Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SWAMEDIKASI OBAT ANTIHISTAMIN DENGAN PERILAKU PENGGUNAANNYA PADA PASIEN YANG MEMBELI OBAT TANPA RESEP DI APOTEK JAYAMAHE Fithrah Suhardinata; Riana Putri Rahmawati; Galih Kurniawan
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i8.219

Abstract

Penggunaan obat antihistamin tanpa resep sebagai bagian dari swamedikasi cukup tinggi di masyarakat, terutama untuk mengatasi gejala alergi. Kemudahan akses obat antihistamin di apotek dapat memberikan manfaat, namun berpotensi menimbulkan masalah apabila digunakan tanpa pengetahuan yang memadai, seperti kesalahan dosis, penggunaan yang tidak rasional, serta risiko efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat antihistamin dengan perilaku penggunaannya pada pasien yang membeli obat tanpa resep di Apotek Jayamahe. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen berusia ≥ 18 tahun yang membeli antihistamin over the counter (OTC) di Apotek Jayamahe, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel pengetahuan dan perilaku penggunaan antihistamin OTC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang swamedikasi obat antihistamin dengan perilaku penggunaannya pada pasien yang membeli obat tanpa resep di Apotek Jayamahe. Semakin baik tingkat pengetahuan responden, maka semakin rasional pula perilaku penggunaan obat antihistamin OTC.
Analisis Kesalahan Siswa Ditinjau Dari Kecerdasan Logis-Matematis Galih Kurniawan
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.75

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam mengerjakan soal tes diagnostik materi bangun ruang sisi datar, baik kesalahan fakta, kesalahan keterampilan, kesalahan konsep, serta kesalahan prinsip pada pembelajaran Inkuiri pendekatan konstruktivisme. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Dawe Tahun ajaran 2017/2018. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling. Dimana ditentukan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 1 Dawe Kudus dengan jumlah 32 siswa. Sebanyak 32 siswa kelas VIIIA ditentukan klasifikasi kecerdasan logis-matematis nya berdasarkan hasil angket kecerdasan logis-matematis siswa. Setiap kelompok kecerdasan matematis siswa diambil 2 siswa yang dijadikan subjek penelitian. Siswa kelas VIII A diberikan pembelajaran Inkuiri pendekatan konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwakelompok kecerdasan logis-matematis rendahmerupakan kelompok siswa yang paling membutuhkan bantuan dan arahan oleh guru, karena keempat jenis kesalahan terjadi pada kelompok ini. Untuk kelompok kecerdasan logis-matematis sedang paling dominan hanya terjadi pada kesalahan fakta dan prinsip. Sehingg pada kelompok ini hanya butuh sedikit bimbingan dan arahan agar kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir. Sementara untuk kelompok kecerdasan logis-matematis tinggi, pada dasarnya sangat jarang dijumpai kesalahan, baik kesalahan fakta, kesalahan keterampilan, kesalahan konsep, maupun kesalahan prinsip, sehingga kelompok ini merupakan kelompok yang paling aman tanpa butuh perhatian khusus. Sehingga perlu diberikan suatu pengayaan materi sehingga siswa pada kelompok ini dapat lebih meningkatkan pengetahuannya