Transformasi digital telah memberikan peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan, namun di sisi lain juga meningkatkan kerentanan generasi muda terhadap berbagai risiko di ruang digital, seperti penyebaran hoaks, phishing, cyberbullying, penyalahgunaan data pribadi, judi online, dan pinjaman online ilegal. Selain itu, perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan berbagai inovasi dalam pembelajaran yang memerlukan kompetensi guru agar dapat dimanfaatkan secara etis, aman, dan pedagogis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital peserta didik serta memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran di SMA Negeri 1 Damar, Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21–22 Juli 2026 dengan melibatkan 117 siswa kelas XI dan 40 guru. Metode yang digunakan meliputi edukasi literasi digital, penyuluhan aspek hukum penggunaan teknologi digital, pelatihan AI dalam pembelajaran, praktik langsung, diskusi interaktif, simulasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta didik mengenai berbagai bentuk risiko digital serta tumbuhnya kesadaran untuk menggunakan media digital secara aman dan bertanggung jawab. Guru juga menunjukkan peningkatan kompetensi dalam memanfaatkan AI untuk menyusun modul ajar, media pembelajaran, bahan evaluasi, dan perangkat pembelajaran lainnya. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara Universitas Bangka Belitung dan SMA Negeri 1 Damar dalam mendukung