRIPTOGARAFI AES DAN DES UNTUK ENKRIPSI FILE DOKUMEN PROPOSAL Irawan, Candra; Winarno, Agus
Proceeding SENDI_U 2020: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DES (Data Encryption Standard) dan AES (Advanced Encryption Standard) keduanya adalah cipherblok simetris. AES diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan DES. Karena DES memiliki ukuran kunci yanglebih kecil yang membuatnya kurang aman untuk mengatasi DES tiga kali ini diperkenalkan tetapi ternyatalebih lambat. Perbedaan mendasar antara DES dan AES adalah bahwa dalam blok DES plaintext dibagimenjadi dua bagian sebelum algoritma utama dimulai sedangkan, di AES seluruh blok diproses untukmendapatkan ciphertext. Dalam makalah ini, telah dibuat sebuah aplikasi kriptosistem dan telah dilakukan ujicoba terhadap file dengan beberapa ukuran berbeda. Hasil implementasi dengan filer berisi karakter-karakteracak dengan ukuran file masing-masing 1 MB, 204 KB dan 159 KB. File dokumen yang melaui proses enkripsidan dekripsi akan mengalami perubahan besar file sebesar 0.05%, dikarenakan mengalami penambahan bitmelalui proses enkripsi yang cukup panjang. Dari pengujian Avalanche Effect kombinasi algoritma aes dan desdapat dikatakan aman dengan persentase 46.38%.
STUDI PENURUNAN KONSENTRASI AIR LIMBAH PENAMBANGAN BATUBARA PADA SUMP PIT A2 DI PT. INDOMINING, SANGA-SANGA KUTAI KARTANEGARA Magdalena, Henny; Sitepu, Anysa Ariel; Winarno, Agus
Jurnal Chemurgy Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Chemurgy-Juni 2024
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v8i1.10675

Abstract

Salah satu dampak negatif dari kegiatan penambangan batubara adalah timbulnya air limbah. Air yang di pompa dari tambang dianggap sebagai air limbah hasil penambangan karena air tersebut masih bercampur dengan partikel lumpur yang sangat halus dan terkadang belum sesuai dengan baku mutu air limbah batubara berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Oleh sebab itu perlu dilakukan penurunan konsentrasi khususnya pada penurunan besi (Fe) dan mangan (Mn)  menggunakan koagulan Aluminium Sulfat Al2(SO4)3, Ferric Chloride (FeCl3) dan Polly Aluminium Chloride, (PAC) dalam skala laboratorium menggunakan jar test dengan variasi dosis 100 mg/L, 150 mg/L, 200 mg/L dan 250 mg/L untuk mengetahui dosis optimum koagulan yang digunakan dan berapa efisiensi removal koagulan terhadap Fe dan Mn pada air limbah serta pH yang dihasilkan setelah penambahan koagulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum yang diperoleh adalah 250 mg/L untuk koagulan Al2(SO4)3 dan PAC, sedangkan dosis optimum untuk FeCl3 adalah 100 mg/L. Efisiensi removal yang diperoleh untuk koagulan Al2(SO4)3 adalah  Fe (99,89%), Mn (31,60%), koagulan FeCl3 Fe (60,65%), Mn (31,60%) dan koagulan PAC Fe ( 99,89%), Mn (27,88%). Berdasarkan hasil tersebut koagulan yang paling baik dalam penurunan konsentrasi Fe dan Mn pada air limbah batubara adalah Al2(SO4)3. serta pH yang dihasilkan adalah (6,84). Kata Kunci: limbah batubara, koagulan,  jar test, Fe, Mn
PENGGUNAAN KALSIUM HIDROKSIDA (Ca(OH)2) DAN ALUMINIUM SULFAT ((Al2SO4)3) DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH SETTLING POND PADA PT. INTERNASIONAL PRIMA COAL Kusnanto, Fransiska Angelina; Devy, Shalaho Dina; Winarno, Agus; Hasan, Harjuni; Respati, Lucia Litha
JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 4 No. 11 (2023): November
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol4iss11pp263-270

