Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Revitalisasi Budaya Membaca di Kalangan Remaja melalui Program Perpustakaan Digital Berbasis Komunitas Novi Wulandari; Rianti Rahma; Asmah Wuliah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.57

Abstract

Budaya membaca di kalangan remaja mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital yang lebih bersifat hiburan. Minimnya akses terhadap bahan bacaan yang menarik dan keterbatasan sarana perpustakaan konvensional menjadi tantangan dalam meningkatkan minat baca. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi budaya membaca remaja melalui implementasi perpustakaan digital berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan remaja, pendidik, serta komunitas literasi dalam pengembangan dan optimalisasi perpustakaan digital. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam frekuensi membaca, dari rata-rata 1,2 kali per minggu menjadi 4,5 kali per minggu, serta peningkatan durasi membaca dari 15 menit menjadi 45 menit per sesi. Selain itu, partisipasi aktif dalam komunitas literasi juga meningkat, menunjukkan efektivitas program ini dalam membangun lingkungan belajar yang lebih inklusif dan menarik bagi remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perpustakaan digital berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan minat baca remaja. Implikasi dari temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan model literasi digital yang lebih luas dan dapat diadaptasi di berbagai komunitas lain.
ANALISIS POTENSI WISATA KEBUGARAN DI HUTAN GUNUNG BROMO KARANGANYAR JAWA TENGAH Wijaya, Deria Adi; Marimin, Marimin; Nanang Wijayanto; Muhammad Luqman Taufiq; Bonifasia Yuniar Rifani; Novi Wulandari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8863

Abstract

Pariwisata kebugaran telah menjadi salah satu tren global yang semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebugaran. Di Indonesia, potensi wisata kebugaran sangat besar, terutama di daerah-daerah yang memiliki keindahan alam yang mendukung aktivitas kebugaran. Salah satu lokasi yang memiliki potensi tersebut adalah Hutan Gunung Bromo di Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata kebugaran yang ada di daerah tersebut, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pariwisata kebugaran berbasis alam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, studi dokumen, dan studi Pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hutan Gunung Bromo memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata kebugaran. Dengan memanfaatkan daya tarik alam, meningkatkan aksesibilitas, memperbaiki fasilitas, dan melibatkan masyarakat lokal, kawasan ini dapat menarik lebih banyak wisatawan yang mencari pengalaman kebugaran yang holistik.
Keaktifan Gotong Royong Berpengaruh Meningkatkan Interakasi Sosial dan Menumbuhkan Rasa Solidaritas di Desa Siamporik Nadya Amalia; Nurani Siagian; Lia Riani; Irna Faradila; Novi Wulandari; Uqbatul Khoir Rambe
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keaktifan gotong royong yang berpengaruh pada interaksi sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas di desa Siamporik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analisa data. Sedangkan untuk pengumpulan datanya dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Dari hasil penelitian mengenai keaktifan gotong royong berpengaruh meningkatkan interaksi sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas di desa siamporik ini menunjukan bahwa keaktifan gotong royong ini sangat berpengaruh pada masyrakat di desa itu . nilai gotong royong ini memperkuat solidaritas masyarakat desa itu. Nilai gotong royong di desa ini tidak hanya dalam bentuk membersihkan desa secara bersaama, melainkan membangun desa dengan lebih baik lagi seperti bersosialisasi antar dusun dan mendidik anak anak yang ada di desa itu dengan suka rela.
Pengaruh Pendidikan dan Pengangguran terhadap Kemiskinan di Kota Jambi Novi Wulandari; Nayla Desviona; Arieh Dwi Setia Putri; Dandy Pedrosa
EBISMAN eBisnis Manajemen Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Ebisnis Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/ebisman.v3i4.1174

Abstract

Urban poverty remains a complex development challenge in Indonesia, including in Jambi City. This study aims to examine the influence of education level and unemployment rate on the poverty level in Jambi City. A quantitative approach was employed using secondary cross-sectional data at the sub-district level for the year 2024 obtained from the Central Bureau of Statistics. The dependent variable is the poverty rate, while the independent variables consist of the open unemployment rate and education level, proxied by the percentage of the population with at least secondary education (senior high school or equivalent). Data were analyzed using multiple linear regression with the ordinary least squares (OLS) method. The results indicate that the unemployment rate has a positive and statistically significant effect on poverty in Jambi City. Meanwhile, the education variable shows a positive but statistically insignificant effect on poverty. These findings suggest that unemployment is a dominant factor influencing urban poverty, whereas improvements in education alone have not been sufficient to reduce poverty without adequate job creation. The study highlights the importance of integrating education policies with employment-oriented economic development strategies. The results are expected to provide empirical evidence to support local governments in formulating more effective and integrated poverty alleviation policies at the urban level.  
Analisis Hak Waris Terhadap Janin dalam Kandungan: perspektif Fiqh Mawaris Islam Salpiah, Salpiah; Ina Zulfatullailah; Novi Wulandari; Hikmatullah, Hikmatullah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14899

Abstract

Hak waris adalah salah satu aspek penting dalam hukum islam, mengatur tentang pembagian harta waris kepada ahli waris yang berhak menerimanya. hak waris tidak hanya diberikan kepada orang yang sudah lahir, tetapi juga kepada janin yang masih dalam kandungan, hal ini sudah dijelaskan dalam fiqh mawaris. Namun kenyataannya masih banyak perbedaan pendapat mengenai hak waris janin dalam kandungan ini, Kitab Hukum Islam (KHI) memiliki beberapa persyaratan meskipun Al-Qur'an dan Hadits umumnya menetapkan janin sebagai ahli waris. Dengan penekanan pada mazhab Syafi'i dan Hanafi, penelitian ini berupaya untuk mengkaji kedudukan hukum dan prosedur pembagian warisan anak yang belum lahir (Mairuts al-Hamli) sesuai dengan hukum Islam.. Metode penelitian yang digunakan yaitu normatif-komparatif dengan pendekatan studi Pustaka untuk menganalisis dan membandingkan berbagai konsep serta teori dari sebagian pendapat ulama mengenai hak waris janin menurut fiqh mawaris. Hasil penelitian menunjukan bahwa janin memiliki keperibadian hukum terbatas (dzimmah maliyyah naqishah) yang sah dalam menerima warisan dengan dua syarat utama: janin sudah ada dalam kandungan saat pewaris wafat dan lahir dalam keadaan hidup. Selain itu, adapula perbedaan mendasar terletak pada teknis pembagian: Mazhab Syafi’I lebih mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan menyarankan penundaan pembagian harta hingga bayi lahir, sedangkan Mazhab Hanafi memberikan fleksibilitas dengan memperbolehkan pembagian harta lebih awal melalui penyisihan porsi tertentu, guna menghindari kemudaratan bagi ahli waris lain. Dapat disimpulkan bahwa perlindungan hak waris janin merupakan bentuk keadilan syariat yang selaras dengan semangat undang-undang perlindungan anak di Indonesia.