Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS (Pomacea canaliculata L.) DAN PAKLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN PADI MAPAN P-05 A. Ngadiani; Diah Karunia Binawati; Vivin Andriani
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 1 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, JANUARI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i1.4041

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok sebagian masyarakat di Indonesia. Hambatan yang terjadi yaitu musim panen padi yang tidak sesuai harapan petani. Perbaikan sifat fisik dan kimia tanah untuk peningkatan produktivitas lahan kering dapat dilakukan diantaranya dengan penambahan bahan organik. Oleh karena itu, produktivitas padi harus ditingkatkan, salah satunya dengan aplikasi POC keong mas dan pklobutrazol. Tujuan penelitihan ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh POC keong mas dan paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan anatomi tanaman padi (Oryza sativa L.). Untuk menentukan berapa konsentrasi POC keong mas dan paklobutrazol yang efektif meningkatkan pertumbuhan dan anatomi padi (Oryza sativa L.). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) pola faktorial, dengan 2 faktor perlakuan yaitu dosis POC keong mas dan paklobutrazol. Dosis pupuk organic cair terdiri atas 4 tingkat, yaitu: kontrol = 0ml/L (C0), 1 ml/L(C1), 1,5ml/L (C2), atau 2ml/L (C3). Aplikasi pupuk organik cair dilakukan pada saat tanaman padi berumur 4, 8 dan 12 minggu setelah pemindahan. Dosis pemberian paklobutrazol pada tanaman padi dengan 4 tingkat, yaitu: Perlakuan kontrol =  0 ppm paklobutrazol (P0), 5 ppm paklobutazol (P1), 10 ppm paklobutazol (P2), atau 15 ppm paklobutazol (P3). Analisis ini dilakukan dengan menggunakan Software SPPS 21 pada  taraf 5%. Pemberian POC keong mas dan paklobutrazol memberikan pengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun dan umur keluarnya daun bendera pada tanaman padi Mapan P-05. Kata Kunci: Padi Mapan P-05; POC; keong mas; paklobutrazol; pertumbuhan
Penambahan Sari Akar Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Media MS pada Pertumbuhan Tahap Subkultur I Anggrek Bulan (Phalaenopsis sp.) Ngadiani Ngadiani; Vivin Andriani; Aulia Rahmawati
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 9, No 2 (2021): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v9i2.4331

Abstract

Moon Orchid (Phalaenopsis sp.) is an ornamental plant that has attractive flowers and has economic value. Cultivation can be optimized by modifying the MS medium. The addition of natural growth regulators with the right concentration can support the success of tissue culture and can also reduce costs. This study aims to determine the addition of water hyacinth root extract in the first subculture stage of the moon orchid. This study used a factorial completely randomized design with 4 treatments and 6 replications, namely: MS0 (MS medium), MS1 (MS medium + 10% water hyacinth root extract), MS2 (MS media + 15% water hyacinth root extract), and MS3 (MS medium + 20% water hyacinth root extract). Observation variables included: number of leaves, number of roots, and plantlet height. The results showed that there was an interaction between MS media and the addition of water hyacinth root extract in the first subculture stage of the moon orchid on MS3 media (MS media + 20% water hyacinth root extract) indicating optimal results on the three parameters, namely: number of leaves 5, 2 strands, the number of roots 5.8 fruit, and plantlet height 2.3 cm.
Pelatihan Pembuatan Stik Kangkung Untuk Guru Dan Siswa SMA Wijaya Putra Surabaya Purity Sabila Ajiningrum; Sukarjati Sukarjati; Ngadiani Ngadiani; Diah Karunia Binawati; Vivin Andriani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no01.a3705

Abstract

Pelatihan pembuatan stik kangkung pada program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Biologi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada guru dan siswa SMA Wijaya Putra Surabaya tentang aplikasi ilmu dan teknologi dalam menghasilkan stik yang berasal dari kangkung. Peserta berasal dari guru dan siswa SMA Wijaya Putra Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu secara virtual dengan menggunakan platform virtual web conferencing. Berdasarkan penyampaian tentang kandungan dan manfaat kangkung, maka potensi kangkung dijadikan olahan stik sangat berguna agar masyarakat yang tidak suka mengkonsumsi sayur secara langsung dapat menjadikan stik kangkung sebagai alternatif. Selain itu, kejelasan narasumber dalam memberikan informasi memiliki persentase sebesar 81,3%. Poin selanjutnya yaitu persentase kejelasan gambar yang diterima mitra saat narasumber melakukan zoom cloud meeting sebesar 78,3% dan sebesar 31,7% mitra yang menyatakan kejelasan gambar yang kurang bagus. Hasil evaluasi setelah berlangsungnya kegiatan yaitu mitra akhirnya mengetahui kandungan dan manfaat kangkung serta olahan kangkung yang dapat menarik perhatian pembeli serta mengetahui tentang bagaimana teknik pengemasan dan pemberian label yang baik.
PELATIHAN PEMBUATAN SIOMAY BERBAHAN DASAR IKAN LELE UNTUK GURU DAN SISWA SMA WIJAYA PUTRA SURABAYA Purity Sabila Ajiningrum; Ngadiani; Diah Karunia Binawati; Sukarjati; Vivin Andriani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a4392

