Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengukuran Kinerja Gudang Bahan Baku Industri Semen Menggunakan Frazelle Model dan Best–Worst Method Salva, Lailatul; Arifin, Miftahol; Hidayatuloh, Syarif
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1260

Abstract

Gudang bahan baku memiliki peran strategis dalam industri semen karena kinerjanya berpengaruh langsung terhadap kelancaran proses produksi. Berbeda dengan pendekatan evaluasi konvensional yang sering kali parsial, penelitian ini menawarkan kontribusi ilmiah melalui integrasi Frazelle Model untuk pemetaan proses end-to-end dan Best–Worst Method (BWM) untuk menghasilkan pembobotan prioritas yang lebih konsisten dan minim bias. Frazelle Model memetakan kinerja ke dalam lima proses utama (receiving, put-away, storage, order picking, shipping), sedangkan BWM menentukan bobot Key Performance Indicators (KPI). Hasil empiris menunjukkan ketimpangan kinerja yang signifikan antar proses: Order Picking mencatat kinerja tertinggi (skor 0,85), sedangkan Shipping teridentifikasi sebagai proses paling kritis dengan skor terendah (0,62) padahal memiliki bobot kepentingan tertinggi (0,35) dalam struktur prioritas. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pengiriman adalah bottleneck utama yang sering terabaikan. Secara manajerial, penelitian ini merekomendasikan reorientasi strategi perbaikan yang tidak lagi menyebar rata, melainkan terfokus penuh pada standardisasi metode dan optimalisasi sumber daya di area pengiriman (shipping) untuk dampak peningkatan kinerja yang paling efektif.   Raw material warehouses play a strategic role in the cement industry, directly affecting production continuity and operational efficiency. Unlike conventional evaluations that are often partial, this study contributes to the literature by integrating the Frazelle Model for end-to-end process mapping with the Best–Worst Method (BWM) to ensure consistent and less biased priority weighting. The Frazelle Model structures performance into five main processes (receiving, put-away, storage, order picking, shipping), while BWM determines the relative weights of Key Performance Indicators (KPIs). Empirical results reveal significant performance disparities: Order Picking achieved the highest performance (score 0.85), whereas Shipping was identified as the most critical bottleneck with the lowest score (0.62) despite holding the highest importance weight (0.35). These findings indicate that shipping activities are the primary, often overlooked, critical constraint. Managerially, this study recommends shifting from generalized improvements to a targeted strategy focused on workflow standardization and resource optimization specifically within the shipping process for the most effective performance enhancement.  
Warehouse Re-Layout for a Third-Party Logistics Provider Based on Shipping Patterns Using the Apriori Algorithm Hidayatuloh, Syarif; Br Tarigan, Jenni; Noor Qisthani, Nabila
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.2899

