Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENTINGNYA LEGALITAS USAHA PADA PETERNAK DI DESA BANGELAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN MALANG Fahmi Arif Zakaria; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani; Henny Leondro; Muchmmad Fachturrohman; Nur Khoiriyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan dan pendampingan terhadap peternak di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak mengenai legalitas usaha serta pentingnya legalitas usaha dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang perizinan usaha peternakan, pendampingan proses pengajuan izin usaha, dan penerapan praktik peternakan yang ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran peternak tentang pentingnya legalitas usaha, serta kemudahan dalam akses pasar dan permodalan yang diperoleh setelah memiliki izin usaha. Kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan peternakan yang lebih terorganisir dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di desa tersebut.
The level of satisfaction of internal stakeholders on the implementation of the relevance of the MBKM-based learning process at the Faculty of Animal Science, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Nugroho Krisnaningsih, Aju Tjatur; Wahyu Kustyorini, Tri Ida; Puriastuti , Dimas Pratidina; Susanto, Waluyo Edi Susanto; Brihandhono, Brihandhono
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 5 No. 1 (2022): June
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v5i1.959

Abstract

This study aims to determine the extent to which the level of satisfaction of the academic community as internal stakeholders on the relevance of the MBKM-based learning process at the Faculty of Animal Husbandry, Unikama. The method used in this research is a survey. The variables measured are the level of satisfaction of the academic community regarding the improvement of Soft-skills and hard skills obtained after participating in the MBKM-based learning process, breadth of the learning experience, effectiveness in dealing with the world of work, and application of methods. case method learning in student lectures. The research data were processed and analyzed based on the percentage of alternative answers to questionnaires and presented descriptively. The results showed that the level of respondents' satisfaction with the improvement of Soft-skills and hard skills obtained after participating in the MBKM Program in Competency/Skills Development as a provision after graduation, breadth of the learning experience, effectiveness in dealing with the world of work, application of the case method learning method in student lectures. produces a very good response. It can be concluded that the implementation of the MBKM-based learning process at the Unikama Faculty of Animal Science provides a very good level of internal stakeholder satisfaction
Pemanfaatan Limbah Tepung Tulang Sebagai Pupuk Organik Terhadap Produktivitas Hidroponik Fodder Jagung Tri Ida Wahyu Kustyorini; Dimas Pratidina puriastuti Hadiani
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.29941

