Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Reinterprestasi Brain-Based Learning Berbantuan GeoGebra terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Sakinah Mawadah Warahmah; Adi Apriadi Adiansha; Nanang Diana; Muhammad Fuadi
MIKIR : Mathematics, Informatics, Knowledge And Information Research Vol. 2 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PT Mekar Research and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65475/m3vp4002

Abstract

Creative thinking skills constitute a fundamental competency that students must master to meet the challenges of 21st-century mathematics learning. This study aimed to analyze the effectiveness of the Brain-Based Learning (BBL) model assisted by GeoGebra in improving the creative thinking skills of junior high school students in geometry. A quantitative approach with a quasi-experimental Non-Equivalent Control Group Design was employed, involving 64 seventh-grade students divided into an experimental class (n = 32) and a control class (n = 32). Data analysis included the Shapiro–Wilk normality test, Levene homogeneity test, paired and independent t-tests, N-Gain analysis, and Cohen's d effect size calculation. Results revealed that the experimental group's mean pretest score of 53.78 increased significantly to 70.16 in the posttest, while the control group improved from 51.03 to 61.31. The independent t-test yielded t = 4.2198 with p = 0.0001 (p < 0.05). The experimental group's N-Gain of 0.37 (moderate) exceeded the control group's 0.22 (low). Cohen's d = 1.055 confirmed a large effect of BBL assisted by GeoGebra.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN DEEP LEARNING PEDAGOGY BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIKA DAN METAKOGNISI SISWA KELAS VIII DI SMPN 2 BELO Agustina Agustina; Syarifudin Syarifudin; Taufikurrahman Taufikurrahman; Arif Rahman Hakim; Fatmah Fatmah; Muhammad Fuadi
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.12615

Abstract

ABSTRACT Low levels of students' mathematical literacy and metacognitive skills remain a major challenge in mathematics learning, particularly in the topic of Systems of Linear Equations in Two Variables (SLETV). Preliminary observations at SMPN 2 Belo revealed that most students experienced difficulties in understanding contextual problems, constructing mathematical models, and reflecting on their thinking processes when solving problems. This study aimed to determine the effectiveness of the Deep Learning Pedagogy approach assisted by interactive digital media in improving the mathematical literacy and metacognitive skills of eighth-grade students at SMPN 2 Belo. This study employed a quantitative method using a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The population consisted of three eighth-grade classes, while the sample included Class VIII B as the experimental group and Class VIII C as the control group, selected through purposive sampling. The research instruments consisted of a validated mathematical literacy test and a validated metacognitive questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, N-Gain, normality test, homogeneity test, and the Independent Samples t-Test. The results indicated a significant difference between the experimental and control groups in terms of students' mathematical literacy and metacognitive skills after the intervention. The improvement in both abilities was higher in the experimental group than in the control group. Therefore, the Deep Learning Pedagogy approach assisted by interactive digital media was effective in improving the mathematical literacy and metacognitive skills of eighth-grade students at SMPN 2 Belo. ABSTRAK Rendahnya kemampuan literasi matematika dan metakognisi siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Hasil observasi awal di SMPN 2 Belo menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami masalah kontekstual, membangun model matematika, serta merefleksikan proses berpikir dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan pendekatan Deep Learning Pedagogy berbantuan media interaktif digital untuk meningkatkan literasi matematika dan metakognisi siswa kelas VIII SMPN 2 Belo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Populasi penelitian terdiri atas tiga kelas VIII SMPN 2 Belo, sedangkan sampel adalah kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes literasi matematika dan angket metakognisi yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada kemampuan literasi matematika dan metakognisi setelah perlakuan. Peningkatan kedua kemampuan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, pendekatan Deep Learning Pedagogy berbantuan media interaktif digital efektif meningkatkan literasi matematika dan metakognisi siswa kelas VIII SMPN 2 Belo.
Proses Matematisasi pada Aktivitas Budidaya Bawang Merah (Studi Fenomenologi pada Petani Bawang Merah di Kabupaten Bima) Fatmah Fatmah; Citra Citra; Muhammad Fuadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.4092

Abstract

Pertanian bawang merah merupakan mata pencaharian utama masyarakat di Kabupaten Bima dan melibatkan berbagai aktivitas yang menuntut ketepatan perhitungan dalam praktik sehari-hari petani. Namun, praktik matematis tersebut belum banyak dikaji sebagai sumber matematika kontekstual berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses matematisasi dalam aktivitas budidaya bawang merah pada masyarakat petani di Kabupaten Bima. Matematisasi dipahami sebagai proses mengubah situasi nyata ke dalam bentuk matematika, baik melalui matematisasi horizontal (menghitung, mengukur, memperkirakan) maupun vertikal (menyusun pola dan strategi kerja yang lebih sistematis). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Subjek penelitian adalah petani bawang merah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan petani melakukan perhitungan kebutuhan bibit berdasarkan luas lahan, penentuan jarak dan kedalaman tanam, pengukuran lebar serta kedalaman parit, estimasi tenaga kerja dan biaya upah, serta teknik pemotongan bibit berdasarkan lama penyimpanan dan musim tanam. Temuan ini menegaskan bahwa matematisasi berkembang dari pengalaman dan pengetahuan lokal petani. Penelitian ini berkontribusi memetakan praktik etnomatematika bawang merah sebagai konteks pembelajaran matematika kontekstual di sekolah.