Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pencuci Kulit Kerang Dengan Motor AC 1 Fasa Agustiawan Agustiawan; M Solihin; Hikmatul Amri; Jefri Lianda
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2544

Abstract

Kerang adalah makanan yang sangat tinggi protein asam amino asam lemak omega 3 dan lainnya, sehingga banyak dijualbelikan untuk hidangan dari restoran, rumah makan, tempat wisata tepi pantai, hotel dan pesta pernikahan. Tapi pada umumnya kerang memiliki kulit yang  kotor karena lumpur, dari itu untuk mengolah kerang ini harus menggunakan cara yang tepat agar kerang ini bersih. Maka dibuatlah alat pencuci kulit kerang  mengunakan mesin listrik, agar proses pencuci kulit kerang ini semakin efesian. Sebagai pengaturan kecepatan motor digunakan AC regulator sehingga diperoleh kecepatan variatif. Perbedaan kecepatan motor pada saat kecepatan Pada selektor 2 beban 1 Kg dan selektor 3 beban  2 Kg, didapatkan daya masing-masing selector adalah Posisi selektor 2 adalah 112,17 watt, Posisi selektor 3 daya yang diperoleh adalah 178,44 watt. Sedangkan dari hasil pengujian  kerja alat terhadap waktu, energi dan biaya, mesin pencuci kulit kerang dapat bekerja sampai beban 2Kg dengan waktu pembersihan kulit kerang selama 3 menit dan energy sebesar 0,0089kWh, sehingga diperoleh jumlah biaya yang harus dibayar sebesar Rp 13,06-.
Analisa Dan Rancang Bangun Alat Pendeteksi Gangguan Fuse Cut Out Melalui Notifikasi Telegram Berbasis Global Positioning System Hikmatul Amri; Zulkifli Zulkifli; Endang Setio Rini
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 9, No 1 (2023): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtev.v9i1.121267

Abstract

The electric power system must be able to provide a continuous supply of electrical energy with a standard amount of voltage and frequency in accordance with applicable regulations and the system must immediately return to normal conditions if the system experiences a disturbance. This tool is used to detect faults and the location of the fuse cut out (FCO). PZEM-004T sensor to read the voltage of each phase. Neo-6M GPS to get the coordinates of the location which is accessed via Google Map, then the Telegram bot sends a message to the feeder status information, the location connected to the Google Map, the transformer address and the voltage value after the disturbance. The average difference between the actual location distance to the location recorded by GPS NEO-6M is 4.10 meters and recorded by GPS Coordinates is 6.90 meters. The average percentage error of voltage values for each phase in the measuring instrument and in the sensor is in the R = 0.62 % phase, S = 8.94 % and T = 8.57 %. The Telegram bot sends a message when the FCO in the S phase is decided, namely the S Phase status is Lost, because the voltage in the S phase decreases from 221.9 V AC to 117.7 V AC, with the average duration of sending Telegram bot messages is 41.3 seconds.
Implementasi Smart class Pada Ruang Belajar Di Jurusan TeknikElektro Berbasis RFID Hikmatul Amri; Adam; Agustiawan; Hardi B; Iman Saputra; Rodotul Azkia; Suci Damayanti; Endang Setio Rini
ABEC Indonesia Vol. 10 (2022): 10th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical energy is one of the most important human needs and cannot be separated from daily needs. Lack of electrical energy can interfere with human activities as well. Therefore, the availability of electrical energy must be maintained. In Indonesia, the need for electrical energy is increasing because it is seen from population growth and advances in information and technology. The use of electric power is usually more widely used in the study rooms at the Bengkalis State Polytechnic, especially the Electrical Engineering Department consisting of classrooms, and laboratories and electrical workshops. In this study room, the electrical installation system is still conventional to turn on the lights, air conditioning and laboratory equipment centered on the panels in each room. Problems arise when room users do not turn off electrical equipment after the lecture is over and leave the room. The wasted use of electrical energy in the study room can be minimized by updating the conventional control system to semi-automatic. The system applied is smart door and smart class is an access to the electrical system by attaching the RFID card of lecturers who enter the class to the RFID access control. The test results show thatRFID access control detects RFID cards up to a distance of 6 cm. The exit button uses a low activation system where when pressed the output voltage is 1.10 volts and when released the output voltage is 17.41 volts. The electric bolt lock terminal voltage when active is 0 volts and when not active is 14.18 volts. The activation time of the RFID reader switch is 1.08 seconds and the deactivation time is 29.51 seconds. The system can work with a 100% success rate and an average execution time of 2.27 seconds.
Sistem Otomasi Pada Automatic Motor Coil Winding Machine Berbasis Human Machine Interface Sadiq, Faisal Hasby; Amri, Hikmatul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2117

