Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS RUGI DAYA DI PENYULANG OEBUFU PT. PLN (PERSERO) ULP KUPANG MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Agusthinus S. Sampeallo; Wellem F. Galla; Dhanang H. L. Rohi
Jurnal Media Elektro Vol 10 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.3762

Abstract

The distribution system has a very important role in distributing electrical energy to costumers. Power quality in distribution system can affect the flow of electric distribution. Increase of electrical power demand can affect to power distributing quality like power losses, voltage drop and lower power factor. Load increasing make a reactive current can be up when flow in high resistance conductor as an effect. Installation of capacitor in distribution system is a one of the most efficient method to power losses pressure. This study discusses the optimization of capacitors location and capacity. Genetic algorithm is using as an optimization method. Backward-Forward Sweep Method to be the method of power flow analysis before and after instalation of capacitors to see their effect. Result of genetic algorithm will compare with manual calculation of choosing capacitors to know how effectively of genetic algorithm. This scheme is tested in Feeder Oebufu on 20 kV distribution system under PT. PLN (Persero) ULP Kupang operation. The test divided into 4 case included: before installation, placement of 1 capacitor, 2 capacitors, and 3 capacitors. Best result got in 3 capacitors simulation. Before installastion of capacitor, the power losses is 771,9928 kW, voltage minimum is 0,9842 pu, and power factor is 0,91257. Placement of 3 capacitors on bus 131 127, and 64 decrease a total power losses to be 31,164 kW, in other hand increase voltage profile around bus locations and power factor to be 0,99257.
PENENTUAN JUMLAH UNIT DAN KAPASITAS PEMBANGKIT SESUAI POLA BEBAN PADA PLTD FAOBATA DI KABUPATEN NGADA Wellem F. Galla
Jurnal Media Elektro Vol 5 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.6200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah unit dan kapasitas pembangkit sesuai pola beban pada PLTD Faobata di Kabupaten Ngada. Penelitian ini bersifat deskriptif yakni menentukan jumlah unit dan kapasitas pembangkit pada PLTD Faobata Kabupaten Ngada, berdasarkan pola pembebanan dengan mempertimbangkan Plant Capacity Factor (PCF) dan Plant Use Factor (PUF). Data penelitian yang dikumpulkan antara lain kapasitas terpasang dan daya mampu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, pengoperasian pembangkit listrik, data beban listrik berdasarkan pencatatan beban harian pada PLTD Faobata dan data perencanaan yang diperoleh dari PLN Wilayah NTT. Dari hasil penelitian pada kondisi existing tahun 2015 diperoleh nilai PCF 0,391105 artinya kapasitas cadangan sekitar 61%, dan nilai PUF rata-rata adalah 0,879123. Untuk memperbaiki pengoperasian unit existing dilakukan penjadwalan ulang dan memperoleh nilai PCF yaitu 0,391105 dan nilai PUF rata-rata 0,913834 lebih baik dari pengoperasian unit existing karena lebih mendekati 1.
POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) PADA SALURAN IRIGASI DI SUNGAI AESESA KECAMATAN AESESA KABUPATEN NAGEKEO Wellem Fridz Galla
Jurnal Media Elektro Vol 1 No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v1i2.6262

Abstract

One of energy new to be a real potential is water energy. River Aesesa which located in Aesesa Distrct, Nagekeo can be exploited for Power Station of Microhidro Energy. Nowdays, public only exploit river Aesesa as clean amount of water required and irrigation. This research aim to know level of electricity which can be awakened by Power Station, that is by exploiting one of irrigation channel which there have. Data collecting is done by through measurement of head and water strength. Based on measurement data is gotten by 5.73 m head and water maximum strength 1.399 m3/s yields theoretical energy power 78.56 kW and generator power 48.43 kW. In design applies pipe 24 dim will exploit water strength 0.598 m3/s and pipe 26 dim is 0.95 m3/s which yielding is theoretical energy power 3358 and 5335 kW and generator power 20.7 and 3288 kW.
ANALISIS PENYAMBUNGAN PLTS OELPUAH 5 MWP KE SISTEM SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 KV PT. PLN UNIT LAYANAN KUPANG Frans Likadja; Wellem F. Galla; Dian Cornalia Kase
Jurnal Media Elektro Vol 11 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.6592

