Bambang Suteng Sulasmono
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 66 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DAN STAD DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF CERIA TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 5 SD Primandari, Putri Amalia; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.82

Abstract

Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi. Subjeknya adalah peserta didik kelas 5A dan 5B SD Negeri Karangduren 01 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan/menguji adanya perbedaan pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan STAD dengan MIC (Multimedia Interaktif Ceria) terhadap sikap sosial dan hasil belajar kognitif pada pembelajaran tematik tepadu pada peserta didik kelas 5 SD. Teknik analisis data yang digunakan yakni statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Uji beda rata-rata antara menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TGT dan STAD. TGT memberikan hasil yang lebih tinggi terhadap sikap sosial dan hasil belajar kognitif dibanding STAD. Hasil uji Independent Samples T-test menunjukan: (1) nilai sig (2-tailed) hasil belajar kognitif antara TGT dan STAD = 0,040 < 0,05, jadi H0 ditolak dan Ha. (2) nilai sig (2-tailed) sikap sosial= 0,003 < 0,05, jadi H0 ditolak dan Ha diterima
EFEKTIVITAS DISCOVERY LEARNING DANPBL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV DITINJAU DARI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SDN KARANGDUREN 01 Pangastuti, Priliza Nuramaning; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.83

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajarn Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif pada pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan di SDN karangduren 01. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas IVA sejumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sejumlah 21 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah Desain Quasi Experiment. Sebelum dilakukan penelitian dilakukan uji persyaratan eksperimen.Hasil yang diperoleh menujukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukan Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.003 < 0.005. Hal ini brarti H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan efektivitas hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen yang dilakukan treatment menggunakan model pembelajaran Discovery learning, dengan Kelas kontrol yang dilakukan treatment dengan menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning. Perbedaan nilai rata-rata posttest model pembelajaran Discovery learning 80,18 nilai model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 88,18. Jadi dapat diartikan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Discovery Learning
LCL Model Experiential Learning based Training Model Development to Improve Teacher Competence in Designing Learning Nirtha, Eva Nirtha; Ismanto, Bambang Ismanto; Sulasmono, Bambang Suteng
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.038 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i3.33832

Abstract

Teacher’s competence in designing learning is one of the important aspects in getting the success of education. Based on preliminary research, any teacher didn’t make a learning design in teaching. Professional teacher certainly has variety experiences. However, experience-based training has rarely been given for the professional teacher. This research aimed to produce and determine the effectiveness the LCL model-based Experiential Learning training model to improve teacher competence in designing learning. It was developed based on Borg and Gall R&D model, carried out until the seventh stage using qualitative and quantitative approaches. The average validity score is 82.5 categorized as highly deserving by validators. ANCOVA's test results showed that there is a significant difference between classes, with the value of [F= (1,58), D=83,29, ρ=0.000, ƞρ2=0,58] significance value ρ=0.05. Based on the LSD table, the average corrected value of the treatment group was 72.84, while the control group was 45.69. It concluded that the training model is feasible and effectively used. This training model can be used as an alternative training to improve teacher competence, especially in designing learning that meets the elements of the 21st century learning paradigm and it has been completed by training tools such as module, guides and necessary hands-out.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PBL BERBANTU KARTU PECAHAN PADA SISWA KELAS IV Bamega, Febrian Putra; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.279

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian model Kemmis dan McTaggart yang diterapkan di SD FX Marsudirini 78 Salatiga untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Validasi dari instrumen penelitian dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian ini yaitu tahap pra siklus sebanyak 21 siswa (46,67%) dari 45 siswa dinyatakan tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian pada tahap siklus I yaitu sebanyak 33 siswa (73,33%) dinyatakan tuntas KKM. Dan pada tahap siklus II hasil belajar siswa kembali mengalami peningkatan sebanyak 37 siswa (82,22%) dinyatakan tuntas KKM. Pada tahap pra siklus rata-rata nilai siswa adalah 64,28, pada tahap siklus I rata-rata nilai siswa adalah 75,11, dan pada tahap siklus II rata-rata nilai siswa adalah 80,78. Penelitian yang telah dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan kartu pecahan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 4 MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Dharmawan, Bagus; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.281

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Kebondowo 01. Penggunaan model pembelajaran Problem-based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Untuk melihat peningkatan hasil belajar peneliti menggunakan aplikasi microsoft excel. Peningkatan hasil belajar siswa yang dapat dilihat pada pra siklus ke siklus I peningkatannya dari 4 siswa menjadi 19 siswa atau sebanyak 15 siswa (41%) meningkat, dari siklus I ke siklus II dari 19 siswa menjadi 28 siswa atau sebanyak 9 siswa (24%) mengalami peningkatan. Jadi dapat disimpulkan dari data diatas bahwa Model Problem based Learning lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas 4.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share dengan Permainan Puzzle untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Kelas IV SD Hidayah, Rosita Nurul; Sulasmono, Bambang Suteng; Widyanti, Eunice
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.82 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v3i1.759

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan permainan puzzle untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Kecandran 01 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD dengan jumlah siswa 34 yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen pengumpulan data soal Matematika uraian, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Thnk Pair Share (TPS) dengan permainan puzzle untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis Matematika siswa dapat di lihat bahwa hasil nilai kemampuan berpikir kritis kategori tinggi mengalami peningkatan dari pra siklus dan siklus I 35,30 %, sedangkan peningkatan dari siklus I dan siklus II mencapai 47,64%, untuk berpikir kritis tingkat sedang juga mengalami peningkatan dari pra siklus dan siklus I sebanyak 2,93%, sedangkan dari siklus I dan siklus II mengalami pengurangan sebanyak 14,7%. Abstract:  This study aims to describe the application of Think Pair Share (TPS) learning model with puzzle games to improve critical thinking skills of fourth grade students of SDN Kecandran 01 Salatiga. This type of research is classroom action research. The subjects consisting of 21 male students and 13 female students. This research method uses quantitative and qualitative research methods with instruments of mathematical data collection, description, observation, and documentation. The results shouws that the value of critical thinking skills in the high category have increased from pre-cycle and the first cycle for 35.30 %, while the increase from cycle I and cycle II reached by 47.64%, for critical thinking medium level also increased from pre cycle and cycle I as many as 2.93%, while from cycle I and cycle II experienced reduction of 14.7%.