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu proses otomasi dari mesin penggulung kumparan motor yang memproses penggulungan kumparan motor dalam usaha skala industri menengah masih menggunakan sistem manual dengan cara memutar tuas gulungan pada mesin penggulung kumparan serta pemanfaatan perbedaan rasio gear sebagai pengaruh kecepatan dari perbandingan kecepatan mesin penggulung kumparan pada saat proses penggulungan lilitan motor. Penelitian ini menggunakan Arduino Uno R3, relay, sensor proximity E18-D80NK, dan Bluetooth HC-06 digunakan sebagai komunikasi sistem antara Arduino Uno R3 dengan smartphone secara real time. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalisasikan hasil waktu pada proses penggulungan kumparan motor dengan variasi speed apabila tidak dilakukan perhitungan secara tepat dapat menyebabkan selisih perhitungan antara lilitan dan nilai counter dengan jumlah lilitan sebenarnya yang terhitung pada mesin penggulung kumparan motor. Selain itu sistem kontrol otomasi pada mesin penggulung kumparan motor didesain dari user interface sederhana juga memudahkan pengguna dalam penggunaan aplikasi android yang dibuat. Sistem otomasi yang dikontrol melalui MIT App Inventor pada motor AC 220 volt dengan hasil antara jumlah pembacaan aktual (dibaca sensor proximity) dan pengaturan jumlah lilitan pada mesin didapatkan tingkat akurasi sebesar 100 % untuk input nominal duty cycle 15 % dan 98,4 % untuk tingkat akurasi input nominal duty cycle 50 %. Dengan variasi kecepatan berbeda didapatkan perhitungan waktu proses melilit kumparan di antaranya dalam 60 lilitan membutuhkan waktu 8,12 detik, 120 lilitan yaitu 14,06 detik dan 180 lilitan membutuhkan waktu 18,88 detik.
Rancang Bangun Alat Pencuci Kulit Kerang Dengan Motor AC 1 Fasa Agustiawan, Agustiawan; Solihin, M; Amri, Hikmatul; Lianda, Jefri
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2544

Abstract

Kerang adalah makanan yang sangat tinggi protein asam amino asam lemak omega 3 dan lainnya, sehingga banyak dijualbelikan untuk hidangan dari restoran, rumah makan, tempat wisata tepi pantai, hotel dan pesta pernikahan. Tapi pada umumnya kerang memiliki kulit yang  kotor karena lumpur, dari itu untuk mengolah kerang ini harus menggunakan cara yang tepat agar kerang ini bersih. Maka dibuatlah alat pencuci kulit kerang  mengunakan mesin listrik, agar proses pencuci kulit kerang ini semakin efesian. Sebagai pengaturan kecepatan motor digunakan AC regulator sehingga diperoleh kecepatan variatif. Perbedaan kecepatan motor pada saat kecepatan Pada selektor 2 beban 1 Kg dan selektor 3 beban  2 Kg, didapatkan daya masing-masing selector adalah Posisi selektor 2 adalah 112,17 watt, Posisi selektor 3 daya yang diperoleh adalah 178,44 watt. Sedangkan dari hasil pengujian  kerja alat terhadap waktu, energi dan biaya, mesin pencuci kulit kerang dapat bekerja sampai beban 2Kg dengan waktu pembersihan kulit kerang selama 3 menit dan energy sebesar 0,0089kWh, sehingga diperoleh jumlah biaya yang harus dibayar sebesar Rp 13,06-.
Implementasi Alat Monitoring SAIDI dan SAIFI via SMS dan IoT Zahendra, Fitra; Amri, Hikmatul; Custer, Johny
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 2 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i2.2724

Abstract

Keandalan adalah kemampuan sistem untuk menyalurkan listrik ke pelanggan dalam standar dan jumlah yang sesuai atau sewajarnya. Dalam hal ini penulis membuat sebuah alat implementasi alat monitoring SAIDI dan SAIFI ia SMS dan IoT untuk membantu meningkatkan keandalan listrik, jika ada kerusakan ataupun masalah pada sistem penyaluran listrik pada pelanggan di panel listrik tegangan rendah 380 V/220 V, dapat ditangani lebih cepat oleh petugas lapangan PLN dengan sistem pesan SMS dan mempermudah mengambil data indeks bulanan/tahunan SAIDI dan SAIFI dengan menggunakan sistem penyimpanan rekap data SD card dan pada aplikasi Blynk sehingga memudahkan dalam melakukan eavaluasi, analisa dan peningkatan keandalan jaringan sistem tenaga listrik kedepannya khususnya di PT. Adra Gemilang Rayon Kota Bengkalis. Pada pengambilan data selama 2 minggu dari tanggal 15 hingga 29 juli pada PHBTR di sebelah GH Hangtuah Jl. Rumbia, didapati 4 kali gangguan dengan rata-rata waktu gangguan 72,865 menit dan laju perbaikan 0,0137240102, selisih waktu dari pengiriman waktu pesan SMS dengan waktu data SD card selama 4 kali gangguan dengan rata-rata waktu 151,175 menit.
Rancang Bangun Alat Ukur Multifungsi 5 In 1 (Altimeter, TDS Meter, Soil Moisture Meter, Termometer, Barometer) Digital Portabel Berbasis Arduino Nano Sihotang, Hajijah Yusra; Marzuarman, Marzuarman; Amri, Hikmatul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 3 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological advances in instrumentation are developing rapidly. Various types of technology have been created to make it easier for humans to do their jobs. As one of the developing technologies is technology in the field of measurement. Therefore, a 5 IN 1 multifunction measuring instrument (Altimeter, TDS meter, Soil Moisture meter, Thermometer, and Barometer) digital portable was designed. This tool can measure altitude, solids in water volume, soil pressure, temperature and air pressure in one multifunctional measuring instrument. This measuring instrument will be designed using a BMP280 sensor, a TDS sensor, and an Arduino Nano-based soil moisture sensor. The tool works automatically in response to how much the measurement value is detected by the sensor used. The Arduino Nano then processes and provides a pre-programmed output. The measurement results are then displayed on the LCD. Based on the test results, it is found that the difference between the values of the measuring instruments made is close to the values of the standard measuring instruments so that the reading accuracy level of each sensor functions well and has a high level of accuracy. In the measurement of the BMP280 sensor for altitude measurements, an average accuracy rate of 98.6% is obtained, for air pressure measurements an average accuracy rate of 99% is obtained, for temperature testing an average accuracy rate of 96% is obtained. Meanwhile, the TDS test produces an average accuracy rate of 94.6%. For testing the soil moisture sensor, it produces an average accuracy rate of 95.1%.
Penerapan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dengan Pemanfataan Tenaga Matahari (PLTS) Di Pondok Pesantren Nurul Azhar Dusun Bagan Benio Custer, Johny; B, Hardi; Amri, Hikmatul
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/xaa3ae17

