Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika Unand

Rancang Bangun Prototipe Sistem Kontrol pH Tanah Untuk Tanaman Bawang Merah Menggunakan Sensor E201-C Riry Djule Rima; Wildian Wildian; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.687 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.63-68.2018

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun prototype system kontrol pH tanah untuk tanaman bawang merah berbasis modul mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor E201-C. Sensor E201-C mampu  mendeteksi pH tanah dan data dari sensor  diproses oleh mikrokontroler yang kemudian ditampilkan pada LCD. Sistem control on/off  dengan menggunakan dua buah relai pada dua buah pompa air mini. Satu pompa digunakan untuk mengalirkan larutan daun ketapang dan pompa air lain digunakan untuk mengalirkan larutan kapur pada kotak yang ditanami bawang merah. Hasil uji system secara keseluruhan menunjukkan bahwa prototype system control ini sudah mampu mengontrol pH tanah yang diset pada pH 5,6-7. Bawang merah yang ditanam  di dalam kotak yang dikontrol pHnya lebih baik pertumbuhannya dibandingkan dengan  tanaman bawang merahyang ditanam di luar kotak.Kata kunci : pH tanah, sensor E201-C, mikrokontroler, bawang merah, larutan daun ketapang, larutan kapur
Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Lampu Belajar Menggunakan Sensor PIR dan Sensor Load Cell Berbasis Mikrokontroler Arduino Iqamatulhaq Rakayama; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.574 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.228-234.2022

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem otomatisasi lampu belajar menggunakan sensor Passive Infrared dan sensor Load Cell berbasis mikrokontroler Arduino untuk mengontrol nyala lampu belajar secara otomatis. Sistem dilengkapi dengan pendeteksi sinar inframerah dari tubuh manusia menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) dan penimbang berat badan menggunakan sensor Load Cell, Relay untuk mengontrol arus listrik pada lampu, dan RF433 sebagai komunikasi antar rangkaian. Sistem ini juga bekerja berbasis Arduino sebagai mikrokontroler. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sensor PIR memiliki jarak pembacaan maksimal 6m dan sudut pembacaan maksimal 70o ke kiri dan kanan. Sensor Load Cell dapat menimbang berat badan secara akurat dengan persentase kesalahan 0.61%. Rangkaian keseluruhan pada sistem ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan program perangkat lunak yang dimasukkan, yaitu lampu akan menyala jika sensor keluaran sensor PIR 1 (HIGH) dan berat badan yang dideteksi sensor Load Cell lebih dari 15kg. Sebaliknya alat tidak akan bekerja dan lampu tidak akan menyala jika keluaran dari masing-masing sensor tidak sesuai dengan logika pemrograman.
Rancang Bangun Pengukur Kadar Gula Darah Non-Invasive Berbasis NodeMCU ESP8266 Suci Yulia Putri; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2857.318 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.271-277.2022

Abstract

Telah dilakukan perancangan alat ukur kadar gula darah non-invasive menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Pemeriksaan penyakit diabetes saat ini bergantung pada pemantauan konsentrasi glukosa darah dengan metode invasive, yaitu dengan cara menusuk jari atau lengan untuk mengambil sampel darah. Pengukuran kadar gula darah secara invasive ini tidak dapat diterapkan pada seluruh pasien, terutama pada pasien yang mengalami gangguan mental atau takut pada benda tajam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu alat yang dapat mengukur kadar gula darah pasien diabetes tanpa melukai tubuh pasien tersebut. Tata laksana penelitian ini dimulai dari studi literatur, perancangan dan pengujian sistem perangkat keras, perancangan dan pengujian sistem perangkat lunak, perancangan rangkaian keseluruhan, perancangan bentuk fisik alat, pengujian LCD OLED, pengujian akhir prototipe dan pengumpulan data, serta analisis data. Modul NodeMCU ESP8266 digunakan sebagai pusat pemprosesan sinyal dan penghubung alat ke internet. Berdasarkan pengujian dan analisis, didapatkan hasil bahwa nilai intensitas cahaya yang diterima oleh sensor fotodioda yang menghasilkan nilai tegangan output yang dikonversi ke nilai ADC, akan mengalami perubahan seiring dengan perubahan nilai kadar gula darah. Hasil perhitungan persentase error pada pengukuran kadar gula darah ini adalah sebesar 5,06%. Alat ini hanya bisa digunakan sebagai alat skrining dan belum bisa digunakan sebagai alat ukur yang akurat pada bidang kesehatan.
Prototipe Pendeteksi Rhodamin B Pada Lipstik Menggunakan Sensor TCS3200 untuk Perlindungan Konsumen dari Penggunaan Zat warna Berbahaya Pada Kosmetik Jamilatul Hidayati; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.688 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.235-241.2022

