Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Alat Peraga Kolektor Surya Pemanas Air Guna Menjelaskan Suhu Dan Kalor Pada Kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo Riki Purnama; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk merancang alat peraga kolektor surya yang bertujuan guna menjelaskan suhu dan kalor pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo.Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Muhammadiyah Purworejo Tahun Pelajaran 2014/ 2015 yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket. Penelitian ini diawali dengan membuat alat peraga kolektor surya, kemudian melakukan uji coba alat. Alat yang telah diuji coba dilakukan validasi oleh dosen ahli untuk selanjutnya dilakukan uji coba terbatas terhadap peserta didik dan hasil akhirnya adalah respon peserta didik terhadap alat peraga yang dibuat. Hasil uji coba alat yang dilakukan yaitu pada kolektor surya tanpa kaca penutup, dengan kaca penutup gelap dan dengan kaca penutup bening. Percobaan dengan kolektor tanpa kaca penutup kenaikan suhu maksimum mencapai (12,5±1,8)oC, kolektor dengan kaca penutup gelap suhu maksimum mencapai (13,5±1,8)oC, sedangkan kolektor dengan kaca penutup bening suhu maksimum mencapai (18,5±2,5)oC. Hasil skor yang didapat dari validator I dan II yang kemudian dirata-rata dan diperoleh skor rerata 30,5, persentase yang didapat dari kedua validator mencapai 76% menunjukkan bahwa ketercapaian kriteria yang sangat baik. Hasil persentase dari angket respon peserta didik terhadap kolektor surya memperoleh nilai rerata 81,25%, menunjukkan kriteria baik, sedangkan persentase dari respon pendidik terhadap kolektor surya memperoleh nilai rerata 81,25%, menunjukkan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alat peraga kolektor surya layak digunakan untuk proses pembelajaran, dan keterlaksanan pembelajaran berjalan dengan baik.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Fisika Kelas XI.IPA Semester II SMA se-Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Umi Mukhiyatun Khasanah; Eko Setyadi Kurniawan; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan emosional dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas XI.IPA Smester II SMA se-Kabupaten Kebumen. Penelitian dilakukan di SMA di Kabupaten Kebumen dengan startified random sampling, sempel berjumlah 243 siswa kelas XI.IPA SMA se-Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar fisika dengan nilai sign. perhitungan (0,517 > 0,005), terdapat pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika dengn sumbangan mandiri 2,8%, terdapat pengaruh kebiasaan belajar terhadap kecerdasan emosional dengan sumbangan mandiri 33,9% dan terdpat pengaruh kecerdasan emosional dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas XI.IPA SMA se-Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2013/2014
Upaya Peningkatan Pemahaman Siswa pada Topik Pembiasan Cahaya Melalui Analisis Pencemaran Air dengan Metode Percobaan Indeks Bias Fajar Nur Wakhid; Eko Setyadi Kurniawan; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna meningkatkan pemahaman siswa pada topik pembiasan cahaya melalui analisis pencemaran air. Sebagai subjek penelitian seluruh siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren berjumlah 30 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Buluspesantren Desa Waluya Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren semester 2 tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 30 siswa terdiri dari 22 perempuan dan 8 laki-laki. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total dari observer 1 dan observer 2 pada siklus I adalah 2,055555 dengan kriteria cukup baik dan rata-rata total dari observer 1 dan observer 2 pada siklus II adalah 3,055556 dengan kriteria baik. Pada siklus I, nilai terendah adalah 25 dengan jumlah total adalah 1620 sedangkan pada siklus II nilai terendah adalah 50 dan jumlah total 2240. Nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 54 dan nilai rata-rata pada siklus II adalah 74,67. Siswa lebih tertarik dan lebih paham dalam mempelajari materi fisika tentang pembiasan cahaya setelah dilakukan percobaan indeks bias. Hal ini terbukti dari unsur kesenangan siswa yang mencapai 96%, unsur kesadaran perasaan yang mencapai 75% dan unsur kemauan yang mencapai 80%.
Penerapan Pendekatan Probing Prompting Termodifikasi untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong Tahun Pelajaran 2014/2015 Alan Romadloni; Eko Setyadi Kurniawan; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui apakah penerapan pendekatan probing prompting termodifikasi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong tahun pelajaran 2014/2015. Sebagai subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, penerapan pembelajaran Probing Prompting Termodifikasi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah sebesar 25% siswa mengalami peningkatan minat dan hasil belajar. Hal ini ditandai dengan meningkatnya rata-rata persentase minat dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Sebelum digunakan pendekatan Probing Prompting Termodifikasi persentase minat dan hasil belajar siswa 21,92% dan 37,5%. Setelah menerapkan pendekatan Probing Prompting Termodifikasi pada siklus I meningkat menjadi 40,04% dan 56,25%. Dan pada siklus II meningkat menjadi 73,12% dan 87,5%. Sehingga pendekatan pembelajaran Probing Prompting Termodifikasi dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Motivasi Belajar Fisika Melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Animasi Yang Diproduksi Pustekkom Pada Siswa Kelas VIII SMP Setya Budi Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Desnaeni Dyah Winastiti; Eko Setyadi Kurniawan; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan motivasi motivasi belajar Fisika melalui pemanfaatan media pembelajaran animasi yang diproduksi Pustekkom. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Setya Budi Purworejo, yang berjumlah 22 siswa terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Faktor yang diteliti yaitu berupa peningkatan motivasi belajar fisika. Data diperoleh dengan metode observasi, metode angket, metode tes, dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pemanfaatan media pembelajaran animasi yang diproduksi Pustekkom ternyata dapat meningkatkan motivasi belajar Fisika pada siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar siswa pada tiap siklusnya. Hasil observasi motivasi belajar Fisika dari pra siklus yang mempunyai persentase 42,3% meningkat menjadi 57,7% pada siklus I sedangkan dan meningkat menjadi 80,0% pada siklus II. Sedangkan hasil angket motivasi belajar Fisika dari pra siklus yang mempunyai persentase 42,4% meningkat pada siklus I menjadi 62,4 dan meningkat menjadi 85,8 pada siklus II. Hasil tes siswa juga mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Hasil tes pada pra siklus nilai rata-ratanya yaitu hanya mencapai nilai 50 dengan ketuntasan sebesar 18,2% dan belum mencapai nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 68. Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes siswa mengalami peningkatan rata-rata 73 dengan ketuntasan sebesar 63,6% dan sudah mencapai nilai KKM. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil tes siswa meningkat yaitu dengan rata-rata 87 dengan ketuntasan sebesar 90,9%. Secara umum rata-rata peningkatan motivasi belajar siswa pada penelitian ini sudah mencapai indikator yang ditentukan oleh peneliti yaitu dapat meningkat minimal menjadi 75 yang merupakan hasil akhir pada penelitian ini. Sehingga media pembelajaran animasi dapat dijadikan alternatif guna meningkatkan motivasi belajar Fisika.
Pemanfaatan Kartun Fisika Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas VII Mts N Purworejo Siti Nurohimah; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas ini yang bertujuan dengan pemanfaatan kartun Fisika sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VII MTs N Purworejo dari 50,71% meningkat minimal menjai 70% . Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII F MTs N Purworejo Tahun Pelajaran 2011/ 2012 yang berjumlah 33 siswa, yang terdiri dari 19 putri dan 14 putra. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan persentase tiap siklus. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi, motivasi belajar siswa meningkat dari 50,71% pada pra siklus menjadi 69,90% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 70,10% pada siklus II. Secara umum terjadi peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 19,39%. Saran yang dapat diberikan adalah media pembelajaran dengan memanfaatkan kartun Fisika dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Macromedia Flash 8 Guna Meningkatkakan Motivasi Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Sifat Mekanik Bahan Kelas X Tkj 2 SMK Batik Perbaik Tahun Pelajaran 2011/2012 Widi Hardiyanto; Eko Setyadi Kurniawan; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas guna mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan media pembelajaran Fisika berbasis Macromedia Flash 8 pada pokok bahasan Sifat Mekanik Bahan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ 2 semester 2 SMK Batik Perbaik Tahun Pelajaran 2011/2012, dengan jumlah 31 siswa, yang terdiri dari 27 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan pemanfaatan media pembelajaran Fisika berbasis Macromedia Flash 8 sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase motivasi belajar siswa pada setiap siklus. Sebelum pemanfaatan media pembelajaran Fisika berbasis Macromedia Flash 8 persentase motivasi belajar siswa 49,56%. Setalah memanfaatkan media pembelajaran Fisika berbasis Macromedia Flash 8 pada siklus I meningkat menjadi 67,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,76%. Sehingga media pembelajaran Fisika berbasis Macromedia Flash 8 dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran Fisika menggunakan metode dan media pembelajaran yang variatif dan disesuaikan dengan kondisi siswa maupun materi yang diajarkan, karena siswa akan menjadi tertarik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar.
Pengembangan Laboratory Work dengan Scientific Approach untuk Mengoptimalkan Karakter Siswa Kelas XI MAN Kutowinangun Tahun Pelajaran 2014/2015 Khanifatul Khasanah; Nur Ngazizah; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan 4D yang bertujuan untuk mengembangkan laboratory work dengan scientific approach untuk mengoptimalkan karakter siswa kelas XI MAN Kutowinangun. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN Kutowinangun Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 siswa. Hasil pengembangan ini merupakan panduan laboratory work dengan scientific approach berbasis karakter. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, angket, dan tes. Analisis data dengan Persentase dan Precentage Agreement. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari semua validator sebesar 73,66 dengan kategori “baik”. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan panduan laboratory work menghasilkan skor rerata 4,12 dengan rerata Precentage Agreement 94% dan termasuk dalam kategori “sangat baik”. Respon siswa terhadap laboratory work dengan menggunakan panduan laboratory work menghasilkan skor rerata 67,85 termasuk dalam kategori “sangat baik”. Dengan demikian panduan laboratory work layak digunakan sebagai panduan siswa yang dapat mengoptimalkan karakter siswa dengan skor 63,05 dengan kategori sangat baik.
Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Domain Aplikasi Sains untuk Mengoptimalkan Kemampuan Domain Aplikasi Sains dan Karakter Siswa SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 Maghfirotun Farihah; Nur Ngazizah; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk desain pembelajaran berbasis domain aplikasi sains guna mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa kelas X mengenai pokok bahasan alat-alat optik. Pengembangan desain pembelajaran ini menggunakan model R&D (Research and Development), dengan tahapan menentukan potensi dan masalah, mengumpulkan data dan informasi, mendesain produk, memvalidasi produk, merevisi produk, menguji coba terbatas produk, dan merevisi produk setelah uji coba terbatas. Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas X SOS 2 SMA Negeri 1 Petanahan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan rata-rata dan jumlah total. Berdasarkan hasil validasi, pengembangan desain pembelajaran berbasis domain aplikasi sains layak digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa kelas X SMA Negeri 1 Petanahan dengan skor rerata total silabus 55 dengan kategori “sangat baik” dan rerata total untuk RPP 137 dengan kategori “baik”. Ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran diperoleh skor rerata sebesar 3.99 dikategori “sangat baik”. Hal ini juga diikuti oleh respon siswa dengan skor 93,45 dengan kategori “baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang telah dikembangkan mampu digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa dengan skor kemampuan domain aplikasi sains 49.23 dengan kategori “baik” dan ketercapaian karakter siswa sebesar 35.8 dengan kategori “baik”. Dengan demikian desain pembelajaran dapat digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Penerapan Model Pembelajaran Synectic pada Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Rif'atus Sa'adah; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan penerapan model pembelajaran synectic pada pembelajaran fisika di SMA Negeri 6 Purworejo. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 peserta didik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisa data dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada siklus I peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik 9,37% berkategori sangat baik, 31,25% berkategori baik, dan 59,37% berkategori cukup baik. Pada siklus II mengalami peningkatan 25% dengan kategori sangat baik, 62,5% berkategori baik, dan 12,5% berkategori cukup baik. Hasil pada siklus II ini sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan yaitu mimimal 75% peserta didik berkategori baik dan sangat baik. Peningkatan hasil belajar fisika peserta didik pada siklus I 68,75%, pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan nilai KKM 75. Perolehan pada siklus II sudah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan yang telah ditentukan yaitu minimal 75% peserta didik mencapai nilai KKM. Dengan demikian model pembelajaran synectic layak digunakan sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Co-Authors Agus Slamet Isnanto Ahmad Solihun Alan Romadloni Allika Zaenari Fadianingtyas Angesti Febriyana Anita Purwanti Anjar Ibnu Hapsari Arif Maftukhin Ashari Ashari Asri Setya Bekti Atina Nur Faizah Ayu Anjarsarie Saputri Bagus Cahyo Parasetya Beta Nur Aristu Putri Desi Kholifah Desnaeni Dyah Winastiti Dessy Anggraeni Dewi Ayu Kusumaningtyas Dian Eko Kurniawan Dian Saputri Dian Saputri Dina Sulistiani Dyah Shinta Damayanti Edi Istiyono Eduardo Erlanggano Endan Ayunda Sari Eni Prasetyaningsih Evi Nurhidayati Fadilla Nur Ramadhani Fajar Nur Wakhid Farida Yuda Oktavia Fika Septiningkasih Fina Hidayati Fitriyati Fitriyati Hendrik Tri Wicaksoni Heni Setiani Hesti Noviyanti Hindun Luthfiana Ika Sri Purwaningsih Imam Krisnanto Indah Nurcahyani Isma Agung Nurdiansyah Istikomah Istikomah Ita Purnamasari Khanifatul Khasanah Khoirun Nisa Komarudin Komarudin Leni Setia Nendrasari Lidy Alimah Fitri Linda Kristianti Dewi Linda Titi Lestari Listriana Deviyanti Lusy Rahmawati Lutfarida Indah Rahmawati Lya Eka Mandiri Maftukhin, Arif Maghfirotun Farihah Mansur Mansur Marisa Salsabela Mariska Mariska Mohammad Najafahmi Muhammad 'Asyim Muhammad Zaki Maulana Mukti Herdiana Munayyaroh Munayyaroh Mundilarto Mundilarto Mutammimah Finnajah Mutia Febiana Noorita Arumsari Nuning Rohmantika Nur Ngazizah Nur Rizki Putri Nurhidayati Nurhidayati Nurul Latifah Nurul Tri Rahayu Puji Astuti Purniasih Purniasih R. Wakhid Akhdinirwanto R. Wakhid Akhdinirwanto Rani Astuti Ridho Puspito Rif'atus Sa'adah Riki Purnama Rina Yulianti Rizkiani Maghfirotun Istiqomah Rohmah Sulistyowati Sintya Delisa Siska Desy Fatmaryanti Siska Desy Fatmaryanti Siska Desy Fatmaryanti Siti Nurjanah Siti Nurohimah Siti Rohmawati Solly Aryza Sri Wahyuningsih Sriyono, Sriyono Sumiati Sumiati Tegar Pambudi Titin Dwi Kurniawati Tri Ariyanti Umi Mukhiyatun Khasanah Umi Pratiwi Umi Pratiwi Wasino Wasino Widi Hardiyanto Wiwit Agus Setiyani Yani Putri Untari Yusro Al Hakim Yusro Al Hakim