Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Muh. Ilham Syamsur; M Yusuf Alfian Rendra Anggoro Kr; Andi Risfan Rizaldi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5523

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam gaya kepemimpinan pada Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, khususnya kecenderungan gaya kepemimpinan yang bersifat otoriter serta kurangnya komunikasi efektif antara pimpinan dan pegawai. Kondisi tersebut menyebabkan ketidakjelasan tugas, kurangnya dukungan, serta berdampak pada menurunnya kinerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada instansi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik seperti uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan yang efektif, terutama yang komunikatif dan partisipatif, mampu meningkatkan kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, serta kerja sama pegawai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbaikan gaya kepemimpinan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai dan keberhasilan organisasi.
The Influence of Coping Strategy on Work Stress The Role of Moderation and Emotional Resilience On Sandeq Seafood Restaurant Workers Andreas Junaedi Abdulah; Andi Risfan Rizaldi; A Nur Achsanuddin UA
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10242

Abstract

Work stress among restaurant employees significantly affects productivity and psychological well-being yet is frequently overlooked. This study examines the effect of coping strategy on work stress and the moderating role of emotional resilience, grounded in the Job Demands-Resources (JD-R) Model and the Transactional Model of Stress and Coping (Lazarus & Folkman, 1984). A quantitative causal-associative approach was applied to 87 employees of Sandeq Seafood Restaurant, Makassar, selected from 110 permanent staff via the Slovin formula. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analysed using Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS 26. Results indicate that coping strategy has a significant negative effect on work stress (β = -0.705; p = 0.000), and emotional resilience significantly moderates this relationship (β interaction = -0.038; p = 0.000), strengthening the stress-reducing effect of coping strategy. The final model explains 54.1% of the variance in work stress (R² = 0.541). These findings suggest that restaurant management should design training programmes that simultaneously enhance employees' coping abilities and emotional resilience.
Pengaruh Dukungan Sosial Dan Kompetensi Terhadap Resiliensi Emosional Guru Di SMP Negeri 34 Makassar Hardyansah Sarrang; Andi Risfan Rizaldi; A. Nur Achsanuddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan kompetensi terhadap resiliensi emosional guru di SMP Negeri 34 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 43 guru sebagai sampel yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan regresi linier berganda, serta diuji melalui uji t dan uji F pada tingkat signifikansi 0,05. Landasan teoritis yang digunakan adalah teori Conservation of Resources (COR) yang dikembangkan oleh Hobfoll et al. (2018), di mana dukungan sosial dikategorikan sebagai condition resources dan kompetensi sebagai personal resources. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi emosional (t hitung = 2,486; sig. = 0,017 < 0,05). Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan (t hitung = 6,127; sig. = 0,000 < 0,05) dan merupakan variabel dominan. Secara simultan, dukungan sosial dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap resiliensi emosional (F hitung = 56,312; sig. = 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,725 menunjukkan bahwa 72,5% variasi resiliensi emosional dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulannya, dukungan sosial dan kompetensi berperan penting dalam meningkatkan resiliensi emosional guru, sehingga diperlukan upaya peningkatan dukungan lingkungan kerja serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Pengaruh Employer Branding Dan E- Recruitment Terhadap Minat Melamar Kerja Mahasiswa Generasi Z Angkatan 2022 Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar Patta Nur Yuyung; Syarifuddin Sulaiman; Andi Risfan Rizaldi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8851

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola rekrutmen perusahaan dan cara generasi muda mencari pekerjaan. Generasi Z sebagai kelompok yang tumbuh dalam lingkungan digital memiliki kecenderungan memilih perusahaan berdasarkan citra organisasi dan kemudahan sistem rekrutmen yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employer branding dan e-recruitment terhadap minat melamar kerja mahasiswa Generasi Z Angkatan 2022 Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 392 mahasiswa aktif dan sampel sebanyak 198 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employer branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja dengan nilai t hitung sebesar 6,930 dan signifikansi 0,000. E-recruitment juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja dengan nilai t hitung sebesar 8,501 dan signifikansi 0,000. Secara simultan employer branding dan e-recruitment berpengaruh signifikan terhadap minat melamar kerja mahasiswa Generasi Z. Temuan penelitian menunjukkan bahwa citra perusahaan yang baik serta sistem rekrutmen digital yang mudah, cepat, dan informatif mampu meningkatkan ketertarikan mahasiswa dalam melamar pekerjaan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperkuat strategi employer branding dan mengembangkan sistem rekrutmen digital yang efektif agar mampu menarik minat pelamar dari Generasi Z.
Pengaruh Dukungan Sosial Dan Pengetahuan Spiritual Terhadap Stres Kerja Pegawai Di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan Indriani Dewi; Muh. Nur Rasyid; Andi Risfan Rizaldi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8858