Abstract

Rhodamin B merupakan salah satu pewarna sintetis berbahaya yang banyak dijadikan sebagai bahan campuran lipstik. Pemakaian Rhodamin B pada kosmetik dapat menyebabkan keracunan, iritasi pada saluran pencernaan, kulit, dan gangguan fungsi hati. Untuk mencegah hal tersebut maka, diperlukan alat yang dapat mendeteksi kadar Rhodamin B pada lipstik. Pada penelitian ini telah dibuat prototipe detector Rhodamin B menggunakan sensor TCS3200. Pengujian alat dilakukan dengan 5 variasi konsentrasi sampel Rhodamin B yaitu 5ppm, 10ppm, 15ppm, 20ppm, dan 25ppm. Penelitian telah sukses mengembangkan detector Rhodamin B dengan tingkat kesalahan pada saat pengujian 6,65%. Alat yang telah diuji digunakan untuk mendeteksi kandungan Rhodamin B pada 8 sampel lipstik yang beredar di pasaran yang dipilih secara acak. Dari 8 sampel lipstik yang digunakan terdapat 3 sampel yang mengandung Rhodamin B dengan kadar tertinggi yaitu sekitar 3,89ppm. Dengan demikian, alat yang telah dirancang mampu mendeteksi Rhodamin B pada lipstik dengan baik sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam rangka melindungi konsumen dari penggunaan zat warna berbahaya pada kosmetik.
Sistem Otomasi Pengisi dan Pembersih Tempat Air Minum Ayam Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Nelvi Wardani; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.712 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.499-503.2021

Abstract

Telah dirancang sistem otomasi pengisi dan pembersih tempat air minum ayam berbasis mikrokontroler Aduino Uno. Sistem ini meggunakan sensor pH E201-C sebagai pengukur pH air minum ayam, dua pompa air mini sebagai pengisi dan penguras tempat air minum ayam, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, dan LCD untuk menampilkan nilai pH dan jarak. Sistem ini dikontrol oleh modul mikrokontroler Arduino Uno. Hasil pengujian menunjukan ketika jarak dari sensor ke permukaan air besar dari 5 cm, maka pompa 1 hidup secara otomatis untuk mengisi tempat minum ayam. Pompa 1 mati secara otomatis ketika jarak sensor ke permukaan air pada tempat minum ayam sebesar 5 cm. Saat pH yang didapatkan 7,8 maka motor dc dan pompa 2 hidup secara otomatis untuk menguras air minum ayam. Setelah 17 s maka motor dc dan pompa 2 akan mati.
Rancang Bangun Prototipe Robot Pembersih Lantai 3 in 1 Berbasis Mikrokontroler Nina Nina; Nini Firmawati; Marzuki Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.872 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.166-172.2022

