Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Load Balancing Metode Nth dan Virtual Local Area Network (VLAN) untuk Ketersediaan Jaringan Meisya Robiatul Adawiyah; Rd. Rohmat Saedudin; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan kebutuhan akan koneksi internet yang cepat dan stabil terutama dalam mendukung aktivitas Pendidikan seperti perkuliahan, administrasi, dan penggunaan platform e-learning. Namun, masalah jaringan yang lambat sering terjadi terutama pada jam sibuk yang mengganggu produktivitas pengguna dan kelancaran akses layanan daring. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah penerapan load balancing, khususnya metode Nth yang dapat mendistribusikan lalu lintas jaringan secara bergantian ke beberapa jalur untuk menghindari penumpukan beban. Selain itu, penggunaan Virtual Local Area Network (VLAN) membantu memisahkan lalu lintas antar kelompok pengguna dan mendukung segmentasi jaringan yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan load balancing metode Nth dan VLAN melalui simulasi guna meningkatkan stabilitas dan ketersediaan jaringan. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan jaringan yang lebih optimal khususnya dalam lingkungan Pendidikan yang membutuhkan konektivitas tinggi dan konsisten. Kata kunci— Load balancing, Nth, Virtual Local Area Network, VLAN, simulasi.
Analisis Perbandingan Teknik Load Balancing Equal Cost Multi Path Pada Perangkat Mikrotik dan Smart Balancing Pada Perangkat Ruijie Reyee Sumanto Lesmana Putra; Rd. Rohmat Saedudin; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna internet Indonesia diperkirakan akan mencapai lebih dari 221 juta pada tahun 2024, meningkatkan kebutuhan akan koneksi internet yang cepat dan stabil. Teknologi load balancing, seperti Equal Cost Multi Path dan Smart Balancing, diadopsi secara luas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai dan membandingkan seberapa baik dua metode load balancing bekerja: Equal Cost Multi Path (ECMP) pada perangkat MikroTik dan penyeimbangan pintar pada perangkat Ruijie Reyee. Untuk mencapai tujuan ini, metode penelitian ini melibatkan model konseptual Hevner untuk menganalisis dan membandingkan kinerja load balancing ECMP pada perangkat MikroTik dan Smart Balancing pada perangkat Ruijie Reyee dalam konteks jaringan yang sama. Selanjutnya, siklus pengembangan jaringan (NDLC) diterapkan, yang meliputi identifikasi, desain, simulasi, implementasi, pemantauan, dan manajemen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Smart Balancing lebih efektif dalam memberikan kualitas layanan dengan semua aplikasi dalam status aktif-aktif (AA) memperoleh kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata 1,00-1,25, sama atau lebih baik dari ECMP, kecepatan perpindahan penyedia layanan internet Smart Balancing mencatat waktu perpindahan rata-rata sekitar 5,88 detik, lebih cepat dari ECMP yang mencapai 6,99 detik, dan kestabilan koneksi terutama saat bandwidth rendah. Hasil keseluruhan pengujian load balancing Smart Balancing menunjukkan kinerja yang lebih konsisten dan efisien dalam mengelola lalu lintas data, sehingga memberikan kualitas layanan yang lebih optimal dibandingkan dengan Equal Cost Multi Path. Penerapan teknik load balancing Smart Balancing tidak hanya meningkatkan kualitas layanan tetapi juga mudah dalam hal konfigurasi dan implementasi. Kata kunci— Load Balancing; Equal Cost Multi Path (ECMP); Smart Balancing; MikroTik; Ruijie Reyee; Quality of Service (QoS); Network Development Lifecycle (NDLC).
Implementasi Dan Analisa Profil Fungsi Kontrol Dan Performance Pada Openvpn (Vpn) Dan Openziti (Ztna) Hafizh Al Fauzi; Adityas Widjajarto; M. Teguh Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan jaringan menjadi elemen vital dalam era digital, terutama menghadapi ancaman siber seperti pencurian data dan eksploitasi konfigurasi. Penelitian ini membandingkan dua pendekatan keamanan jaringan: OpenVPN sebagai representasi Virtual Private Network (VPN) dan OpenZiti sebagai implementasi Zero Trust Network Access (ZTNA) berbasis identitas. Fokus utama adalah bagaimana kedua sistem menerapkan fungsi kontrol IAAA (Identification, Authentication, Authorization, Accounting), merespons serangan, serta performa jaringan dalam kondisi diserang. Eksperimen dilakukan menggunakan pendekatan blackbox dengan simulasi serangan siber, seperti port scanning (Nmap), brute force login (ffuf), dan configuration manipulation (modifikasi JWT). Hasil menunjukkan bahwa OpenVPN unggul dalam log granularity dan pencatatan autentikasi, meskipun terbatas dalam otorisasi akses. Sebaliknya, OpenZiti memberikan kontrol akses yang lebih presisi dan cepat dalam mendeteksi serangan agresif, namun pencatatan log dan deteksi terhadap manipulasi JWT masih perlu ditingkatkan. Dari sisi performa jaringan, OpenZiti secara konsisten unggul dengan kecepatan unduh 6267.74 Mbps dibanding OpenVPN yang hanya mencapai 287.38 Mbps. Kesimpulannya, OpenVPN lebih sesuai untuk lingkungan yang membutuhkan akses jaringan luas dan pencatatan log teknis yang mendetail, sedangkan OpenZiti lebih tepat digunakan dalam sistem yang mengutamakan performa tinggi, kontrol akses berbasis identitas, dan segmentasi akses yang fleksibel. Kata kunci — Keamanan Jaringan, VPN, ZTNA, OpenVPN, OpenZiti, IAAA, Profiling.
