Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN METODE GDLC (GAME DEVELOPMENT LIFE CYCLE) UNTUK MENGENAL BENDERA DUNIA Dasep M Luay; Asriyanik; winda Apriandari
INFOTECH journal Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v10i1.8374

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan teknologi Android untuk mengembangkan permainan edukatif berjudul "Flag Quiz" dengan metode Game Development Life Cycle (GDLC). Tujuan permainan ini adalah meningkatkan pemahaman bahasa Inggris melalui pengenalan bendera negara berbahasa Inggris. Kurangnya alat pembelajaran interaktif menjadi masalah yang diatasi oleh permainan ini, sebagai alternatif terhadap pendekatan tradisional yang kurang efektif, Pendekatan pendidikan tradisional yang digunakan seringkali kurang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan dan interaktif.. "Flag Quiz" menawarkan kuis edukatif yang menguji pengetahuan pemain tentang bendera negara berbahasa Inggris. Dengan antarmuka pengguna yang baik, integrasi database bendera negara, dan optimalisasi kinerja Android, permainan ini memberikan pengalaman bermain yang memuaskan. Pengujian melibatkan siswa dalam dua percobaan. Pada percobaan pertama, 16,7% siswa mencapai level 7 atau lebih. Pada percobaan kedua, terjadi peningkatan signifikan, dengan 22% siswa mencapai level 9. Lebih dari 88% siswa menyatakan bahwa game ini membantu pembelajaran bahasa Inggris, terutama dalam keterampilan menulis. Hasil penelitian ini memberikan inspirasi bagi pengembang permainan edukatif yang ingin menggunakan GDLC untuk menciptakan permainan Android yang efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris.
IMPLEMENTASI METODE SAINTE-LAGUË DALAM PERHITUNGAN KURSI DPRD KOTA SUKABUMI Ihbar Madyan; Winda Apriandari; Agung Pambudi
INFOTECH journal Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v10i1.8902

Abstract

Penelitian ini bertujuan mewujudkan implementasi Metode Sainte-Laguë pada sistem perhitungan kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Sukabumi melalui sebuah website. Metode ini digunakan untuk mengalokasikan kursi legislatif berdasarkan perolehan suara partai politik dalam pemilihan umum. Dengan merujuk kepada hasil output program yang dihasilkan, penelitian ini berhasil menciptakan sistem simulasi yang efisien dan dapat diandalkan. Dua aspek utama yang dievaluasi adalah efisiensi perhitungan kursi dan keselarasan dengan data resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa implementasi Metode Sainte-Laguë pada penelitian ini sukses menciptakan sebuah sistem simulasi yang efisien dan dapat diandalkan. Perbandingan antara aplikasi yang dikembangkan dengan data resmi KPU menunjukkan keselarasan yang baik, mengindikasikan validitas dan keakuratan sistem yang telah diimplementasikan. Keberhasilan ini memberikan kontribusi positif terhadap transparansi dan integritas proses pemilihan umum di tingkat daerah. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya meningkatkan keterbukaan dan akurasi proses pemilihan umum di Kota Sukabumi tetapi juga memberikan solusi teknologi yang efektif dalam menghadapi tantangan keberlanjutan penggunaan perangkat offline.
Implementasi Google Workspace untuk Literasi Digital Organisasi ‘Aisyiyah di Kabupaten Sukabumi winda apriandari; Fathia Frazna Az-Zahra; Siti Muawanah Robial; Rani Febriani; Eneng Rahayu; Tanaya Salsabila Arliansyah; Khansa Nisrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3643

Abstract

‘Aisyiyah merupakan organisasi perempuan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan ekonomi. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sukabumi menghadapi tantangan dalam digitalisai administrasi dan pengelolaan data organisasi akibat masih rendahnya literasi digital di kalangan pengurus. Banyak pengurus masih menggunakan metode manual yang kurang efisien dalam operasional organisasi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital pengurus ‘Aisyiyah Kabupaten Sukabumi melalui pelatihan Google Workspace. Pelatihan mencakup pengenalan dan praktik penggunaan Google Drive, Docs, Sheets, Slides, Forms, Calendar, dan Meet. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pedampingan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan Google Drive (7, 62%) dan Google Slides (5,23%). Pemahaman Google Sheets juga meningkat sebesar 1,15% setelah evaluasi mendalam. Program ini menghasilkan beberapa luaran seperti modul pelatihan, video tutorial, serta mentor internal di setiap kecamatan untuk keberlanjutan program. Diharapkan pengurus ‘Aisyiyah dapat mengoptimalkan teknologi digital dalam pengelolaan organisasi dan meningkatkan efektivitas kerja.
Model Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Berbasis Analisis Spasial dan Pendekatan Multidoor di Kabupaten Sukabumi Prahasti Suyaman; Leonita Siwiyanti; Iqbal Noor; Winda Apriandari; Roni Renaldi Pramudita
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.11912

Abstract

This study aims to analyze the development patterns, implementation strategies, as well as structural and cultural challenges faced by Muhammadiyah Branch and Branch Leaders in Sukabumi Regency after the 48th Congress. As one of the largest districts in West Java, Sukabumi Regency presents complex geographical challenges for organizational consolidation. This study uses a mixed methods approach with an explanatory sequential model. Qualitative data was collected through in-depth interviews with leaders in 20 Muhammadiyah Branch Executives (PCM), while spatial analysis was used to map the organization's distribution to regional accessibility. The results of the study show that the pattern of organizational development is deterministic to the geographical location and proximity to Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Areas with established AUM show organic-progressive growth, while isolated areas rely on a defensive-relational model through a sono outreach strategy. Although the da'wah strategy has transformed towards philanthropy and academic collaboration, its effectiveness is still hampered by the crisis of ulama cadres, figure-centric management, and low digital literacy of senior management. This study concludes that strengthening the grassroots base requires a multidoor approach that integrates digital spatial mapping with locality-specific local economic empowerment. These findings contribute to a heterogeneous model of the development of religious organizations in rural areas to ensure the sustainability of an inclusive and enlightening tajdid movement.