Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : BULETIN AL-RIBAATH

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DI LINTNGKUNGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI .Yasmin, Devi; ., Sudarti
BULETIN AL-RIBAATH Vol 14, No 1 (2017): BULETIN AL-RIBAATH
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.26 KB) | DOI: 10.29406/bul al-ribaath.v14i1.203

Abstract

Pendidikan bagi anak sangatlah penting, khususnya pendidikan sejak usia dini. Hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan guna mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan sumberdaya manusia.salah satu model pembelajaran yang diterapkan adalah pengelolaan sumber belajar di lingkungan.  Pendidikan lingkungan pada anak usia dini sangatlah penting untuk dipahami oleh orang dewasa, terutama oleh orang tua dan masyarakat pada umumnya. Desa Parit Baru kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya terdapat PAUD Permata Hati mempunyai lahan yang tidak dimanfatkan sebagai sumber belajar, kondisi lingkungan yang seharusnya dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran anak usia dini dibiarkan menjadi tempat pembuang sampah dan tumbuh semak-semak, maka tim IbM mencoba untuk membantu meningkatkan  pengetahuan  dan  keterampilan  dengan  pemberdayaan  masayarakat dalam mengelola sumber belajar di lingkungan PAUD Permata Hati menjadi lingkungan yang bermanfaat bagi anak usia dini sebagai media pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya PAUD, pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber belajar di  PAUD Permata Hati,  Pengembangan  program  pembelajaran,  pembuatan kebun  sayur  mini  dan  kolam  mini  ikan nila,  Pembelajaran  enterpreneur  kids  dan pembentukan persatuan orangtua siswa.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pendidikan anak usia dini dan Metode pemberdayaan masyarakat. IbM akan dilaksanakan selama satu tahun. Luaran yang akan dihasilkan dari Ipteks bagi Masyarakat ini adalah terjadi pengembangan program pembelajaran PAUD Permata Hati, terjadi perubahan lingkungan yang dikelola menjadi lingkungan yang kondusif, terjadinya sumber belajar di PAUD sebagai media pembelajaran kewirausahaan menjadi enterpreneur kids,terbentuknya persatuan orangtua siswa, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. Diharapkan kepada pengelola, guru dan masyarakat dapat memelihara dan merawat lingkungan yang sudah ada menjadi sumber belajar di lingkungan PAUD permata Hati dan masyarakat desa parit baru. Kata Kunci : Pengelolaan, sumber belajar, Pendidikan Anak Usia Dini
Pemanfaatan Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak Devi Yasmin; Aldo Gala Pradipta
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3185

Abstract

Sampah terbagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik yang berasal dari sisa-sisa makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran dan buah-buahan di masyarakat belum dimanfaatkan dengan baik. Serta sampah non organik seperti plastik, botol, atau kaleng minuman. Sampah-sampah ini sebenarnya masih bisa dimanfaatkan yang bisa dimanfaatkan dan  mempunyai nilai jual. Namun masih banyak masyarakat yang membiarkan sampah-sampah tersebut begitu saja, sehingga menimbulkan bau tidak sedap atau mengotori lingkungan sekitar. Pelatihan pengolahan sampah organik dan non organik yang dilakukan ini untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan sampah menjadi kompos dan kerajinan tangan penghias rumah yang bermanfaat serta mempunyai nilai jual yang tinggi.  Pelatihan dilakukan di Kelurahan Bansir Darat,  Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.
PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN PENDAPATAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA 3T Dedi Hariyanto; Arif Didik Kurniawan; Devi Yasmin
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 2 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.17 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i2.879

Abstract

Empaci village was underdeveloped particularly in education, public health, and economic sector. As a deprived area, support on those particular sectors were needed. Few integrated programs in education, health, and economy has been implemented to promote resident welfare. The programs started by recruiting students to play an active role to manage the programs. Most of the programs empowered local people by means of participative and communicative approach. The programs has been very successful in which it was fully supported by local government. As a result, new local public bodies have been formed including volunteer to remove illiteracy and posyandu cadres. In addition, medicinal herbal garden (toga) and commercial fishery was also erected to improve resident income. We also taught the locals to creat their own fish food from local materials. Keywords: people empowerment, Empaci village, 3T, integrated programs
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Devi Yasmin; Sudarti Sudarti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 1 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.037 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i1.577

Abstract

Education for kids is very important, especially from an early age. The right of every kid to gain proper education in order to develop knowledge and improving human resources. One model of applied learning is learning in environmental resource management. Parit Baru village Sungai Raya subdistrict of Kubu Raya has PAUD Permata Hati that have land that is not being used as a source of learning, the environmental conditions that can be used as a source of learning in early childhood learning is not being used to to source of learning  but it used to place waste throwers and grown shrubs, then the team IbM trying to help improve the knowledge and skills to empower communities to manage learning resources in early childhood environment Permata Hati to be environmentally beneficial for early childhood as a learning. The programs succesfully changed surrounding environment being more productive as kid’s learning sources. Kids can use their surrounding environment to learn espiacially about entrepreneurship It is expected that the managers, teachers, and the community can maintain and care for the existing environment to be a source of learning in PAUD Permata Hati. Keywords : learning source, environment, PAUD
Inovasi Pengolahan Dendeng Udang dan Snack Udang di Desa Sungai Kupah Devi Yasmin
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.2386

Abstract

Dendeng udang dan snack udang merupakan salah satu produk hasil pengolahan udang yang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di pesisir pantai  untuk meningkatkan penghasilannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dilaksanakan bersama mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Usaha di desa tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) bulan dengan metode sosialisasi dan praktek, mulai dari cara pembuatan produk sampai pemasaran produk menggunakan media sosial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN JELLY JAHE, KERUPUK NANAS SERTA NUGGET IKAN NILA DI DESA MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Devi Yasmin; Mulya Syahbandi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 15, No 2 (2018): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.144 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i2.1338

Abstract

Desa Mekar Sari merupakan salah satu desa termuda di Kecamatan Sungai Raya , terdiri dari lima dusun, 13 RW dan 47 RT. Potensi desa cukup bervariasi dari bidang perkebunan, pertanian serta perikanan. Pada umumya masyarakat desa ini adalah petani , dengan mengandalkan hasil kebun karet, padi, dan kelapa sawit. Potensi desa di bidang pertanian adalah jahe, nanas, sayuran dan bidang perikananan dengan budidaya ikan. Namun pengelolaan hasil pertanian dan perikanan hanya sebatas penanaman, panen, kemudian dijual, sehingga pendapatan masyarakat di Desa Mekar Sari tergantung pada harga jual yang tidak menentu. Saat hasil panen melimpah maka harga akan turun. Begitu juga halnya di bidang perikanan, di desa yang berada di tepian Sungai Kapuas ini banyak masyarakat yang melakukan pembesaran ikan nila menggunakan keramba jaring apung. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pendampingan pengolahan hasil pertanian khususnya jahe dan nanas menjadi jelly jahe dan kerupuk nanas. Selain itu juga dilakukan pendampingan pengolahan ikan nila menjadi nugget ikan nila sehingga memiliki nilai tambah. Kegiatan ini juga diikuti dengan pelatihan pengemasan produk serta pelatihan dan pendampingan pemasaran produk sehingga masyarakat dapat menjual hasil olahannya di desa tersebut maupun di luar desanya, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat setempat.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan dan Organisasi di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Devi Yasmin
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 20, No 1 (2023): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v20i1.5249

Abstract

Salah satu unsur yang penting dimiliki oleh suatu sekolah agar  dapat berjalan dengan baik adalah pengelolaan keuangan. Salah satu upaya untuk menjaga kualitas lembaga pendidikan adalah dengan mengelola keuangan secara akuntabel. Kemampuan sumber daya manusia sekolah dalam menyusun laporan keuangan masih terbatas, sehingga perlu dilakukan kegiatan pendampingan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersusunnya laporan keuangan dan tata kelola organisasi yang baik dari sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi Lembaga Pembina dan Pengawasan Keuangan Muhammadiyah (LPPKM) PWM Kalimantan Barat dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelaporan keuangan dan organisasi di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak.