Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Tingkat Kerentanan Penghidupan Masyarakat Nelayan Terhadap Perubahan Iklim di Desa Panjang Baru, Kota Pekalongan Ardhi Irawan; Sudrajat Sudrajat; Emilya Nurjani
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 3 (2026): May 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.3.702-712

Abstract

Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada kondisi alam sehingga rentan terhadap dampak perubahan iklim. Penelitian ini dilakukan di Desa Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, dengan tujuan menganalisis persepsi nelayan terhadap perubahan iklim, mengukur tingkat kerentanan penghidupan, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan sequential mixed methods yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dari 83 nelayan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan Livelihood Vulnerability Index (LVI) untuk mengukur tingkat kerentanan penghidupan dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi adaptasi, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap responden yang sama untuk memperkuat hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nelayan belum sepenuhnya memahami konsep perubahan iklim, mereka telah merasakan dampaknya secara langsung, seperti banjir rob, cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan pergeseran musim ikan. Nilai LVI sebesar 0,55 menunjukkan bahwa rumah tangga nelayan memiliki tingkat kerentanan yang tinggi, dengan komponen bencana alam dan variabilitas iklim sebagai penyumbang kerentanan terbesar. Rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan turut membatasi kapasitas adaptasi nelayan dalam menghadapi perubahan iklim. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas adaptif masyarakat pesisir untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.
Pengaruh Curah Hujan terhadap Produksi Tanaman Pangan Padi dan Jagung di Kecamatan Sleman Marina Evana Putri Darise; Emilya Nurjani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32931

Abstract

Curah hujan merupakan faktor iklim yang sangat memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman pangan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh curah hujan terhadap produksi tanaman padi dan jagung di Kecamatan Sleman pada tahun 2018 dan 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Sleman, meliputi data produksi, luas panen, dan curah hujan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penyajian data dalam bentuk tabel, grafik, dan peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi padi meningkat dari 1.574,3 ton pada tahun 2018 menjadi 1.613,4 ton pada tahun 2020, sementara produksi jagung meningkat dari 452,7 ton menjadi 576,3 ton pada periode yang sama. Peningkatan produksi padi sejalan dengan peningkatan total curah hujan dari 2.526 mm menjadi 3.272 mm, yang mengindikasikan bahwa ketersediaan air hujan mencukupi kebutuhan air padi yang tinggi. Namun, produktivitas jagung justru menurun dari 0,73 ton/ha menjadi 0,69 ton/ha, diduga akibat curah hujan tinggi pada bulan Mei 2020 (254 mm) yang mengganggu fase pertumbuhan kritis jagung. Selain itu, luas panen terbukti menjadi faktor dominan yang memengaruhi produksi, terutama untuk jagung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa curah hujan berpengaruh positif terhadap produksi padi, tetapi pengaruhnya terhadap jagung bersifat kompleks dan perlu dikelola dengan baik. Implikasi penelitian ini adalah perlunya strategi adaptasi seperti pengaturan waktu tanam, perbaikan drainase, dan penggunaan varietas tahan genangan untuk meminimalkan risiko kelebihan air.
Exploring Biophysical Impacts of Land Use and Land Cover Change on the Regional Climate of Kalimantan, Indonesia Amelia Fitri; Emilya Nurjani; Andung Bayu Sekaranom
Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 20 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jik.v20i1.22716

Abstract

Land use and land cover change (LULCC) is a major anthropogenic driver of climate variability, particularly in tropical regions experiencing rapid deforestation. This research aimed to investigate the biophysical impacts of LULCC on temperature and precipitation in Kalimantan during 1960–1989, a period that marked the onset of intensive land use transformation in the region. Using the Land Use Model Intercomparison Project (LUMIP) experimental framework and land use data from the Land Use Harmonization version 2 (LUH2), the analysis compared two climate simulations, Historical and Historical with no land use change (Hist_noLu). The results showed a robust warming signal associated with deforestation in Kalimantan, with a mean temperature increase of up to 0.116°C and localized maximum exceeding 0.300°C. Ridge regression analysis indicated that deforestation contributed over 65% to the observed warming. In contrast, precipitation demonstrated weak sensitivity to LULCC. Although both simulations showed a declining trend, the historical simulation had slightly higher precipitation than the Hist_noLu simulation, suggesting that LULCC may have moderated the precipitation decline. However, the 2 regression model's low explanatory power (R2 = 0.099) indicated that other climatic factors played a more dominant role in shaping precipitation patterns in Kalimantan.
Co-Authors Abidin, Pramuditya Vanesya Putri Febrian Adhelia Widha Alfareta Aditya Pradana Aditya Utama Agus Suprihatin Utomo Ahmad Cahyadi Ahmad Cahyadi **) Ahmada, Benarifo Aida Mardiana Amelia Fitri Andi Syahid Muttaqin Andung Bayu Sekaranom Andung Bayu Sekaranom Andung Bayu Sekaranom Andung Bayu Sekaranom Andung Bayu Sekaranom Anindya Hias Bestari Aniworo Nuladani Ardhi Irawan Ardila Yananto Arum Rahayu Astuti, Bernadetta Indri Dwi Bowo Susilo Bowo Susilo Danardono Danardono Danardono, Danardono Delvita, Sisna Dyah Rahmawati Hizbaron Eko Bayu Dharma Putra Eko Haryono Eko Haryono Fathimah Nur Lestari Fawzia, Annisa Ayu Fawzia, Aulia Valerie Febriyan Rachmawati Fiel Unggul Prastyo Firmansyah, Anugrah Jorgi Fitria Nucifera Futuha Helen Sara Habibah Nurrohmah Hadi, Mohammad Pramono Harini Rika Henky Nugraha Henky Nugraha, Henky Ilham Diki Pratama Iswari Nur Hidayati M Iqbal Taufiqurrahman Sunariya Marina Evana Putri Darise Mohammad Pramono Hadi Muhammad Sufwandika Wijaya Muhammad Sufwandika Wijaya Naashiruddin Fikri Qushoyyi Naim, Asshaffa Nanda Fuji Lestari Oktaviani, Malinda Budi PENIDDA, ELBIBIYA IZZUL Pertiwi, Serly Andini Prabowo, Andriyas Aryo Pratama, Ilham Diki Putra, Eko Bayu Dharma Rahmatika, Iklila Rika Harini Rika Harini Ryan Andri Wijaya Safira Bitanisa Adnia Amanitya Sani Afifah Sekar Gading Hermawan Setyaningrum, Etik Sri Lestariningsih Sri Rum Giyarsih Sri Rum Giyarsih Sudibyakto Sudibyakto Sudibyakto Sudibyakto Sudrajat Sudrajat Suharyadi, R Sutriani SUWARNO HADISUSANTO Utia Suarma Wahyu Widiyatmoko Widiyana Riasasi Zerlinda, Aurelia Zunnikah, Zunnikah