Abstract

Lantai merupakan bagian penting dalam rumah yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan maupun aktivitas sehari-hari. Ketika seseorang jarang mengepel lantai setelah menyapu lantai dengan rutin, justru debu yang menempel pada lantai belum sepenuhnya hilang. Hal inilah yang dapat menyebabkan berkembangnya berbagai macam kuman dan bakteri yang membahayakan tubuh penggunanya. Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka dirancang sebuah prototipe robot pembersih lantai 3 in 1 berbasis mikrokontroler. Prototipe ini dilengkapi dengan 3 sensor yaitu sensor debu GP2Y1010AU0F digunakan untuk mendeteksi debu sehingga vacuum akan otomatis aktif. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk mendeteksi objek sampah, kemudian sensor DHT22 digunakan untuk mendeteksi kelembaban lantai. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kinerja dan efektivitas dari robot. Hasil pengujian kinerja menunjukan robot mampu bergerak maju, mundur, berhenti, dan berbelok 360°. Pada pengujian kamera, kamera yang digunakan mampu menangkap objek dengan jelas. Hasil pengujian efektivitas tangan robot, robot telah berhasil mengangkat sampah hingga beban maksimal yang ditetapkan, yaitu  sebesar 150 gram. Pada pengujian penyedotan debu oleh robot, vacuum cleaner yang digunakan dapat berfungsi dengan persentase efektivitas pembersihan rata-rata sebesar 96,33%. Pada pengujian sistem pengepelan lantai, robot mampu membaca kondisi lantai basah maupun kering dengan dan basah sesuai dengan kondisi lantai tersebut. 
Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu dan Ketinggian Air Secara Otomatis Pada Kandang Sapi Perah Berbasis Arduino Uno Ines Monica Sari; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.725 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.4.558-564.2020

Abstract

Telah dirancang bangun sistem kontrol suhu dan ketinggian air pada kandang sapi perah secara otomatis. Sistem ini berfungsi untuk mengontrol suhu kandang dan mengontrol air minum sapi perah secara otomatis berdasarkan suhu dan ketinggian air pada wadah di kandang sapi perah yang telah diatur pada program. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan mengukur suhu dan ketinggian air yang terdeteksi oleh sensor DHT22 dan sensor ultrasonik HC-SR04 kemudian diteruskan ke mikrokontroler. Saat suhu yang didapat < 17ºC maka lampu hidup secara otomatis yang menghasilkan panas untuk meningkatkan suhu kandang sapi perah. Jika suhu > 21ºC maka kipas angin hidup secara otomatis untuk menurunkan suhu kandang sapi perah. Sedangkan ketika ketinggian air di dalam wadah 5 cm dari dasar wadah, maka pompa air akan hidup secara otomatis untuk mengisi wadah air. Pompa air akan mati secara otomatis ketika jarak permukaan air pada wadah 7 cm dari sensor. Sistem terdiri dari sensor DHT22 sebagai pengukur suhu, tiga buah relai sebagai saklar, pompa air mini untuk mengalirkan air ke wadah, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, dan LCD untuk menampilkan nilai suhu dan jarak. Sistem ini dikontrol oleh modul Arduino Uno. A water level control system has been designed in an automatic dairy cattle. This systems control. This system functions to control the temperature of the cattle and control the dringking water of dairy cows automatically based on the temperature and height of the water in the container in the dairy cage that has been set in the program. The method used in this study is to measure the temperature and water level detected by the DHT22 sensor and the HC-SR04 ultrasonic sensor and then forwarded to the microcontroller. When the temperature is < 17ºC, the lamp turns on automatically which generates heat to increase the temperature of dairy cattle. If the temperature > 21ºC, the fan turns on automatically to reduce the temperature of the dairy cattle. Meanwhile, when the water level in the container is 5 cm from the bottom of the container, the water pump will start automatically to fill the water container. The water pump will automatically shut down when the water level on the container is 7 cm from the sensor. The system consists of a DHT22 sensor as a temperature gauge, three relays as a switch, a mini water pump to drain water to the container, an ultrasonic sensor HC-SR04 to detect water levels and an LCD to display temperature and distance values. This system is controlled by the Arduino Uno module. 
Desain Sistem Pendeteksi Penghalang Menggunakan Sensor Ultrasonik dan Sensor Inframerah dengan Keluaran Suara untuk Penyandang Tunanetra Muhammad As Shiddiq; Wildian Wildian; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.312 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.4.436-442.2020

