Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pelanggan Terhadap Produk Tas Ransel Esgotado Tipe Corduro Segundo Menggunakan Integrasi Metode Product Quality Dan Model Kano Yandri Illham ZR; Muhammad Iqbal; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Indonesia mulai melihat bahwa berbagai subsektor dalam industri kreatif berpotensi untuk dikembangkan, Esgotado merupakan salah satu pelaku bisnis yang sadar akan hal tersebut. Pelaku usaha industri kreatif dibidang fashion yaitu Esgotado dengan produk tas ransel. Seiring dikeluarkan produk ini, terdapat beberapa keluhan yang mencerminkan ketidakpuasan pelanggan terhadap salah satu produk yang dibuat oleh Esgotado yaitu tas ransel tipe Corduro Segundo. Esgotado harus mampu mengetahui dan menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan agar dapat bertahan di pasar bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kebutuhan pelanggan produk tas ransel Esgotado tipe Corduro Segundo menggunakan integrasi Product Quality dan model Kano. Penelitian ini mengidentifikasi 27 atribut kebutuhan produk tas ransel Corduro Segundo yang digunakan untuk mengukur kinerja existing perusahaan dan mengategorikan atribut kebutuhan. Setelah itu, ditentukan atribut kebutuhan yang perlu diprioritaskan dalam pengembangan produk tas ransel Corduro Segundo. Hasil pengolahan data pada kuesioner Product Quality mengidentifikasi 17 atribut lemah pada produk. Selanjutnya, berdasarkan hasil pengolahan data pada kuesioner model Kano, diperoleh 12 atribut berkategori indifferent, 12 atribut berkategori one dimensional, dan 3 atribut berkategori attractive. Atribut kebutuhan yang perlu untuk ditingkatkan didapat berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dengan memperhatikan keluhan dari pelanggan dan kondisi existing pada tas ransel Corduro Segundo. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis, terdapat 8 atribut kebutuhan pelanggan terhadap produk tas ransel Corduro Segundo yang perlu ditingkatkan, yaitu tas memiliki daya tahan, tas memiliki resleting yang berkualitas, tas memiliki kombinasi warna, tas memiliki jahitan yang rapi, tas memiliki kenyamanan saat disandang, tas tahan air, tas mampu menyimpan alat tulis, tas mampu menyimpan Raincover. Kata Kunci: Kebutuhan Pelanggan, Product Quality, Model Kano.
Perbaikan Standard Operating Procedure (sop) Di Pt. Dmc Berdasarkan Requirement Prosedur Pengendalian Produk Tidak Sesuai (klausul 8.3) Iso 9001:2008 Menggunakan Metode Business Process Improvement Annisa Husna Alif; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. DMC merupakan perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang industri tekstil yang berfokus pada produksi benang. PT. DMC dalam kebijakan mutunya bertekad menjadi perusahaan tekstil terbaik, salah satu upaya perusahaan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menyatakan komitmennya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu yang sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2008. Dalam proses realisasi dan pendistribusian produk, diperlukan adanya suatu prosedur standar yang dapat mengatur pengendalian produk yang tidak sesuai agar produk tersebut tidak tersebar ke pelanggan dan pihak lain. Perusahaan telah memiliki dan menjalankan SOP untuk mengendalikan produk yang tidak sesuai, namun prosedur tersebut masih belum sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2008. Dalam penelitian ini penulis melakukan perancangan SOP Klausul 8.3 ISO 9001:2008 untuk memperbaiki SOP eksisting perusahaan. Data yang digunakan adalah SOP eksisting perusahaan dan requirement ISO 9001:2008 Klausul 8.3. Data tersebut digunakan untuk melakukan pengolahan data dengan mengidentifikasi gap antara persyaratan ISO 9001:2008 dengan kondisi prosedur eksisting. Setelah itu dilakukan analisis aktivitas dan streamlining menggunakan metode BPI. Kemudian dilakukan analisis, desain dan verifikasi hingga didapatkan SOP usulan yang sesuai dengan requirement ISO 9001:2008. Rancangan yang diusulkan dalam penelitian ini adalah proses bisnis dan SOP Pengendalian Produk Tidak Sesuai yang sudah sesuai dengan requirement ISO 9001:2008. Kata Kunci : SOP (Standard Operating Procedure), ISO 9001:2008, BPI (Business Process Improvement) Abstract