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi pegawai dalam organisasi, termasuk pada instansi pemerintahan yang memiliki tuntutan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan pengetahuan spiritual terhadap stres kerja pegawai di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 165 orang, dengan jumlah sampel 117 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja pegawai. Pengetahuan spiritual juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja pegawai. Secara simultan, dukungan sosial dan pengetahuan spiritual berpengaruh signifikan terhadap stres kerja pegawai di Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan pengetahuan spiritual yang dimiliki pegawai, maka tingkat stres kerja yang dirasakan akan semakin rendah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat melalui peningkatan dukungan sosial dan penguatan aspek spiritual pegawai.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi Digital terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan Hasniwati Hasniwati; M Yusuf Alfian Rendra Anggoro KR; Andi Risfan Rizaldi
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.12224

Abstract

This study aims to analyze the influence of Organizational Culture and Digital Competence on Employee Performance at the Department of Water Resources, Human Settlements, and Spatial Planning of South Sulawesi Province. The phenomenon of digital transformation demands in government organizations still causes challenges in technology adaptation, differences in employee digital competencies, and the need to strengthen organizational culture to be able to support improved employee performance. The study used a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to employees. The population in this study amounted to 105 employees, with a sample of 53 respondents determined using a purposive sampling technique. The research instrument includes three variables, namely Organizational Culture, Digital Competence, and Employee Performance measured based on predetermined operational indicators. The results of the study indicate that organizational culture and digital competency have a positive and significant influence on employee performance. This study concludes that strengthening an adaptive organizational culture and improving employee digital competency are important factors in supporting employee performance, especially in facing the demands of digital transformation in the government sector.
The Influence of Workload and Role Ambiguity on Work Stress among Employees of the Department of Trade and Industry of Gowa Regency Juhernawati Juhernawati; Muh. Nur; Andi Risfan Rizaldi
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1371

Abstract

Work stress is an important issue in Indonesian public-sector organizations because local government agencies are required to deliver effective public services while operating within bureaucratic procedures, hierarchical structures, and accountability demands. In this context, excessive workload and unclear job responsibilities may reduce employee performance, productivity, and organizational effectiveness. This study aims to analyze the effect of workload and role ambiguity on work stress among employees of the Department of Trade and Industry of Gowa Regency. This research employed a quantitative explanatory design. Data were collected using a structured questionnaire measured with a five-point Likert scale, covering indicators of workload, role ambiguity, and work stress. The population consisted of 45 employees, and a saturated sampling technique was applied, whereby all members of the population were selected as respondents. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 29. The findings show that workload has a positive and significant effect on work stress (? = 0.221; t = 4.095; p < .001). Role ambiguity also has a positive and significant effect on work stress and shows a stronger influence than workload (? = 0.491; t = 9.844; p < .001). Simultaneously, workload and role ambiguity significantly explain work stress, with an F-value of 111.372, p < .001, and R² = 0.841. These results indicate that employee work stress is shaped not only by the amount of work assigned, but also by uncertainty regarding duties, authority, and responsibilities. Practically, the organization should conduct periodic workload assessments, ensure fair task distribution, develop clear job descriptions, improve communication of responsibilities and authority, and establish employee support programs such as supervision, counseling, or stress management training to reduce work stress and improve organizational performance.
The Influence of Interpersonal Communication and the Work Environment on Employee Performance at the Bulukumba Regency Fisheries Service Office Yassir Arafah Hidayat; Samsul Rizal; Andi Risfan Rizaldi
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1375