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi sehingga banyak dimanfaatkan masyarakat untuk dijadikan produk olahan. Olahan ikan lele salah satunya adalah dapat dibuat sebagai bahan dasar pembuatan siomay. Pelatihan membuat olahan pangan berbahan dasar ikan lele yang ditujukan kepada guru dan siswa SMA Wijaya Putra dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pangan dan dapat digunakan untuk berwirausaha sehingga memperoleh tambahan pendapatan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu menggunakan virtual web conference. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan hasil sebesar 83,4% tentang kejelasan narasumber dalam memberikan informasi, persentase kejelasan gambar yang diterima mitra saat narasumber melakukan zoom cloud meeting sebesar 80% baik dan sebesar 20% mitra yang menyatakan kejelasan gambar yang kurang bagus. Hasil evaluasi setelah berlangsungnya kegiatan dianalisis dari hasil pretest yang mana ternyata kurang dari 40% mitra belum mengetahui tentang pengolahan daging ikan lele menjadi siomay, namun dari hasil post test pada akhir kegiatan, 87% mitra akhirnya mengetahui bagaimana cara membuat siomay dari daging ikan lele.
Potensi ekstrak akar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) terhadap buah dan biji Cabai Rawit (Capsicum frutescents L.) Vivin Andriani
SIMBIOSA Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v9i1.2305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh ekstrak akar eceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap hasil panen dan jumlah biji cabai rawit. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 5 perlakuan, yaitu hormon giberelin sintetik (Kontrol Positif), 0 g/l (kontrol negatif), 75 g/l, 150 g/l, dan 225 g/l ekstrak akar eceng gondok, masing-masing yang diulangi sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak akar eceng gondok dapat meningkatkan jumlah buah,bobot buah,dan tebal kulit buah tetapi dapat mengurangi jumlah biji dan bobot biji tanaman  cabai rawit. Konsentrasi ekstrak akar eceng gondok 225 g/l adalah ekstrak akar eceng gondok terbaik yang dapat menghasilkan jumlah buah tanaman rata-rata 331,6 buah, hasil rata-rata bobot buah 326,4 gram per tanaman dengan tebal kulit rata-rata 0,136 mm per tanaman, rata-rata jumlah biji 11,4 biji dan rata-rata bobot biji 0,1238 gram per cabe rawit . Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak akar eceng gondok dapat mengurangi jumlah biji dan meningkatkan bobot tanaman dan hasil panen cabai rawit dengan kosentrasi optimal 225 g/l.
Aplikasi Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) sebagai Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Tanaman Melon (Cucumis melo L) Var. Japonica dan Tacapa Vivin Andriani
SIMBIOSA Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v8i2.1968

Abstract

Keong mas termasuk salah satu organisme yang mengganggu tanaman pada lahan persawahan. Keong mas mengandung senyawa yang dapat digunakan sebagai nutrisi tanaman antara lain asam amino triftofan, Fosfor (P), kalsim (Ca), serta kalium (K), sehingga dapat digunakan sebagai salah satu bahanpupuk organik. Melon (Cucumis melo) merupakan salah satu tanaman buah yang cukup digemari di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi keong mas sebagi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman melon varietas Japonica dan Tacapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 4 perlakuan 5 ulangan yang terdiridari pupuk organik cair keong mas dengan konsentrasi 0 ppm, 10 ppm, 50 ppm dan kontrol positif (IAA). Parameter yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan jumlah cabang.Data pengamatan diambil pada 35 hari setelah tanam (HST).Data yang diperoleh dianalisis statistika menggunakan analisis varian satu arah (ANOVA)  pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisismenunjukkan bahwa pemberian pupuk organic cair keong mas memberikan pengaruh yang signifikan (P0,05) terhadap panjang tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan jumlah cabang pada dua varietas melon (Japonica dan tacapa). Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan perlakuan pupuk organikcair  keong mas 50ppm memberikan hasil yang baik terhadap semua parameter pada 2 varitas melon (japonica, tacapa).
Aplikasi Sari Akar Eceng Gondok Pada Media Murashige And Skoog (MS) Sebagai Media Multiplikasi Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat, Varietan Puspita Nusantara) Secara In Vitro Indira Pipit Miranti; Vivin Andriani
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 14, No 2 (2022): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v14i2.4500

Abstract

Chrysanthemum is an ornamental plant commodity that is in great demand by many people, every year the demand for chrysanthemum is increasing so that it requires the availability of good quality seeds in a sustainable manner. The use of in vitro culture techniques is one alternative that can be done. The manufacture of in vitro culture media was modified by the addition of complex organic compounds in accordance with the purpose of propagation. This study aims to determine the concentration of water hyacinth extract which effective in chrysanthemum propagation. The explants used were chrysanthemum nodes. Chrysanthemum multiplication was measured based on two parameters, total of leaves and and the length of the chrysanthemum roots. This research is a randomized complete experimental design with four different concentrations of water hyacinth root extract, concentrations SA (0%, 10%, 20%, 30%). The results showed that water hyacinth root extract had a good effect on the number of leaves and root length. On the parameter of the number of leaves, the addition of 20% water hyacinth root extract to MS medium gave the best results on the parameter of the number of leaves with an average of 13.33, while the root length parameter of MS medium as a control medium without giving water hyacinth root extract gave the highest root length results. with an average of 15.7.
Pupuk Hayati Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) Gigaspora sp. pada Pembibitan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Ngadiani Ngadiani; Vivin Andriani
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10, No 1 (2022): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v10i1.4990

Abstract

Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.) is one of the horticultural crops that has the potential to be developed because of its high demand and role for consumption on a national scale and for export. Increasing the success of cultivation can be done by adding arbuscular mycorrhizal fungi (CMA). One of the CMA is Gigaspora sp. can be developed as a biological fertilizer agent because this fungus is a symbiotic mutualism. This study aims to determine the effect of the dose of CMA Gigaspora sp. against cayenne pepper plant nurseries. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The treatments included G0 (Gigaspora spores only), G1 (Gigaspora spores + 15 grams of propagule), G2 (Gigaspora spores + 30 grams of propagule), G3 (Gigaspora spores + 45 grams of propagule) and control (K). The observed variables were growth including plant height, number of leaves, total dry weight, and percentage of colonization of Gigaspora sp. on the root. The results showed that there was an interaction between CMA Gigaspora sp. in single form or with a mixture of propagules can increase the growth of cayenne pepper plants. The administration of a mixture of propagules was more effective than the administration of Gigaspora sp. as a single spore after 75 days. Optimal treatment for 4 parameters, namely G3 (Gigaspora spores + 45 grams of propagule) which showed a plant height of 89.24 cm, number of leaves 60.14 strands, total dry weight 10.27 grams, and the percentage of colonization of Gigasporasp on roots of 84, 62%.
Sari Buah Stroberi (Fragaria vesca I.), Sari Buah Tomat (Solanum lycopersicum), dan Kombinasi antara Kedua Sari Buah untuk Meningkatkan Kualitas Spermatozoa Mencit yang Terpapar Asap Rokok Elektrik Ainuris Zakiyah; Sukarjati Sukarjati; Vivin Andriani
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10, No 1 (2022): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v10i1.4803

Abstract

In Indonesia, there is a tendency to increase the use of e-cigarettes. The content of e-cigarettes can increase Reactive Oxygen Species (ROS) thereby reducing the quality of spermatozoa. This research is an experimental study using a completely randomized design which aims todetermine the potential of strawberry juice, Tomato juice and the combination of the two juices at several concentrations on the sperm quality of mice exposed to e-cigarette smoke. The experimental animals were 48 male mice aged 3 months and weighing 27 g - 30 g. E-cigarette smoke exposed to mice using a vaporizer containing e-liquid with a nicotine content of 3 mg as much as 1.5 ml was exposed for 10 minutes a day for 36 days. The concentrations of strawberry, Tomato juice and the combination of the two juices used were 50%, 75% and 100%. The motility, viability and morphology of sperm were observed using a microscope. Data were analyzed by one-way ANOVA and LSD. The results showed that there was an effect of strawberry, Tomato juice and both combinations of fruit juice on motility (p=0.000), viability (p=0.000) and morphology (P=0.000). The fruit juice that has the most potential to improve the sperm quality of mice due to exposure to e-cigarette smoke is a combination of strawberry: Tomato juice with a concentration of 100:100. The conclusion of this study is that the combination of strawberry and Tomato juice can be used as an increase in sperm quality due to exposure to e-cigarette smoke.
PENGENALAN DAN PELATIHAN TEKNIK KULTUR JARINGAN TANAMAN PADA GURU MGMP BIOLOGI SMA SE-JAWA TIMUR Purity Sabila Ajiningrum; Vivin Andriani; diah karunia binawati; Tatang Sopandi; arif yachya; ngadiani; pungky slamet wisnu kusuma; sukarjati
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no01.a5498

Abstract

Kultur jaringan merupakan salah satu teknik budidaya tanaman secara vegetatif yang dapat digunakan untuk perbanyakan tanaman dengan waktu yang relatif singkat dengan menggunakan media tanam yang mengandung unsur hara mikro, makro dan zat pengatur tumbuh. Pengenalan dan pelatihan teknik kultur jaringan yang ditujuhkan kepada guru MGMP Biologi se-Jawa Timur dapat dimanfaatkan sebagai tambahan pengetahuan dalam memperkenalkan kultur jaringan saat mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan virtual web conference. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan peserta mengalami kenaikan hasil sebesar 59,26% tentang pengenalan dan pelatihan teknik kultur jaringan (teknis kultur jaringan, tahap persiapan, tahap inisiasi, tahap multiplikasi, tahap aklimatisasi).