Abstract

Warehouse operations face challenges that affect efficiency. PT ABC, a third-party logistics provider, has been experiencing these issues due to an unstructured warehouse layout. It leads to inefficient movement and delayed deliveries. This study aims to re-design the warehouse layout of PT ABC based on shipping patterns using the apriori algorithm. Shipment data from January to June 2024 was analyzed using the apriori algorithm with a minimum support of 30% and a confidence level of 50% to find frequently shipped item combinations. One of the strong associations found was between "Mechanical Components" and "Spare Parts," with a lift value of 1.68. Based on the results, a proposed layout was developed by considering both the FSN (Fast, Slow, Non-moving) classification and apriori findings. The effectiveness of the new layout was evaluated using rectilinear distance calculations, which showed a reduction in total item movement distance from 45,952 meters to 44,343 meters.
Analisis Manajemen Risiko Rantai Pasok Halal Pada Rumah Pemotongan Ayam (RPA) Sani Rahman, Rizal; Noor Qisthani, Nabila; Hidayatuloh, Syarif
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan terhadap produk ayam yang halal, aman,dan higienis terus meningkat, namun pada RPA skala UMKMseperti UD Satu Hati masih ditemukan risiko yang mengancamkehalalan produk, seperti kurangnya pelatihan teknispenyembelihan halal sesuai syariat dan Kurang ada maintencedan pemeriksaan. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antarastandar halal yang diharapkan dan praktik di lapangan.Penelitian ini penting karena kepercayaan konsumen terhadapproduk halal sangat bergantung pada integritas proses produksi.Penelitian ini menggunakan metode SCOR digunakan untukmemetakan aktivitas dalam rantai pasok, sementara House ofRisk (HOR) diterapkan untuk mengidentifikasi sertamemprioritaskan risiko, lalu merumuskan strategi mitigasiberdasarkan efektivitas dan kemudahan pelaksanaan.Kontribusi utama dari penelitian ini adalah model mitigasi risikoyang aplikatif bagi RPA kecil. Hasil utama menunjukkan bahwarisiko tertinggi adalah kelalaian dalam penyembelihan dankurangnya pelatihan pekerja. Strategi yang disarankan meliputipelatihan rutin, penyusunan SOP, serta pengawasan prosedurhalal. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhanterhadap standar halal dan kualitas operasional RPA.Kata kunci — SCOR, House of Risk manajemen risiko, rantaipasok halal, RPA
Analisis Peningkatan Kualitas Layanan Dalam Proses Pengiriman Barang Menggunakan Metode Six Sigma Dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Nurul Fikri, Dhenaf; Hidayatuloh, Syarif; Noor Qisthani, Nabila
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan ketat di industri logistik menuntut PTXYZ untuk meningkatkan kualitas layanan demi menjagakepuasan pelanggan. Namun, masih ada tingginya komplainkerusakan barang, khususnya box rusak yang mencapai 47%dari total komplain. Masalah ini tidak hanya menurunkankepercayaan pelanggan, tetapi juga menimbulkan kerugianfinansial karena biaya klaim dapat mencapai Rp10 juta perkejadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitaslayanan PT XYZ menggunakan metode Six Sigma (DMAIC)dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untukmenentukan prioritas risiko. Hasil analisis menunjukkan ratarata level sigma sebesar 5,09, dengan nilai ini menunjukkankualitas yang cukup baik, namun P-Chart masih menunjukkantitik di atas UCL yang menandakan adanya variasi proses. NilaiRisk Priority Number (RPN) tertinggi ditemukan pada faktorkaryawan kurang hati-hati, kondisi gudang lembap, kualitasbox yang belum sesuai standar, tidak memahami jenis barangserta kelalaian dalam pencatatan barang. Usulan perbaikandirancang dengan menerapkan sistem evaluasi berbasis reward& penalty, pemasangan sensor kelembapan otomatis, ujikekuatan box, integrasi barcode dan SOP penanganan barangkhusus, serta sistem RFID untuk pencatatan barang.Diharapkan, usulan ini dapat menurunkan jumlah komplain,mengurangi beban biaya klaim, dan meningkatkan kepuasanpelanggan.Kata Kunci — Six Sigma, FMEA, kualitas layanan, logistik,komplain pelanggan
Analisis Waste Delay Pada Divisi Line Haul Dengan Metode Lean Service Putri Muliate, Kania; Hidayatuloh, Syarif; Uswatun Kasanah, Yulinda
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT BSA Logistics Indonesia merupakanperusahaan yang berkecimpung pada sektor pelayanan jasalogistik. Perusahaan ini menyediakan jasa berupa custombrokerage, warehousing, stevedoring, trucking, dan jasa logistiklainnya. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan,ditemukan beberapa pemasalahan seperti delay, unnecessarymovement, lack of standardization, dan unnecessarytransportation. Dalam proses kerja hal ini merupakan wasteyang mengakibatkan inefisiensi layanan dan menimbulkan costtambahan. Dilakukannya penelitian ini dalam rangkamengeliminasi waste yang ada dengan harapan didapatkannyarekomendasi perbaikan kinerja dalam proses bisnisnya.Penelitian ini akan mengaplikasikan persepsi lean service.Metode Pemetaan Arus Nilai (VSM) biasa dimanfaatkan untukpemetaan kegiatan kerja yang meliputi kegiatan yang memilikinilai (VA), tanpa nilai (NVA), dan dibutuhkan namun tidakmemiliki nilai (NNVA).Kata kunci— lean service, pemborosan, VSM, PAM
Mitigasi Risiko Pada Gudang Inbound Pt. XYZ Menggunakan Metode House Of Risk Dan Sink’s Seven Performance Criteria Galih Yoga Lelono , Age; Hidayatuloh, Syarif; Arifin, Miftahol
