Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi Pembelajaran PJOK Inklusif pada Guru Sekolah Menengah Pertama Kota Surakarta sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme dalam Mengajar Febriani Fajar Ekawati; Tri Winarti Rahayu; Budhi Satyawan; Ismaryati Ismaryati; Deddy Whinata Kardiyanto; Bambang Wijanarko
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8736

Abstract

Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) mempunyai tujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan atau pembelajaran bersama bagi peserta didik penyandang disabilitas dengan peserta didik pada umumnya. Proses pembelajaran inklusif juga harus dilaksanakan pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Namun masih banyak guru PJOK khususnya yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Surakarta menghadapi permasalahan-permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyusun perangkat pembelajaran pada guru PJOK dalam kelas inklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022 bertempat di SMPN 6 Surakarta, dengan jumlah peserta adalah 30 orang. Angket pengetahuan tentang konsep mengajar pada kelas inklusif diberikan pada saat sebelum dan sesudah pemberian materi untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan kemampuan menyusun perangkat pembelajaran. Hasil sosialisasi dan pelatihan kepada guru PJOK menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata 30% pada setiap butir pertanyaan, selanjutnya; guru mampu menganalisa dan menentukan cara mengajar kelas PJOK inklusif dengan benar yang dituangkan dalam RPP. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru semakin memahami tentang konsep mengajar PJOK inklusif serta mampu untuk merencanakan, melakukan, dan membuat evaluasi dalam mengajar. Keberhasilan ini menjelaskan bahwa profesionalisme mereka juga semakin baik.School with an Inclusive Education System provides educational opportunities or joint learning for students with disabilities and students in general. The inclusive learning process must also be implemented in Physical Education, Sports, and Health (PESH) subjects. However, many PESH teachers at Junior High Schools in Surakarta still face problems in the implementation process. Therefore, this community service aimed to improve teachers' knowledge of inclusive learning and their skills to prepare the PESH inclusive class. The program conducted in SMPN 6 Surakarta on Saturday, 2 July 2022, with the number of participants was 30 people. The inclusive knowledge questionnaire was distributed to the participants before and after the activity. There was an improvement in knowledge among teachers after the socialization of the inclusive learning process in PESH. Furthermore, the teachers could analyze and determine how to teach inclusive classes correctly as outlined in the lesson plan. The average improvement is around 30% in every statement. Teachers can increasingly plan, teach, and evaluate their inclusive classes better than before. As a result, their professionalism is improving. 
Development of communication media, information, and education on safe, comfortable, and healthy bicycle movements Prayogi Dwina Angga; Deddy Whinata Kardiyanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.98-114

Abstract

(English)This research and development aim to produce communication, information and education media products for safe, comfortable and healthy bicycle movements. The research and development approach for educational media posters and leaflets adapts the stages of research and development by Borg and Gall which outlines 4 stages, namely: (1) preliminary study; (2) planning and development; (3) validation, evaluation and revision; (4) implementation. This research and development was carried out in Malang city and Solo city using the target target bicycle community. Data analysis techniques used in research and development use qualitative and quantitative approaches. Qualitative data is obtained from the results of open questions. Quantitative data is obtained through the results of filling out questionnaires conducted in expert validation tests, small group trials and large group trials. The results of the validation test conducted by material experts and media experts obtained a percentage of 86% and 83.13% respectively. The results of the small group trial obtained a percentage value of 89.19%, while in the large group trial obtained a percentage value of 89.30%. All the results of testing the product both at the validity and practicality test stages have very good criteria. It is hoped that this media will become an instrument that can increase knowledge and change the behavior of communities or individuals by implementing cycling behavior properly and correctly. (Indonesian)Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media komunikasi, informasi dan edukasi gerakan sepeda aman, nyaman dan sehat. Pendekatan penelitian dan pengembangan media edukasi poster dan leaflet ini mengadaptasi tahapan penelitian dan pengembangan oleh Borg dan Gall yang secara garis besar terdapat 4 tahapan, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan dan pengembangan; (3) validasi, evaluasi dan revisi; (4) implementasi. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan di kota Malang dan kota Solo dengan menggunakan target sasaran komunitas sepeda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil pertanyaan terbuka. Data kuantitatif diperoleh melalui hasil pengisian angket yang dilakukan pada uji validasi ahli, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Hasil uji validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media diperoleh persentase berturut-turut sebesar 86% dan 83.13%. Pada hasil uji coba kelompok kecil diperoleh nilai persentase sebesar 89.19%, sedangkan pada uji coba kelompok besar diperoleh nilai persentase sebesar 89.30%. Seluruh hasil pengujian terhadap produk baik pada tahap uji validitas maupun kepraktisan memiliki kriteria sangat baik. Adanya media ini diharapkan menjadi salah satu alat yang dapat meningkatkan pengetahuan, serta dapat merubah perilaku komunitas atau individu dengan menerapkan perilaku bersepeda secara baik dan benar. Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Internalisasi nilai karakter melalui pendampingan permainan olahraga tradisional pada masa pandemi covid-19 Deddy Whinata Kadiyanto; Sapta Kunta Purnama
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v1i22021p147-160

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendorong pemahaman yang baik dari kaum milenial untuk memahami hakikat kegiatan yang mereka lakukan melalui nilai-nilai moral yang ada dalam permainan olahraga tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta. Proses pendampingan ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, meliputi: pemberian ceramah, workshop, open class, praktik permainan dan refleksi. Program pendampingan ini melibatkan 400 siswa dari 10 sekolah dasar yang ditunjuk olah Dinas Pemuda Olahraga Kota Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Agustus 2021. Hasil pendampingan ini menunjukkan bahwa pendampingan nilai-nilai karakter melalui permainan olahraga tradisional pada masa pandemi covid-19 pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surakarta dengan indikator tangguh, bersih dan sehat, disiplin, sportifitas, handal, berdayatahan, bersahabat, kooperatif, diterminatif, kompetitif, ceria, dan gigih. Namun penelitian ini hanya sebatas pada pendampingan nilai-nilai karakter melalui permainan olahraga tradisional di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surakarta, untuk pendampingan selanjutnya akan dilakukan se Kabupaten Jawa Tengah.