Abstract

Energi matahari berasal dari reaksi nuklir di inti Matahari yang menghasilkan panas dan cahaya, lalu menyebar sebagai radiasi elektromagnetik. Energi ini digunakan untuk menghasilkan listrik langsung melalui panel surya atau tidak langsung melalui proses seperti angin dan siklus air. Penggunaan energi surya meningkat karena kekhawatiran atas dampak bahan bakar fosil dan perubahan iklim. Teknologi energi surya terus dikembangkan untuk membuatnya lebih efisien, terjangkau, dan andal sebagai sumber energi bersih. Di Bagan Benio, kawasan suaka margasatwa Giam Siak Kecil, Desa Tasik Serai, Kabupaten Bengkalis, akses listrik dari PLN tidak tersedia. Energi matahari menjadi sumber utama listrik, menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan motor berbahan bakar. Saat malam, aktivitas sangat terbatas karena tidak ada penerangan jalan umum (PJU). Oleh karena itu, rencana pemasangan sistem penerangan lampu jalan tenaga surya di Pondok Pesantren Nurul Azhar dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan aktivitas malam hari. Metode yang digunakan mencakup pelatihan perawatan dan penerapan lampu jalan tenaga surya. Program ini diharapkan memenuhi kebutuhan penerangan jalan dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Penerapan Mesin Reverse Osmosis (RO) pada Usaha Depot Air Isi Ulang BUMDesa Unggul Sari Jefri Lianda; Hikmatul Amri; Adrian Irnanda Pratama; Nurul Huda; Muhammad Fajar; Mohd. Raihan Helmi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 3 (2023): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i3.8601

Abstract

This service activity aims to empower the community through the introduction of PDAM water treatment technology into suitable water for consumption in the form of applying Reverse Osmosis (RO) 200 GDP to BUM refill water depot businesses in Unggul Sari Village, Wonosari Village, Bengkalis Regency. The method of implementing this service used participatory training and mentoring. Evaluation of this service used was the Community Service Management standard listed in Permenristekdikti Number 44 of 2015. This community service activity resulted in the realization of a BUM Unggul Sari Village BUM refill water depot business, Wonosari Village, with a refillable water production capacity of 65 gallons per day. In addition, partners could operate technology with a Reverse Osmosis membrane system.  
Penerapan Smart Door Lock Di Gedung Elektro Lianda, Jefri; B, Hardi; Sandiko, M; Adnan, Abubakar; Sapriansah, Sapriansah; Amri, Hikmatul
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/2a498539

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting dan tidak terlepas  dari kebutuhan sehari-hari. Hampir semua pekerjaan manusia membutuhkan energi listrik. Oleh karena itu ketersediaan energi listrik harus dipertahankan. Penggunaan tenaga listrik biasanya lebih banyak digunakan di gedung-gedung besar seperti gedung kantoran, pabrik, hotel, dan juga termasuk Universitas-universitas yang menggunakann energi listrik berkapasitas besar. Ruang belajar yang ada di Politeknik Negeri Bengkalis khususnya Jurusan Teknik Elektro terdiri dari ruang kelas, dan laboratorium dan bengkel listrik. Ruang belajar ini sistem instalasi kelistrikannya masih konvensional untuk menyalakan lampu, AC dan peralatan laboratorium berpusat pada panel yang ada pada setiap ruangan tersebut. Permasalahan timbul saat pengguna ruangan tidak mematikan peralatan  listrik setelah perkuliahan selesai dan meninggalkan ruangan. Hal ini menyebabkan penggunaan listrik pada ruang belajar menjadi boros dan membengkaknya tagihan listrik yang harus dibayarkan. Pemborosan penggunaan energi listrik pada ruang belajar dapat dimininimalisir dengan memperbarui sistem kontrol konvensional menjadi semi otomatis. Sistem dirancang sedemikian rupa sehingga hanya dosen dan admin yang bisa mengakses ruangan. Sistem yang diterapkan yaitu: Smart door  lock merupakan akses masuk ruang belajar menggunakan RFID card atau password sehingga hanya dosen dan admin yang bisa membuka pintu ruang belajar. Penerapan sistem kontrol seperti ini diharapkan mampu mengurangi beban pemakaian listrik yang berlebihan karena faktor human error yaitu pengguna ruangan lupa mematikan peralatan listrik dan penerangan pada ruang belajar setelah perkuliahan selesai.