Usulan Perbaikan Kemasan Produk Menggunakan Metode Quality Function Deployment Pada Usaha Tahu Kinanti Azhari Fauzi Din Nugraha; Budi Praptono; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tahu Kinanti merupakan sebuah usaha yang khusus memproduksi produk tahu, tahu merupakan salah satu produk makanan olahan berbahan kacang kedelai yang digemari karena manfaat dan gizi yang dikandungnya. Persaingan bisnis di industri tahu semakin ketat dengan hadirnya berbagai pesaing yang juga mengelola dan memproduksi tahu. Saat ini, Tahu Kinanti belum mampu bersaing dan meningkatkan ekspansi pasar karena terkendala oleh kemasan produk yang belum memenuhi standar kemasan, hal ini pun dibuktikan dari banyaknya keluhan pelanggan seputar masalah kemasan produk, masalah ini menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, Tahu Kinanti perlu melakukan perbaikan desain kemasan sehingga dapat menciptakan suatu kemasan yang memberikan daya tarik dan jaminan kualitas dari produk tahu yang dikemas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan desain kemasan produk Tahu Kinanti menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Pemilihan metode QFD didasarkan pada keterlibatan pelanggan dalam proses perbaikan desain kemasan sehingga memberikan jaminan kepuasan pelanggan. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai pelanggan, penyusunan Voice of Customer, penyebaran kuesioner, penentuan karakteristik teknis, pembuatan matriks House of Quality, pengembangan konsep rancangan, penentuan part specification, pembuatan matriks Part Deployment, dan visualisasi rancangan. Rancangan perbaikan desain kemasan yang dihasilkan berbahan Plastik PET, berbentuk balok dengan kombinasi warna putih menarik dan transparan, menggunakan font tulisan Sans Serif, posisi informasi produk pada bagian atas kemasan, bahan penutup menggunakan bahan alumunium foil serta menggunakan sistem penutup kemasan vakum sealed. Kata kunci: perancangan, kemasan, Quality Function Deployment, Part Deployment
Improvement Suggestion Of Solair Incinerator Waste Entry Door Size Specification And Position Using Hierarchy Of Control Framework Dian Ayu Aprianti; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Awkward posture refers to positions of the body while performing work activities that deviate significantly from the neutral position and may pose risks such as damage traumatic work Musculoskeletal Disorders (MSDs). Solair incinerator controlled by one operator. The position of operator enter the waste indicates as awkward position. The existing work posture assessment score with RULA obtain 7. The value indicates that the working posture is necessary investigate and change immediately. Because the operator working with the hand(s) above the head, or the elbow(s) above the shoulders more than 2 hours total per day. This study focus on observation to work posture and the facility (entry door of incinerator) when operator enter the waste. The existing dimension of the entry door is L x W x H x D = 100 cm x 70 cm x 169 cm x 83 cm. The suggestion size is 80-101 cm for height. The waste container load 1-1.5kg with diameter 27 and height 40. And suggestion standard screw container is 9 inch. After analysis and get score 2 for the improvement size of incinerator entry door purpose to avoid the awkward position and reduce the risk of MSDs to the operator. Keywords: awkward position, incinerator entry door, musculoskeletal disorders (MSDs), RULA
Rancangan Alat Bantu Proses Sandblasting Otomatis Untuk Meminimasi Waste Of Processing Pada Proses Reparasi Tabung Menggunakan Metode Rasional Pada Pabrik Pressing Pt. Wika Industri & Kontruksi Bogor Ikbal Yudistira Marsal; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Wijaya Karya (Persero) dimana perusahaan ini melaksanakan kewenangan dalam bidang Casting, Pressing dan Plastic. Salah satu pabrik yang dimiliki oleh PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi ini adalah pabrik pressing yang berperan sebagai pabrik produksi pembuatan berbagai jenis tabung dan reparasi. Pabrik pressing tidak dapat melakukan reparasi tepat waktu sesuai permintaan customer. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterlambatan proses reparasi tabung pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor sehingga perlu adanya tindakan lanjut untuk mengurangi waste processing yang terjadi. Pada penelitian ini, diketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya waste processing, yaitu manusia dan mesin. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor telah melakukan analisa penyebab terjadinya waste processing salah satunya adalah karena mesin sandblasting saat ini masih menggunakan sistim manual. Sehingga usulan merancang alat bantu sandblasting yang memiliki sistim yang otomatis menjadi prioritas utama dari hasil penelitian ini. Penelitian ini difokuskan pada rancangan mesin otomatis berupa alat bantu proses sandblasting otomatis dengan menggunakan metode rasional Nigel Cross. Pada metode rasional, pengembangan produk dilakukan dalam enam tahap, yaitu clarifying objective, establishing functions, setting requirements, determining charateristics, generating alternatives, dan evaluating alternatives. Hasil dari penelitian dengan menggunakan metode tersebut adalah spesifikasi serta desain dari alat bantu proses sandblasting otomatis yang dapat diimplementasikan di penelitian selanjutnya sehingga tujuan mengurangi waste processing pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi tercapai. Kata kunci: Alat bantu proses sandblasting otomatis, Waste of processing, Berbagai jenis Tabung, Perancangan Produk Rasional Abstract PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is one of the subsidiaries of PT. Wijaya Karya (Persero) where the company is implementing authority in the field of Casting, Pressing and Plastic. One of the factories owned by PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is pressing plant that acts as a production plant manufacturing various types of tubes and reparations. Pressings factory can not perform repairs on time according to customer demand. This is evidenced by the delay in the repair process tube at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi that is need for further action to reduce waste processing that occurs. In this research, it is known that there are several factors that influence the occurrence of waste processing, human and machine. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi has analyzed the causes of waste processing one of them is due to sandblasting machine is still using a manual system. So the proposed sandblasting designing tools that have automated system a top priority of this research. This study focused on the design of automatic machine tools such as automated sandblasting process using rational method Nigel Cross. On the rational method, product development carried out in six stages, namely clarifying objectives, establishing functions, setting requirements, Determining charateristics, generating alternatives, and evaluating alternatives. Results from research using these methods is the specification and design of automated sandblasting process tools that can be implemented in future studies so that the objective of reducing waste processing at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi achieved. Keywords: automated sandblasting process tools, Waste of processing, various types of tubes, Rational Product Development Method.
Usulan Penerapan Metode Lean Manufacturinguntuk Meminimasi Waste Defect Pada Produksipensil Colour Departemen Finishing Di Pt.lestari Mahaputra Buana Dira Putri Januarti; Pratya Poeri Suryadhini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT. Lestari Mahaputra Buana (LMB) merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi pensil. Jenis pensil yang diteliti dalam penelitian ini berfokus pada jenis pensil colour. Dalam proses produksi pensil colour, ditemukan waste defect yang mempengaruhi pencapaian target produksi. Berdasarkan data perusahaan, defect rate pada bulan Januari hingga Desember pada tahun 2013 berada diatas batas toleransi perusahaan, yaitu 3%. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu perbaikan terhadap proses produksi pensil dalam upaya meminimasi waste defect. Dalam upaya meminimasi waste defect, digunakan metode pendekatan lean manufacturing. Tahap penelitian diawali dengan pengumpulan data primer yang kemudian diolah sehingga menghasilkan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) current state yang berguna untuk memetakan aliran serta waktu proses yang terjadi. Tahap berikutnya, dilakukan pengidentifikasian jenis waste defect dominan menggunakan Pareto diagram, sedangkan untuk mengidentifikasi penyebab waste defect dominan menggunakan Fishbone diagram dan 5 Why. Tahap penyelesaian masalah untuk setiap akar penyebab terjadinya waste defect dominan menggunakan tools lean manufacturing yang berupa pokayoke dan display. Berdasarkan penggunaan tools lean manufacturing, didapatkan rancangan usulan perbaikan berupa pengadaan kegiatan preventive maintenance, sistem pelatihan dan pendampingan pegawai, pengadaan display dan pemberian lubang pada batang pengunci pegas. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste Defect, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Pokayoke, Display
