Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Strategi Diversifikasi Produk Pisau pada Industri Kreatif dengan Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) Fandi Ardian Dwi Cahyo; Hadi Setiawan; Sirajuddin Sirajuddin
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 2 Juli 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.361 KB)

Abstract

Diversifikasi produk merupakan strategi yang dilakukan pihak perusahaan dalam usaha mengembangkan dan memperbaiki kualitas produknya serta untuk meningkatkan nilai ekonomi suatu produk. Diversifikasi produk yang dilakukan oleh Industri Kreaktif Masyarakat PD. Setia Jaya adalah mengembangkan desain produk pisau dapur tradisional sesuai dengan karakteristik keinginan dan kebutuhan konsumen. Identifikasi variabel karakteristik konsumen terhadap produk pisau tersebut didapat melalui penentuan evaluasi produk berdasarkan dimensi bauran manajemen pemasaran 7P dengan menyebarkan kuisioner kepada konsumen pengguna pisau dari IKM tersebut. Dalam proses pengembangan produk terhadap karakteristik konsumen dibantu dengan berbagai sarana dan teknik. QFD adalah suatu sarana yang digunakan untuk menghubungkan karakteristik kebutuhan konsumen yang didefinisikan oleh konsumen ke dalam spesifikasi teknis produk. Pada matriks penggabungan karakteristik konsumen dan karakteristik desain produk dalam House of Quality menghasilkan korelasi antara kedua karakteristik tersebut sehingga menghasilkan nilai dari suatu hubungan karakteristik. Dalam pembentukan matriks hubungan ini ada tiga macam hubungan yang dapat terjadi yaitu, hubungan kuat, sedang dan lemah. Hubungan pada matriks tersebut diberi simbol-simbol yang mempunyai nilai yang berbeda yaitu hubungan kuat dengan nilai 9, hubungan sedang dengan nilai 3, hubungan lemah dengan nilai 1. Berdasarkan pada gambar House of Quality didapatkan nilai kepentingan absolut dan nilai kepentingan relatif, nilai tertinggi yang telah diklasifikasi ditentukan sebagai nilai prioritas karakteristik teknis yang diinginkan oleh konsumen. Dipilih lima karakteritik teknis tertinggi dari nilai persentase kepentingan relatif untuk menentukan prioritas desain produk yang akan dilakukan perancangan desain produk ekspektasi.
Penentuan Biaya Overhead Produk Teh Hijau Menggunakan Metode Activity Based Costing (ABC) Masitoh Masitoh; Hadi Setiawan; Sirajuddin Sirajuddin
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 2 No. 3 November 2014
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.83 KB)

Abstract

CV. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan teh hijau kemasan. Wilayah pemasarannya meliputi Provinsi Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Peluang pemasaran yang cukup potensial dan menjanjikan karena sistem pemasaran CV. X yang SMART (sistem direct selling, yakni bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan), Namun dari segi manajemen keuangan perusahaan tersebut masih perlu adanya perbaikan, karena belum adanya pencatatan secara baik dengan menggunakan komputer (pencatatan masih secara manual dan masih jarang dilakukan). Selain itu persaingan harga antara perusahaan lain harus menjadi dasar perusahaan tersebut dalam melakukan persaingan bisnis sehingga diperlukan analisis perhitungan biaya yang telah diterapkan perusahaan dengan perhitungan biaya yang mampu meningkatkan akurasi biaya dan mengefisienkan biaya produksi (biaya overhead) agar mampu menghasilkan biaya produk yang minimal tanpa mengurangi kualitas produk, dan salah satu alternatifnya adalah melalui penerapan analisis sistem Activity Based Costing (ABC) dalam meningkatkan akurasi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai hasil perhitungan menggunakan metode Activity Based Costing dan metode tradisional. Activity Based Costing merupakan salah satu metode penentuan biaya produk terbaik yang membebankan keseluruhan biaya ke dalam aktivitas-aktivitas perusahaan dengan mengonsumsi sumber daya yang menjadi pemicu biaya (cost driver), dalam penentuan aktivitas-aktivitas biaya tersebut, dengan penerapan Activity Based Costing (abc) CV. X dapat mengelola aktivitas-aktivitas yang menimbulkan biaya perusahaan sehingga dapat diperoleh biaya overhead dan harga jual yang minimal dan akurat. Berdasarkan hasil pengolahan data, biaya overhead menggunakan metode abc memiliki selisih Rp 1.645.666,67 dari metode terapan perusahaan (metode Volume Based Costing/tradisional).
Usulan Pemilihan Supplier Bahan Baku Tetap Menggunakan Vendor Performance Indicator dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Deny Andika; Shanti Kirana Anggraeni; Sirajuddin Sirajuddin
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 1 No. 2 Juli 2013
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.052 KB)

