Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pentingnya Bahasa Inggris di Era Globalisasi: Edukasi pada siswa/i SMK Alviaderi Novianti; Martina Mulyani; Indra Sudrajat; Retno Wiyati
aksararaga Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v4i2.67

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada para siswa/siswi SMK terkait pentingnya memiliki keterampilan berbahasa Inggris bagi mereka di era globalisasi saat ini. Edukasi ini dianggap penting mengingat kurangnya kesadaran mereka dalam mempelajari Bahasa Inggris. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah edukasi yang dilakukan secara langsung di SMK Pasundan 3 Kota Bandung dengan melibatkan seluruh siswa kelas XXI sebanyak 120 orang. Pengukuran peningkatan kesadaran siswa terkait pentingnya Bahasa Inggris dilaksanakan sebelum dan setelah kegiatan edukasi dilakukan. Didapat hasil bahwa adanya peningkatan kesadaran siswa akan pentingnya memiliki keterampilan Bahasa Inggris yang diperoleh setelah mereka mengikuti kegiatan edukasi ini. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini mampu meningkatkan kesadaran siswa/siswi akan pentingnya Bahasa Inggris saat ini.
Implementasi Teks Multimodal dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Alviaderi Novianti; Martina Mulyani; Indra Sudrajat; Iis Suryani Herdiah; Novandy Adhitya; Retno Wiyati; Susie Kusumayanthi
aksararaga Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i2.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruk model text dan memfasilitasi siswa untuk mengkonstruk makna dengan menggunakan multimodaliti. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan yang terakhir tahap monitoring dan evaluasi. Simulasi kegiatan pembelajaran dengan multimodal ini mendapatkan respon positif dari para guru dan siswa. Menurut para guru simulasi ini memberikan mereka inspirasi dalam melakukan proses pembelajaran mutimodaliti berdasarkan GBA. Para guru yang selama ini merasakan kesulitan bagaimana mengajak siswa SMP untuk membuat kalimat dalam Bahasa Inggris mendapatkan cara yang cukup efektif melalui simulasi ini yaitu dengan memberi mereka contoh kalimat untuk ditiru dan memberi mereka hands on activity dimana siswa bisa kata-kata untuk menjadi kalimat atau Menyusun kalimat untuk menjadi cerita. Untuk para siswa, simulasi kegiatan pembelajaran ini merupakan kegiatan baru untuk mereka dimana mereka tidak harus selalu belajar didepan meja tetapi bisa bergerak mengelilingi ruangan dan menyusun kertas -kertas alih alih menulis kalimat dalam bahasa Inggris. Secara keseluruhan, kegiatan simulasi pembeljaran multimodality ini membantu guru dalam mengajar bahasa Inggris dan membantu siswa belajar menulis bahasa Inggris.
Mengintegrasikan Siklus Pembelajaran Genre (Glc) Dalam Pembelajaran Berbasis Projek (Pjbl) Di Kelas Martina Mulyani; Susie Kusumayanthi; Novandy Adhitya; Emma Malia; Iis Suryani Herdiah
aksararaga Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v6i1.95

Abstract

Abstrak. Pembelajaran GLC dan PjBL ini sudah popular dilaksanakan di sekolah menengah umum, akan tetapi ia masih jarang di gali di sekolah menengah kejuruan (SMSK) Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu para guru pendidikan bahasa Inggris dalam menerapkan GLC dalam PjBL yang merupakan salah satu strategi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Salah satu SMK di Garut terpilih untuk menjadi lokasi dimana model pembelajaran ini diterapkan. Diikuti oleh 27 siswa, model pembelajaran ini dilakukan dengan melalui tahapan Building knowledge of Field (BKOF), Supporting reading, Modelling/ Deconstruction, Joint construction, dan Independent user of Genre. Selama pelaksanaan model pembelajaran ini, siswa terlihat antusias mengikuti dan terlibat langsung dalam pemilihan materi pembelajaran, selain itu mereka juga memberi saran dan koreksi atas kalimat paraphrase yang dibuat temannya serta bersemangat untuk membuat bulletin di kelas pada pertemuan selanjutnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengintegrasian GLC pada pembeljaran berbasis projek (PjBL) di kelas, selain bisa mengoptimalkan waktu pembeljaran di SMK juga bisa mengoptimalkan kemampuan siswa dalam belajar bahasa Inggris. Oleh karena itu diharapkan guru- guru SMK mempelajari lebih lanjut mengenai pembeljaran GLC.
MEMBANGUN KELAS YANG AKTIF, MENYENANGKAN, DAN BERMAKNA: WORKSHOP ICEBREAKERS BERBASIS BKoF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Alviaderi Novianti; Iis Suryani Herdiah; Martina Mulyani; Indra Sudrajat; Susie; Retno Wiyati; Novandy Adhitya; Emma; Dina
aksararaga Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v6i2.102