Implementasi Dan Analisis Game Sebagai Layanan (Gaas) Menggunakan Open - Source Cloud Gaming Server Gaminganywhere Altodia Utomo; Tody Wibowo; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cloud computing sangat berkembang akhir-akhir ini sebagai software sebagai layanan (SaaS), platform sebagai layanan (PaaS) maupun infrastuktur sebagai layanan (IaaS). Menonton video, mendengarkan music, maupun bermain game dapat kita lakukan tanpa kita harus memiliki infrastruktur yang memenuhi untuk melakukan semua itu berkat adanya cloud computing. Game sebagai layanan (GaaS) adalah sebuah layanan cloud computing yang merupakan pengembangan dari Infrastruktur sebagai layanan pada model layanan cloud computing. Pada Tugas Akhir ini diimplementasikan sebuah game sebagai layanan cloud gaming server menggunakan open-source GamingAnywhere yang diakses oleh sebuah atau beberapa client melalui jaringan lokal kabel (Ethernet) atau jaringan lokal nirkabel (WLAN). Server melakukan capture terhadap frame audio dan frame video kemudian dikodekan dan dikirimkan kepada client. Setelah client mendapatkan frame A/V, client akan mengdekodekan frame- frame yang diterima sehingga user bisa bermain dan melakukan input control . Control dari client yang merupakan input dari keyboard, mouse, maupun joystick dari user akan di transmisikan ke server cloud. Untuk mendapatkan performa dari sistem cloud game yang diimplementasikan ini, dilakukan pengujian dengan tiga jenis game dan beberapa skenario pengujian serta dilakukan pengujian Quality of Experience (QoE). Bermain game dengan menggunakan server render terbukti lebih efisien dalam penggunaan resource seperti CPU, RAM dan GPU. Untuk penggunaan CPU hanya digunakan maksimal 25%, untuk RAM maksimal 150 MB, GPU Memory maksimal sekitar 65 MB, GPU Usage dibawah 20% dan didapatkan frame rate diatas 25 fps. Keyword : GamingAnywhere, GaaS, Cloud computing
Perancangan Alat Bantu Pengisian Teh Pada Stasiun Kerja Pengepakkan Pt Perkebunan Nusantara Viii Kebun Ciater Dengan Menggunakan Framework Mechanical Design Vandi Alfian Ahmad; Muhammad Iqbal; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Perkebunan Nusantara VIII Kebun Ciater merupakan sebuah perusahaan pengolah teh hitam yang bertempat di Kabupaten Bandung. Pada pengolahan teh hitam ortodoks PTPN VIII Kebun Ciater memiliki 8 workstation dalam pelaksanaan tahap proses produksi. Untuk workstation pengepakan masih terdapat proses yang melibatkan operator untuk memegangi paper sack dalam setiap satu kali pengisian. Sehingga hal tersebut menimbulkan risiko pada aktivitas pengisian dan pengangkatan paper sack, hal ini dapat dilihat dari nilai skor REBA yang cukup tinggi yaitu 7 untuk aktivitas pemegangan paper sack oleh operator dan 10 untuk aktivitas pengangkatan paper sack oleh operator untuk ditimbang. Kedua hal tersebut akan menimbulkan risiko MSDs yang dirasakan oleh operator ketika melakukan aktivitas pengisian dan pengangkatan paper sack teh tersebut. Dengan menggunakan Framework Mechanical Design dan Tools yang mengadopsi dari Ulrich-Eppinger diharapkan dengan tahapan proses pengembangan produk ini dapat mengurangi risiko MSDs pada operator serta dapat mengurangi waktu proses pengisian teh. Hasil yang didapat dari tahapan Framework Mechanical Design berupa spesifikasi dari rancangan alat bantu yang akan dibuat. Alat bantu didesain dengan mekanisme pengisian bubuk teh dan penimbangan paper sack dalam satu waktu yang bersamaan. Sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko MSDs dan dapat membuat waktu proses produksi lebih efisien. Kata kunci : Framework Mechanical Design, Spesifikasi teknis, Ulrich-Eppinger, REBA, Rapid Entire Body Assesment
Improvement Suggestion Of Incinerator Waste Entry Door Design Using Ulrich-eppinger Method Randy Pradana; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problem Indonesia is one of problems that quite difficult to be resolved. Bandung is one of the cities that has a quite serious waste problem. It can be proved by lots of waste that piled   up in some main point in Bandung. Then, additional waste treatment is needed for undistributed wastes for reducing wastes accumulation that happens continuously. One types of incinerator is Solair Incinerator that developed by Bandung Techno Park. In this incinerator usage, was found problems related to operator’s body posture and work accident possibilities in the operational usage. By referring to Ulrich-Eppinger product development process that consisted of some stages of development matched with user reuirements, will be generated improvement incinerator concepts for reducing possibilities of problems likely to be happen in usage related to user operator. Improvement concepts obtained from data gathering, analysis and discussions with stakeholders referring to existing Solair Incinerator condition for generating recommendation of improvement incinerator concept for reducing possibilities of problems related to operator’s body posture, and work accident in this Solair Incinerator usage. The result of the design improvement tested using RULA and Finite Element Analysis. The score of RULA assessment is 2 and the load applied to the design still in the feasible range that makes the design considered as feasible to be applied.