Abstract

 Dalam aplikasi Supply Chain Management modern, melibatkan semua pihak yang merupakan kunci dalam salah suatu proses produksi termasuk supplier. Konsep perancangan perbaikan perusahaan guna meningkatkan produktivitas perusahaan tidak lagi hanya diupayakan di plant tetapi juga di supplier. PT. XYZ merupakan perusahaan kontraktor yang bergerak dibidang industri manufaktur yaitu produksi drum. Bahan baku drum tersebut salah satunya berupa plate Zincalium dengan ketebalan 0.2 - 1 mm baik berupa lembaran ataupun koil yang dipasok dari empat perusahaan. Untuk memperoleh bahan baku yang berkualitas maka perusahaan harus dapat selektif. Oleh karena itu pemilihan supplier menjadi salah satu faktor penting dalam rantai pasok (supply chain). Vendor Performance Indicator (VPI) merupakan suatu sistem manajemen pengukuran kinerja supplier yang dilakukan secara komphrensif dan sesuai dengan reqruitment perusahaan. Permasalahan di PT.XYZ adalah terdapat bahan baku yang dapat dikategorikan reject atau dibawah standar kualitas yang ditentukan perusahaan, terlebih lagi masalah yang muncul dari supplier seperti misalnya ketepatan pengiriman (delivery), fleksibilitas supplier dalam memenuhi permintaan terhadap perubahan jumlah dan waktu (mendadak) serta responsif dalam mengatasi masalah. Seleksi supplier ini menggunakan lima kriteria yaitu, Quality, Cost, Delivery, Flexibility, Responsiveness (QCDFR). Tiap VPI dan SPI dibobotkan dengan menggunakan metode AHP secara manual dan melalui software Expert Choice Versi 11.1.3238. dimana quality mendapat bobot prioritas sebesar 0,346, cost 0,139, delivery 0,329, fleksibility 0,085, dan responsiveness 0,100. Selanjutnya performansi supplier  direpresentasikan dengan Scoring System menggunakan Metode Grafik berdasarkan pendekatan Higher is Better, Smaller is Better dan Zero-One. Dari hasil Scoring System dihasilkan skor Vendor performance Indikator PT.A sebesar 79,6%, PT. B sebesar 92,3%, PT.C sebesar 80%, PT.D 74,9%. Sehingga usulan sebagai supplier bahan baku plate yang layak dipertahankan sebagai partner kerja sama di PT. XYZ adalah perusahaan PT. B.
Pengaruh Kompetensi, Stres Kerja dan Konflik Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Serta Kinerja Karyawan Pada Industri Pembangkit Listrik Cindy Christine Miranda; Sirajuddin Sirajuddin; Akbar Gunawan
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 10 No. 1 (2020): VOLUME 10 NO 1 MARET 2020
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.636 KB) | DOI: 10.25105/jti.v10i1.8392

Abstract

Intisari— PT. X merupakan industri yang bergerak dalam pembangkit listrik. industri kelistrikan tidak hanya menyediakan pembangkit, dan sumber energi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Namun, industri kelistrikan juga tetap memperhatikan ketersediaan sumberdaya manusia yang kompeten dalam peningkatan kinerjanya seperti ahli keuangan, ahli hukum, teknisi, maintenance, ahli pembangkit, dan sumber daya manusia lainnya. ada beberapa faktor yang saling terkait dan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan pada industri pembangkit listrik diantaranya; kompetensi, stres kerja, konflik kerja, kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Dengan menggunakan aplikasi software smartPLS dengan jumlah responden yang dipergunakan sebanyak 130 responden, maka temuan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dan siginfikan stres kerja terhadap konflik kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi terhadap kepuasan kerja, kompetensi berpengaruh negatif terhadap stres kerja, stres kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja karyawan, konflik kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan, kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, dan konflik kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.Abstract— PT. X is an industry engaged in electricity generation. the electricity industry not only provides power plants, and sources of energy needed to meet electricity needs. However, the electricity industry also pays attention to the availability of competent human resources in improving its performance such as financial experts, legal experts, technicians, maintenance, power generation, and other human resources. several factors are interrelated and influence the improvement of employee performance in the power generation industry including competence, job stress, work conflict, job satisfaction, and employee performance. By using the smart pls software application with the number of respondents used as many as 130 respondents, the findings in this study are that there is a positive and significant influence of work stress on workplace conflict, job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance, there is a positive and significant effect between competence on work satisfaction, competence has a negative effect on job stress, job stress has a negative effect on employee job satisfaction, work conflict has a positive effect on employee job satisfaction, competence has a positive effect on employee performance, work stress has a negative effect on employee performance, and work conflict has a positive effect on employee performance.
Pinjaman Online : Bukti Lemahnya Inklusi Keuangan Syariah (Studi Pada Pelaku Usaha Kota Makassar) Ainan Radiyah Rustan; Muslimin Kara; Sirajuddin Sirajuddin
Jurnal Adz-Dzahab: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 7 No 2 (2022): Adz-Dzahab Volume 7 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/adz-dzahab.v7i2.1260

