Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Current Issues In Counseling

Hubungan antara Adversity Quotient dengan Motivasi Berprestasi Siswa SMP Ratnasari, Desi Sindi Putri; Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 2, No 1 (2022): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0978cic

Abstract

Menurunnya prestasi belajar siswa merupakan akibat dari rendahnya motivasi berprestasi yang dimiliki siswa. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ditunjukkan dari ketidakstabilan nilai prestasi belajarnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi yaitu adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran adversity quotient pada siswa SMP, mendeskripsikan gambaran motivasi berprestasi pada siswa SMP, dan menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 56,9%, motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 51,1%, dan terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP dengan koefisien korelasi sebesar 0,264 dengan nilai  signifikansi sebesar 0,002 pada tingkat hubungan yang lemah. Artinya semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi, sebaliknya semakin rendah adversity quotient maka semakin rendah pula motivasi berprestasi. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk meningkatkan adversity quotient dan motivasi berprestasi siswa yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling individual.
Analisis Faktor Yang Menumbuhkan Hubungan Interpersonal Yang Baik Pada Siswa SMA Putri, Ayuni; Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/01017cic

Abstract

AbstractMenumbuhkan hubungan interpersonal yang baik penting pada kehidupan siswa sehari-hari. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tumbuhnya hubungan interpersonal yang baik antara lain rasa percaya, sikap sportif dan terbuka. Akan tetapi, ketiga faktor tersebut masih belum berkembang pada diri siswa, sehingga belum dapat menumbuhkan  hubungan interpersonal yang baik dengan lingkungannya. Siswa yang belum memiliki hubungan interpersonal yang baik akan lebih mudah terisolir dan dikucilkan oleh teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yaitu faktor (1) percaya (trust), (2) sikap sportif, dan (3) sikap terbuka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 5 Pariaman dengan jumlah 512 orang dengan sampel sebanyak 225 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis persentase. Hasil penelitian mengungkap bahwa faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yang baik pada siswa SMA Negeri 5 Pariaman ditinjau dari (1) faktor percaya (trust) tergolong cukup baik  53.78%, (2) faktor sikap sportif cukup baik 56.00%, dan (3) faktor sikap terbuka juga cukup baik 64.44%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yang baik pada siswa SMA N 5 Pariaman tergolong  cukup baik.
Hubungan antara Adversity Quotient dengan Motivasi Berprestasi Siswa SMP Putri Ratnasari, Desi Sindi; Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0977cic

Abstract

Menurunnya prestasi belajar siswa merupakan akibat dari rendahnya motivasi berprestasi yang dimiliki siswa. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ditunjukkan dari ketidakstabilan nilai prestasi belajarnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi yaitu adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran adversity quotient pada siswa SMP, mendeskripsikan gambaran motivasi berprestasi pada siswa SMP, dan menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 56,9%, motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 51,1%, dan terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP dengan koefisien korelasi sebesar 0,264 dengan nilai  signifikansi sebesar 0,002 pada tingkat hubungan yang lemah. Artinya semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi, sebaliknya semakin rendah adversity quotient maka semakin rendah pula motivasi berprestasi. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk meningkatkan adversity quotient dan motivasi berprestasi siswa yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling individual. Keywords: Adversity Quotient, Motivasi Berprestasi, Prestasi Belajar
Hubungan Self Efficacy dengan Stres Akademik Siswa SMA Permatasari, Dea Yendria; Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 2, No 2 (2022): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0965cic

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa mengalami keyakinan diri yang rendah dalam mengahadapi berbagai tuntutan pembelajaran sehingga berpotensi mengalami stres akademik. Siswa yang tidak memiliki keyakinan terhadap kemampuan yang dimilki untuk menghadapi situasi dapat mempersepsikan tekanan dalam taraf apapun sebagai hal yang menekan. Salah satu factor yang diduga mempengaruhinya adalah self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan self efficacy siswa di SMAN 6 Padang, (2) mendeskripsikan stres akademik siswa di SMAN 6 Padang, (3) menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan stres akademik siswa di SMAN 6 Padang. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) self efficacy siswa berada pada kategori sedang, (2) stres akademik siswa berada pada kategori sedang, (3) terdapat hubungan negatif antara self efficacy dengan stres akademik siswa dengan indeks korelasi -0,393 pada tingkat hubungan yang lemah.Keywords: Self Efficacy, Stres Akademik
Hubungan Empati dengan Perilaku Prososial Siswa SMA di Era New Normal Giskandi, Jefni; Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0642cic

Abstract

Adolescent social interactions benefit greatly from prosocial behavior. Adolescent prosocial behavior, such as being egocentric and unconcerned with their friends, decreased during the new normal era.Empathy is one of the elements that affect prosocial behavior. The three objectives of this study are to (1) describe a picture of student empathy, (2) describe a description of students' prosocial behavior, and (3) determine whether there is a significant relationship between empathy and prosocial behavior among high school students in the new normal era. A quantitative research methodology using a descriptive and correlational approach was used. The population of the study consisted of all 214 students enrolled in SMAN 2 Ranah Pesisir, with 139 students representing as the sample using stratified random sampling. The Likert scale model and the empathy questionnaire were used to collect data on students' prosocial behavior. Percentage and correlation methods utilizing Pearson Correlation Product Moment are used in data analysis. According to the study's findings, student prosocial behavior was in the high category with a percentage of 54.0%, while student empathy was in the high category with a percentage of 68.3%. Additionally, there was a significant positive correlation between these two behaviors, with a correlation coefficient of 0.647 and a significant value of 0.000.