Pengembangan Detail Desain, Pembuatan Prototype Dan Pengujian Mesin Autoloader Spotwelding Dengan Menggunakan Metode Perancangan Produk Generik Di Pt Dharma Precision Parts Riskika Dea Pratama; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dharma Precision Parts adalah salah satu anak perusahaan Dharma Group yang didirikan pada tahun 1997 dan bergerak dalam bidang pengadaan sukucadang kendaraan bermotor (roda dua dan empat). Salah satu fokus produksi di PT Dharma Precision Parts ini adalah Arm Stay. Berdasarkan Upah Minimum Regional yang setiap tahunnya dikeluarkan oleh gubernur Jawa Barat, nilai Upah Minimum Kabupaten Bekasi kelompok 2 rata rata naik 21% dari tahun ke tahun dan diprediksikan nilai ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalah kenaikan UMR, diperlukan alat bantu/ mesin yang dapat menggantikan operator sebagai pengoprasi mesin. Produk sebagai alat bantu/ mesin tersebut harus dirancang sesuai kebutuhan fungsional. Pada penelitian sebelumnya sudah didapatkan target spesifikasi dan konsep produk terpilih yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Dengan pembahasan detail desain akan diketahui produk seperti apa yang dibutuhkan lengkap dengan spesifikasi dan gambar teknik, pembuatan prototipe dengan keluaran mesin yang sudah dalam bentuk fisik beserta diagram alur perakitan dan testing yang membuktikan apakah mesin usulan sudah layak untuk menggantikan posisi operator. Kata kunci : Detail Desain, Prototipe, Eksperimen
Co-Authors Adin Yusti Yulian Aditya Dumadi Aditya Rifqi Pratama Adityo Pratama Agus Dwi Prasetyo Agus Ganda Permana Altodia Utomo Alya Khalisa Nadira Amrina Rosyada Andri Gautama Suryabrata Annisa Husna Alif Ari Bonardo Pangihutan Purba Ario Dwi Wrahatnolo Aulia Ayu Dyah Aulia Maulana Azkiya Azhari Fauzi Din Nugraha Bagus Nenda Haryo Pambudi Bambang Setia Nugroho Benny Yanuarsih Budi Praptono Debby Syavira Anesia Devi Pratami Dian Ayu Aprianti Dira Putri Januarti Faizal Wahyu Winarsa Farda Hasun Farli Erigga Putra Fransiscus Sucipto Gasha Sarwono Putra Hani Novita Tresnasari Harry Setiawan Purba Heroe Wijanto Ida Ayu Made Cahyanti Puspa Ig. Prasetya Dwi Wibawa Ika Arum Puspita Ikbal Yudistira Marsal Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari Irma Nurmawanti Kartika Andini Putri Kevin Reza Andaru Khairul Abrar Krinta Alisa Lestari Marina Yustiana Lubis Maulina Dwiwanti Mugni Rifki Muhammad Badriyansyah Muhammad Rizqi Fauzan Muhammad Yogaswara Wiraditya Murni Dwi Astuti Mutiah Rositasari Nauval Furqon Amaly Nikki Rizky Pradipta Nuril Amri Ependi Oka Sutarto Putra Pratya Poeri Suryadhini Putra Warumansyah Purba Rachmat Herdyono Saputra Rahmat Habibie Bariyanto Ramdhan Nugraha Ramdhan Pragustian Randy Pradana Rega Kusuma Putra Reza Gilang Pramono Reza Mohammad Rifky Reza Muhammad Zein Ridho Fadrian Putra Riduan Simanjuntak Rino Andias Anugraha Rino Andias Nugraha Riskika Dea Pratama Rizki Nur Rachman Rizqin Adha Siregar Ryan Rama Hidayat Sari Wulandari Sonny Hari Wijaya Sri Martini Sri Widaningrum Suci Aulia Teddy Sjafrizal Teddy Syafrizal Tody Ariefianto Wibowo Tyas Danny Setyaningrum Uke Kurniawan Usman Vandi Alfian Ahmad Wiwit Mulyaningsih Wiyono Yandri Illham ZR Yusuf Nugroho Doyo Yekti Zeynabila Kheista Sakina