Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrating Local Culture in the Development of Indonesian Language Teaching Materials for General Education Kartini' Kartini'; Anita Candra Dewi; M. Nur Hakim; Chece Djafar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.5891

Abstract

Indonesia’s linguistic and cultural diversity presents both opportunities and challenges for language education. While the national curriculum emphasizes uniformity, it often overlooks the sociocultural realities of students across different regions. As a result, Bahasa Indonesia teaching materials rarely incorporate local content, leading to student disengagement and missed opportunities for culturally grounded learning. Despite growing interest in culturally responsive pedagogy, scalable and systematic curriculum development models remain limited. This study addresses that gap by employing the ADDIE instructional design framework in combination with Design-Based Research (DBR) to develop and evaluate culturally integrated Bahasa Indonesia learning materials. The project is implemented in ten schools across five provinces, using Culturally Responsive Pedagogy and Sociocultural Theory as its theoretical foundations. Data collection includes both quantitative assessments and qualitative interviews and observations. The findings indicate substantial learning improvements, including a 40% increase in student engagement, a 25% improvement in reading comprehension, and a 20% rise in writing proficiency. Qualitative data further reveal enhanced teacher-student relationships, increased classroom participation, and stronger cultural identification among students. These outcomes highlight the effectiveness of culturally sensitive materials in supporting both emotional and cognitive student development. The integration of local cultural elements fosters greater connection to learning content and improves overall academic performance. This study provides a scalable, evidence-based model for culturally inclusive curriculum development. Its implications extend to national education policy, teacher training, and subject-area integration, advocating for equity-centered reform in multilingual, multicultural education systems.
Membangun Budaya Literasi Mahasiswa Melalui Kegiatan Meresensi Buku Sasmayunita; Merri Silvia Basri; M. Nur Hakim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2052

Abstract

Meresensi buku merupakan kegiatan yang dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk membaca secara kritis untuk mengungkapkan keunggulan dan kelemahan dari buku yang dibaca. Penelitian ini bertujuan untuk membangun budaya literasi mahasiswa melalui kegiatan meresensi buku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Kegiatan meresensi buku dilakukan dengan tiga tahapan, mulai dari tahap persiapan, membaca, dan menulis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan mahasiswa terlibat aktif mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Walaupun kegiatan belum maksimal, tetapi mereka sudah mampu mengulas buku sesuai struktur ulasan.
Peningkatan Hasil Belajar Menulis Gagasan melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PBL) Etik Etik; M. Nur Hakim; Sukmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4175

Abstract

Pembelajaran project based learning adalah model pembelajaran yang diminati oleh semua kalangan Pendidikan saat ini untuk mendukung kurikulum merdeka belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar menulis gagasan melalui model pembelajaran Project Based Learning (PBL). Jenis penelitian adalah penelitian Tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar menulis gagasan dalam bentuk laporan hasil observasi secara logis dan etis. Hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata keterlaksanaan siklus I 66, 88 % (kategori sedang) dan skor keterlaksanaan siklus II 67.88 % (kategori tinggi), sehinggah dari siswa 34 orang semua mencapai nilai KKM dan dikatakan TUNTAS. Dapat direkomendasi bahwa kegiatan menulis cocok menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PBL).
Optimalisasi Penggunaan Media Interaktif QuizWhizzer untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SD Islam Terpadu Darussalam Kota Palopo dalam Pembelajaran Matematika Kreatif Tri Bondan Kriswinarso; M. Nur Hakim; Shindy Ekawati; Jumarniati Jumarniati; Aswar Anas
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.429

Abstract

Optimalisasi penggunaan media interaktif QuizWhizzer sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi Guru Sekolah Dasar (SD) dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif.. Pentingnya penguasaan media digital interaktif oleh guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era teknologi. QuizWhizzer dipilih karena memiliki fitur yang mampu mendukung pembelajaran berbasis kuis yang menyenangkan, kompetitif, dan mendorong partisipasi aktif siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang meliputi: penyuluhan mengenai pentingnya media interaktif, demonstrasi penggunaan QuizWhizzer, dan praktik langsung pembuatan kuis berbasis materi pelajaran SD. Peserta juga diberikan bimbingan dalam mengintegrasikan media tersebut ke dalam perencanaan pembelajaran yang inovatif dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri guru dalam menggunakan media pembelajaran interaktif. Para peserta mampu mengembangkan konten pembelajaran yang relevan dan kreatif, serta menunjukkan antusiasme dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih partisipatif. Berdasarkan hasil kuesioner evaluasi pelatihan media didapatkan hasil nilai rata-rata dari 20 responden sehingga diperoleh rerata 4,86 dari 5.00. Dari hasil penilaian tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini berjalan dan sangat bermanfaat kepada para guru.