Implementasi Dan Analisis Information Gathering Menggunakan Open-Source Intelligence (Osint) Tools Untuk Estimasi Risiko Pada Layanan It Institusi Keuangan Syariah Rhoemanidar Ruslan; Adityas Widjajarto; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan teknologi informasi di sektor keuangan mendorong Institusi Keuangan Syariah mengadopsi sistem berbasis website untuk efisiensi, namun kesiapan keamanan informasi masih terbatas. IKS menghadapi tantangan sumber daya, infrastruktur, dan kapabilitas dalam mendeteksi serta mengelola risiko siber, terutama dengan meningkatnya serangan yang mengeksploitasi celah digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan estimasi risiko berbasis Open-Source Intelligence (OSINT) untuk menilai kerentanan dan ancaman siber terhadap aset IT IKS secara eksternal. Metode penelitian meliputi identifikasi domain IKS dari Publikasi Nasional, eksplorasi domain menggunakan tools OSINT untuk data teknis seperti port terbuka dan konfigurasi SSL, serta analisis risiko dengan model R=V×T×A. Hasil menunjukkan sebagian besar domain IKS memiliki kerentanan pada infrastruktur dan layanan dasar, seperti sertifikat SSL dan pengaturan email yang terbuka, serta menampilkan informasi sensitif. Ancaman umum bersumber dari eksploitasi pasif informasi publik. Melalui model risiko, IKS diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat risiko (tinggi, sedang, rendah), menunjukkan bahwa setiap domain memiliki potensi ancaman siber yang perlu diwaspadai. Pendekatan OSINT terbukti mampu memberikan gambaran awal kondisi keamanan IT IKS, bermanfaat sebagai dasar evaluasi mandiri dan rekomendasi perbaikan sistem, serta berkontribusi pada pengembangan strategi pertahanan siber efisien berbasis informasi terbuka untuk sektor keuangan lokal. Kata kunci— Keamanan informasi IKS, open-source intelligence (OSINT), estimasi risiko siber, kerentanan sistem
Penerapan Dan Profiling Fungsi Kontrol Dan Performance Pada Ferrumgate (Ztna) Dan Wireguard (Vpn) Sulthan Jihad; Adityas Widjajarto; M. T. Kurniawan Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi dan analisis fungsi kontrol keamanan serta performa dua teknologi akses jaringan, yaitu FerrumGate sebagai representasi Zero Trust Network Access (ZTNA) dan WireGuard sebagai protokol VPN. Seiring transformasi digital dan meningkatnya ancaman siber, model keamanan tradisional berbasis perimeter dianggap kurang efektif. Pendekatan ZTNA, dengan prinsip “never trust, always verify”, menawarkan kontrol akses ketat tanpa memandang lokasi perangkat, sedangkan WireGuard dikenal sebagai protokol VPN yang efisien dan ringan. Studi ini mengevaluasi kedua sistem melalui simulasi serangan jaringan (Brute Force dan Port Scanning) menggunakan alat seperti Nmap dan ffuf, serta pengukuran performa jaringan. Evaluasi fungsi keamanan mencakup aspek identification, authentication, authorization, dan accounting. Hasilnya, FerrumGate lebih unggul dalam deteksi dan cakupan kontrol, mampu mendeteksi port scanning dibawah 1 menit dan brute force dalam ~1 detik, dengan coverage completeness 75%. Sebaliknya, WireGuard gagal mendeteksi port scanning dan lambat dalam merespons brute force (45 detik), dengan coverage completeness yang terbatas (25%). Dalam performa, FerrumGate mencatat kecepatan tinggi (197 Mbit/s) namun latensi lebih besar (118 ms), sedangkan WireGuard memiliki latensi rendah (6,78 ms) dengan kecepatan lebih rendah (~31,2 Mbit/s). Hasil penelitian ini memberikan dasar dalam memilih solusi keamanan yang sesuai. Kata kunci— Profiling, Performance, Kontrol, FerrumGate, WireGuard.