Abstract

Acid mine drainage (AAT) is water formed at mining sites with a low pH (pH<6) as a result of opening up a potential for rock acidity, causing problems for water quality, rocks containing sulfide minerals. The purpose of this study was to determine the effect of using calcium hydroxide (Ca(OH)2) and aluminum sulphate ((Al2SO4)3) at optimum doses on neutralixing pH and reducing metal content in AAT. This study used a variation of the dose of calcium hydroxide (Ca(OH)2) of 0,5; 0,75; 1; and 1,25 grams and the variation of the dose of aluminum sulphate ((Al2SO4)3) of 1; 1,75; 2,5; and 3,25 grams with a contact time of 20 minutes. The initial concentration of TSS acid mine drainage was 430 mg/L, Fe was 26,92 mg/L, Mn was 7,69 mg/L, and pH was 3,8. The results showed that the doses of calcium hydroxide (Ca(OH)2) and aluminum sulphate ((Al2SO4)3) had an effect on Ph, TSS, Fe, and Mn. TSS removal efficiency was 96,89%, Fe was 99,74%, and Mn was 95,19%.
Improving the Quality of Environmentally Friendly Liquid Smoke Distillation Process to Increase Artisan Income Sukamta, Sukamta; Sudarja; Marlina, Rini; Muzthohidun, Muhammad; Winarno, Agus
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 26, No. 3, Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v26i3.1631

Abstract

The problems the Smoke-liquid Craftsman Group often faces are production capacity, product quality, and low selling prices.  Low production capacity due to the limited ability distillation machine. The low quality of smoke-liquid products is due to the absence of standard quality. The smoke produced from the coconut shell charcoal production process has the potential to disturb the environment, so it has been carried out the process of melting smoke into liquid, which is then called smoke-liquid. However, the resulting smoke-liquid is still mixed with ash, brown colour, and intense aroma, and still contains much tar, so it does not meet the standard quality for food preservatives the price is low. The objective of this activity is to apply appropriate technology is carried out by enforcing standard product quality and repairing distillation machines to produce high-quality smoke liquid. This one is to support renewable and environmentally friendly energy programs while being able to increase revenue.  Appropriate Technology (TTG) is in the form of improvements in distillation technology, which was previously a distiller using annular pipes, where the inner pipe is 1/2 inch. The outer pipe diameter is 1.5 inches and is changed with parallel heat pipe exchanger technology using an inner pipe with a diameter of 1 inch and an outer pipe with a diameter of 4 inches.  The result of this service is prototyping a new distillation machine that can increase the production capacity and quality of liquid smoke that meets the specified standard quality and increase the selling price four times.
Identifikasi Tindakan Tidak Aman Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Tambang Pada Area Crushing Plant PT. X Riskianto, Achmad; Respati, Lucia Litha; Pontus, Albertus Juvensius; Winarno, Agus; Nugroho, Windhu
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2023
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v11i1.12870

Abstract

Keselamatan Pertambangan (KP) adalah suatu upaya atau tindakan yang bertujuan untuk melindungi para pekerja dan operasional pertambangan, tindakan ini meliputi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3P) dan Keselamatan Operasional Pertambangan (KOP). Bekerja di area pertambangan merupakan pekerjaan yang memiliki resiko kecelakaan cukup tinggi. Berbagai resiko kecelakaan kerja di pertambangan kerap mengintai dan bisa sampai menyebabkan nyawa melayang. Berdasarkan data kementrian Energi dan Sumber Daya. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengangkat judul ini. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif. Sumber datanya primer dan sekunder. Sumber data berasal dari hardcopy atau data lain dan 21 responden area coal crushing plant dengan wawancara, dan dengan observasi dilapangan. Berdasarkan survei tentang Tindakan Tidak Aman (TTA), penanggulangan kecelakaan kerja dan penanggulangan Penyakit Akibat Kerja (PAK) di PT. X dapat di simpulkan bahwa hasilnya baik.
Studi Pemanfaatan Batubara Menggunakan Asam Fospat Tunggal Menjadi Karbon Aktif di Formasi Pulau Balang dan Formasi Balikpapan di Kota Samarinda Putri, Agita Kendari; Winarno, Agus; Pontus, Albertus Juvensius; Devy, Shalaho Dina; Nugroho, Windhu
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2023
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v11i1.12959