Abstract

Penyandang tunanetra umumnya dalam beraktivitas sehari-hari mengalami banyak kesulitan sehingga memerlukan alat bantu untuk memudahkannya. Pada penelitian ini telah dibuat desain alat bantu berbentuk kacamata. Alat ini berupa desain sistem pendeteksi penghalang menggunakan sensor ultrasonik dan sensor inframerah dengan keluaran suara untuk penyandang tunanetra. Sistem perangkat alat bantu didesain dengan bentuk kacamata berbahan akrilik. Sistem perangkat keras ini terdiri dari modul arduino, dua buah sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah, Mp3 Player, dan headset. Sensor ultrasonik 1 digunakan untuk mendeteksi jarak penghalang didepan. Sensor ini mampu mendeteksi penghalang pada jarak (0-45) cm, (45-120) cm, atau (120-250) cm dengan Mp3 Player mengeluarkan suara 1, suara 2, atau suara 3. Jika sensor ultrasonik 1 mendeteksi adanya penghalang, maka sensor Inframerah akan aktif dan ikut mendeteksi penghalang tersebut. Sensor Inframerah yang mendeteksi radiasi inframerah manusia di depan sensor  mengakibatkan Mp3 Player mengeluarkan suara 4. Jarak maksimum deteksi sensor inframerah sampai 700 cm dengan kondisi manusia bergerak dan 30 cm untuk manusia yang diam. Sensor ultrasonik 2 diatur untuk mendeteksi jarak kemiringan sebesar 60o terhadap permukaan lintasan, dimana sensor tersebut memiliki batas jarak kemiringan 73 cm sampai 89 cm yang sudah terprogram pada arduino. Jika sensor ultrasonik 2 mendeteksi adanya jarak kemiringan yang kurang dari 73 cm, maka Mp3 Player mengeluarkan suara 5, sedangkan jika jarak kemiringan sensor melebihi dari 89 cm, maka Mp3 Player mengeluarkan suara 6. Blind people generally experience many difficulties in their daily activities so they need tools to make it easier. In this research, a glasses-shaped tool has been designed. This tool is a barrier detection system design using ultrasonic sensors and infrared sensors with sound output for blind people. The system of assistive devices is designed in the form of glasses made from acrylic. This hardware system consists of the Arduino module, two HC-SR04 ultrasonic sensors, an infrared sensor, an Mp3 Player, and a headset. Ultrasonic sensor 1 is used to detect the distance of the barrier in front. This sensor can detect obstructions at a distance of (0-45) cm, (45-120) cm, or (120-250) cm with the Mp3 Player emitting 1 sound, 2 sound, or 3 sound. If the ultrasonic sensor 1 detects a barrier, then the infrared sensor will be active and will detect the barrier. An infrared sensor that detects human infrared radiation in front of the sensor causes the Mp3 Player to make a sound. 4. The maximum detection distance of the infrared sensor is up to 700 cm with human conditions moving and 30 cm for humans who are still. The ultrasonic sensor 2 is set to detect a slope distance of 60o against the track surface, where the sensor has a slope distance of 73 cm to 89 cm which has been programmed on Arduino. If the ultrasonic sensor 2 detects a tilt distance of less than 73 cm, the Mp3 Player makes a sound of 5, whereas if the sensor's tilt distance exceeds 89 cm, the Mp3 Player makes a sound of 6.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Suhu Tubuh Untuk Mencegah Penularan Covid-19 dengan Sensor Infrared Berbasis Arduino Uno Yulia Wahdini; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.609 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.3.360-365.2022

