Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGGUNAAN PREPOSISI DALAM KUMPULAN DONGENG DI APLIKASI KUMPULAN DONGENG Vella Aminda Tira; Bambang Eko Hari Cahyono; Dhika Puspitasari
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan preposisi dalam kumpulan dongeng di aplikasi kumpulan dongeng. Penelitian ini menjelaskan dua hal, yaitu (1) mendeskripsikan bentuk penggunaan preposisi dalam kumpulan dongeng di aplikasi kumpulan dongeng, dan (2) mendeskripsikan makna preposisi dalam kumpulan dongeng di aplikasi kumpulan dongeng. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca kumpulan dongeng di aplikasi kumpulan dongeng dengan saksama dan berulang-ulang. Kemudian dilanjutkan dengan mencatat keseluruhan bentuk preposisi dan makna frasa preposisi dalam kumpulan dongeng di aplikasi kumpulan dongeng. Selanjutnya data yang sudah dicatat tersebut dikelompokkan berdasarkan bentuk preposisi dan makna frasa preposisi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode  deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk preposisi ada dua macam, yaitu preposisi tunggal dan preposisi majemuk. Preposisi tunggal terdiri dari dua macam, yaitu (1) preposisi tunggal kata dasar sejumlah 268 data, (2) preposisi tunggal berafiks sejumlah 18 data. Sedangkan preposisi majemuk terdiri dari dua macam, yaitu (1) preposisi majemuk berdampingan sejumlah 48 data, (2) preposisi majemuk berkorelasi sejumlah 2 data. Dalam penelitian ini juga ditemukan makna frasa preposisi menyatakan tempat berada sejumlah 98 data, menyatakan tempat asal sejumlah 6 data, menyatakan tempat tujuan sejumlah 48 data, menyatakan asal bahan sejumlah 19 data, menyatakan asal waktu sejumlah 1 data, menyatakan tempat tertentu sejumlah 1 data, menyatakan pelaku sejumlah 32 data, menyatakan alat sejumlah 52 data, menyatakan hal sejumlah 3 data, menyatakan pembatasan sejumlah 18 data, dan menyatakan tujuan sejumlah 58 data.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SUGESTOPEDIA DAN TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA PAUD Nunik Suryantini; Bambang Eko Hari Cahyono; Sigit Ricahyono
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menjelaskan implementasi metode pembelajaran sugestopedia dan Total Physical Response (TPR) untuk mengembangkan  kemampuan berbicara siswa PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa usia 4-5 tahun PAUD Joy Kota Madiun. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode suggestopedia dan total physical response TPR adalah metode yang tepat digunakan dalam pembelajaran di masa pandemi covid 19, maka diharapkan agar dikembangkan implementasinya pada kelompok usia yang berbeda dan aspek perkembangan anak yang lain.
PATOLOGI SOSIAL DALAM NOVEL KEN DEDES SANG PENGGODA KARYA WAWAN SUSETYA Lusiana Lusiana; Bambang Eko Hari Cahyono; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.71 KB)

Abstract

Novel merupakan bentuk karya fiksi yang diciptakan oleh pengarang melalui proses imajinasinya. Kisah dalam novel tidak lepas dari kehidupan manusia, baik kehidupan sosial masyarakat, keluarga, dan percintaan.Tokoh-tokoh dalam novel memiliki peranan yang sangat penting dalam cerita, terutama tokoh utama yang menjadi sentral cerita novel tersebut.Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bentuk patologi sosial, dan ruang lingkup kehidupan sosial tokoh utama dalam novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan studi pustaka, dengan cara mengumpulkan buku-buku dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi atau content analysis, yaitu dengan cara membahas atau mengkaji isi novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ken Dedes Sang Penggoda menampilkan berbagai bentuk patologi sosial dari sisi kehidupan tokoh utama. Bentuk patologi sosial dalam novel tersebut terdapat pada: (1) tabiat buruk Ken Dedes semasa kecil, (2) kepemimpinan Akuwu Tunggul Ametung yang keji dan angkara murka, (3) Akuwu Tunggul Ametung menculik Ken Dedes, (4) Perampok-perampok yang menjarah di Khutaraja Tumapel, (5) Gandrung wuyung Ken Dedes pada Ken Arok, (6) Serangan-serangan yang dilakukan Ken Arok untuk melumpuhkan Kerajaan Kediri, sedangkan untuk latar belakang sosial novel tersebut menyajikan kehidupan tokoh utama yang tetap tegar, sabar dan pantang menyerah dalam menghadapi pasang surut kehidupan yang membelenggunya.Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran disampaikan kepada  pembaca dan penelitian selanjutnya. Pembaca disarankan untuk mengambil nilai-nilai positif dari novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih kreatif dan mendalam dalam meneliti novel yang sama, agar karya sastra khususnya novel Ken Dedes Sang Penggoda lebih variatif.