Abstract

This study aims to examine the impact of connecting PLTS Oelpuah with a capacity of 5 MW to SUTM 20 kV, in terms of the power flow and the magnitude of the change in voltage, generation composition, and electric power factor, when PLTS works in sunny, cloudy, and rainy weather conditions, and how the conditions system with and without the operation of PLTD LMVPP. From the results of the analysis obtained, the voltage profile at the point of connection of the Oelpuah PLTS to the Oesao feeder and the Undana Substation varies depending on weather conditions. When the weather is sunny, the voltage at the Undana substation and the Oesao feeder is stabel, but when the weather is cloudy and rainy, the distribution voltage at the Oesao feeder and the Undana feeder decreases. The composition of the generator's power supply has also changed due to weather conditions. When it is sunny PLTS supplies 3.2 MW, PLTD LMVPP supplies 12.6 MW, when it is cloudy PLTS supplies 915 kW, PLTD LMVPP supplies 15 MW and when it rains PLTS cannot supply power to the system, and PLTD LMVPP must increase its electrical power supply to 16 MW. When the PLTD LMVPP is separated from the system, any reduction in the power composition of the PLTS due to changing weather is transferred to the PLTU IPP. The electric power factor at the PLTS connection point, namely the Oesao feeder, is also influenced by changing weather conditions.
PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA HIDRAM UNTUK PENYIRAMAN TANAMAN SAYURAN DI DESA OELPUAH KAB. KUPANG Jani F. Mandala; Wellem F. Galla; Frans J. Likadja
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.914 KB)

Abstract

Permasalahan ketersediaan air bagi lahan pertanian dapat diatasi dengan menggunakan mesin pompa berbahan bakar minyak atau mesin pompa listrik. Tetapi dalam operasionalnya adalah pada masalah biaya dan ketersediaan bahan bakar serta perawatan mesin. Solusi permasalahan ini yaitu penerapan teknologi pompa hidram bagi petani sayuran di Desa Oelpuah melalui peragaan pembuatan dan instalasinya. Pompa ini bekerja dengan memanfaatkan elevasi aliran air yang masuk ke pompa menjadi hidraulik kinetik bertekanan yang disebut sebagai palu air (water hammer) untuk menekan air ke permukaan yang lebih tinggi. Potensial air ini, akibat akselerasi dari klep penghubung dan klep buang yang mempengaruhi volume air dalam tabung tekan. Pompa hidram bekerja tidak menggunakan bahan bakar dan memiliki umur kerja yang lama. Pompa hidram dapat dibuat dengan mudah dan bahan atau komponennya mudah diperoleh. Teknologi pompa hidram yang diterapkan di kelompok tani memiliki tinggi pipa output 3 meter dengan debit air 300 ml/menit, sehingga selama 12 jam operasional dapat menghasilkan air sebanyak 216 liter. Jumlah air ini sudah mencukupi untuk kebutuhan air pada tanaman sayur untuk 350 tanaman yang hanya membutuhkan air sebanyak 175 liter/hari.
PEMANFAATAN POMPA HIDRAM DENGAN ALIRAN AIR DARI KALI DENDENG UNTUK BUDIDAYA SAYURAN DI PEKARANGAN RUMAH DI KELURAHAN FONTEIN Jani F. Mandala; Wellem F. Galla; Frans J. Likadja
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.831 KB)

Abstract

Kelurahan Fontein memiliki berbagai ragam jenis jasa, salah satunya Usaha tani berupa sayuran. Bidang ini sangat di minati oleh karena kemudahan pengembangan di Pekarangan Rumah. Kondisi alam Keluaran Fontein memiliki ciri tersendiri oleh karena terdapat aliran air yang tersedia setiap saat. Usaha tani dalam upaya budidaya tanaman, memanfaatkan sumber air yang tersedia oleh alam. Akan tetapi sumber ini sebagian masyarakat menggunakan untuk kebutuhan hidup. Untuk memenuhi kebutuhan air oleh usaha tani, maka harus mengantri air tersebut. Sementara dilain pihak sumber air kali Fontein/Dendeng tersedia setiap saat. Untuk itu diperlukan pompa hidram untuk memanfaatkan aliran air dari kali Dendeng sebagai pendistribusian ke lahan usaha tani. Pompa hidram di lengkapi dengan tabung tambahan sebagai tabung vacum dan di rancang dengan tabung pipa pvc 3 dim dan ukuran klep 1 dim dan 3/4 dim dan diaplikasikan dengan jumlah yang berbeda pada masing-masing pompa hidram. Pengujian yang menghasilkan volume air dengan gelas ukur 500 cc, menunjukkan pompa hidram dengan tabung vacum dan menggunakan 3 klep buang mampu memompa air dengan elevasi 50 cm setinggi ± 270 cm selama ±1 menit.
PEMANFAATAN WASH TIMER DAN IC 555 SEBAGAI SAKLAR PENGATURAN WAKTU PENGAIRAN UNTUK TANAMAN BERSKALA KECIL Jani F. Mandala; Frans Likadja; Wellem F. Galla
Jurnal Teknologi Vol 14 No 2 (2020): Nopember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.82 KB)

Abstract

Budidaya tanaman horticulture dengan umur produksi singkat, sangat diminati sebagai usaha. Tetapi permasalahannya menyangkut penggunaan air pada fase vegetatif dan produksi, serta iklim yang mempengaruhi penggunaan air menjadi kompetitif. Untuk memenuhi kebutuhan ini, digunakan pompa yang dapat mengatur volume/debet air dan penjadwalan. Solusinya digunakan instlasi jaringan pompa irigasi tetes dengan memanfaatkan ketersediaan bahan, wash timer dan IC555 menjadi THIGH dan TLOW untuk menentukan penjadwalan air pada tanaman horticulture. Uji coba pewaktuan dengan instalasi pvc 4 meter dengan jumlah 20 emiter untuk fase vegetatif di pagi hari, cocok dengan wash timer mampu menghasilkan 14 mliter selama 60 detik dan rangkain RC dengan interval 6 detik selama 47 detik, emiter menghasilkan 5 mliter serta sistim grafitasi(tinggi profiltank) dengan kemiringan emiter ±300 pada pipa pvc dengan lama waktu 3 menit 50 detik dengan interval 7 detik menghasilkan 0,98 mliter.
RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI DAN MONITORING ARUS DAN TEGANGAN LEBIH BERBASIS TELEGRAM Nursalim Nursalim; Wellem F. Galla; Sudirman Syam; Sri Kurniati A
Jurnal Media Elektro Vol 11 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.8241

Abstract

The electrical protection system is designed with the aim of preventing or reducing damage due to interference on equipment that is traversed by short circuit currents, in addition, with a protection system, the undisturbed area can be minimized as small as possible. In a house, a Miniature Circuit Breaker (MCB) is usually used as a means of protection to break the short circuit current that occurs. However, an MCB has limitations including it cannot be controlled from a certain distance, so if the MCB is to reconnect after it has worked, the user must raise the lever manually. The purpose of this research is to make an electrical protection device for household use that can be controlled and monitored remotely. This system is built using the esp module. 8266, pzem-004t sensor and solid state relay by utilizing the telegram application as control and notification. The test results show that the values ​​of current and voltage as well as electrical power can be displayed by smartphone users via the telegram application by using certain commands according to what has been programmed.
ANALISIS OPERASIONAL DAN SISTEM PEMELIHARAAN PENGGUNAAN PANEL SOLAR SEL PADA USAHA AYAM POTONG Sri Kurniati; Sudirman Syam; Nursalim Nursalim; Wellem F. Galla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sistem operasional dan pemeliharaan panel solar sel pada usaha ayam potong. Lokasi kegiatan dilaksanakan di usaha ayam potong Kampung Daun di Desa Baumata Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan adalah melakukan pengukuran komponen peralatan yang digunakan pada panel surya dan menganalisis sistem instalasi yang digunakan. Hasil kegiatan ini ditemukan bahwa kerusakan utama yang terjadi dalam penggunaan instalasi panel surya adalah sistem pengisian aki. Dalam sistem pengisian panel surya ini digunakan aki basah. Sementara itu, mitra pengguna tidak pernah memperhatikan kesehatan aki seperti menambah air aki ketika air aki berkurang. Pemanfaatan sumber energi matahari di usaha ayam potong ini hanya digunakan untuk lampu penerangan DC 12 Volt sebanyak 5 buah. Artinya keluaran dari tegangan dari panel surya dilakukan untuk mengisi aki kemudian disalurkan ke beban tanpa mengubah menjadi tegangan AC (tanpa inverter).
PENGGUNAAN POMPA HIDRAM 3 KATUP BUANG DENGAN TINGGI ALIRAN AIR (HEAD) 50 CM Jani F. Mandala; Wellem F. Galla; Frans J. Likadja
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi tepat guna sebagai penggerak utama tanpa sumber listrik atau bahan bakar karbon untuk menunjang usaha tani berskala kecil sangat menguntungkan. Salah satunya teknologi ini; penggunaan pompa Hidarm. Pompa hidram bekerja selama adanya aliran air yang kontinyu dari head yang rendah dengan standar kisaran 1 m, aliran air dimanfaatkan sebagai momentum atau water hammer. Hal ini telah diterapkan pada mitra usaha tani di kelurahan Fontein, dengan aliran air dari head hanya berkisar ±50 cm. Agar air yang masuk pada saluran inlet semakin besar maka pipa masuk diperbesar dengan kisaran 8 dim sepanjang 1,5 meter dan dikoneksikan dengan pipa 3 dim sepanjang 6m. Debit air yang dihasilkan mencapai 31,6 L/mnt. Dan pada pompa Hidram, katup buang digunakan 3 buah dengan ukuran 1,5 dim, sedangkan diameter katup delivery tabung berukuran ½ dim. Hasil pengukuran volume air dengan gelas ukur, pompa Hidram mampu mengkat air dengan ketinggian ±3,5m sebanyak 410ml selama 1,8 menit. Kondisi air ini sudah dapat mengairi kebun mitra pemilik dengan total luas kebun sayur 3 hektar.