Abstract

Keterbukaan akan akses layanan keuangan syariah di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, keuangan syariah memiliki pangsa pasar yang besar di industri seperti, keuangan mikro, usaha kecil dan menengah, dan pinjaman ritel. Hal ini mengakibatkan Pinjaman Online Sebagai solusi nyata bagi pelaku usaha yang menginginkan dana dengan cepat tanpa mempertimbangkan bahaya dan kesyariahannya. Dibutuhkan serangkaian layanan keuangan, strategi, dan teknologi yang berbeda untuk mengatasi tantangan ini. Melihat latar belakang tersebut, penelitian ini diharapkan dapat menganalisa apakah adanya pinjaman online membuktikan lemah tidaknya inklusi keuangan syariah dan bagaimana inovasi teknologi yang yang disebut Fintech dapat digunakan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif dengan sumber data primer dari hasil wawancara langsung dan juga data sekunder dari berbagai macam literatur. Hasil dari penelitian ini membuktikan lemahnya literasi masyarakat mengenai pinjaman online dan rendahnya inklusi keuangan syariah, penelitian ini juga memberikan solusi berupa aplikasi fintech Falah.id yang dapat membantu masyarakat menuju keuangan syariah inklusif.
STUDI ANALISIS TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN REFORMASI KURIKULUM Suprapno Suprapno; Sirajuddin Sirajuddin; Zulkarnain Zulkarnain; Suradi Suradi
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v11i2.371

Abstract

Strategi meningkatkan ekspor produk usaha mikro kecil dan menengah pada masa transisi pasca pandemi Covid-19 Dyah Lintang Trenggonowati; Lely Herlina; Asep Ridwan; Sirajuddin Sirajuddin
Journal Industrial Servicess Vol 8, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v8i1.15808

Abstract

Pada saat menuju globalisasi ekonomi, para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dituntut untuk terus mengadapi peluang dan tantangan dalam mengejar kelangsungan bisnis dan peningkatan berkelanjutan. Tidak sedikit para pelaku UMKM pengekspor yang menghadapi beberapa kendala terkait dengan keraguan dan kurangnya edukasi bagaimana menembus pasar luar negeri, namun mereka paham bahwa ketika mereka menjelajah pasar luar negeri akan ada kewajiban tambahan lain yang harus mereka penuhi. Penelitian ini menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM pengekspor di Indonesia. Pada konsep strategisnya, manajemen inovasi pada para pelaku UMKM pengekspor dituntut untuk menghasilkan transformasi yang diperlukan dalam lingkungan persaingan pada masa transisi pasca pandemik Covid-19. Menggunakan data survei dari ± 300 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tingkat signifikansi 5%, penelitian ini mengidentifikasi faktor kunci yang mendukung penggunaan efektifitas strategi diferensiasi UMKM pengekspor di Indonesia. Temuan mendukung model dan hipotesis penelitian ini dengan menggunakan pendekatan analisis regresi linier berganda. Hasilnya mengungkapkan peran kuat pada indikator standar produk ekspor, indikator modal, indikator promosi dan transaksi ekspor, indikator negara asal dan tujuan produk ekspor, indikator kelengkapan dokumen, dan selanjutnya indikator pemahaman legalitas. Temuan ini memiliki implikasi kuat sebagai keunggulan kompetitif dalam kegiatan ekspor produk UMKM Indonesia ke luar negeri.
INCENTIVE AND DISINCENTIVE FOR PROTECTION OF SUSTAINABLE FOOD AGRICULTURAL LAND IN CILEGON CITY Sirajuddin Sirajuddin; Cep Jandi Anwar; Tatang Sutisna; Asep Ridwan
AGROINTEK Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v17i3.14104

