Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KEMBARA

Pendidikan karakter dalam film animasi Riko The Series produksi garis sepuluh Rizqy Dwi Rahmayanti; Yarno Yarno; R. Panji Hermoyo
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i1.15139

Abstract

Penguatan karakter sangat penting bagi anak-anak karena ini merupakan peletakan pondasi karakter yang mampu membawa anak tumbuh dengan baik di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis, dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film animasi Riko The Series produksi Garis Sepuluh. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik analisis konten atau isi (content analysis). Sumber data dalam penelitian ini berupa film animasi Riko The Series Produksi Garis Sepuluh yang ditayangkan di platform Youtube. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan adegan tokoh. Data dikumpulkan dengan teknik simak catat. Analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman dengan tiga tahap. Pertama, reduksi data yang meliputi langkah menyeleksi, meringkas, dan mengklasifikasi data. Kedua, penyajian data sesuai dengan klasifikasi fokus penelitian. Ketiga, pembuatan simpulan berdasarkan data yang telah dikumpulkan sesuai dengan fokus penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Riko memiliki karakter unggul atau baik (good character). Karakter tersebut meliputi (1) religius, (2) rasa ingin tahu tinggi, (3) kerja keras, (4) kreatif, (5) mandiri, (6) menghargai prestasi, dan (7) tanggung jawab. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karakter-karakter unggul tersebut bisa digunakan untuk penguatan pendidikan karakter bagi anak di masa pandemi Covid-19. Diperlukan proses panjang, pengetahuan, contoh, praktik, dan pembiasaan dalam proses penguatan karakter.
Trajectory of Muhammadiyah Figure Nur Cholis Huda in the Indonesian Writing Arena Affandy, Ali Nuke; Hermoyo, R. Panji; Yarno
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.29254

Abstract

The last decade has seen a shift in humanities research, including literature, both in terms of theory and methods. Literature is not only analyzed based on the sociology of literary works, but also the sociology of authors with multidisciplinary theories. Everyone has a position in the social arena on which to concentrate. His position can change from ordinary to extraordinary, Or vice versa. Trajectories can be seen as the result of contestation to obtain symbolic, economic, cultural and social capital. The aim of research on the trajectory of the Indonesian Muhammadiyah figure Nur Cholis Huda (NCH) is to analyze his habitus, capital and arena. This research uses Bourdieu's qualitative descriptive praxis theory. Data collection techniques were carried out through biographical narrative interviews and data validity through triangulation. The research results show that the NCH journey is influenced by : 1). Habitual literacy is acquired from school and does not come from the family structure. 2). The ability to utilize cultural capital and convert it into economic, social and symbolic capital, and 3). Habitus literacy plus strong cultural capital supports his success in competitions in the world of writing.Thus, to understand the success of an agent/figure in an arena, it is necessary to analyze its trajectory.