Abstract

Batubara merupakan salah satu komoditas bahan tambang yang jumlahnya melimpah di Indonesia, tetapi untuk pemanfaatan batubara sebagai karbon aktif relatif tinggi dalam dunia industri Indonesia. Batubara Bituminus sangat berpotensi jika dimanfaatkan sebagai karbon aktif karena mempunyai kandungan Fixed Carbon cukup tinggi, yaitu sekitar 54%-80%. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan dengan cara karbonisasi menggunakan bahan aktifasi kimia (H3PO4) dan akuades. Perbandingan yang digunakan adalah 50 g batubara, dengan konsentrasi molaritas yang berbeda yaitu 1M; 1,5M dan 2M dengan masing-masing 100 ml larutan asam fospat.Karbon aktif yang dihasilkan dari proses karbonisasi akan diuji kandungan air, kadar abu, kadar zat terbang, dan karbon aktif murni pada sampel setiap formasi.Hasil analisis uji karbon aktif pada batubara diperoleh yaitu pada uji kadar air sampel FPB1 23,0347%, FPB2 21,6975, FPB3 22,7728%, FB1 22,9148, FB2 25,5351, FB3 28,5954, FKB1 25,2824%, FKB2 26,2235% dan FKB3 17,2911% .Pada uji kadar abu sampel FPB1 7,5725, FPB2 6,8703, FPB3 5,1709, FB1 16,8405, FB2 7,1604, FB3 3,9695%, FKB1 6,9336%,FKB2 9,3561 dan FKB3 11,6932%. Pada uji zat terbang sampel FPB1 23,7277%, FPB2 20,0113%, FPB3 267661%, FB1 23,7610%, FB2 18,6258%, FB317,7130%, FKB1 22,1996%, FKB2 19,5844% dan FKB3 25,9126. Pada uji karbon aktif murni sampel FPB1 45,6651%, FPB2 51,4209%, FPB3 45,2909%, FB1 36,4837%, FB2 48,6787%, FB3 49,7221%, FKB1 45,5842%, FKB2 44,8270%, dan FKB3 32,3417%. Kata Kunci: Asam Fospat, Batubara, Formasi, Karbonisasi dan Karbon Aktif
Studi Pengaruh Geometri Jalan Akses Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Mencapai Target Produksi Overburden Pada Pit Jupiter Selatan PT. Energi Cahaya Industritama Warman, Neni; Hasan, Harjuni; Winarno, Agus; Dina Devy, Shalaho; Trides, Tommy
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2022
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v10i1.7901

Abstract

Penambangan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengambil endapan bahan galian dibawah permukaan bumi, salah satunya adalah batubara. Dalam pelaksanaan penambangan batubara, dibutuhkan adanya kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden). Dari permasalahan dan studi kasus yang ditemukan pada jalan akses tersebut, penulis melakukan penelitian, dengan tujuan agar dapat mengevaluasi proses pengangkutan overburden khusus nya pada geometri jalan akses, dapat merekomendasikan geometri jalan akses yang sesuai dengan standar, dapat mengubah cycle time pada alat angkut agar lebih efisien. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan beberapa data dari geometri jalan akses yaitu, Kondisi aktual geometri pada jalan akses yang di teliti di bagi menjadi beberapa segmen, yang pertama pada segmen jalan lurus ada 6 (enam) yaitu: segmen1 memiliki lebar jalan 10,2 meter, segmen 2 memiliki lebar sebesar 9,8 meter, segmen 3 memiliki lebar 9,2 meter, segmen 4 memiliki lebar sebesar 9,7 meter, pada segmen 5 memiliki lebar sebesar 10 meter, pada segmen 6 memiliki lebar sebesar 11 meter. Pada lebar jalan tikungan juga dibagi menjadi tiga segmen yaitu, segmen 1 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 13 meter, pada segmen 2 pada jalan tikungan memiliki lebar sebesar 10 meter, dan pada segmen 3 memiliki lebar 11,3 meter. Hasil pengukuran pada kemiringan jalan dibagi menjadi 2 segmen yaitu, kemiringan jalan pada segmen 1 dan 2 memiliki nilai kemiringan yang sama, yaitu 3% atau setara dengan 16,69˚. Pada kondisi aktual jalan akses tidak memiliki nilai superelevasi, dikarenakan tanjakan tidak curam, dan juga tidak memiliki nilai cross slope.