Abstract

Employee performance remains a critical issue in public sector organizations, particularly in agencies responsible for delivering technical and community-based services. In the Fisheries Service Office of Bulukumba Regency, the need to strengthen coordination, task clarity, and service responsiveness provides the organizational context for examining factors that influence employee performance. This study aims to analyze the influence of interpersonal communication and work environment on employee performance. A quantitative explanatory design was applied using a census sampling technique involving all 60 employees as respondents. Data were collected through structured questionnaires measured with a five-point Likert scale and analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression. The results show that interpersonal communication has a positive and significant effect on employee performance (? = 0.307; p = 0.001). The work environment also has a positive and significant effect on employee performance (? = 0.146; p = 0.003). Simultaneously, interpersonal communication and work environment significantly affect employee performance (F = 16.465; p = 0.001), with an R² value of 0.221, indicating that 22.1% of employee performance variation is explained by the model. These findings imply that management should improve employee performance by strengthening regular coordination meetings, establishing clearer feedback mechanisms, improving workplace facilities, and creating a more supportive organizational climate. Therefore, interpersonal communication and work environment are important determinants of employee performance in the Fisheries Service Office of Bulukumba Regency.
Peningkatan Literasi Keuangan dan Pendidikan Berbasis Aplikasi Digital di SDS Muhammadiyah IDI Tello Baru Asriani Hasan; Andi Risfan Rizaldi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v11i1.400

Abstract

Muhammadiyah adalah SDS Muhammadiyah IDI Tello Baru yang beralamat di Jln. Dr. J. Leimena, Kompleks BTN IDI, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Beberapa kendala yang dihadapi oleh mitra PKM yakni minimnya pengetahuan tentang penerapan aplikasi digital keuangan dan pendidikan yaitu penerapan pembuatan aplikasi digital keuangan seperti QRIS dan penerapan penggunaan aplikasi EduTech dalam hal ini penggunaan Aplikasi Digitalent. Dari masalah yang dimiliki oleh mitra, Solusi yang diberikan oleh TIM PKM yaitu dengan memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan Aplikasi Digital Keuangan dan Aplikasi Digitalent. Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah adalah untuk memberikan solusi kepada mitra dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu dengan memberikan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, dan evaluasi keberlanjutan program.
Analisis Saluran Pemasaran Bawang Merah di Kabupaten Enrekang Supriadi Supriadi; Syarifuddin Sulaiman; Andi Risfan Rizaldi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6427

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis saluran pemasaran bawang merah di Kabupaten Enrekang, khususnya Kecamatan Masalle, melalui identifikasi kondisi internal dan eksternal serta perumusan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik petani dan lembaga pemasaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada petani, pedagang pengumpul, pengecer, serta pelanggan, sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pemasaran bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada pengalaman petani, hubungan kepercayaan dengan pengepul, dukungan koperasi dan pedagang lokal, kapasitas produksi pada musim panen, serta preferensi konsumen terhadap produk lokal. Kelemahannya meliputi ketergantungan pada tengkulak, belum tersedianya fasilitas penyimpanan, kualitas produk yang belum konsisten, lemahnya posisi tawar petani, dan pemasaran yang masih dilakukan secara individual. Peluang pemasaran berasal dari tingginya permintaan di Makassar dan Palopo, berkembangnya pasar modern, potensi pembentukan koperasi, serta akses transportasi yang semakin terbuka. Ancaman utama berupa fluktuasi harga, cuaca buruk, persaingan produk luar daerah, keterbatasan informasi asal produk, dan ketergantungan pada pasar utama. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan kelembagaan petani, standardisasi kualitas, penyediaan fasilitas pascapanen, perluasan pasar, pemanfaatan pemasaran digital, pengaturan jadwal tanam, dan pengembangan kontrak pemasaran. Penerapan strategi tersebut diharapkan memperpendek saluran pemasaran, meningkatkan posisi tawar petani, serta menciptakan sistem pemasaran bawang merah yang lebih efisien dan berkelanjutan.