Nailul Fauziah
Fakultas Psikoilogi, Universitas Diponegoro

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN BURNOUT PADA GURU BERSERTIFIKASI DI SMA NEGERI KECAMATAN BOJONEGORO Avionela, Fadila; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.178 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15440

Abstract

Burnout merupakan keadaan kelelahan secara mental, fisik, dan emosional yang terjadi akibat stres dalam waktu yang cukup panjang yang dapat menyebabkan menurunnya prestasi kerja. Individu dengan tingkat burnout rendah tandanya dapat mengenali dan mengelola emosi yang dirasakan oleh diri sendiri sehingga dapat memotivasi diri sendiri ketika muncul burnout. Kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri serta memotivasi diri sendiri merupakan ciri-ciri dari kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan burnout pada guru bersertifikasi di SMA Negeri Kecamatan Bojonegoro. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 128 guru dengan sampel penelitian 64 guru. Penentuan sample penelitian menggunakan cluster random sampling yaitu melakukan randomisasi terhadap kelompok. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosi dan Skala Burnout yang masing-masing terdiri dari 35 aitem dengan nilai α = .91 pada kedua variabel. Analisa data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan hasil rxy = -.90 pada p = .000 (p<.001), artinya terdapat hubungan yang signifikan negatif antara kedua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru-guru bersertifikasi di SMA Negeri Kecamatan Bojonegoro mengalami tingkat burnout yang rendah karena memiliki kecerdasan emosi yang baik. Kecerdasan emosi memberikan sumbangan efektif sebesar 81 % sedangkan 19 % sisanya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PRESENTASI DIRI DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA DI SMA TARUNA NUSANTARA Royyana, Dwini Aisha; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.392 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15162

Abstract

Kesepian dapat dialami secara subjektif oleh siapa saja. Kesepian adalah perasaan individu yang kurang menyenangkan, bercirikan perasaan terasing dan hubungan yang kurang bermakna dengan individu lain. Berkaitan dengan hubungan interpersonal dan penerimaan sosial, individu mengembangkan keinginan dan usaha menampilkan kesan yang baik melalui presentasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara presentasi diri dengan kesepian pada remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Taruna Nusantara kelas X dan sampel penelitian berjumlah 126 subjek. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan skala kesepian (34 aitem valid dengan α=0,922) dan skala presentasi diri (22 aitem valid dengan α=0,883). Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan nilai rxy = -0,286 dengan p = 0,001 (p<0,05), artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara presentasi diri dengan kesepian. Semakin baik presentasi diri, maka semakin rendah kesepian yang dialami. Berdasarkan hasil penelitian presentasi diri memberikan sumbangan efektif sebesar 8.2% terhadap kesepian yang dialami oleh remaja di kelas X SMA Taruna Nusantara, sedangkan, 91,8 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA IDENTITAS SOSIAL DENGANKECENDERUNGAN PERILAKU KONSUMTIF PADAPENGGEMAR BATUAKIK DAN BATU MULIADI SEMARANG Meganingrum, Riska; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.345 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15156

Abstract

Identitas sosial adalah gambaran diri individu bahwa dirinya merupakan bagian dari suatu kelompok tertentu. Sedangkan, kecenderungan perilaku konsumtif adalah suatu niat mengonsumsi barang dan jasa yang bukan merupakankebutuhan individu untuk memenuhi kepuasan tanpa didasarkan pada pertimbangan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara identitas sosial dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada penggemar batu akik dan batu mulia di Semarang. Sampel diambil menggunakan teknik sampling insidental. Jumlah sampel adalah 65 orangsubjek. Subjek penelitian ini adalah laki-laki dewasa yang membeli batu akik dan batu mulia di Semarang lebih dari 10 dengan alasan untuk memenuhi keinginan. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert yaitu skala Identitas Sosial (27 aitem, α= 0,918) dan skala Kecenderungan Perilaku Konsumtif (32 aitem, α= 0,939). Analisis hasil data dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi yaitu 0,730 dengan p = 0,000 (p <0,001). Hasil tersebut menunjukkan hipotesis yang diajukan peneliti diterima yaitu terdapat hubungan positif antaraidentitas sosial dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada penggemar batu akik dan batu mulia di Semarang. Nilai koefisiensi determinasi (R Square) pada variabel identitas sosial dan variabel kecenderungan perilaku konsumtifmenunjukkan hasil sebesar 0,533. Hasil tersebut memiliki arti bahwa identitas sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 53,3 % terhadap kecenderungan perilaku konsumtif.
KARENA HIDUP HARUS TERUS BERJALAN (Sebuah Studi Fenomenologi Kehidupan Orang dengan HIV/AIDS) Indriani, Septiana Dewi; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.582 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15163

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang banyak ditemui di masyarakat. Data mengenai kasus HIV dan AIDS semakin bertambah setiap hari. Selain menjadi permasalahan medis, HIV/AIDS juga menjadi problematikabidang sosial, terkait stigma dan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pengalaman hidup Orang dengan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang akan dianalisis menggunakan teknik eksplikasi data. Subjek penelitian berjumlah tiga orang dari teknik snowball dengan pola penularan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap subjek memiliki dinamika psikologis yang berbeda. Ketiga subjek memiliki respon yang berbeda dalam menghadapi diagnosa HIV dan permasalahan yang dihadapi. Ketiga subjek memilih strategi coping yang berbeda. AG dan R menggunakan strategi coping yang berfokus pada emosi, sedangkan A menggunakan strategi coping yang berfokus pada penyelesaian masalah.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO Irawati, Mia Dewi; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.146 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21745

Abstract

Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menjadi pencari kerja (job seeker) saja tetapi juga diharapkan untuk menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator). Salah satu cara untuk menciptakan lapangan pekerjaan yaitu dengan berwirausaha. Motivasi berwirausaha dibutuhkan sebagai pendorong bagi individu untuk mengolah sumber daya demi mencapai tujuan. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk mengelola emosi dimana individu dapat mengelola emosi, bertahan menghadapi stres, berempati, dan tidak mudah putus asa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan motivasi berwirausaha pada mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 274 mahasiswa, dengan sampel penelitian sebanyak 166 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik convenience. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Motivasi Berwirausaha (35 aitem, α=0,913) dan Skala Kecerdasan Emosional (22 aitem, α=0,872). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan motivasi berwirausaha sebesar rxy=0,453 dengan p=0,000 (p<0,001). Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif terhadap motivasi berwirausaha sebesar 20,5%. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional; Motivasi Berwirausaha; Mahasiswa 
HUBUNGAN ANTARA SELF MONITORING DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA RANTAU MINANG DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Sari, Fachrunissa Wulan; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.053 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23568

Abstract

Penyesuaian sosial adalah proses individu dalam memenuhi kebutuhan sosial secara efektif dan profesional sesuai dengan kemampuannya sehingga dapat menciptakan hubungan yang harmonis dengan dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan sosialnya. Self monitoring ialah kemampuan individu dalam mengatur presentasi diri sesuai dengan yang ada di lingkungan untuk mendapatkan kesan ideal dari orang lain dan diri sendiri sehingga membuat individu berperilaku sama dengan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau Minang di Universitas Diponegoro. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 mahasiswa, dengan sampel penelitian sebanyak 105 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik convinience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penyesuaian sosial (22 aitem, α=0,878) dan skala self monitoring (28 aitem, α=0,917). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial sebesar rxy=0,590 dengan p=0,000 (p<0,05). Self monitoring memberikan sumbangan efektif terhadap penyesuaian sosial sebesar 34,8%. 
HUBUNGAN ANTARA SECURE ATTACHMENT ORANG TUA-ANAK DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA SMA ISLAM HIDAYATULLAH KOTA SEMARANG Alvian, Nafi; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan perilaku konsumtif merupakan tendensi tindakan negatif yang dilakukan oleh individu untuk memuaskan hasrat dan kepuasan semata dalam membeli produk. Orang tua mempunyai peran yang vital dalam membentuk perilaku dan kepribadian anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa SMA Islam Hidayatullah Semarang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 188 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII dengan karakteristik siswa aktif dan bersedia menjadi subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala secure attachment orang tua-anak (18 aitem, α= 0,907) dan skala kecenderungan perilaku konsumtif (29 aitem, α= 0,948). Analis data yang digunakan adalah regresi sederhana yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif, yaitu rₓᵧ = -0,528 dengan p=0,000. Artinya, semakin tinggi secure attachment orang tua-anak maka semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif. Secure attachment orang tua-anak memberikan sumbangan efektif sebanyak 26,8% terhadap kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa. Kata kunci: kecenderungan perilaku konsumtif; secure attachment orang tua-anak; siswa SMA
KEMATANGAN KARIER SISWA SMK DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN JURUSAN Ika Zenita Ratnaningsih; Erin Ratna Kustanti; Anggun Resdasari Prasetyo; Nailul Fauziah
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 13, No 2: Vol. 13 No. 2 Agustus 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.974 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v13i2.6067

Abstract

Tingginya angka pengangguran pada lulusan SMK salah satunya dilatarbelakangi oleh belum adanya kesiapan kerja yang disebabkan karena kurangnya kematangan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kematangan karier ditinjau dari jenis kelamin, jurusan dan status sekolah pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Semarang. Kematangan karier adalah keberhasilan individu dalam menyelesaikan tugas perkembangan karir yang khas di setiap tahap perkembangan yang ditunjukkan dengan kesesuaian perilaku karir individu dengan perilaku karir yang diharapkan. Subjek penelitian berjumlah 339 siswa kelas XI SMK dari enam SMK di Kota Semarang yang terdiri dari tiga SMK Negeri dan tiga SMK Swasta yang terdiri dari 101 laki-laki dan 238 perempuan dengan usia subjek berkisar antara 15-19 tahun. Terdapat sepuluh jurusan peminatan yang terlibat dalam penelitian ini Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kematangan Karier dan kuesioner data demografi. Hasil pengujian hipotesis menggunakan ANAVA dua jalur menujukkan tidak ada perbedaan kematangan karier ditinjau dari jenis kelamin dan tidak ada perbedaan kematangan karier ditinjau dari jurusan. Diskusi dan rekomendasi di bahas selanjutnya.
The Role of Grandmother’s Grandparenting on Family Harmony: a Phenomenological Analysis Nailul Fauziah; Suryanto Suryanto; Wiwin Hendriani
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 9 No 4 December 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v9i4.17017

Abstract

Grandparenting could have a positive and negative effect on family harmony. This study aims to better understand the influence of grandmother’s grandparenting role towards family harmony. This phenomenological study used data derived from interviewing and observing five participants. The data were analyzed using interpretative phenomenology. The findings of this study found nine themes: the meaning of grandchildren for grandmother, the reason of grandmothers parenting, grandmothers way of parenting, the effect of family’s social economics, the relationship of grandmothers with family members, grandmothers problem solving to overcome family conflict, grandmothers role in the family, the emotional bonding between grandmother and grandchildren, Grandmothers feelings while grandparenting. The grandmothers’ parenting role could positively and negatively influence family harmony, depending on the meaning of grandchildren for the grandmothers. When the grandmother could accept the grandchildren, it will make the grandmother happy and affect family harmony.
HUBUNGAN ANTARA SECURE ATTACHMENT ORANG TUA-ANAK DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA SMA ISLAM HIDAYATULLAH KOTA SEMARANG Nafi Alvian; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33352

Abstract

Kecenderungan perilaku konsumtif merupakan tendensi tindakan negatif yang dilakukan oleh individu untuk memuaskan hasrat dan kepuasan semata dalam membeli produk. Orang tua mempunyai peran yang vital dalam membentuk perilaku dan kepribadian anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa SMA Islam Hidayatullah Semarang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 188 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII dengan karakteristik siswa aktif dan bersedia menjadi subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala secure attachment orang tua-anak (18 aitem, α= 0,907) dan skala kecenderungan perilaku konsumtif (29 aitem, α= 0,948). Analis data yang digunakan adalah regresi sederhana yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif, yaitu rₓᵧ = -0,528 dengan p=0,000. Artinya, semakin tinggi secure attachment orang tua-anak maka semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif. Secure attachment orang tua-anak memberikan sumbangan efektif sebanyak 26,8% terhadap kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa.