Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Integration Problem Based Learning-Desmos: Its Impact on Students' Problem-Solving Skills and Learning Independence Eka Sariyanti; Dede Suratman; Nurfadilah Siregar; Mohamad Rif’at; Hamdani Hamdani
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 2 (2026): Volume 11 Number 2, September 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i2.8386

Abstract

This study was conducted to examine the effect of Problem-Based Learning (PBL) assisted by the Desmos application on students' problem-solving ability in linear equations material, reviewed from the perspective of student learning independence. The approach applied in this study is quantitative with a Pre-Experimental type and One Group Pre-test Post-test design. The subjects selected as the sample were students of class VIII A consisting of 32 students, chosen using the intake group random sampling technique. The instruments used to collect data were a problem-solving ability test and a learning independence questionnaire. The collected data were then analyzed using descriptive and inferential approaches. For inferential analysis, the Wilcoxon test was employed. Based on the data analysis, it can be concluded that the implementation of the PBL learning model assisted by the Desmos application significantly affected students' mathematical problem-solving ability on linear equations material in class VIII, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). The overall effect size calculation yielded a value of r = 0.87 (high category). The implementation of PBL-Desmos created a more interactive learning process, facilitated students in understanding concepts through graphical visualization, and stimulated student engagement and reflection during problem-solving.Integrasi Problem Based Learning-Desmos: Dampaknya Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar SiswaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh problem-based learning (PBL) berbantuan aplikasi Desmos terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah materi persamaan garis lurus ditinjau dari kemandirian belajar siswa. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental dan desain One Group Pre-test-Post-test. Subjek yang dipilih sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang terdiri dari 32 siswa, dan pemilihan dilakukan dengan menggunakan teknik intake group random sampling. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes kemampuan pemecahan masalah dan angket tentang kemandirian belajar. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan inferensial. Untuk analisis inferensial, digunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan bantuan aplikasi Desmos mempengaruhi secara signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi persamaan garis lurus di kelas VIII, dengan hasil uji statistik menunjukkan Z = -4,945 dan nilai signifikansi p < 0,001. Perhitungan effect size secara keseluruhan menghasilkan nilai r = 0,87 yang termasuk kategori tinggi, menunjukkan bahwa PBL berbantuan Desmos memberikan pengaruh yang kuat dan bermakna secara praktis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penerapan PBL-Desmos menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, memfasilitasi siswa dalam memahami konsep melalui visualisasi grafik, serta menstimulasi keterlibatan dan refleksi siswa saat memecahkan masalah.Kata Kunci :Desmos; kemandirian belajar; pemecahan masalah; persamaan garis lurus; Problem-based learning
Analisis Hubungan antara Tingkat Kesukaran Instrumen Evaluasi dengan Disiplin Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 8 Pontianak Dhea Dhesteia; Mohamad Rif’at; Yulis Jamiah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5487

Abstract

Penelitian ini berupaya mengkaji korelasi antara kompleksitas alat penilaian dengan disiplin belajar matematika siswa kelas delapan SMP Negeri 8 Pontianak. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peserta terdiri dari 33 mahasiswa kelas VIII E yang dipilih dengan metode purposive sample. Alat yang digunakan terdiri dari pertanyaan penilaian yang berkaitan dengan isi sistem persamaan linier dua variabel, kuesioner disiplin pembelajaran, dan catatan pelengkap dalam bentuk catatan siswa dan instruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan penilaian validitas dan reliabilitas, bersama dengan uji statistik non-parametrik, termasuk korelasi Kruskal-Wallis dan Spearman. Temuan menunjukkan bahwa penilaian terdiri dari satu pertanyaan sederhana dan satu pertanyaan moderat, dengan disiplin akademik siswa sebagian besar berada dalam kisaran baik hingga sangat baik. Tidak ada hubungan substansial atau hubungan minimal antara disiplin belajar dan hasil belajar (r = 0,146), bersama dengan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar siswa yang terlibat dengan pertanyaan mudah vs sedang (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompleksitas alat evaluasi mempengaruhi hasil pembelajaran namun tidak berhubungan dengan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran.
PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) MATERI TRIGONOMETRI SUDUT ISTIMEWA DENGAN GEOGEBRA DI SMA Kurniadi Pajarudin; Sugiatno Sugiatno; Rustam Rustam; Mohamad Rif’at; Nurfadilah Siregar
Jurnal Numeracy Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v11i2.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK) calon guru, karena memainkan peran penting dalam pengajaran dan pemahaman siswa yang efektif. Program pelatihan guru harus fokus pada pengembangan PCK untuk memastikan bahwa guru memiliki dasar yang kuat dalam pengetahuan konten dan strategi pedagogi. Pemanfaatan teknologi seperti GeoGebra sebagai alat pembelajaran dapat sangat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Oleh karena itu, disarankan untuk memasukkan alat pembelajaran berbasis teknologi ke dalam kelas matematika untuk mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman yang lebih dalam di kalangan siswa. Penelitian ini merupakan studi kasus pada siswa di SMA. Penelitian ini diperoleh dari calon guru PCK dan sepuluh siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Teluk Keramat berdasarkan hasil wawancara dan lembar angket. Menerapkan rekomendasi ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam trigonometri dan konsep matematika lainnya.AbstractThis research in order to enhance the Pedagogical Content Knowledge (PCK) of prospective teachers, as it plays a crucial role in effective teaching and student understanding. Teacher training programs should focus on developing PCK to ensure that teachers have a strong foundation in both content knowledge and pedagogical strategies. The use of technology, such as GeoGebra, as a learning tool can greatly enhance students' understanding of mathematical concepts. Therefore, it is recommended to incorporate technology-based learning tools into mathematics classrooms to promote active engagement and deeper understanding among students. This research is a case study of high school students. This research were obtained from the PCK prospective teachers and ten students of class XI MIPA 1 SMAN 1 Teluk Keramat based on the results of interviews and questionnaire sheets. Implementing these recommendations can contribute to enhancing students' understanding and achievement in trigonometry and other mathematical concepts.