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para guru Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Cimahi dalam memberikan alternatif pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris dilengkapi dengan cara dalam menentukan kegiatan icebreakers yang sesuai dalam pembelajaran. Metode kegiatan pengabdian ini adalah lokakarya yang diadakan secara tatap muka dengan melibatkan 35 guru Bahasa Inggris pada Tingkat SMA yang tergabung dalam MGMP Bahasa Inggris di wilayah Cimahi, Jawa Barat. Kegiatan ini, terbagi ke dalam tiga tahapan, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Pada tahap persiapan, seluruh peserta diberikan kuesioner tentang kesulitan yang dihadapi oleh para guru Bahasa Inggris dan kebutuhan lokakarya yang mereka butuhkan dalam menigkatkan kualitas pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, lokakarya digelar dengan mengambil topik kegiatan sesuai dengan hasil kuesioner yang diberikan pada tahap sebelumnya. Kemudian, pada tahap monitoring dan evaluasi, para guru diberikan kuesioner tentang pengalaman mereka setelah melaksanakan lokakarya ini dan harapan kedepannya. Dari hasil kegiatan PKM ini dapat disimpulkan bahwa pentinganya diadakan penyegaran berupa kegiatan lokakrya yang dapat membantu para guru Bahasa Inggris dalam menciptakan suasana kelas yang aktif namun bermakna bagi pembelajaran siswa.
Sosialisasi Simulasi Pembelajaran Esp Menggunakan Otentik Materi Martina Mulyani; Retno Wiyati; Suryani Herdiah, Iis; Mardiani, Ridha; Sudrajat, Indra; Kusumayanthi, Susie
aksararaga Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i1.76

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM ) ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi simulasi pembelajaran ESP yang berpusat pada siswa dan pendekatan Outcome Based Learning. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMK Pasundan 3 Bandung pada bulan Juli tahun 2022 yang melibatkan enam orang dosen Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Pasundan Cimahi dan siswa siswi kelas dua dan tiga SMK Pasundan 3 Bandung. Kegiatan PKM ini berlandaskan pendekatan GBA (Genre Based Approach) dimana siswa siswi SMK terlibat dalam simulasi percakapan di dunia perhotelan melalui authentic materials dalam kegiatan role-play. Hasil dari simulasi ini menunjukkan respon positif dari para siswa yang terlibat. Diantaranya mereka dapat meningkatkan kemampuan interaksi menggunakan Bahasa Inggris yang menyenangkan, memahami materi otentik tentang perhotelan yang dapat membantu mereka terjundi dunia pekerjaan serta para siswa dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan penutur aslinya
A ONE-ON-ONE READING CLINIC FOR BEGINNING READERS: A DESCRIPTIVE CASE STUDY CONDUCTED IN ELEMENTARY SCHOOL IN LEMBANG Sevia Putri Hastuti Juntara; Martina Mulyani
JELA (Journal of English Language Teaching, Literature and Applied Linguistics) Vol. 6 No. 1 (2024): The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (
Publisher : English Education Department of STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jela.v6i1.119

Abstract

Literacy is crucial for the height of a nation’s civilization. However, Indonesia’s literacy rate is still regarded as poor. To address the problem, Kemdikbud creates Kamjar (Kampus Mengajar), a program for college students to help relieve literacy issues in rural areas. Given that many students in remote areas are still illiterate despite having reached school age, the study created reading clinics to encourage students to learn to read by embracing personalized learning principles. Its purpose is to find out how one-on-one reading clinics can assist students who struggle with reading. Four students of an elementary school in Lembang West Jave were selected to participate in the study. Each one has a different age, personality, and different literacy skills. The instructions for those four students were created in such a way as to satisfy their needs. Employing a case study as the design of the research, the study utilized observation and interviews as data collection. The result of the study showed that one-on-one reading clinic can act as a good strategy for helping inconsistent struggling readers. However, collaboration with other peers is still needed to help the beginning readers assess their achievements, agency, and ownership over their learning.
IT IS NOT JUST A SONG FOR CHILDREN: A SEMIOTIC ANALYSIS Martina Mulyani; Fathan, Aulia Mujahidah
JELA (Journal of English Language Teaching, Literature and Applied Linguistics) Vol. 6 No. 1 (2024): The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (
Publisher : English Education Department of STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jela.v6i1.121

Abstract

A Song is a good medium for children to learn about culture. Through songs, songwriters can convey their native culture, which they regard as valuable for future generations to inherit. There are several songs for children in Indonesia written by talented songwriters that portray the distinctive qualities of Indonesia’s culture. For the listeners to recognize the Indonesian virtues implied in the songs while simultaneously enjoying the songs, the songwriters demonstrated some strategies that allowed them to convey the intended culture. This study attempted to determine how songwriters managed to pass culture through songs and what culture they tried to convey. A semiotic analysis, including textual analysis, thematic progression, and sign analysis, was conducted on five popular songs for children from four well-known songwriters in Indonesia. The results showed that the songwriters utilized the material process to help the children visualize the content of the songs and used existential phrases and a variety of marked themes, including conditions, adjuncts, and dependent themes, to convey many key points in a single sentence. In addition, the songwriters also employed a combination of multiple thematic progressions to develop the subject, zigzag thematic development to maintain the text's logical relation, and reiterative thematic progression to emphasize the theme of the text. The findings are valuable as references, especially for those who wish to write music for young listeners