Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PKM: Teknik Analisis dan Interpretasi hasil belajar siswa bagi Guru dan Program Mahasiswa Asistensi Mengajar di SD. BTN Inpres IKIP I Kota Makassar. Amir Pada; Hamzah Pagarra; Andi Nurfaizah; Khaerunnisa Khaerunnisa; Abdul Rahman
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 3, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v3i1.61620

Abstract

egiatan Pengabdian  masyarakat ini  bertujuan untuk (1) memberikan pemahaman tentang teknik analisis dan interpretasi hasil belajar siswa bagi guru dan mahasiswa  Program Asistensi mengajar  di Sekolah Dasar BTN Inpres IKIP I Kota Makassar; (2) memberikan bimbingan  untuk melakukan teknik analisis dan interpretasi hasil belajar siswa bagi guru dan mahasiswa Asistensi mengajar di Sekolah Dasar; dan (3) meningkatkan kemampuan penguasaan Analisis dan Interpretasi hasil belajar siswa bagi Guru dan Mahasiswa Asistensi  mengajar di Sekolah Dasar. Target khusus yang ingin dicapai adalah (1) menambah pengetahuan dan keterampilan serta kreativitas Guru-guru  tentang  Teknik Analisis dan Interpretasi hasil belajar siswa bagi Guru dan Mahasiswa Asistensi mengajar  di Sekolah Dasar, (2) Untuk  mendorong  penguasaan   teknik menganalisis soal bagi Guru dan mahasiswa program asistensi mengajar, serta (3) teratasinya kesulitan penguasaan analisis soal dan hasil belajar  siswa  di Sekolah Dasar. Metode dan pendekatan yang digunakan yaitu: metode ceramah bervariasi, demonstrasi, dan pemberian tugas. Luarannya adalah: laporan hasil kegiatan  PKM tentang analisis dan interpretasi hasil belajar siswa bagi Guru dan Mahasiswa Asistensi mengajar. Hasil pembimbingan  pada kegiatan PKM ini menunjukkan  bahwa Guru dan Mahasiswa Asistensi mengajar di Sekolah Dasar BTN Inpres IKIP I  Kota Makassar sangat antusias mengikuti kegiatan. Kreativitas menyelesaikan tugas menganalisis dan menginterpretasi soal dan hasil belajar siswa sangat  tinggi sehingga pemahaman guru-guru dan mahasiswa program asistensi mengajar sekolah dasar  sangat berkorelasi dengan perolehan data hasil belajar yang akurat. Kemajuan dan penguasaan materi ditunjukkan melalui unjuk kemampuan mengemukakan hasil kerja kelompok pada saat melakukan presentasi.
Efektivitas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Karakter Siswa Di Luwu Timur Khaerunnisa Khaerunnisa; Hikmawati Usman; Muhammadong Muhammadong; Ahmad Rijali Fiqri
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6878

Abstract

This research is qualitative research which aims to determine the effectiveness of Islamic Religious Education subjects on the character of UPTD students at SDN 271 Apundi Towuti East Luwu. The research subjects were 26 VB class students. Data collection uses a questionnaire. The data analysis technique uses a survey method. The research results obtained are that the effectiveness of Islamic Religious Education subjects carried out by teachers has been effective. This can be seen from the way teachers organize learning time and the curriculum for Islamic Religious Education subjects, the material taught is relevant to everyday life, provides an understanding of the teachings and values ​​of the Islamic religion, respects the diversity of religions and beliefs so that it can involve interaction between teachers. and students actively, assessments and evaluations are carried out fairly. Apart from that, the program plan prepared by the teacher also takes into account the diversity of students without distinguishing between religious or cultural backgrounds and provides open materials that are interesting and varied so that they are easy to understand because they take into account the learning styles and individual needs of students. Therefore, student character emerges which is reflected in the learning process, such as discipline, responsibility, honesty, politeness and tolerance. With this PAI subject, it is easy to shape students' character, not only at school but also at home or in the community. Moreover, students' understanding and knowledge can be integrated well and have a positive impact on themselves, their friends and also the community they meet. So PAI learning is meaningful for those who really study and deepen the learning taught at school. We also hope that schools can provide activities with a religious theme so that they can show more enthusiasm for religion.
Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Riswana Riswana; Khaerunnisa Khaerunnisa; Annisa
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3348

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe Teams Games Tournament  (TGT) pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Teams Games Tournament  (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. Hal tersebut ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan model Teams Games Tournament  (TGT). Pada siklus 1, nilai rata-rata kelas hanya 57 dan nilai ketuntasan belajar kelas hanya 27,3% sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 77 dan nilai ketuntasan belajar kelas meningkat menjadi 81,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative learning tipe Teams Games Tournament  (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas IV UPT SD Inpres Unggulan BTN Pemda  dengan nilai rata-rata kelas dan nilai ketuntasan belajar lebih tinggi dibanding model pembelajaran konvensional pada umumnya.
Penerapan Teknik Storytelling untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan di Kelas 1 Sahra Sahra; Khaerunnisa Khaerunnisa; Annisa
Lempu PGSD Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i2.3354

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemdaa  tidak memahami soal penjumlahan dan pengurangan jika diberikan dalam bentuk cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan teknik storytelling dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran matematika merupakan nilai tes yang diperoleh berdasarkan hasil tes setiap siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang. Data hasil tese dikumpulkan melalui tes, selanjutnya hasil tes tersebut diolah secara kulitatif. Pada hasil tes siklus pertama terdapat 18 siswa yang tidak mencapai tingkat ketuntasan yang telah ditetapka. Pada tes siklus kedua tersisa 3 orang siswa yang tidak mencapai tingkat ketuntasan yang telah di tetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik storytelling dapat meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda.
Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Riski Aris; Khaerunnisa Khaerunnisa; Annisa
Lempu PGSD Vol. 1 No. 1 (2024): March
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i1.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan informasi dan membahas tentang Penggunaan Pendekatan Saintifik Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas I SD UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2023 - 2024, yang dimulai pada bulan Maret 2024. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I A yang berjumlah 38 orang. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus dengan empat tahap peneletian mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data memakai metode observasi dan tes. Jenis datanya ialah data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa siklus I hasil belajar siswa memperoleh rata-rata ketuntasan belajar adalah 71,44%, kemudian siklus II memperoleh rata-rata ketuntasan belajar adalah 85,52%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia dapat meningkat setelah menerapkan pendekatan saintifik di kelas IA UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa Kelas III SDN Kompleks IKIP I Afif Arina; Khaerunnisa Khaerunnisa; Sumiati Sumiati
Lempu PGSD Vol. 2 No. 1 (2025): March
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i1.4308

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan kolaborasi siswa kelas III SDN Kompleks IKIP I. Beberapa faktor yang berkontribusi pada masalah ini adalah guru dan siswa sendiri. Penelitian Tindakan Kelas ini mencakup hal-hal seperti perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan berkolaborasi melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Hasilnya menunjukkan peningkatan kolaborasi siswa; nilai rata-rata siklus I sebesar 60 dan ketuntasan 45% meningkat menjadi 80, dan ketuntasan 85% meningkat menjadi siklus II. Selain itu, mereka mencapai KKTP sekolah yang ditetapkan, yaitu 70.