ANALISIS PERUBAHAN MAKNA PADA BAHASA YANG DIGUNAKAN OLEH KOMENTATOR SEPAK BOLA PIALA PRESIDEN 2017 KAJIAN SEMANTIK Rio Sempana; Bambang Eko Hari Cahyono; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan makna pada bahasa yang digunakan oleh komentator sepak bola piala presiden 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi yaitu peneliti bukan sekadar mencatat isi penting yang tersurat dalam dokumen atau arsip, tetapi juga tentang maknanya yang tersirat. Sumber data penelitian ini didapatkan melalui video yang diunggah di https://m.vidio.com/@indosiar/channels/6150159-piala-presiden-2017. Penelitian ini meggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian dalam analisis perubahan makna ditemukan 46 kata yang mengalami perubahan makna pada bahasa yang digunakan oleh komentator sepak bola piala presiden 2017.  Perubahan makna tersebut meliputi perubahan makna meluas sebanyak 20 kata misalnya dibaca, dipatahkan, perubahan makna menyempit satu kata yaitu presiden, perubahan makna penghalusan sebanyak satu kata yaitu cantik, perubahan makna pengasaran sebanyak enam kata misalnya predator, pendek, dan perubahan makna total sebanyak 18 kata misalnya eksekusi, sayap, langit. Komentator melakukan perubahan makna karena sepak bola adalah olahraga yang sangat memasyarakat dan banyak penggemarnya. Komentator menggunakan bahasa yang mengalami perubahan makna untuk menarik minat, menumbuhkan semangat penonton, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap klub sepak bola yang penonton sukai.
PENGGUNAAN BAHASA ASING (BAHASA INGGRIS) PADA BERITA UTAMA KORAN JAWA POS EDISI 20 FEBRUARI-20 APRIL 2013 Mar’ahtus Sollikah; Bambang Eko Hari Cahyono; Agus Budi Santoso
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.12 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui ada atau tidaknya penggunaan bahasa asing (bahasa Inggris) dan kuantitas penggunaanya, serta untuk mengetahui bentuk-bentuk struktur bahasa yang terdapat dalam pengggunaan  bahasa asing (bahasa Inggris) pada berita utama koran Jawa Pos edisi 20 Februari-20 April 2013.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif ini merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek penelitian sesuai kenyataan atau dijelaskan dan digambarkan secara apa adanya, tanpa menambahi suatu apapun yang tidak berdasar kebenaran yang ada dalam objek penelitian. Penentuan sampel di dalam penelitian ini menggunakan sampel sampling yaitu sebanyak 60 kali terbitan koranJawa Pos dalam jangka waktu 60 hari mulai edisi 20 Februari-20 April 2013. Pengumpulan data menggunakan metode dokumen/ dokumentasi, dengan menggunakan dokumen koranJawa Pos edisi 20 Februari-20 April 2013 itu sendiri sebagai dokumen yang digunakan.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis) yang mana dalam hal ini analisis data dilakukan terhadap pengggunaan  bahasa asing (bahasa Inggris) pada berita utama koran Jawa Pos edisi 20 Februari-20 April 2013. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui tahap-tahap yang telah disesuaikan dengan teori yang berlaku.Hasil penelitian dari penelitian “Pengggunaan  Bahasa Asing (Bahasa Inggris) pada Berita Utama Koran Jawa Pos Edisi 20 Februari-20 April 2013, dapat dijelaskan sebagai berikut: (a) pembahasan dari data yang terkumpul ditemukan kata/ istilah berbahasa asing (bahasa Inggris) pada Berita Utama koran Jawa Pos edisi 20 Februari-20 April 2013 dengan disertai penjelasan mengenai arti kata/ istilah yang digunakan dan ada pula yang tanpa disertai arti mengenai kata/ istilah berbahasa asing (bahasa Inggris) yang digunakan. Selain hal tersebut ditemukan juga bentuk-bentuk struktur bahasa yang meliputi sekitar 201 kata dan sekitar 215 frasa berbahasa asing (bahasa Inggris). (b) Bentuk-bentuk struktur bahasa yang terdapat dalam penggunaan bahasa asing (bahasa Inggris) pada berita utama koran Jawa Pos edisi 20 Februari-20 April 2013ditemukan sekitar 201 kata dan sekitar 215 frasa berbahasa asing (bahasa Inggris) yang digunakan pada berita utama koran Jawa Pos ini.
KREATIVITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VII MTsN PANEKAN KECAMATAN PANEKAN KABUPATEN MAGETAN Riya Mutafaroh; Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Rohman Soleh
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.983 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang (1) Kreativitas Guru dalam Proses Pembelajaran Menulis Puisi Pada Siswa Kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, (2) Pelaksanaan menulis puisi siswa kelas VII-C MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskripsi berupa data-data tertulis dari hasil observasi yang peneliti lakukan terhadap guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang berupa wawancara dan pengamatan langsung. Penentu sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling atau teknik pengambilan data berdasarkan tujuan tertentu yaitu kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi tertulis, teknik wawancara dan observasi langsung kelokasi penelitian.Dari hasil penelitian tentang kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kebupaten Magetan meliputi, (1) kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi adalah guru menggunakan lingkungan sekitar sebagai media belajar, guru mengajak siswa keluar kelas untuk berhadapan dengan objek secara langsung. (2)Pelaksanaan menulis puisi siswa kelas VII adalah siswa memilih tempat yang cocok dengan tema terpilih, siswa menulis puisi dengan memaksimalkan objek langsung sebagai sumber inspirasi dan ekspresi, siswa mengekspresikan puisinya sesuai dengan objek amatan, menata dengan baik berbasis objek langsung. Menggunakan media sekitar sebagai media membuat siswa mampu menulis puisi tanpa mengalami kesulitan.
PENGGUNAAN MEDIA MONOPOLI BAHASA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MEMBACA KOMPREHENSIF PADA SISWA SMP NEGERI 1 NGUNTORONADI KABUPATEN MAGETAN Reny Dwi Utami; Bambang Eko Hari Cahyono; Muhlis Fajar Wicaksana
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.086 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan rencana pembelajaran membaca komprehensif dan pelaksanaan pembelajaran membaca komprehensif dengan menggunaan media monopoli bahasa.Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.Metode tersebut merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang atau pelaku yang diamati.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, yang berkaitan dengan masalah penelitian.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data, yaitu dengan mendeskripsikan tentang perencanaan pembelajaran membaca komprehensif dan pelaksanaan pembelajaran membaca komprehensif dengan penggunaan media monopoli bahasa.Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rencana pelaksanaan penggunaan media  monopoli bahasa dalam pembelajaran membaca komprehensif sangat efisien dan menarik perhatian siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas. Selain efisien dan menarik penggunaan media monopoli bahasa sangat membantu baik guru maupun siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Dengan penggunaan media monopoli bahasa dapat meningkatkan pemahaman siswa, karena siswa lebih antusias untuk mengikuti proses pembelajaran dibandingkan dengan penggunaan metode ceramah yang biasa digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran tersebut memberikan kemudahan dan guru mempunyai cara masing-masing dalam menerapkan pembelajaran membaca kepada siswa. Siswa dituntut untuk lebih rajin membaca untuk dapat memahami materi pembelajaran dan informasi lainnya. Dalam proses pembelajaran guru dapat memanfaatkan penggunaan media monopoli bahasa tidak hanya pada materi membaca, tetapi dapat digunakan pada materi pelajaran lainnya.
MAKSIM DALAM TINDAK TUTUR ANTARA TENAGA MEDIS DAN PARAMEDIS DENGAN PASIEN DI RSUD DR. SOEDONO MADIUN Ria Dwi Puspitasari; Bambang Eko Hari Cahyono; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.098 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan  penggunaan maksim dalam tindak tutur antara tenaga medis yakni dokter dengan pasien di RSUD dr. Soedono Madiun, dan (2) Mendeskripsikan penggunaan maksim dalam tindak tutur antara paramedis yakni bidan, perawat, dan apoteker dengan pasien di RSUD dr. Soedono Madiun.Jenis  penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah percakapan atau tindak tutur antara tenaga medis dan paramedis dengan pasien di RSUD dr. Soedono Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, teknik rekam, teknik catat dan dokumentasi.Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Teknik analisis data adalah dengan model analisis jalinan yang meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan dengan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan dua hal. Pertama, bahwa dalam tindak tutur antara tenaga medis yakni dokter dengan pasien ditemukan menggunakan maksim kualitas, relevansi, kebijaksanaan, dan pelaksanaan. Kedua, dari tindak tutur antara paramedis yakni bidan, perawat dan apoteker, ditemukan menggunakan maksim kualitas, kuantitas, pelaksanaan, kebijaksanaan, dan kesimpatisan. Terdapat beberapa data yang tidak sesuai apabila dikaitkan dengan konteks, etika, norma dan kesantunan berbahasa. Sehingga dapat mengganggu kinerja tenaga medis dan paramedis
KONTEKS DAN IMPLIKATUR DALAM WACANA KAMPANYE POLITIK PILKADA CALON WALIKOTA DAN CALON WAKIL WALIKOTA MADIUN PERIODE 2019-2024 Maulina Jelita Pertiwi; Bambang Eko Hari Cahyono; Dhika Puspitasari
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.335 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi mengenai wacana pilkada serentak di Kota Madiun yang dilaksanakan pada tahun 2018. Para pasangan calon memiliki strategi berkomunikasi dalam berkampanye untuk menarik perhatian masyarakat, dengan menggunakan bahasa yang berbeda-beda dan mengandung makna implisit sendiri-sendiri dengan  berdasarkan konteks yang melatarbelakangi tuturan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan konteks dan implikatur dalam tuturan para pasangan calon dalam pilkada Kota Madiun Periode 2019-2014. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitataif. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah gambar dan video yang berisikan gambar-gambar mengenai program unggulan para pasangan Calon Walikota Madiun. Teknik data dalam penelitian ini adalah dengan teknik dokumen. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan teknik analisis isi. Adapun hasil penelitian yakni tedapat unsur-unsur konteks yakni,latar peristiwa, peserta tuturan, hasil, cara, sarana, norma. Berdasarkan 24 data, terdapat 3 data tindak tutur ilokusi, dengan implikatur yang bertujuan untuk melakukan sesuatu yakni dengan memilih pasangan calon dalam pemilihan pilkada Kota Madiun. Adapun 21 data merupakan tindak tutur perlokusi, yakni implikaturnya untuk mempengaruhi lawan tutur dengan janji program untuk memilih pasangan calon dalam pemilihan pilkada Kota Madiun.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTALLEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DALAMMENCIPTAPUISI PADA SISWA KELASVIII DISMP NEGERI2 NGEBELTAHUN AJARAN 2017/2018 Silviana Yunidawati; Bambang Eko Hari Cahyono; Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.922 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran experiential learning; (2) mendeskripsikan seberapa jauh keefektifan model pembelajaran experiential learning; (3) mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dan siswa, serta pemecahannya dalam menerapkan model pembelajaran experiential learning pada siswa kelas VIII A  di SMP Negeri 2 Ngebel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah narasumber, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip.Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi kemampuan guru dan siswa, pedoman wawancara, dan panduan observasi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumen atau arsip.Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik trianggulasi sumber data dan triangulasi dengan metode. Dokumen dan arsip dalam penelitian ini yang digunakan adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, silabus, hasil wawancara guru bahasa Indonesia dan juga hasil wawancara dengan siswa kelas VIII di dalam kelas.Hasil penelitian (1) penerapan model pembelajaran experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi berjalan dengan baik dan efesien sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru; (2) keefektifan penerapan model pembelajaran experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi berjalan dengan lancar; (3) terbatasnya waktu serta kurangnya inspirasi adalah kendala penerapan model experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi.
Co-Authors Agung Nasruloh Saputro Agus Budi Santoso Andin Badiatus Sholikhah Anik Sulistyaningsih Ardian Gita Hari Susanto Arifah Putri Nur Nadila Aris Wuryantoro Asri Musandi Waraulia Bekti Patria D.H. Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Devi Rahma Danti Devit Tri Candrawati Dewi Tryanasari Dhika Puspitasari Diah Ayu Sawitri Dina Luthfi Nugraini Dinda Meydila Dinik Sri Haryuniayu Anggraini Dristanta Setya Pradipta Dwi Rohmah Soleh Dwi Rohman Soleh Dwi Rohman Soleh Dwi Sunarsih Emi Darlena Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Eni Winarsih Evika Sari Fida Chasanatun Fuaduzzakiawan Guntur Kadarusman Hesti Kurniawati Ika Dewi Rekno Kurniasari Ike Yusda Andriani Ike Yusda Andriani Irawadi Irawadi Jeffry Handhika Kartiko Tri Yunianto Lulus Irawati Lusiana Lusiana Marheny Lukitasari Mar’ahtus Sollikah Maulina Jelita Pertiwi Maya Fitrianingtyas Mila Aska Aulia Mita Pratiwi Muhammad Hanif Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nina Dhamayanti Nunik Suryantini Nur Samsiyah, Nur Panji Kuncoro Hadi Panji Kuncoro Hadi Panji Kuncoro Hadi, Panji Kuncoro Raras Setyo Retno Reny Dwi Utami Ria Dwi Puspitasari Rico Ardiansyah Rima Nurmalia Rio Sempana Rissa Prima Kurniawati Riya Mutafaroh Rosita Ambarwati Rosse Vista Lovenia Sesaria Prima Yudhaningtyas Setya Pangastuti Sigit Ricahyono Silviana Yunidawati Sri Agustin Sri Budyartati Sri Mulyani Sri Nurhayati Sriyatin Supri Wahyudi Utomo, Supri Suyati Nur Rahma Vella Aminda Tira Vivi Rulviana Wachidatul Linda Yuhanna Wijayanti, Lisma Meilia