Studi Performa Load Balancing dengan Per-Connection Classifier (PCC) dan Equal Cost Multi-Path (ECMP) Menggunakan Perangkat Mikrotik Arya Abhirama; Rd. Rohmat Saedudin; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan koneksi internet yang andal dan terjangkau untuk lingkungan SOHO (Small Office/Home Office) menjadi tantangan utama di tengah tingginya biaya bandwidth. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa dua metode load balancing populer, Per Connection Classifier (PCC) dan Equal Cost Multi-Path (ECMP), sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan menggunakan perangkat MikroTik dengan dua ISP. Metodologi penelitian melibatkan pengujian eksperimental pada 108 skenario berbeda yang mencakup variasi bandwidth dan kondisi failover. Hasil penelitian menunjukkan adanya pertukaran (trade-off) yang jelas: ECMP unggul dalam hal throughput dengan kecepatan gabungan mencapai 17 Mbps dibandingkan PCC sebesar 14 Mbps. Namun, PCC terbukti jauh lebih superior dalam menjaga stabilitas koneksi, dengan unggul dalam 5 dari 7 kategori bandwidth dalam hal meminimalkan packet loss dan menunjukkan delay yang lebih rendah pada kondisi bandwidth ekstrem. Temuan ini menyimpulkan bahwa PCC adalah pilihan ideal untuk jaringan yang memprioritaskan stabilitas, sementara ECMP lebih cocok untuk memaksimalkan throughput pada koneksi yang simetris.. Kata kunci— Load Balancing, Equal Cost Multi Path (ECMP), Per Connection Classifier (PCC), MikroTik, Quality of Service (QoS), Internet Service Provider (ISP)
Co-Authors Achmad Muhaimin Aziz Aditya Eka Saputra Aditya Shofwan Zulma Afrizal Hamzah Ahmad Almaarif Al Faridz, Muhammad Hanafi Mu’amar Alifurfan Wiradwipa Pranowo Amalia Intan Safura Ardhyan Zulfikar Malik Ari Apridana Arya Abhirama Avon Budiono Avon Budiono Avon Budiyono Aziz Widya Isnanta Basori, Malik Alrasyid Batunanggar, Yana J S Br Surbakti, Maya Angelia Cindy Muhdiantini Decky Raditama Megantara Deden Witarsyah Dewantara, Rheza Dicky Naofal Rizaldi Dzulfahmi, Irfan Eliza Adira Handrini Evangelista S., Jacqueline Fachrul Hijriah Usman Fadhilah, Samia Faezal, Erlangga Fanny Fathya Nurul Fatimah Fanny Fathya Nurul Fatimah, Fanny Fathya Nurul Farmadika, Pramudya Fathia, Dhiya Fathinuddi, Muhammad Febriyani, Widia Ferdinan Ginting Manik Hadist, Putri Alviona Hafizh Al Fauzi Harahap, Adnan Nauli Hawari, Azizan Helmi Khairullah Setiana I Made Dwiki Kusuma Pradipta Ilham Akbar Siswanto Ilham Amarullah Irawan, Alfian Rifki Irmalistia Alfiani Isnaini Hayati Ivan Setiawan Jafar Haritsah Kamaly, Akhmad Dzihan Karimah, Myra Tresno Kirana Dhiatam Dhiatama Ayunda Krisfian Adji Brata Kurniawan, M Tegoeh Kurniawan, M Teguh Kurniawan, M. Teguh Leonardo Taufan Sontani Limutu, Wahyu M Teguh Kurniawan M. K. Rizal Syahputra M. Rafi M. T. Kurniawan Kurniawan M. Teguh Kurniawan M. Teguh Kurniawan Ma'arij Haritsah Manik, Yusuf H. Mega Fitri Yani Meisya Robiatul Adawiyah Miftah Fajar Asy’ari Milenia Oktaviana Mochamad Teguh Kurniawan Mochammad Teguh Kurniawan Muhammad Athallariq Rabbani Muhammad Fathinuddin Muhammad Ilham Maulana Muhammad Teguh Kurniawan MUHAMMAD TEGUH KURNIAWAN, MUHAMMAD TEGUH Muharman Lubis Murahartawaty Murahartawaty Nabil Egan Valentino Naufal Abrian Ismiyushar Ni Made Meliana Listyawati Nolanda Indria Nugraha, Yadi Pamudji, Tania Almira Penggalih, Arya Bimo Bagas Pulungan, Fauzan Khairy Qudamah, Ramiz Rafsyandjani, Muhammad Rizki Ramadani Ramadani, Ramadani Rd. Rohmat Saedudin Rhoemanidar Ruslan Ryan Supriadi Ramadhan Ryandi, Yuaraina Dirgantarizki Safitra, Muhammad Fakhrul Salim, Irgi Fahrezi Sanum, Fachri Fadhilah Shita Widya Ningsih Sidiq, M. Zaelani Sihaloho, Irvan Sulthan Jihad Sumanto Lesmana Putra Tania Almira Pamudji Taufiqurrahman, Dzulfikar Fathi Teguh Kurniawan Tiara Sabrina Trinanda Aditya Arya Wibisono Umar Yunan Kurnia Septo Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Utami, Resti Pradita Valentino, Nabil Egan Vreseliana Ayuningtyas Wardana, Wasis Wisal Altafvian Deanis Ananta Yuli Adam Prasetyo Yuniati, Shavira Eka