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi danmenganalisis risiko yang memengaruhi performa kerja gudanginbound pada departemen wholesale PT XYZ. Permasalahankinerja diindikasikan oleh tingginya jumlah barang damage danketerlambatan pengiriman, yang berpotensi berasal dariketidakefisienan operasional dan lemahnya kinerja sumberdaya manusia. Penelitian ini menggunakan metode Sink’s SevenPerformance Criteria untuk mengukur indikator kinerja utama,serta metode House of Risk (HOR) untuk mengidentifikasirisiko dan menyusun strategi mitigasi. Penentuan prioritasrisiko dilakukan dengan membobotkan Key PerformanceIndicators (KPI) menggunakan metode Analytical HierarchyProcess (AHP), yang kemudian menjadi dasar untukidentifikasi risk event dan risk agent. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa risiko dominan berasal dari faktormanusia dan metode kerja, seperti kurangnya pelatihan,pemahaman SOP yang rendah, dan pembagian tugas yang tidakmerata. Tujuh strategi penanganan risiko disusun untukmengurangi dampak risiko terhadap performa kerja, denganmempertimbangkan tingkat kesulitan implementasi. Penelitianini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan sistemkerja dan peningkatan efektivitas operasional gudang.Kata kunci — Performa kerja, gudang inbound, risikooprasional, house of risk, sink’s seven performance criteria, keyperformance indicator, Analytical hierarchy process
Perancangan Tata Letak Fasilitas Gudang Menggunakan Metode Class Based Storage Dengan Klasifikasi ABC Bana Arrohman, Rosyid; Hidayatuloh, Syarif; Arifin, Miftahol
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakefisienan dalam alur distribusi gudangseringkali disebabkan oleh penataan tata letak yang tidakmempertimbangkan karakteristik pergerakan barang.Penelitian ini dilakukan di gudang distribusi PT NusantaraBangun Mitrautama yang mengalami jarak material handlingtinggi akibat penempatan barang yang tidak sesuai denganfrekuensi pergerakannya. Tujuan dari penelitian ini adalahmerancang ulang tata letak gudang menggunakan metodeClass-Based Storage yang dikombinasikan dengan klasifikasiABC dan FSN. Data yang digunakan mencakup dimensibarang, volume, frekuensi, serta posisi penyimpanan.Perhitungan kebutuhan ruang dilakukan berdasarkan luas alasdan estimasi tumpukan barang, sementara evaluasi efisiensidilakukan dengan menghitung jarak perpindahan barangmenggunakan pendekatan rectilinear. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa total jarak perpindahan barang padalayout existing sebesar 67.327.465,5 meter per tahun dapatdikurangi menjadi 52.473.630,5 meter per tahun pada layoutusulan, atau mengalami peningkatan efisiensi sebesar 22,08%.Penerapan metode ini menghasilkan zonasi penyimpanan yanglebih baik, dengan barang fast-moving diletakkan pada areadekat pintu masuk/keluar. Penelitian ini membuktikanpendekatan Class Based Storage berbasis klasifikasi mampumeningkatkan efisiensi operasional gudang secara signifikan.Kata kunci— tata letak gudang, class-based storage, abc, fsn,efisiensi, rectilinear
Rancang Bangun Sistem Pendaftaran Magang Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY Menggunakan Framework Laravel: Designing An Internship Registration System For The DPAD DIY Library Service Centre Using The Laravel Framework Darmawan, Agus; Hidayatuloh, Syarif
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendaftaran Magang pada Balai Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Istimewa Yogyakarta guna mengatasi kendala proses pendaftaran yang masih bersifat semi-manual. Proses tersebut sebelumnya memerlukan pengisian formulir, pengumpulan berkas melalui email, dan verifikasi manual, sehingga rentan menimbulkan duplikasi data, kehilangan dokumen, serta keterlambatan informasi. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan perencanaan, observasi, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga dokumentasi. Teknik pengembangan memanfaatkan Laravel sebagai backend, Inertia.js dan Vue.js untuk frontend, Tailwind CSS untuk tampilan, serta Filament sebagai dashboard administrator. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem telah mampu menyediakan fungsi utama seperti pendaftaran magang, pengelolaan data peserta, dan antarmuka pengelola untuk menunjang administrasi. Selain itu, digitalisasi proses pendaftaran dinilai mampu meningkatkan keteraturan dan dokumentasi data, meskipun evaluasi lebih lanjut dari pengguna masih diperlukan untuk menilai efektivitas sistem secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penyediaan sistem informasi yang lebih efisien serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendaftaran magang pada Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY.
A Causal Loop Diagram of Banyumas Tourism Projection with Transportation System Improvement Arini, Ratih Windu; Hidayatuloh, Syarif; Ikasari, Diniary; Herdianto, Bachtiar; Putra, Firmansyah Isrofil; Sari, Sarah Karenina
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 26 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.26.1.49-60

Abstract

Banyumas is one of the famous tourist destinations in Central Java with its natural attractions. Tourism growth in Banyumas requires capable and sustainable transportation infrastructure. However, current policies and investments in Banyumas are inappropriate for developing transportation and tourism infrastructure that creates non-significant impact. Therefore, the development of tourism projection should consider environmental, social, economics, and technology interrelated in developing transportation and tourism infrastructure issues. The tourism supply chain has a unique structure that is different from typical supply chains with high complexity because many stakeholders are involved. This research aims to project Banyumas tourism development with the impact of transportation system improvement. This conceptual model was developed from literature reviews and other necessary sources, and then validated by experts. The conceptual model examines the relationship between variables involved in the tourism supply chain and transportation system in Banyumas that can be developed into a quantitative model using Causal Loop Diagram, an initial stage of system dynamics. This model used to analyze the behavior of visitor projection of the Banyumas tourism supply chain system in Indonesia.