Abstract

This study examines the application of sustainable food on agricultural land in Cilegon City. This study also analyzes the factors contributing to land conversion, productivity issues, and incentives and disincentives for the protection of sustainable food agricultural land in Cibeber, Jombang, and Purwakarta districts. In Cilegon city, most of the sustainable food agricultural land areas are not owned by the local government but by citizens. This condition makes the land vulnerable to being converted by landowners for non-agricultural uses. The existence should be strengthened with space utilization control instruments as a technical rule to prevent agricultural land conversion from developing and violating the spatial designation determined in the spatial plan. This study uses a parallel mixed method namely in the form of spatial methods and qualitative methods. This study found the factors that determine agricultural incentives and disincentives in the three districts in Cilegon City so that these factors can be used in determining the types of incentives and disincentives influencing land owners to defend land his farm. The factors obtained are derived from the variable based on the literature review synthesis. The variable is asked to the respondents until the variables are consensus. The results showed some economic and non-economic factors that determine agricultural land conversions, such as farmers’ family necessities of life, housing development, and low agricultural land productivity. Some incentives for farmers can be supplied by providing services and infrastructure to support farmlands, such as irrigation, water jet pump, fertilizers and seeds, and marketing aid to protect agricultural land from conversion. Some disincentives, such as higher taxes and tighter building permits, should be imposed on agricultural land conversion. This study provides recommendations to protect sustainable food agricultural land. Furthermore, it promotes detailed agrarian reform and equalizes perceptions among Regional Apparatus Organizations. It also disseminates information to the community and updates the mapping of water sources. Finally, it promotes the issuance of local government law of Protection of Sustainable Food Agricultural land.
Penggunaan media tangram untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika kelas IV Sirajuddin Sirajuddin; Hamdana Hadaming; Nurtisa Amelia
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v12i1.6117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tangram terhadap minat dan hasil belajar matematika materi bidang datar pada siswa Kelas IV UPT SD Negeri Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis Pre-eksperimental Design dengan bentuk design One Group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika sebelum menggunakan media tangram (pretest) ada sekitar 71,3% siswa yang belum mencapai nilai KKM dan 28,6% siswa telah memenuhi KKM dengan nilai rata-rata 65,00. Sedangkan setelah menggunakan media tangram 100% siswa telah memenuhi KKM dengan nilai rata-rata 84,07. Data hasil minat belajar matematika sebelum menggunakan media tangram diperoleh nilai rata-rata 68,6% dan setelah menggunakan media tangram nilai rata-ratanya 88,86%. Hasil uji hipotesis yang diperoleh yaitu thitung ttabel atau 7.026 2.160 dengan nilai signifikansi 0.000 0.05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa minat dan hasil belajar matematika materi bidang datar pada siswa kelas IV UPT SD Negeri Bissoloro dengan menggunakan media tangram mengalami peningkatan. Kata kunci: media tangram, minat dan hasil belajar
Pembuatan Website E-Commerce Untuk Miningkatkan Produksi Penjualan Kelompok Usaha Makaroni Prima Uyunnasirah Hambali; Sirajuddin Sirajuddin; Abd. Rajab
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.451

Abstract

Pengadaan teknologi Perkembangan teknologi informasi sangat memudahkan semua orang untuk berbisnis dengan menggunakan teknologi. Seperti yang kita ketahui bersama, Pandemi Covid-19 yang lalu telah memberikan pelajaran kepada kita semua terkait pemanfaatan teknologi, khususnya bagi dunia pendidikan dan bisnis. Teknologi tidak bisa dipungkiri sangat memudahkan para pebisnis untuk terus memasarkan produknya, seperti menggunakan website sebagai wadahnya. Maka dari itu saya selaku ketua pengusul dan tim membuat pemasaran produk dengan sistem online berbasis website e-commerce agar penjualan Makaroni Prima bisa meningkat. Sistem pengelolaan menggunakan website e-commerce merupakan sistem pemasaran yang sangat baik digunakan untuk pemasaran produk. Dalam hal ini penggunaan Wordpress dapat berupa website berbasis e-commerce untuk digunakan sebagai media pemasaran produk Makaroni. Realisasi program ini diawali dengan sosialisasi dan edukasi kepada pemilik usaha Industri Rumah Tangga dan stake holder lainnya di Kabupaten Gowa. Layanan ini membantu perusahaan menggunakan media sosial berupa situs web yang dapat digunakan untuk meluncurkan kampanye pemasaran, mengidentifikasi dan menambah audiens, serta menyampaikan pesan yang ditargetkan di beberapa saluran media. Program ini diakhiri dengan evaluasi terhadap keberlangsungan, keaktifan dan kemanfaatan website e-commerce yang telah dibangun.