Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Media Augmented Reality Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Devi Rahma Danti; Bambang Eko Hari Cahyono; Dewi Tryanasari
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media augmented reality pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas III MIN 2 Kota Madiun. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan metode yang dipakai adalah Quasi Experiment Design. Pola eksperimen yang dipakai yaitu menggunakan rancangan penenlitian kelompok rancangan penelitian kelompok Pretes dan Postes. Adapun rancangan yang dipakai berupa Nonequivalent Control Group Design dengan terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Penelitian ini dilakukan di MIN 2 Kota Madiun kelas IIIC sebagai kelas eksperimen dan IIID sebagai kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan pada semestar genap tahun ajaran 2022/2023. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh Thitung = 3,734 dan Ttabel = 2,042 yang berarti Thitung > Ttabel maka H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media Pembelajaran Augmented Reality pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas III MIN 2 Kota Madiun.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI TUMBUHAN MENGGUNAKAN MEDIA WARDWALL PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV Rico Ardiansyah; Ike Yusda Andriani; Bambang Eko Hari Cahyono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.4241

Abstract

The need for learning media is very important for educators, especially in explaining large and complex material. The lack of interest of students regarding understanding material regarding complex concepts such as plant materials in science and science lessons really requires better learning media to digest understanding of the material. The aim of this research is to include the application of Wardwall media for students to understand the plant material in science and science subjects for class IV elementary school, using the form of PTK research. The research took place at SDN 01 Winongo, Madiun city, through this it is hoped that it can provide the development of learning media to achieve learning objectives
Pemerolehan Aspek Leksikon dan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia: Sebuah Studi Kasus Anak Naya di Ponorogo Bambang Eko Hari Cahyono; Diah Ayu Sawitri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pemerolehan bahasa aspek leksikon dan struktur kalimat pada Naya, anak usia 4 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui sumber data, yaitu informan sebanyak 2 orang, yaitu Naya dan orang tuanya, aktivitas keseharian informan, dan dokumen atau data yang terkait dengan latar belakang informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara secara mendalam, dan dengan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan 3 tahap kegiatan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naya sebagai informan penelitian telah menguasai kosa kata/leksikon dalam jumlah yang cukup banyak, meliputi nomina, verba, adjektiva, adverbial, dan kata tugas. Jenis kosa kata yang paling banyak dikuasai adalah nomina dan verba, sedangkan yang paling sedikit dikuasai adalah jenis kata tugas. Kosa kata yang dimiliki informan memiliki karakter kosa kata agraris karena sebagian besar masyarakat sekitar informan merupakan lingkungan pedesaan dengan mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Dalam bidang struktur, Naya telah mampu menyusun kalimat yang bervariasi. Kalimat yang disusun sebagian besar berbentuk kalimat tunggal, dan sebagian kecil berbentuk kalimat majemuk setara dan kalimat topik-komen. Dalam tataran struktur, terjadi interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam kalimat yang diujarkan oleh informan, karena informan hidup di tengah-tengah lingkungan yang dwibahasawan.
Novel “Perburuan” Karya Pramoedya Ananta Toer dalam Perspektif Latar Sejarah dan Nilai Pendidikan Karakter Serta Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra di Sekolah Bambang Eko Hari Cahyono; Rima Nurmalia; Lisma Meilia Wijayanti
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.920

Abstract

This research aims to describe the historical background and value of character education in the novel "Perburuan" by Pramoedya Ananta Toer and its relevance to literature learning in schools. This research is qualitative descriptive research using a literary sociology approach. The data source is the novel "Perburuan" by Pramoedya Ananta Tour, and several references are related to the study of the novel. The data collection technique is done through document analysis, namely analyzing various documents to formulate the research problem. Data analysis uses flow model analysis with stages of data collection, reduction, presentation, and conclusion. The research results show that the historical setting in the novel studied can be used as a historical document containing the struggle of the Indonesian people against the Japanese colonialists. The novel contains three historical settings: the Japanese occupation of Indonesia, the PETA rebellion, and the independence of the Republic of Indonesia. The novel "Perburuan" contains four character education values: religious values, the value of national spirit or nationalism, the value of love for the homeland, and the value of love of peace. These character education values need to be taught to students through literature learning. The expected result of character education through literature learning is the formation of individuals who behave nobly based on character and example, reflected in students' daily behavior.
MODEL REKREASI-PROKREASI BERBASIS CERITA RAKYAT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI IMAJINATIF Bambang Eko Hari Cahyono; Panji Kuncoro Hadi; Rosse Vista Lovenia
Aksara Vol 36, No 2 (2024): AKSARA, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i2.4412.409-426

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanimplementasi model rekreasi-prokreasi berbasis cerita rakyat, kemampuan menulis teks narasi imajinatif siswa, dan keunggulan serta kelemahan model rekreasi-prokreasi berbasis cerita rakyat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran, yaitu metode penelitian deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Lokasi penelitian dipilih secara purposif berdasarkan klaster kualitas sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Magetan, SMP Negeri 2 Sukomoro, dan SMP Negeri 2 Poncol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII pada masing-masing sekolah. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes menulis teks narasi imajinatif, pedoman observasi, dan panduan wawancara. Jenis sumber data yaitu 3 orang guru matapelajaran bahasa Indonesia dan 6 orang siswa danaktivitas kegiatan pembelajaran menulis teks narasi imajinatif. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif, dan analisis model interaktif untuk data kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa guru telah menerapkan model pembelajaran sesuai dengan sintaksnya. Selain itu, juga ditemukan bahwa kemampuan menulis teks narasi imajinatif siswa tergolong baik dengan diterapkannya model rekreasi-prokreasi berbasis cerita rakyat. Model ini memiliki keunggulan, yaitu dapat mendorong terciptanya suasana pembelajaran yang menyenangkan, mengembangkan kreativitas siswa melalui berpikir kritis dan mencipta, sedangkan kelemahan yang ditemukan berkaitan dengan masalah teknis dan prosedural.