Abstract

Abstract. Livestock productivity is influenced by three factors namely breed, feed and management. Animal feed costs on average reach 70% of production costs, so feed management must be done as well as possible. A common problem faced by farmers in Indonesia is limited land for planting forage, so an alternative is needed to fulfill forage by minimizing land use, namely one way with a hydroponic system. In recent years there has been increasing interest in using short growing duration feed cultivation technology known as fodder. Based on this, the purpose of this study was to determine the utilization of bone meal waste as organic fertilizer on productivity fodder corn. The materials in this study included corn seeds, bone meal and water. The method used is a field experiment using a Completely Randomized Design (CRD). The treatment in this study was the use of bone meal as organic fertilizer, where P0 (0%), P1 (5%), P2 (10%), and P3 (15%). Each treatment was repeated 4 times. The research variables included germination percentage, normal sprout percentage, fresh forage production, and dry matter production. The data obtained was analyzed using analysis of variance. Based on the results of statistical analysis, it was shown that the use of bone meal as organic fertilizer had a very significant (P<0.01) effect on germination percentage, normal sprout percentage, fresh forage production and dry matter production. Germination percentage, normal germination percentage, fresh forage production and dry matter production were highest in P2 treatment. The values of each variable in P2 are sequentially as follows: 97.75%, 91.35%, 709.60 grams and 140.93%. Based on the results, it can be concluded that the use of 10% cast flour as organic fertilizer gives the best value to the productivity of corn fodder hydroponically.
Subtitusi Ampas Jagung Pada Konsentrat Ayam Pejantan Terhadap Konversi Pakan Dan IOFC Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti; Kustiyorini, Tri Ida Wahyu; Leuwerung, Megawati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 26 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v26i1.23487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konversi pakan dan IOFC pada penggunaan ampas jagung sebagai bahan subtitusi pada konsentrat ayam pejantan. Materi yang digunakan adalah ayam pejantan strain Isa Brown sejumlah 30 ekor umur 30 hari dengan rata-rata bobot badan 500 g. Metode yang digunakan adalah percobaan lapang dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 3 perlakuan dengan 5 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (konsentrat 100 %), P1 (konsentrat 90 % + ampas jagung 10 %) dan P2 (konsentrat 80 % + ampas jagung 20 %). Variabel yang diamati adalah konversi pakan dan Income Over Feed Cost (IOFC). Data dianalisis menggunakan analisis ragam, jika menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi  ampas jagung memberikan pengaruh sangat nyata ( P < 0,01 ) terhadap konversi pakan dan Income Over Feed Cost (IOFC) ayam pejantan dengan nilai terbaik pada P1 untuk konversi pakan yaitu 1,67 dan Income Over Cost (IOFC) Rp. 16.019. Kesimpulan dari hasil penelitian ini  bahwa substitusi konsentrat dengan ampas jagung 10% (P1) memberikan nilai terbaik pada konversi pakan dan Income Over Feed Cost ayam pejantan.
EVALUASI KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI ACEH BETINA DI KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG: The Success of Aceh Cattle Artificial Insemination in Manyak Payed District Aceh Tamiang Regency Maidika Maidika; Enike Dwi Kusumawati; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Aceh di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Manyak Payed selama tiga bulan (Juni–Agustus 2025). Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan inseminasi buatan melalui perhitungan Conception Rate (CR), Service per Conception (S/C), dan Non-Return Rate (NRR). Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan lapangan, dan pencatatan hasil inseminasi buatan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan dan catatan reproduksi Kantor Dinas Peternakan setempat. Sampel penelitian ditentukan secara purposif, melibatkan 15 petani (628 sapi betina yang diinseminasi), tiga inseminator, dan satu petugas teknis dari Kantor Dinas Peternakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai CR, S/C, dan NRR, yang kemudian dibandingkan dengan standar efisiensi reproduksi sapi potong. Hasil menunjukkan bahwa nilai CR di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada periode 2023 sebesar 42,67%, menunjukkan bahwa sebagian besar sapi betina bunting setelah satu kali layanan inseminasi buatan (IB). Nilai Service per Conception (S/C) sebesar 2,26 menunjukkan bahwa, rata-rata, kebuntingan tercapai dengan jumlah inseminasi yang sangat efisien, sementara nilai NRR sebesar 42,67%. Berdasarkan hasil dan analisis, dapat disimpulkan bahwa penerapan inseminasi buatan di wilayah studi menunjukkan tingkat efisiensi reproduksi yang baik.   Kata kunci: conception rate, inseminasi buatan, non-return rate, sapi Aceh, service per conception
Pelatihan Pembuatan Bakso Kelinci kepada Ibu-ibu Peternakan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani; Henny Leondro; Fahmi Arif Zakaria; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Muchammad Fachturohman; Nur Khoiriyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rabbit meat has a good nutritional content for the body. Rabbit meat can be processed into various food products such as rabbit satay, rabbit meatballs, rabbit nuggets, etc. The use of rabbit meat as the main ingredient for making Rabbit Meatballs is one of the innovations in processing processed livestock products. Processing rabbit meat into rabbit meatballs will add to the selling value of rabbit meat. This service aims to provide training in making rabbit meatballs to farmers as a forum to increase entrepreneurial spirit. The method used was to provide material to farmers and discussions, then continued with the practice of training in making meatballs using rabbit meat. The results of this service were responded to very well and enthusiastically by farmers. Based on this service activity, it can be concluded that the farmers accept well the knowledge given, and are able to practice the theory given to make meatballs to.     Daging kelinci memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Daging kelinci bisa diolah menjadi aneka produk makanan seperti sate kelinci, bakso kelinci, nugget kelinci, dll. Pemanfaatan daging kelinci sebagai bahan utama pembuatan Bakso Kelinci merupakan salah satu inovasi pengolahan produk olahan hasil ternak. Pengolahan daging kelinci menjadi bakso kelinci akan menambah nilai jual daging kelinci. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan bakso kelinci kepada ibu – ibu peternak sebagai wadah untuk meningkatkan semangat berwirausaha. Metode yang digunakan adalah pemberian materi kepada ibu – ibu peternak dan diskusi, kemudian dilanjutkan praktik pelatihan pembuatan bakso menggunakan daging kelinci. Hasil pengabdian ini direspon sangat baik dan antusias oleh ibu – ibu peternak. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa ibu – ibu peternak menerima dengan baik ilmu yang diberikan, dan mampu mempraktikan teori yang diberikan untuk membuat bakso kelinci.