Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Influence of PBL Learning Model on High School Students' Learning Outcomes in System of Linear Equations in Three Variables Material Dewi, Yolanda Pradinata Citra; Anas, Aswar; Lutfiyah, Lutfiyah
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 3 (2025): June
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i3.3582

Abstract

This study aims to determine how the application of the problem-based learning model affects the learning outcomes of class X students regarding the material on systems of linear inequalities in three variables. This research is a pre-experimental one-group pretest-posttest design, with class X research subjects at Al-Hidayah Islamic High School. The instrument used is a validated system of linear inequalities in a three-variable material understanding test. The analyses used in this study are descriptive and inferential. The study found a big improvement in learning results after using the problem-based learning (PBL) method for the System of Linear Inequalities in Three Variables material, with an average score of 46.0833 before the test and 75.6667 after. The significant value of the hypothesis test is below 0.05, which means 0.00 < 0.05; thus, H0 is rejected and H1 is accepted. This study shows a significant difference in student learning outcomes when using the Problem-Based Learning (PBL) learning model.
Struktur Berpikir Siswa Pada Zone of Proximal Development dalam Pembelajaran Discovery Learning Lutfiyah Lutfiyah; Eric Dwi Putra
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.11419

Abstract

Kecemasan yang terjadi pada siswa saat pembelajaran matematika karena adanya hambatan dalam belajar matematika, salah satu cara yang dapat dilakukan guru yaitu dengan memberikan scaffolding oleh guru kepada siswa dengan arahan-arahan atau katakunci yang terbatas, agar dapat menyelesaikan hambatan yang dialami siswa sehingga struktur berpikir siswa dapat mencapai zone of proximal development. Jenis penelitian ini deskriptif, hasil penelitian ini bahwa struktur berpikir S1 tidak sesuai dengan struktur masalah pada bagian Dt, Y3, Ha, dan K, sedangkan struktur berpikir S2, dan S3 tidak sesuai dengan struktur masalah pada bagian Dk, Dt, Y3, Ha, dan K. Untuk mencapai zone of proximal development masing-masing dari S1, S2 dan S3 sangat berbeda terlihat dari struktur berpikir yang telah dicapai, sehingga dalam penelitian ini siswa diberikan scaffolding dari ahli dimana pada zona perkembangan potensial mementingkan adanya bantuan dari ahli (guru) sehingga struktur berpikir yang dimiliki S1, S2 dan S3 sesuai dengan struktur masalah yang diberikan untuk menuju zone of proximal development. Kesimpulannya bahwa struktur berpikir siswa sesuai dengan struktur masalah yang diberikan dengan pemberian scaffolding oleh ahli (guru) kepada siswa sehingga zone of proximal development tercapai.
Identifikasi Diskalkulia pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu dalam Mengenal Bilangan Kurnia Faradhilla Ruslini; Lutfiyah Lutfiyah; Dwi Noviani Sulisawati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v9i2.20061

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang dalam pendidikan memerlukan pelayanan yang spesifik, berbeda dengan anak pada umumnya. Ketunaan anak berkebutuhan khusus dibagi menjadi beberapa golongan antara lain: tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, dan autis. Anak tunarungu akan memiliki hambatan dalam komunikasi verbal/lisan, baik itu secara ekspresif maupun reseptif. Dalam hal tersebut anak berkebutuhan khusus terlebih tunarungu dalam pendidikannya juga mengalami kesulitan belajar. Kesulitan belajar yang terkait dengan perhitungan matematika dinamakan diskalkulia. Mengenal bilangan merupakan salah satu kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa tunarungu. Untuk mengetahui diskalkulia pada anak berkebutuhan khusus tunarungu dalam mengenal bilangan maka peneliti mengambil penelitian tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penelitian ini yaitu siswa kelas 3 golongan tunarungu di SLB Negeri Branjangan Jember tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 2 siswa. Hasil penelitian akan mengidentifikasi disklakulia pada anak berkebutuhan khusus tunarungu dalam mengenal bilangan secara individu yang didapatkan dari data observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu pada S1 diskalkulia yang sesuai dengan karakteristik diskalkulia yaitu gangguan persepsi visual. Sedangkan S2 memiliki diskalkulia pada jenis diskalkulia yaitu diskalkulia verbal dan karakteristik diskalkulia yaitu gangguan perhatian.
Identifikasi Diskalkulia pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra dalam Mengenal Bilangan Hanina Dewi Nastiti; Dwi Noviani Sulisawati; Lutfiyah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v9i1.20282

Abstract

Children with Special Needs are children who in education require specific services, different from children in general. Children with special needs are divided into 10 groups, namely: Blind, mentally retarded, dyslexic, hyperactive, mentally impaired, deaf, mute, autistic, disabled, gifted child. Blind is someone who has less accurate/poor vision compared to sighted people, even though they already assisted with visual aids, and cause them to require a lot of energy and time to do visual tasks. Therefore, blind children experience more difficulties in their education. Learning difficulties in mathematics are called dyscalculia. The most basic dyscalculia experienced by blind children is knowing numbers. So to find out the dyscalculia experienced by children with special needs who are blind in knowing numbers, the researchers took this research with a descriptive type of research and with a qualitative approach. The subjects of this study consisted of 2 students from class 4 of the blind group at SDLB Negeri Branjangan for the 2022/2023 academic year. The results of identification of dyscalculia in children with special needs in recognizing numbers are presented in the form of a description of each individual obtained from observation data, tests and interviews. The results of this study were that S1 subjects had dyscalculia on the characteristics of dyscalculia, namely visual motor associations and attention disorders, on the classification of dyscalculia, namely knowledge of numbers, on the types of dyscalculia, namely weak in planning and inability to do simple calculations. Whereas subject S2 has dyscalculia in the types of dyscalculia, namely weak in planning and inability to do simple calculations. Keywords: Children with Special Needs, Blind, Dyscalculia