Abstract

COVID-19 menjadi pandemi yang meresah, dikarena penularannya sangat mudah  dan belum ditemukan obatnya, diperlukan pencegahan dengan mengenali tanda yang pada umumnya pertama kali muncul adalah suhu tubuh yang meningkat yaitu > 37,5 C sehingga, diperlukan alat bantu dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah penularan COVID-19. Telah dibuat rancang bangun alat  yang bekerja dengan pengindraan radiasi infrared yang dipancarkan objek, dideteksi sensor infrared MLX90614 diubah menjadi sinyal listrik. Sinyal kemudian diolah mikrokontroler pada Arduino Uno dengan bahasa pemograman IDE Arduino, keluarannya berupa nilai temperatur yang ditampilkan pada LCD (liquid crystal dislay) dan notifikasi dari buzzer jika nilai termperatur >=37,5 C serta membuka pintu secara otomatis jika nilai termperatur < 37,5 C.
Rancang Bangun Prototype Sistem Smart Greenhouse Untuk Sayur Bayam (Amarantus hybridus l.) Berbasis Internet of Things (IoT) A.A Rafid Raihan; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1691.174 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.494-500.2022

Abstract

Telah dihasilkan prototype sistem smart greenhouse untuk sayur bayam (Amarantus hybridus L.) menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan aplikasi Blynk. Sistem smart greenhouse akan mempermudah petani untuk memonitoring parameter lingkungan, seperti kelembaban tanah, suhu, kelembaban udara dan ketersedian air pada tanki. Prototype dirancang menggunakan sensor DHT11, sensor YL-69, sensor ultrasonik HC-SR04, module ESP8266-01, relay 4 channel, mikrokontroler Arduino Uno, dan Aplikasi Blynk. Saat parameter lingkungan smart greenhouse terdeteksi berbeda dengan nilai parameter optimal pertumbuhan sayur bayam, Arduino Uno akan menghidupkan relay dan pompa air agar parameter lingkungan smart greenhouse tetap terjaga. Penggunaan sistem smart greenhouse menghasilkan selisih ketinggian penanaman tumbuhan sampel A dan sampel B sebesar 0,5 cm. Pengendalian lingkungan smart greenhouse menggunakan aktuator lampu dan spray nozzle yang dikontrol melalui mikrokontroler Arduino Uno dapat membantu mempengaruhui faktor lingkungan dan pengoptimalan pertumbuhan sayur bayam.
Co-Authors A. Fadhil Desafa A.A Rafid Raihan Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Akrajas Ali Umar Akrajas Ali Umar Alimin Mahyudin Alvin Maareof Andhika Dwipanur Andre Mahendra Andre Mahendra Andriati, Susi Ardani, Magfira Arif Budiman As Shiddiq, Muhammad Astuti Astuti Astuti - Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dilla Oktafiyani Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwipanur P.U, Andhika Dwipanur, Andhika Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Fani Anjelina Farokhi, Gentha Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Geby Sri Ayu Oktavia Gentha Farokhi Gina Yulia Sari Haldis Alvaro Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hidayati, Jamilatul Imam Taufiq Imam Taufiq Ines Monica Sari Iqamatulhaq Rakayama Jamilatul Hidayati Jihan Latifah Hanum Kuwat Triyana Kuwat Triyana M. Ali Shafii Maareof, Alvin Mahdalena, Feby Husna Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Meqorry Yusfi Mohammad Ali Shafii Monica Indah Tiara Muhammad As Shiddiq Muhammad Fadlil Muharmen Suari Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nelvi Wardani Nia Sulfiani R Nina Nina Nina Nina Nori, Rahma Nurul Annisa Nurwijayanti Olly Norita Tetra Putri, Salsabila Eka Putri, Suci Yulia Rahma Nori Rahmat Rasyid Raihan, A.A Rafid Rakayama, Iqamatulhaq Ramacos Fardela Rima, Riry Djule Riry Djule Rima Saputra, Taufik Sari, Gina Yulia Sari, Ines Monica Saumi, Amalia Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Yulia Putri Sulfiani R, Nia Taufik Saputra Tiara, Monica Indah Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Usna, Sri Rahayu Alfitri Wahdini, Yulia Wahyuni, Ade Wardani, Nelvi Wardatul Jannah, Wardatul Wildian Wildian Wildian Wildian Yulia Wahdini Yusfi, Meqqory Zakhiah, Putri Zidane Walid, Kholiq Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi